Pabrik Bir di Batam


Restoran disponsori Minuman Beralkohol

Adalah Ilham Eka Hartawan Kasubdit Humas dan Publikasi Badan Penguasahaan (BP) Batam mengatakan, bahwa rencana Investasi yang akan ditanamkan perusahaan asal Swiss, semakin meningkatkan citra Batam sebagai salah satu tujuan investasi utama kawasan Asia-Pasifik.

Investasi yang akan ditanamkan perusahaan asal Swiss itu adalah pabrik Bir, bernilai 250 juta Dolar Amerika (AS).
Selain membangun pabrik Bir, kata Ilham investor juga akan membangun fasilitas untuk menikmati Bir bagi para wisatawan seperti cafe Bir. BP Batam pun diminta menyiapkan lahan seluas lima hektar.

Bandar Dunia Madani?

Selama ini kita mendengar Batam adalah Bandar Dunia Madani. Apa hubungannya dengan Bandar Dunia Madani.? Setahu saya tidak ada perda ataupun perangkat hukum yang mengatur dan menyatakan bahwa Batam Bandar Dunia Madani, jadi sah sah saja kalau di Batam di bangun pabrik Bir, kata seorang teman. Dalam Undang Undang Batam adalah Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade Zone/FTZ).

Namun Ketua MUI Kepri, Haji Azhari Abbas, yang dihubungi Buletin Jumat, rabu (14/03), tidak sependapat. Beliau tidak setuju adanya pabrik minuman beralkohol itu di Batam. “Kalau betul, kita akan pertanyakan hal ini, kita akan ajak hearing DRPD, Walikota Batam dan juga BP Batam.” ujar nya . “Sudah enggak betul itu” sambung Ketua MUI asal Aceh itu.

Kebutuhan Bir di Batam
Sementara itu, Marganas Nainggolan, wartawan Senior koran harian Lokal Batam, menyebutkan, “Memang semakin enggak jelas arah visi, misi Batam ini”. tulisnya melalui sms
Beberapa Tahun yang lalu Marganas yang kini Direktur Utama dan juga Ketua Dewan Redaksi koran terbesar di Batam, pernah menulis bagaimana melimpahnya Bir masuk ke Batam, seakan tak wajar, tetapi itulah kenyataannya. Minuman beralkohol, haram dikonsumsi umat Islam ini, jumlah liter yang masuk dibagi dengan jumlah penduduk Batam, termasuklah bayi, adalah, seorang mengkunsumsi 3 liter perhari. Mungkin itu membuat investor asal Swiss ini tergiur membangun pabrik Bir di Batam.

Toko Online Fiktif Bertaburan


Hampir setiap hari masuk pemberitahuan ke tempat kami, bahwa mereka telah mengirimkan uang ke toko online, baik baru berupa uang muka, dan ada yang telah mentransfer sebesar 50 % bahkan sudah lunas 100 % .

Setelah uang ditransfer mereka tertipu, karena pesanan barangnya tak pernah datang. Alangkah baiknya sebelum mentransfer uang, perhatikan dulu barang nya hendak di beli. Kalau harga yang ditawarkan jauh dibawah harga pasar, dipastikan itu toko online fiktif.

Kemudian jeli sedikit tentang Surat Izin yang di tampilkan,   contoh seperti dibawah ini. Toko online fiktif yang bernama   www. discongokil.webs.com

Dipastikan ini palsu, gambar yang tertera pada surat izin sama belaka dengan ratusan poto yang mereka buat. Lagian yang lebih fatal tidak ada di Bumi Indonesia ini Pemerintahan Provinsi Batam.

Untuk meyakinkan pembelinya, sekarang  mereka telah berani memasang Gambar Aparat Kepolisian.

Bunyi Iklan mereka untuk lebih meyakinkan pihak pembeli :

  “SELAMAT DATANG DI WEBSITE TOKOHENPHONE ATAS NAMA PERUSAHAAN TOKOHENPHONE_CELL. KAMI LUNCURKAN PROMO DISC 35% UTK SEMUA JENIS BARANG JUALAN KAMI, PROMO BARANG ELEKTRONIK INI DIJAMIN ASLI 100%
ORIGINAL & BUKAN BUATAN (CINA)

KAMI MENGELUARKAN IKLAN BARANG ELEKTRONIK ATAS TANGGUNG JAWAB

(SAMSAT POLDA METRO JAYA RIAU TOPAN SILALAHI)


Dolpin – Dolpin Jinak yang Terlupakan


pak Atmo penjaga Dolpin

pak Atmo penjaga Dolpin

Tinggal 5 ekor lagi, yang lainnya sudah dibawa ke Bali ” kata pak Atmo lelaki tua hampir 70 tahunan salah seorang dari 4 orang petugas atau orang yang masih tertinggal di Pulau Mencadas. 

Pulau Mencadas berseberangan selat saja dengan Pulau Air Raja, kedua pulau itu masuk wilayah Kecamatan Galang, Batam, Kepulauan Riau.

nunggu gantian lewat karena pelantarnya sudah rusak....takut jatuh kalau rame rame

nunggu gantian lewat karena pelantarnya sudah rusak....takut jatuh kalau rame rame

Dua ratusan orang dengan 4 unit kapal cepat kapasitas masing-masing 50 orang, hari kamis (25/12) lalu, kami berangkat dari Telaga Punggur ke Pulau tempat penagkaran Dolphin itu.

Bu Reni guru Sekolah Hang Tuah Batam ini pun tak mau ketinggalan ... nak menjamah Dolpin yang jinak itu

Bu Reni guru Sekolah Hang Tuah Batam ini pun tak mau ketinggalan ... nak menjamah Dolpin yang jinak itu

Dolpin Dolpin jinak di penangkaran...........Potensi pariwisata yang tak terdeteksi oleh pemko batam.........ironis.

Dolpin Dolpin jinak di penangkaran...........Potensi pariwisata yang tak terdeteksi oleh pemko batam.........ironis.

Seluruh peserta Karyawan PT Panasonic Batam, dalam rangka wisata dakwah (Wisdah), terlihat peserta Wisdah mayoritas perempuan.

mereka pun bisa bermesra...

mereka pun bisa bermesra...

Dolpin ni pon sangat jinak, dia pandai berbisik.......... tahukah anda apa yang dibisikkan oleh Dolpin ni ketelinga wanita yang berjilbab tu...?????????

Dolpin ni pon sangat jinak, dia pandai berbisik.......... tahukah anda apa yang dibisikkan oleh Dolpin ni ketelinga wanita yang berjilbab tu...?????????

Gembira ria tertawa lepas, melihat ayat qauniyah, ikan – ikan Dolphin yang begitu jinak.

Mirip ya senyum nya .... begitulah ramahnya ikan ini  Ikan - Ikan Dolpin ini pon sungguh ramah..... seramah orang melayu di tempat tinggal (hidupnya) ........ Mereka sangat senang dikunjungi.... lha kan buktinya semua tetamu yang datang disalami ... termasuk lah abang yang satu in

Mirip ya senyum nya .... begitulah ramahnya ikan ini
Ikan - Ikan Dolpin ini pon sungguh ramah..... seramah orang melayu di tempat tinggal (hidupnya) ........ Mereka sangat senang dikunjungi.... lha kan buktinya semua tetamu yang datang disalami ... termasuk lah abang yang satu ini

Dolphin atau ikan Lumba-Lumba ini di tangkarkan diperairan Pulau Mencadas, tetapi 3 bulan mendatang sudah tak ada lagi kata pak Atmo.
Sang pengusaha akan merelokasi usahanya ke Bali, kelihatannya dia tak berminat lagi mau mengelola usaha penangkaran ikan dolphin ini di Batam.
Tak tahu apa sebabnya. Terlihat bangungan yang sudah mulai roboh , semak belukar disana sini, plantar pun sudah reot-reot dan rapuh.
Padahal ini adalah salah satu tujuan wisata yang cukup menarik pelancong, bila dikelola dengan baik.

ikh gemes nya....

ikh gemes nya....

Toko Online Fiktif


nirwanaelektronik.blogspot.com

nirwanaelektronik.blogspot.com

Assalammu’alaikum wr.wb

Nama saya windu utari
Saya ingin menceritakan kejadian yg terjadi sama saya,   yaitu di mulai pada tanggal 19 september 2011 pak,   pada waktu itu saya mau memesan HP BLACBERRY dengan tipe 8520 curve gemini dengan harga Rp.1.000.000,yaitu dari alamat situs  http://www.nirwanaelektronik.co.cc/
Pemerintah Provinsi Batam

Surat Izin Tempat Usaha Palsu mana ada Pemerintah Provinsi Batam

alamat tokonya Kompl. Lucky Plaza Blok G C2 Lt I Batam kepulauan Riau 29432 alamat itu saya melihat semua profilnya, dan tertera juga nomer HP: 085380833335,  di  alamat itu saya lihat untuk surat izin tempat usahanya juga ada,  makanya sedikitpun saya tidak ada curiga kalau perusahaan mereka ada niat untuk menipu ataupun membohongi saya.
Saya tergiur karena harganya murah pak.  Sebelumnya memang saya sama sekali belum pernah memesan barang secara online.
Jadi pada tanggal 19 september 2011,  saya mendapatkan sms dari bapak yang punya nomer 085380833335,  dia sms saya kemudian bertanya : “bagaimana, apakah jadi untuk memesan BLACKBERRY dengan tipe yang sudah anda sebutkan itu?”,  lantas saya balas jadi,  terus sayapun sms kembali, jadi untuk pengiriman uangnya bagaimana? . Dan bapak itupun membalas : ke nomer rekening : 022101022726503 atas nama SRI NIRWANA,  kemudian uangnya hari itu juga saya transfer senilai Rp.1.000.000,-.
Dan pada hari itu juga bapak itu nelpon saya dan dia bilang kalo barangnya yang di kirim itu ada empat buah yang di dalamnya ada BB TORCH 2 buah,  BB ONIX 1 buah dan BB yang saya pesan,  dan katanya harga barang yang dia kirim semuanya itu dengan total 7 juta rupiah, kemudian dia berkata lagi kalo saya harus mentransferkan uang jaminan, untuk barang mereka,  disitu sudah saya katakan kalau  itu bukan kesalahan dari saya, tapi bapak itu minta-minta tolong sama saya, untuk mentransferkan uang jaminan tersebut,  terus saya tanya berapa yng harus saya transfer?.
Terus dia bilang pertama setengahnya,  ya saya bilang lagi saya enggak bisa transfer dengan jumlah yang bapak bilang jadi kesepakatan kami pada hari itu yang saya transfer Rp.1500.000,- dengan alasan katanya nanti saya akan konfirmasikan lagi dengan pimpinan saya katanya dan dia bilang juga nanti sisanya saya yang nanggung untuk uang jaminan itu, pada saat itu sama sekali saya tidak ada menaruh rasa curiga terhadap dia.
bukti rekening yang dikirim ke toko nirwana elektronik fiktif

bukti rekening yang dikirim ke toko nirwana elektronik fiktif

Keesokan harinya (tgl 20 september 2011) dia nelpon saya lagi,  katanya dia sudah konfirmasikan dengan pimpinannya, dan dia bilang kalau uang yang saya kirim itu enggak cukup untuk dijadikan uang jaminan, jadi dia bilang paling tidak harus 50% dari yang 7 juta itu, terus dia bilang barangnya sudah sampai di Medan,  tapi mereka harus menahannya terlebih dahulu dikerenakan uang jaminan saya belum mencukupi, disitu saya uda pusing dan saya cuma mau barang saya nyampe sama saya, jadi saya tanpa curiga dan enggak berfikir panjang lagi terus saya bilang jadi harus berapa lagi yang harus saya transfer, terus dia bilang paling tdk Rp.2.300.000,- terus saya bilang ya sudah lah saya akan tranfer uangnya senilai Rp.2.500.000,- tapi barangnya hari ini  suda bisa nyampe sama saya kan pak?
Terus dia bilang iya hari ini juga akan nyampe barangnya, sore itu juga uang itu saya transfer ke dia. Dan dengan perjanjian dia sebelumnya uang jaminan itu akan kembali lagi sama saya semuanya setelah barang yang dikirimnya itu saya terima kemudian saya paketkan dan saya kembalikan lagi ke dia kecuali barang yang saya pesan,  ya saya percaya aja sama dia jadinya.
Ehhhhh, besoknya (tgl 21 September 2011) dia nelpon lagi,  dia bilang uang itu belum cukup juga katanya setelah dia konfirmasi sama pimpinannya,  malah dia dia bilang uang jaminan itu harus semuanya saya tebus yang senilai 7 juta itu, ya saya enggak mau pertamanya, dengan segala bujuk rayu dia dan saya juga masih belum sadar kalau itu suda modus penipuan,  ya saya transfer lagi uangnya sebesar Rp.1.000.000,-dia bilang kalo bisa transfernya sebelum jam 1 siang karena barangnya nyampenya jam 1 siang,  saya percaya-percaya saja sama dia, terus saya sms sama dia dan saya bilang kalo uangnya sudah saya transfer,lantas bagaimana dengan barang dan uang saya,saya bilang gitu,  dia bilang smskan nomer rekening saya. Terus  sudah saya sms ke dia, kemudian saya tanya lagi.  Lantas bagaimana saya bisa mengetahui kalau uang uang jaminan saya sudah masuk ke rekening saya atau belum?.
Terus diabilang saya di suruh ke mesin ATM, katanya biar di transferkan dia secara online katanya, ya saya ngikut aja dan pergi ke ATM,  nah disitu saya nelpon dia lagi terus saya bilang kalau  saya udah di ATM, terus dia memberikan arahan kepada saya,  dengan kode yang sangat rumit, terus dia nyuruh mencet angka-angkanya dengan nada tinggi sehingga saya jadi panik, terus dia malah nyuru saya untuk mencet pemindahbukuan terlebih dahulu biar uangnya disatukan katanya, ehhhhh malah tabungan saya ludes jadinya,,,,,,,,habis lah uang yang ada di tabungan saya,  jadinya tinggal Rp100.000 perak pak,  kemudian saya marah2 sama dia,  ehhhhhhh dia malah mati’in telfon saya, dan saya nelpon dia gk diangkatnya sampai  sekarang, dari situ saya baru sadar kalau  saya udah di tipu sama dia.
Disini saya mau minta tolong kepada pihak Yayayasaan Lembaga Konsumen Muslim Batam ,  kalaupun uang saya gk balik tapa tolong di peringati orang yang sudah menipu saya itu, biar jangan bertambah korbannya pak…….
Karena dia orangnya selalu mengatasnamakan dan membawa2 nama ALLAH untuk membuat orang percaya sama dia……….
Hanya itu saja yang dapat saya tuliskan, saya juga uda bingung sekarang mau bagaimana lagi pak, lebih dan kurangnya saya minta ma’af dan saya juga minta tolong agar Bapak dapat memberikan bantuan terhadap saya untuk masalah ini
Sebelumnya saya mengucapkan banyak terima kasih karena Bapak sudah mau mendengarkan dan membaca keluhan saya
Wassalammu’alaikum wr.wb…….

Suara Azan Mengantar Lee Shin Kuang Menjadi Muslim


Rudi sedang berbincang dengan Dedy Azhar ketua KTMB

Rudi sedang berbincang dengan Dedy Azhar ketua KTMB

Setahun setelah tinggal di daerah Pademangan Jakarta, Lee Shin Kuang tergerak hatinya mengenal Islam. Lee Shin Kuang atau yang akrab di panggil A kuang ini hampir setiap hari mendengar suara azan yang berkumandang tak jauh dari tempat kost nya.

Setammat dari SLTA tahun 2005 di Pekan Baru A kuang berangkat ke Jakarta, rencana hendak melanjutkan studi dan sembari bekerja. “Di dekat tempat kost saya ada masjid pak” ujar A kuang, ” Dan tak asing bagi saya suara itu” lanjut Akuang lagi.  Lagian Akuang  saat di Pekan Baru bersekolah di SMA Nurul Falah sebuah Yayasan Islam. Tahun 2006  A kuang mengucapkan dua kalimat syahadat di depan imam masjid Istiqlal Jakarta.

Sejak tahun 2008 A kuang menetap di Batam.  Akuang atau Rudi Gunawan alias Lee Shin Kuang ini sehari – hari bekerja di sebuah perusahaan penyuplai minuman. PT Marsenta Mitra namanya. Dia sering datang ke tempat kami di Bengkong Polisi. Malah boleh dikatakan rutin, karena kami pun menjual produk yang dipasarkan nya. Itulah sebabnya aku sering bertemu dengan A kuang.

Siapa sangka kalau dia seorang muslim, karena wajah dan tampang seperti A kuang ini banyak yang datang ke mini market kami. Maklum hampir semua distributor makanan dan minuman serta bahan sembako lainnya yang ada di Batam semua di kelola oleh warga keturunan Tiong Hoa.

Rudi alias Lee Shin Kuang dan Dedi Azhar alias Leim Kok Seng..

Rudi alias Lee Shin Kuang dan Dedi Azhar alias Liem Kok Seng..

Tengah hari itu sengaja kusapa A kuang karena dia sedang duduk sendirian menunggu pembayaran tagihan.  Ternyata A kuang mengenal ku dan sering membaca tulisan yang ada di Buletin Jumat yang diterbitkan Yayasan Lembaga Konsumen Muslim (YLKM) Batam yang memang kami kelola. Aku terkesima saaat A kuang menyebut Buletin Jumat, dalam hatiku bertanya  “koq orang China baca Buletin Jumat ya”?..  Melihat aku agak tertegun sejenak Akuang menjelaskan kalau dianya muslim  dan sering shalat Jumat di Masjid Pelita. “Iya pak terkadang aku enggak dapat baca (buletin jumat) karena sudah habis” kata A kuang. Aku hanya tersenyum menanggapinya.

Pengajian KTBM

Sama dengan Tiong Hoa muslim lainnya yang baru memeluk Islam, agak sulit bagi mereka di Batam ini untuk belajar  memperdalam agama, karena belum begitu banyak tempat pilihan lain.   Di Masjid Raya Batam misalnya, adanya bimbingan muallaf hanya ada di siang hari. Sementara di siang hari hampir semua kaum lelaki seperti Rudi demikian A kuang dipanggil oleh teman-temannya adalah saat bekerja. ” Sebagai pekerja , makan gaji tak mungkin kami meninggalkan kerjaan pak” ujar Rudi.

Itulah sebabnya adanya pengajian Komunitas Tiong Hoa Muslim Batam (KTMB) yang diadakan setiap Rabu malam setiap pekannya yang di mulai selepas shalat Isya di Komplek Sekolah Islam Hang Tuah Jalan Ranai no 11 menjadi alternatif.

Rudi masih bujangan, dengan tersenyum malu malu Rudi mengatakan kalau kini dia sudah ada dekat dengan seorang wanita.   “Baru kenalan pak, insyaaallah kalau ada jodoh” kata Rudi.

Rudi pun tidak pulang ke Pekan Baru saat imlek kemarin. “Biasa saja pak karena sudah beberapa kali imlek, aku tak ikut lagi, ya sejak muslim.” jelas Rudi lagi. Kedua orang tua Rudi masih menganut Budha, dan keluarga besar nya  maklum atas pilihan Rudi menganut Islam.

Mushala Kecil di Kampung Tua Setengar


Adalah pak Pinci dari kampung Tia Wangkang yang memberitahukan kepada kami bahwa ada kampung yang nama nya Setengar. Dan di Setengar itu ada tinggal kerabat pak Pinci masih dari Suku Laut yang muslim, namanya pak Abu. Hanya pak Abu keluarga muslim yang masih bertahan di kampung itu. Seorang putri pak Abu menikah dengan Sunoto asal Rembang Jawa Tengah dan tinggal di kampung itu juga tetapi agak ke darat, tidak di pinggir pantai, seorang lagi putri pak Abu menikah dengan orang Air Raja.

Keluarga pak Abu mewakafkan sebidang tanah untuk didirikan mushala, persis diatas bukit yang berada di tanjung kampung itu kini berdiri mushala kecil. Sunoto dan 2 orang temannya yang menjadi tukang nya. Bukan main senang nya hati Sunoto dengan keberadaan mushala itu. Karena sudah ratusan tahun keberadaan kampung tua Setengar, baru lah kini ada mushala di situ.

mushala kecil di kampung tua Setengar..........ratusan tahun kampung itu baru ini ada mushala

ala kecil di kampung tua Setengar..........ratusan tahun kampung itu baru ini ada mushala

“Datanglah pak kalau bisa, besok kami akan menaikkan kubah” pinta Sunoto kepadaku melalui HP nya. “Kami pun mengundang juga yang non muslim, karena memang masih saudara” tambah Sunoto lagi.   Terenyuh hatiku mendengar nya karena saat itu aku tak bisa memenuhi undangan mas Sunoto begitu aku memanggilnya,  karena  pada saat yang sama aku ada urusan dengan  Polsek Bengkong. Mudah mudahan mas Sunoto dapat memaaklumiku.

Selama ini bila ke Setengar aku selalu melalui kampung Tia Wangkang diantar oleh pak Pinci dengan speed boat. Membelah Selat antara Pulau Batam dengan Pulau Tonton lalu persis dibawah jembatan I Barelang (Raja Haji Fisabillah), terasa tinggi sekali jembatan ini saat kita dibawahnya, kagum kepada pembuaat nya. Terus speed boat melaju  menuju arah ke Tanjung Piayu Laut, terlihat kecil pula jembatan II (Nara Singa) dari jauh, berkelok ke kiri memasuki selat yang berputar putar arusnya disitulah terletak kampung Tua Setengar.

Dan memanglah secara administrasi kampung Tua yang hanya dihuni beberapa kepala keluarga ini RT nya di jabat oleh pak Anton orang kampung Tia Wangkang. Kampung Tia Wangkang pula  masuk keluarahan Tembesi kecamatan Sagulung. “Itu sudah sejak dahulu pak” jelas Sunoto.

Sekali pernah kucoba jalan melalui darat, karena menurut informasi dari Sunoto untuk ke kampung tua itu bisa melalui darat. Berdua dengan Aries Kurniawan kami jelajahi jalan-jalan tak beraspal mulai dari Kantor Kelurahan Pancur Tanjung Piayu.

Sepanjang hutan yang kami lalui ternyata adalah hutan tempat latihan Militer Tuah Sakti. Puluhan kilometer tanah berbauksit dan berlubang lubang terkadang becek dan harus extra hati hati. Di kiri kanan jalan itu banyak  kebun sayur, ada yang sedang panen semangka. Dan juga puluhan kandang ayam (peternakan) yang menyebarkan aroma  spesial.

RUSH  kami terhenti di puncak bukit terjal, tak dapat melanjutkan perjalanan lagi karena memang tak ada fasilitas jalan untuk roda empat.  Kami lanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Menyusuri pinggiran hutan mangrove naik turun beberapa gundukan bukit yang cukup menguras tenaga. Kami memotong jalan agar lebih dekat  di pandu oleh Sunoto.

“Kalau jalan dari sana , lebih jauh lagi pak” kata Sunoto sembari menunjukkan bangunan tugu tanda bahwa kampung Setengar adalah kampung tua. Bangunan tugu tanda kampung tua itu adalah proyek pemko Batam sedang dibangun oleh beberapa orang pekerja.

Jarang berjalan jauh nafas ngos-ngosan juga, sampai di pinggir pantai, sebuah sampan kecil yang hanya dapat dimuat empat orang  menunggu kami. Dengan sampan itulah kami berkayuh  menuju ujung tanjung tempat mushala itu berdiri.

Sebenarnya merentas hutan perdu untuk mencapai lokasi mushala yang saat itu sedang dibangun, dapat juga di lalui dengan jalan setapak, tidak harus bersampan.  Tetapi sebelum kelokasi ada puluhan kuburan terdapat disitu. Mungkin Sunoto segan membawa kami melalui kuburan itu.

Tetapi pada kesempatan lain nya saat aku mengunjungi kampung Setengar sengaja kulalui kuburan di Kampung itu. terlihat beberapa puluh batu nisan tua yang menandakan kalau itu adalah kuburan muslim.

“Itulah pak kalau mushala ini sudah siap, diharapkan orang kampung kembali ke mari” harap Sunoto.  Di samping mushala itu pun kini  sedang kami bangun sebuah rumah kecil untuk Dai yang nantinya akan tinggal disana.

“Dan kami pun mengharapkan disini ada RT sendiri. Warga tidak harus ke Tia Wangkang lagi”. Harap Sunoto

Kalau kita simak secara kedekataan kampung Setengar sebaiknya memang masuk kedalam wilayah Kelurahan Pancur. “Hal ini sudah pernah kami sampaikan kepada pak Rinaldy” kata Sunoto lagi.   Pak Rinaldy yang dimaksud Sunoto itu adalah pak Lurah Pancur.

Sunoto bercerita terus tak terasa kami sudah sampai di rumah pak Daniel, Pak Daniel ini adalah Orang Tua pak Pinci tetapi berlainan agama, usia nya sekitar 70 an tahun, pak Pinci beragama Islam.  Untuk menaiki speed boat harus melalui rumah pak Daniel karena air sudah surut.

Anjing penjaga kerambah toke dari Batam menyalak beramai-ramai melihat kami melalui kerambah kerambah apung yang banyak terpasang di alur laut Selat Setengar itu. Kerambah itu harus di lalui karena persis di depan rumah pak Daniel.

Sambil melambaikan tangan. Aku berharap mudah-mudahan harapan Sunoto terkabul.

Iklan Kiamat


Iklan seperti ini banyak terpasang di sepanjang jalan di Batam. “Kirain itu iklan radio yang mau siaran” ujar Andre .  Iklan ini sudah hampir setengah tahun terpasang, malah sudah ada yang diganti karena buram. “Jadi itu iklan Kiamat toh ” lanjut Andre lagi .

Iya itu memang iklan hari kiamat yang akan jatuh pada 21 Mei 2011 sebagaimana tulisan dibawah :

Lupakan spekulasi bahwa akhir dunia akan terjadi pada 12 Desember 2012 sebagaimana akhir penanggalan Bangsa Maya. Sebuah kelompok Kristen independen di AS bahkan meramalkan kiamat akan datang lebih cepat: 21 Mei 2011 mendatang.

Adalah Marie Exley, veteran Angkatan Darat AS yang gencar mengkampanyekan peringatan kiamat ini. Exley adalah anggota gereja independen AS yang berkotbah melalui siaran radio dan Internet. Kelompok gereja ini mengklaim mendasarkan ramalannya pada Alkitab.

Mereka gencar menyebarkan pesan kiamat melalui papan reklame, bangku-bangku di halte bus, karavan, dan mengerahkan sukarelawan menyebarkan pamflet-pamflet di berbagai sudut kota, dari Bridgeport hingga Little Rock, Arkansas. Untuk menyebarkan pesan itu di luar AS, mereka bahkan punya kelompok sukarelawan yang akan berkeliling Afrika dan Amerika Latin.

“Banyak orang mungkin berpikir: kiamat akan datang, ayo berpesta. Tapi kami diperintahkan Tuhan untuk memberi peringatan,” kata Exley. “Aku bisa saja seperti orang lain, tapi akan lebih baik tahu ketika kiamat tiba, Anda tahu, Anda akan selamat.”

Pada bulan Agustus, Exley meninggalkan rumahnya di Colorado Springs, untuk bekerja di sebuah radio komunitas di Oakland, California. Radio tersebut adalah radio pelayanan Kristen yang dipimpin Harold Camping– orang yang paling bertanggung jawab atas ramalan akhir zaman versi ini.

“Jika Anda masih ingin mengatakan kami gila, silakan. Tapi tidak ada salahnya untuk melihat pesan ini,” kata Exley.

Harold Camping (89) yakin Alkitab pada dasarnya memiliki fungsi sebagai kalender kosmik yang menjelaskan dengan pasti hal-hal yang bisa diramalkan.

Pensiunan insinyur itu mengklaim kalkulasinya didasarkan pada Alkitab. Berbagai peristiwa eksternal, seperti berdirinya negara Israel pada 1948, menurutnya adalah tanda-tanda yang mengkonfirmasikan akurasi kalkulasinya. “Tanpa keraguan, aku berpendapat 21 Mei adalah hari pengangkatan dan penghakiman,” kata dia.

Camping percaya, di bulan Oktober 2011, orang-orang yang beriman akan dibawa ke surga dan para pendosa tetap berada di Bumi untuk menerima siksa.

Bagaimana jika 21 Mei berlalu tanpa ada apapun?

“Kalau 21 Mei berlalu dan aku masih di sini, berarti aku tak diselamatkan. Apakah itu berarti firman Tuhan tak akurat? Tidak sama sekali,” dia berkilah.

Prediksi Camping tak diamini banyak gereja lainnya. Kata mereka, tak seorangpun yang bisa memastikan hari atau jam semesta akan berakhir. Ramalan ala Camping bukan hal baru. Seorang pemimpin kelompok Baptis, William Miller pernah meramalkan dunia berakhir 22 Oktober 1844 silam, namun toh matahari masih bersinar terang sampai hari ini.

Banyak orang yang terkecoh dengan papan iklan dimaksud,  sebagaimana kata Prayuza Zafin Muhammad : “gila , nih salah satu cara buat ngelunturin iman…astagfirullah”..!
Sementara  Dhanny ‘Chappy’ Monroe berkomentar :  “ini cuma trik pemasaran radio tsb”.

Arfin Efendi : “propaganda ini sudah lama, kok. gue tahu juga bacanya di internet. ini keknya kelompok sekte tertentu dari agama kresten”.

Banyak komentar tentang iklan ini bahkan  ada yang mempertanyakannya  apa tidak ada pengawasan dari pemerintah. Sebagaimana di tulis oleh  Hang Dabo  dalam FB nya : ” iklan kayak gitu pemko apa enggak bisa dibredel, sekalian sama radionya juga di tutup.

Kurang jelas juga apakah frequensi yang digunakan radio  itu  legal,   yang tahu KPI dan Balai Monitor. Soal retribusi atau pajak reklame , yang tahu persis ya Dinas Pendapataan Daerah.

%d blogger menyukai ini: