Semalam di Puduraya


puduraya kuala lumpur malaysia

puduraya kuala lumpur malaysia

“Wah kalau bus ke Kedah sampai malam juga banyak” ujar pak Umar saat aku pamit mau cepat ke Pudu Raya, “Ya, setelah shalat magrib kita kesana pak” sambut Basirun sambil tersenyum. Basirun adalah pemuda asal Vietnam yang lagi kuliah di University Islam Antarabangsa (UIA) Malaysia

Petang itu aku mampir ke Taman Maluri Kuala Lumpur, memang biasa kalau ke KL aku ke rumah penitipan anak yatim itu.  “makan dulu lah” kata umi , di meja bulat sudah terlihat hidangan yang akan disantap.

Hari sudah pukul 8,15 menit , kami pun bekejar ke Puduraya, diantar oleh Basirun dengan “kancil” nya tak sampai 5 menit sudah sampai di Puduraya. Tumben Kuala Lumpur lengang.

Persis di depan tulisan Tempat letak kereta Puduraya ada taxi berhenti menurunkan penumpang nya, aku minta Basirun pun menurunkan aku disitu saja. Karena biasanya disitu ada tangga besar untuk membeli tiket bus bus baik yang ke utara maupun yang keselatan.

Ternyata jalan di depan tangga itu sudah di pagar dan pintu nyapun tergembok, kulihat seorang pemuda yang berwarna gelap melompati pagar yang cukup tinggi itu. “Aduh”  pikir ku mana mungkin aku melompat , orang tua dan bawak barang lagi.

Terpaksalah aku menyebrang jalan di selingi kenderaan yang hilir mudik , kalau aku tetap mau naik tangga ke Puduraya itu harus jauh ke kanan berjalan hingga batas pagar selesai.

Di Depan Hotel di seberang biasanya banyak kounter agen penjualan bus, 4 kounter yang kutanya tak satu pun menyisakan tiket untuk bus ke Kedah “sudah penuh semua” ujar penjaga kounter itu. “ini ada yang ke Pulau Pinang , pun tinggal 5 set lagi” ujarnya lagi melihat aku ragu ragu.

“Tapi kalau mau tanya silahkan ke seberang ” katanya sembari menjelaskan kalau dia tak jamin saat aku ke kounter nya lagi tiket yang 5 set itu masih ada.

Aduh aku di “ancam” begitu, paling juga tidur di Kl saja gumamku.. pergilah aku menyeberang naik tangga, benar saja tak satu pun ada set untuk ke Kedah. Malah untuk ke Pulau Pinang pun sudah habis semua.

Hem aku bergegas ke jembatan penyeberangan lagi ke tempat kounter semua, ternyata dia benar. Orang begitu banyak, “ada apa ya” gumamku lagi. “enggak biasanya habis baru jam sebegini ” ujar pak Wahab.

Ya sudah naik yang ke Butterwoth saja, 36 ringgit kubayar tunai dan itulah tiket terakhir untuk bus yang ke Utara.

Hem ternyata besok adalah hari maulidur rasul, 3 hari libur.  Mana pudu raya sudah berpagar, naik turun jembatan penyebrangan dengan 2 bag lumayan juga kaki terasa pegal…………….   Sambil menghilangkan pegal dan sambil menunggu bus pukul 12 malam aku masuk ke internet di depan Puduraya dan ku postig tulisan ini….

Iklan

Ada Jual Daging Babi di Carrefour Batam


Counter Daging, SAPI, AYAM, BABI

Counter Daging, SAPI, AYAM, BABI

Pekan lalu aku ke Carrefour, “mau lihat apa saja sih yang dijual disana” jawab ku saat Aries menanyakan. Jadilah kami dari DC Mall membelok ke kiri setelah lewat beberapa meter dari simpang Jodoh, “tak usah masuk di pinggiran pintu masuk itu saja” ucapku kemudian , karena Aries ada keperluan lain harus pulang dulu ke rumah.

Masyarakat Batam kini semakin dekat dengan gerai Carrefour, setelah hadirnya gerai pertama Carreofur di Batam Harbour Bay Mall, Batu Ampar. Kota Batam dipilih sebagai tempat dibukanya gerai Carreofur ke-77 di Indonesia karena Kota Batam merupakan sebuah pulau yang terletak sangat strategis karena terletak di jalur pelayaran internasional dan sebagai kota andalan pemacu pertumbuhan ekonomi secara nasional maupun bagi Provinsi Kepulauan Riau.

Tentu saja dengan semakin berkembangnya Kota Batam dewasa ini, masyarakat juga membutuhkan tempat belanja yang semakin mudah, nyaman dan terjangkau, beragam produk berkualitas serta dukungan area parkir yang luas, akan semakin memanjakan pelanggan setia Carrefour untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.


Kami juga dengan senang hati menerima dan menghargai kritik serta saran dari pelanggan, agar Carrefour dapat selalu memberi kualitas pelayanan terbaik untuk pelanggan setianya. Kami tunggu kedatangan Anda sekeluarga di Carrefour Batam Harbour Mall.

Kami tunggu kedatangan Anda sekeluarga di Carrefour Batam. Selamat berbelanja!

Carrefour Batam Harbour Bay Mall Jl. Duyung Sungai Jodoh Batu Ampar – Batam 29432

Hotline: (62) 11 82 04766  Telp. (62-0778) 741 5147

Manager Carrefour Batam, "saya juga muslim pak saya tahu itu tak boleh" ujar nya

Manager Carrefour Batam, "saya juga muslim pak saya tahu itu tak boleh" ujar nya

Itu kalimat kalimat di dalam berita Carrefour terkini yang aku baca… aku masuk ke dalam sampai diujung seorang security  menyambut dengan ramah, tak banyak pengunjung yang datang , ” ramai nya hari sabtu dan minggu pak”  ujar security itu menjelaskan.

Seperti biasa kalau ada gerai baru buka aku langsung menuju gerai penjualan daging, di atas etelase tertulis “DAGING SAPI, AYAM, BABI ”  . Dua orang petugas bercelemek merah sedang di counter penjualan daging babi yang hanya bersebalah dinding saja dengan penjualan daging ayam dan sapi. Sebentar sebentar mereka keluar masuk ke counter daging ayam dan sapi.  Tak lama kemudian yang seorang terlihat sedang asyik memotong motong sesuatu diatas meja, “saya muslim pak” jawab yang seorang lagi saat kutanya , agak nya dia mengerti karena karena cukup lama aku memperhatikan nya keluar masuk dari counter daging babi ke daging ayam dan sapi. “Iya dia non muslim pak” jawab nya saat kutanya kawan nya yang sekarang sedang di counter daging ayam yang sedang memotong motong sesuatu.

“Ada yang bisa dibantu pak” tanya kepala security disitu kepada ku “iya ” jawab ku sembari kukatakan padanya ingin ketemu dan bicara dengan manager yang ada disitu. “Sudah ada janjian pak” tanyanya lagi, tentu saja aku belum janjian.

Tiga petugas berpakaian sama menemui ku, membawa photo copian sertifikat halal, mereka rupanya sudah menyiapkan karena kusebutkan aku hanya ingin bertanya tentang kehalalan produk yang dijual disitu.

rak penjualan makanan mengandung babi , hanya bersebelahan saja

Rak penjualan makanan mengandung babi, hanya bersebalahan saja

Sewaktu kutanyakan alat – alat, seperti pisau  dan lain lain yang dipergunakan di counter daging babi dan dipakai juga di counter daging ayam/sapi dengan petugas yang sama , mereka pun saling pandang.

“Manager lagi ke Jakarta pak” ujar mereka serentak ternyata ketiga petugas yang menemuiku tadi hanya supervisor bagian makanan.  Saat itu seorang wartawati dari harian Sijori Mandiri terlihat dari jauh, karena mengenalku, langsung menghampiri dan mengatakan kalau dia nya mau wawancara dan sudah janjian dengan sang Manager.

Aku tersenyum saja, dan bilang pada Aries agar cepat datang untuk menjemput. Sembari menunggu Aries dari jauh kulihat Wartawati tadi datang dengan seorang yang mengenalkan diri bahwa dia adalah Manager di situ.

Enggak tahu apa yang dikatakan oleh Nana demikian nama wartawati tersebut, sehingga sang Manager yang dikatakan tadi ke Jakarta mau keluar menemui ku, memang sebelum nya Nana mengajak ku ikut ke kantor nya. Dan ku tolak.

Jual Daging Babi di Swalayan

Hypermart di Batam pernah mencantumkan sertfikat halal yang bukan milik penyalurnya, dan mereka tak menjual daging babi di gerai itu ” Hanya di Manado Hypermart yang menjual daging Babi” kata seorang manager  Hypermart Mega Mall saat itu kepada kami. “Dari sekian gerai yang ada hanya dua gerai saja yang menjual daging babi” tambahnya lagi.

Dari 77 gerai Carrefour tak tahu beberapa gerai yang menjual daging babi, sebenarnya tak lah menjadi masalah mereka menjual daging babi, tetapi kalau boleh jangan berdekatan seperti itu, apalagi alat alat nya dipakai bersama dan petugasnya pun sama belaka.  Meskipun kata sang Manager penyalur daging babi yang akan menjual di gerai Carrefour Harbour Bay Batam , nantinya akan menyediakan sendiri petugas nya, “sudah di tunggu tunggu pak seminggu ini mereka belum datang juga” jelasnya kepadaku saat itu.

DIAMOND DC Mall

Lain di Carrefour lain di gerai Diamond DC Mall Batam , dulu pun saat pertama kali buka mereka menjual daging babi, ironis sekali makanan masak yang halal katanya dengan tempat penjualan daging babi ini hanya berjarak 2 meter saja (berhadap hadapan).

Sampai menghela nafas panjang panjang saat ibu ibu yang pakai kerudung memilih milih makanan disitu , padahal baru beberapa saat ada pembeli lain yang baru saja dari counter babi juga kesitu.

Tapi kin tak ada lagi yang jual daging babi di gerai itu, “hanya ada yang dalam kalengan pak” ujar seorang petugas yang berada disitu, dia pun menunjukkan kepada kami rak warna hitam adalah tempat display makanan yang mengandung babi.

Kepedulian Masyarakat Terhadap Produk Halal

Tak tahu lah, apa memang kurang sosialisasi tetapi kurang nya kepedulian masyarakat Islam terhadap produk halal masih sangat rendah, di Gerai roti seperti BreadTalk saja banyak sekali terlihat yang membelinya muslimah pakai kerudung. Gerai roti yang tak mau memperpanjang pengurusan sertifikat halalnya ini berdalih bahwa tanpa sertifikat halal pun roti nya laris manis terjual.

Tak ada rasa risih kelihatan meskipun disamping nya menjual daging yang haram dikonsumsi mereka tetap membeli daging disebelahnya, padalal bekas dan alat yang dipakai bersama apalagi tempat penyimpanan dan transportasi yang sama membuat produk yang halal tadi menjadi tidak halal.

Belum lagi proser produksi nya  tidak secara halal dan bahan bahan tambahan (additive) yang dicampur ke dalam makanan itu tidak halal, seperti pembuatan roti misalnya, yang masih banyak mencampur rum dan mentega putih misalnya.

Himbauan kami peduli lah dengan makanan halal yang akan kita konsumsi, kalau bukan dimulai dari kita, dan kita masih tetap membeli nya, mereka tidak peduli tentang halal haram nya produk yang di jualnya. Jangan lah membeli di gerai yang mencampur adukkan makanan halal dan tidak halal.

Mudah mudahan saja.


Nasib Perempuan


Ibu Muslimah Lasykar Pelangi (asli dari Belitong) kisah hidupnya di film kan puluhan juta orang menyaksikan Dia pun seorang perempuan sama seperti ibu kita , adik kita bibi kita

Ibu Muslimah Lasykar Pelangi (asli dari Belitong) kisah hidupnya di film kan puluhan juta orang menyaksikan Dia pun seorang perempuan sama seperti ibu kita , adik kita bibi kita. Saat dataang ke Batam

Suatu waktu aku pernah mendengar tausyiah dari sorang mubaligh yang cukup terkenal di Indonesia. Saat itu ada tablig akbar di kota ku. Di Kota ku ini banyak sekali pendatang mencari kehidupan , hampir dari seluruh penjuru tanah air ada disini.

Di salah satu kawasan industri yang ada hampir 70 persent pekerja nya adalah wanita muda usia, mereka di kontrak 2 tahun , kemudian di sambung lagi 2 tahun , begitu seterus nya sampai terkadang 3 kali sambung kontrak . Kalau saat mulai kerja mereka berusia 18 tahun , tiga kali sambung kontrak kerja umur mereka menjelang 25 tahun.
Perempuan di usia 25 tahun mulai was was tentang jodohnya. Puluhan ribu yang ber usia demikian .

Itulah salah satu yang menjadi topik malam itu, bagaimana tentang nasib mereka selanjutnya?.

Kontrak tidak diperpanjang, karena usia 18 tahun dan yang masih segar segar terus berdatangan, sebagai pesaing dalam lowongan pekerjaan, jodoh pun masih jauh alias belum datang.

Soal tuduhan miring , mengugurkan kandungan , bayi dibuang di selokian dan melahirkan di WC sering masuk di dalam Koran Koran harian terbitan tempatan. Ada yang bunuh diri setelah hamil sang pacar tak bertanggungjawab. Belum lagi kasus sesame jenis (lesbian) pun menjadi pembicaraan. Kesemua itu adalah yang di hadapi pekerja wanita di daerah industri yang cukup pesat berkembang di Tanah air ini.

Diluar dari pada persoalan penguasa yang tak berpihak kepada pekerja, ya dibukti kan dengan UU ketenagakerjaan adanya tenaga out shourching , sang ustazd memberikan penjelasan hanya ada tiga peilihan bagi wanita wanita itu kira kira begitu lah, persisnya tak ada rekaman pembicaraan yang bias di putar ulang seperti kasus Bibit & Chandra.

Soal Out Shourching bukan domain saya jelas ustazd itu, “jadi apa yang tiga itu ustazd “ seorang peserta tak sabar menunggu penjelasan sang usatzd. Sang ustazd pun menjelaskan :

Sebagaimana ajaran yang saya anut di akhir zaman nanti perempuan jauh lebih banyak dari lelaki. Sang ustazd pun mencontohkan kondisi yang ada sat itu dikawasan industri yang lebih suka mempekerjakan kaum perempuan itu bisa dikatakan 1 : 4.

Kita tidak usah jauh jauh mencari data ke luar sana, akibat perang yang terus menerus lelaki banyak yang mati akibat peperangan, belum lagi di beberapa Negara kaum lelaki nya senang dengan lawan sejenis nya .

Kalau kita hanya tetap ngotot satu lawan satu, lalu yang tiga orang lagi kemana ?

1. Menjadi perawan tua , alangkah malang dan sepi hidupnya, sepanjang usia nya hidup sendiri , menjadi guru seperti guru di SMA 4 Tanjung Pinang di hina muridnya perwana tua tak laku laku.

2. Menjadi perempuan simpanan atau panggilan : Hal ini banyak sekali kita jumpai di perumahan perumahan sekitar kita baik rumah elit maupun rumah liar. Menjadi pelacur halusnya PSK : Nauzubillahi min zalik, tapi itu pilihan bisa jadi karena hamil oleh pacar yang sudah punya isteri . Menjadi perempuan simpanan, panggilan dan menjadi pelacur adalah perbuatan Dosa. PSK sekarang di Batam sedang diupayakan dikenakan pajak 10 % dari hasil mereka (short time) , Enggak tangung tanggung pengusul nya dari anggota dprd yang partai nya berbasis agama Islam.

3. Menjadi isteri kedua, ketiga , keempat : Seperti yang dilakukan AA Gym kali ya. Nah ini sekarang anggota dewan yang terhormat sedang menggadang gadang hukuman bagi yang menikah 2 , 3 atau 4 kalau tak seizin pengadilan akan dikenakan hukuman alias nikah siri.

Nasib perempuan , perempuan itu ibuku , adikku , bibiku. Akh……. tak tahu lah aku , yang mana pilihan itu seandainya itu menimpah kepada bibiku anak perempuan ku adik perempuanku .

Surat Terbuka Buat Walikota Tanjung Pinang Tentang Empat Siswa Yang Dipecat


Banyak kegiatan ekstrakulikuler yang dapat diikuti siswa setingkat sma, termasuk media FB. Bukan seluruhnya di serahkan pembinaan moral di sekolah.

Banyak kegiatan ekstrakulikuler yang dapat diikuti siswa setingkat sma, termasuk media FB. Bukan seluruhnya di serahkan pembinaan moral di sekolah. Peranan ortu sangat dominan, lha gimana guru nyuruh sholat di sekolah misalnya si ortu murid enggak pernah sholat.

Menanggapi pemberhentian empat siswa SMA 4 Tanjung Pinang gara – gara Facebook.

Yang terhormat Bu Tatik Walikota Tanjung Pinang : seandainya ini terjadi kepada bu Tatik, ada kepala dinas  atau pegawai yang ibu pimpin sekarang ini  mencaci maki ibu di FB , mengancam lagi, apa yang ibu buat ?.

Sebagai sesama wanita tidak ada hinaan yang paling hina disebut perawan tua. Samalah sakit nya hati seorang janda, disebut “janda genit , mau cari brondong” padahal janda itu baik dan tidak genit.

Bukan masaalah FB , FB itu hanya media saja. Jadi pantas kalau si siswa dikembalikan ke ortunya, agar siortu mengajari anak nya di rumah sopan santun.

Ada sesebagian guru tak tahan emosi nya malah menampar, menendang, dan menyruh telanjang siswa nya… apakah itu yang diinginkan…. ???? Atau di laporkan ke polisi seperti kata sebagian guru yang lain…?

Bijak lah ibu serahkan itu kepada ahli nya … yang ahli dalam hal ini adalah Dinas pendidikan …….

Ibu kan pernah sekolah, ibu kan pernah jadi remja, seusia sma itu sudah cukup dewasa untuk mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk, sudah terlalu banyak pelajaran budi pekerti dari sekolah yang di dapat mereka.

Ibu pun tahu persis bagaimana peranan sekolah apa peranan orang tua di rumah, karena ibu pun punya anak, dan ibu pun menyekolahkan anak.

Maaf bukan hendak mengajari jeruk berduri .

Salam dari saya : Pengurus Yayasan Pendidikan Islam Hang Tuah Batam

Pajak Pekerja Seks Komersial (PSK) Untuk PAD Batam


Pajak pelacur 10 %, untuk PAD Batam ...... Ini nih pajak Bencong berapa persen?..

Pajak pelacur 10 %, untuk PAD Batam ...... Ini nih pajak Bencong berapa persen?..

Entah apa yang ada di benak Legislator muda ini jumat (12/02) kemarin dia membuat suatu pernyataan nyeleneh  sebagai mana di tulis dalam salah satu harian terbitan Batam, agar Pemko Batam mengajukan usul ranperda tentang pajak PSK short time atau kencan singkat.

“Ide gila” tulis komentar di dalam facebook ku Ironis nya lagi kalau sang legislator “dadakan” ini enggak ngerti hukum Islam dianya adalah Ketua Alumni Pesantern 6 tahun di pesantern yang cukup terkenal di Jawa.

Dengan senyum aries mengomentari ” ia 6 tahun di pesantern setelah itu kuliah di luar negeri di negara sekuler, ya gitu dech” celetuk nya.

“Kacau Beliau” ujar Wakil Walikota Batam,

inilah tulisan koran itu :

BATAM, TRIBUN – Tarif para pekerja seks komersial (PSK) bisa jadi akan segera naik. Soalnya, DPRD Batam sudah memikirkan untuk mengenakan pajak kepada mereka.

Langkah ini untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Sasarannya tentu saja ribuan PSK yang terdata di kota ini terutama di panti-panti rehabilitasi yang pada kenyataannya berubah menjadi lokalisasi.

Ide pajak PSK ini disampaikan anggota Komisi I DPRD Riki Syolihin. Ia meminta Pemko Batam segera menyampaikan ranperda terkait pengenaan pajak kepada PSK di Sintai sebesar 10 persen dari tarif sekali short time atau kencan singkat.

“Kami melihat ini potensi besar. Alasan kami mengajukan ini karena lokasi itu sudah diberikan Pemko Batam secara resmi. Kami berpikir lokasi yang sudah resmi patut dipungut pajaknya. Agar ini tidak menyalahi aturan lebih baik Pemko mengusulkan ranperdanya untuk kami bahas. Memang usulan ini akan pro dan kontra, tapi apabila dikelola dengan baik tentu akan bisa meningkatkan PAD untuk pembangunan Batam,” jelasnya, Jumat (12/2).

Ide itu juga berawal dari kunjungan kerja Komisi I ke Sintai, beberapa waktu lalu. Di panti rehabilitasi yang terletak di Teluk Pandan, Tanjung Uncang ini ada sebanyak 40 bar. Jumlah PSK-nya sekitar 1.200 orang.

Bahkan Riki sudah menghitung potensi pajak dari PSK ini. Menurutnya, jika 1.200 PSK itu dikenakan pajak sebesar 10 persen saja, maka Pemko akan dapat Rp 15 ribu dari Rp 150 ribu tarif sekali short time. Jika selama setahun dikenakan pajak, maka potensi PAD dari lokasi Sintai sebesar Rp 6,4 miliar.
Sementara itu Ketua Komisi I Basri Harun menambahkan, setelah melihat secara langsung di Sintai, ternyata lokasi itu baru terisi 40 persen. Dengan demikian lahan tersisa 60 persen.

“Kami berharap semua tempat PSK disatukan di sana agar bisa membinanya. Begitu juga dengan rencana mengenakan retribusi bisa dilakukan apabila sudah ada Perdanya,” tambahnya.

Ide lama

Ide mengenakan pajak terhadap PSK bukan barang baru. Sebelumnya mantan Kepala Dinas Sosial dan Pemakaman, Syuzairi pernah menyampaikan keinginan tersebut. Namun belum sempat terealisasi, ia sudah digantikan oleh M Syahir.

“Di Sintai banyak bar yang sama dengan karaoke di Jodoh dan Nagoya. Tapi tidak dipungut pajak. Padahal potensinya cukup besar dan mereka mau dikenakan pasak asalkan mereka dilegalkan,” ungkap Syuzairi saat itu.

Syuzairi menyebut  ada beberapa persoalan dari segi aspek legalitas dan aspek payung hukum. Untuk itu perlu dilakukan kajian secara akademis termasuk studi banding ke daerah lain. Bila mengacu kepada penjualan miras di Sintai yang sangat banyak, namun hingga kini tidak bisa dipungut pajaknya karena tidak diberikan izin. “Kami berharap pemko bisa memberikan izin tempat hiburan di sana, agar pengusaha bar bisa mengurus izin. Saya heran penjualan miras di Sintai hampir sama harganya dengan bar di Jodoh dan Nagoya, tapi mereka tidak dipungut pajak karena tidak diperbolehkan mengurus izin.

Jika dilegalkan, ada dua potensi yang bisa kita pungut yakni, aspek perizinan dan pajak miras,” papar Syuzairi.
Bahkan ia menyebut terlalu banyak yang munafik, sehingga pengurusan agar lokasi itu legal mengalami kesulitan. Berbeda dengan Malaysia dan Singapura yang bisa mengelola perjudian dan tempat lainnya dengan baik sehingga menambah pendapatan negara tersebut.

“Kita di sini bilang tidak boleh, tapi mengharapkan penjudi dari negara sebarang datang berbelanja mau. Inilah herannya. Karena tidak boleh, oknum yang jadi kaya karena mendapat setoran. Saran saya lebih baik dilegalkan agar uang pajak dari sana bisa masuk ke kas daerah. Kami berharap  lokasi itu bisa digali potensi PAD-nya, dengan catatan pemerintah memberi perhatian,” sebut Syuzairi yang saat ini menjabat staf ahli wali kota.(hat)

Apa pula komentar rekan sejawat sesama satu fraksi di dprd Batam ?

“Itu wacana ngamur” kata yudi Kurnain…..

Anggota DPRD Batam Usulkan Pajak 10 Persen dari PSK

Pekanbaru – Anggota DPRD Batam mengeluarkan usulan nyeleneh untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dia mengusulkan pemungutan pajak 10 persen dari para Pekerja Seks Komersial (PSK).
Wacana tersebut disampaikan Riky Solihin, anggota DPRD Batam dari partai PKB. Menurutnya, pajak tersebut dikenai pada PSK yang beroperasi di panti rehabilitasi yang kini telah menjelma sebagai lokalisasi.

Riky mengungkapkan, pemungutan pajak dari para PSK ini memiliki potensi yang cukup besar. Dia juga yakin, cara itu dapat segera mendongkrak PAD Batam yang sangat bermanfaat bagi pembangunan.

Sebagai contoh, saat ini di panti rehabilitasi Sintai yang terletak di Teluk Pandan, Tanjung Uncang ini, terdapat sekitar 1.200 orang. Mereka bekerja di 40 buah bar yang ada di lokasi tersebut. Pajak 10 persen itu dikenakan untuk tarif sekali kencan singkat alias short time.

Pendapat Pribadi

Niat Riky Solihin ini menimbulkan pro dan kontra. Menurut Ketua Komisi II DPRD Batam, Yudi Kurnia, wacana tersebut baru sebatas pendapat pribadi Riky. Pendapat itu belum menjadi sebuah keputusan di dewan sendiri.

“Itukan baru pendapat pribadi. Apa alasan mesti memungut pajak untuk PSK itu ya silakan tanya dengan yang bersangkutan. Riky itu satu komisi dengan saya. Tapi kalau ditanya pendapat saya, jelas saya tidak setuju dengan ide tersebut,” kata Yudi dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (15/02/2010).

Menurut Yudi, memang baru-baru ini DPRD Batam membahas soal sejumlah pajak untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu pajak yang dibahas itu termasuk soal pajak tempat hiburan.

“Tempat hiburan di Batam selama ini memang kita kenakan pajak retribusi. Saya rasa semua kota juga melakukan hal yang sama terhadap tempat hiburan. Tapi kalau pajak 10 persen dikenakan pada PSK, ya saya rasa ini juga tidak tepat,” kata Yudi.

Menurut Yudi, andai saja PSK dikenakan pajak 10 persen dan itu menjadi dilegalkan, maka dengan sendiri hal itu berbenturan dengan UU yang ada di negara ini. Sesuai dengan perundangan yang berlaku melarang perbuatan zinah.

“Kalau diterapkan pajak 10 persen untuk PSK sama saja kita melegalkan perzinahan. Saya kira wacana itu sangat ngawur. Masak pajak dihitung berdasarkan ‘batangan’. Ini kacau sekali,” ungkap Yudi sembari tertawa.

Sebagai gambaran, kota Batam yang berdekatan dengan Malaysia dan Singapura itu memang dikenal sebagai kota dunia malam. Hampir setiap sudut kota, ada saja tempat hiburan seperti karoke dan diskotek. Itu sebabnya, PSK banyak berkeliaran di Batam. Mereka rata-rata mengharapkan tamu dari negara tetangga, Singapura.

Malam Sabtu dan Minggu, merupakan hari yang ditunggu-tunggu para PSK. Sebab, di hari itulah, wisatawan dari dari Singapura banyak yang berlibur ke Batam. Para wisatawan Singapura yang doyan PSK, menganggab dunia hiburan di Batam jauh lebih murah dibandingkan di negara mereka. Itu sebabnya, Batam menjadi salah satu tujuan PSK menggaet pelanggan dari negeri jiran itu.

(cha/djo)

ini lah kopian komentar dari FB ku :

Imbalo Saja Di Batam akan diperdakan PSK dikenai pajak 10 % dari hasil “kerjanya”, bila dihitung setahun nya dari jumlah PSK yang ada sekarang lebih 6 miliar yang di dapat, belum lagi cafe 2 di sekitar nya. Hari ini casino Singapur telah dibuka, diharapkan mereka bermalam di Batam kata pengusaha .woww tambah banyak pajak dari PSK …akan mengalir ke PAD “dari pada ke Oknum ” kata seorang anggota dprd Batam.”APA PENDAPAT ANDA?

Lihat SelengkapnyaHari ini jam 17:49 · 

Yasin Mohammad

Yasin Mohammad

haram untuk negeri ini,
Hari ini jam 17:54 ·
Naniey Aisyah

Naniey Aisyah

wah uangnya halal ga ya??? Kalau di buatkan ke jalan raya ada lendirnya ga ya??? Wkwkwk
Hari ini jam 17:54 ·
T Rama Sunanto

T Rama Sunanto

Trus, kalo PSK kan parifx, perjam persekali maen, lha tau dari mana kalo maenya lebih dari 3 ronde…?
Hari ini jam 17:56 ·
Imbalo Saja

Imbalo Saja

entah ada kaitan dan tidak nya anggota dewan itu pun berusaha akan memperjuangkan uang insentif terhadap guru gura tpa / agama ……… ya tentu nya dari yang 10 % itu karena masuk Pendapatan Daerah kali ya?
Hari ini jam 17:57 ·
Imbalo Saja

Imbalo Saja

@TRMS : wah mereka akan bahas soal itu bagaimana metode nya…. mungkin saja pakai kamera cctv kali….
Hari ini jam 17:59 ·
Firman Zulkhaidi

Firman Zulkhaidi

Setujuuuuu
Hari ini jam 17:59 ·
Martein M Triono

Martein M Triono

apakah dengan memunguti Pajak ”Lendir”. batam akan makmur seperti Texas….Pak’e ????
Bagaimana dengan para pengusaha yg ‘mengemplang’ Pajak koq hanya di 86 kan saje….?// auzubillahmindaligh.!
Hari ini jam 18:01 ·
Imbalo Saja

Imbalo Saja

@FZ : setuju apa nya Fir………….
Hari ini jam 18:01 ·
Yasin Mohammad

Yasin Mohammad

dg demikian indonesia akan terkenal industri “LENDIR”nya
…bangga…????
Hari ini jam 18:04 ·
Heryanto Abidin

Heryanto Abidin

Secara undang undang negara saat ini gak salah, karena di SPT ada kolom pendapatan lain lain, ha ha ha
Hari ini jam 18:04 ·
T Rama Sunanto

T Rama Sunanto

Hasil CCTV nya dijual, lalu kenak PPh lagi 10%, mantaf, PADnya jadi 20%….hehehe
Hari ini jam 18:04 ·
Imbalo Saja

Imbalo Saja

@MMT : wacana ini sudah lama sebenarnya…. kemudian “dihembuskan” oleh politisi muda “dadakan jadi politisi” ironis nya jebolan salah satu pesantrn di jawa …. mungkin dia berpikir yang jadi PSK itu adik dan tantenya orang lain…… lain cerita kalau yang jadi PSK itu adik kandung dan tante kita sendiri … terus di resmikan dan di pajaki……… kebetulan yang jadi PSK itu banyak dari luar ….
Hari ini jam 18:05 ·
Firman Zulkhaidi

Firman Zulkhaidi

Setuju pake cctv nya, hasilnya dijual lagi buat nambah pad haha
Hari ini jam 18:07 ·
Imbalo Saja

Imbalo Saja

@ YM, HA, TRS : mantab …..itu yang agak nya ada di benak politisi muda itu ………..
Hari ini jam 18:10 ·
Imbalo Saja

Imbalo Saja

@FZ : maaf ya semisal yang jadi PSK itu adik kandung kita dan adik kandung ibu kita ..bisa kata “kita” nya di ganti dengan “aku” …………… bagaimana….. ?????
Hari ini jam 18:13 ·
Usvim Varadila

Usvim Varadila

Berlahan tpi pasti menghalalkan segala profesi meski dari akidah norma dan uu di negri ini bertolak belakang.
Hari ini jam 18:15 ·
Imbalo Saja

Imbalo Saja

@UV : kayak lagu aja ya………….. mau bedah lagi di BTV ?
Hari ini jam 18:17 ·
Usvim Varadila

Usvim Varadila

Mmm tgu ya undanganya
Hari ini jam 18:18 ·
Imbalo Saja

Imbalo Saja

@ UV : panggil tu politisi muda dadakan……..
Hari ini jam 18:22 ·
Usvim Varadila

Usvim Varadila

Biarlah mereka dgn segudang ilmu yg fresh graduate.
Hari ini jam 18:23 ·
Martein M Triono

Martein M Triono

Okelah kalo begito…semoga btm menjadi penghasil pajak ‘Lendir’ terbesar di dunia dan kita anugrahkan bintang satya lencana ‘Lendir’ buat sang legislator yang berhasil mendonglrak PAD negri ini….
tks brow
wssllam
Hari ini jam 18:30 ·
Uus Usman

Uus Usman

Pemimpin kita benar” lupa sama hukum Allah.naudzubillahmindzalik,ingatlah akan azab Allah pemimpin ku.
Hari ini jam 18:35 ·
Imbalo Saja

Imbalo Saja

@ MMT , UU : heheheeee………. demokrasi di negeri kita….. suara seorang bodoh buta huruf sama dengan seorang profesor, suara seorang pelacur sama dengan suara menteri ……….. suara bekas penjahat sama dengan suara seorang ulama ………….itu lah mereka yang kini jadi pemimpin mengklaim diri dipilih suara “terbanyak”…….
Hari ini jam 18:53 ·
Taufik Hidayat

Taufik Hidayat

aahhh, semakin kabur saja negeri ini…saya setuju dg Om Imbalo, demo-crazy di negeri ini tak ubahnya liberarisasi untuk apapun…..aahh gaji uztad dari pajak pelatjur..sungguh mengerikan!!
jjadikan “suara hati” saja ya Om sebagai pemimpin negeri ini…salam
Hari ini jam 19:00 ·
Imbalo Saja

Imbalo Saja

@TH : bukan ustaz saja……………….
Hari ini jam 19:06 ·
John Hamzano

John Hamzano

pencetus ide gila itu kepalahotaknya berlendir…. masa ngumpul modal dgn menjual moral…. absurd !
Hari ini jam 19:13 ·
Imbalo Saja

Imbalo Saja

@ JH : kayak nya banyak yang dukung lho……… alasan nya dari pada selama ini di nikmati oknum kenapa tak diresmikan saja ?….. ironis … jauh jauh disekolah kan ke luar negeri pulang nya begitu….
Hari ini jam 19:19 ·
Torino Junaidi Varingga

Torino Junaidi Varingga

Wah dengan kata lain di Batam “PSK” di akui sebagai sebuah profesi yang legal ya mas?
Hari ini jam 19:48 ·
Imbalo Saja

Imbalo Saja

@ TJV : rencana nya…………….emang sampean setuju ya mas kalau seandainya ada bagian dari Indonesia ini daerah nya melegalkan prostitusi ?…….
Hari ini jam 19:53 ·
Ahmad Hijazi

Ahmad Hijazi

Rakyat Batam ikut merasai.. ‘ Apo berkah ya
Hari ini jam 21:10 ·
Torino Junaidi Varingga

Torino Junaidi Varingga

Aku pribadi ga setuju, tapi gini dalam menilai sebuah masalah harus di lihat dari 2 sisi yang berbeda, klu dalam sudut religius jelas salah, tapi mungkin ini wujud keputus asaan pemerintah setempat, di larang ga ada hasil, akhirnya di berdayain sekalian yang diharapkan mampu mendatangkan income buat daerah setempat.
Hari ini jam 21:15 ·
Rumah Guru Kepulauan Riau

Rumah Guru Kepulauan Riau

Ape tak ade kerjaan? Asalkan duitnya tidak untuk membayar gaji guru honor
Hari ini jam 22:57 ·
Muhammad Nuridho

Muhammad Nuridho

wah haram donk bagi yang menikmati dari hasil 10% itu….. duh kasihan bagi pns disana…..makan uang haram!!!!
6 jam yang lalu ·
Imbalo Saja

Imbalo Saja

@ AH : waduh soal berkah gimana ya ?……. tapi mau tanya juga kalau perda nya siap apa izin usaha nya didapat dari DISPERINDAG ? ……….
4 jam yang lalu ·
Imbalo Saja

Imbalo Saja

@ TJV : apa memang keputus asaan pemerintah ?. Lain cerita bila yang jadi mucikari “ibu kita sendiri”, yang jadi psk “adik kandung atau putri kandung sendiri” ……. ide gila kayak di tulis John Hamzano karena memang yang sekarang jadi psk dan mucikari di batam mayoritas pendatang … dan mereka menganggap itu bukan saudara …. padahal saudara itu ada saudara se iman saudara sebangsa………
4 jam yang lalu ·
Imbalo Saja

Imbalo Saja

@ RGKR : kalau untuk pns tak pe ape kah ?……….heheheeee
@ MN : ??????????????????
4 jam yang lalu ·
Ahmad Hijazi

Ahmad Hijazi

Tidak ada Klasifikasi lapangan usaha PSK, jadi tdk ada SIUP
4 jam yang lalu ·
Imbalo Saja

Imbalo Saja

@ AH : heheheee…. dia akan ajukan dari usaha PENJUALAN “AIR” ada enggak ya………..?? siap siap saja disperindag……..
4 jam yang lalu ·
Ahmad Hijazi

Ahmad Hijazi

Penjualan air di Batam juga bukan Perindag’ karena sudah jadi Hak Eksklusif konsesi
3 jam yang lalu ·
Imbalo Saja

Imbalo Saja

@ AH : hahahahaaaa……….. air isi ulang kali………atau jual daging …………..kayak dipasar toss 3000…………
3 jam yang lalu ·
%d blogger menyukai ini: