Masjid – Masjid Di Ho Chi Minh (Saigon) Vietnam


yang ini masjid Dong Du , masjid terbesar di Ho Chi Minh City....

yang ini masjid Dong Du , masjid terbesar di Ho Chi Minh City....

Ahad lepas (21/03) aku berkesampataan lagi ke Ho Chi Minh dahulu Saigon,  sembari menunggu teman dari Pimpinan Muhammadiyah Pusat Jakarta dan teman dari Kuala Lumpur yang akan datang pada hari berikut nya senin (22/03) , hari itu kuhabiskan mengunjungi beberapa masjid yang ada di seputaran Ho Chi Minh.

Kalau melihat di wikipedia tentang  Saigon atau Kota Ho Chi Minh

Nyaris tak ada keterangan tentang masjid di Ho Chi Minh , dan data yang ada disitu pun menyebutkan populasi umat Islam hanya 2% berikut suku suku lain Menurut beberapa peneliti Dalam agamanya di Kota Ho Chi Minh adalah sebagai berikut: Buddhisme  (semua sekte dan / atau termasuk Taoisme Konfusianisme 80%,  Katolik Roma 11%,  Protestan 2%, lain-lain (Cao Dai, Hoa Hao, Islam , Hindu, Baha’i) 2%, dan tidak ada agama atau tidak diketahui 5%.

Tetapi tidak kurang ada 16 masjid di seputaran kota Ho Chi Minh inilah antara lain masjid masjid yang sempat ku kunjungi.

Iklan

Pemaksaan Ala Singapura


lapangan terbang ho chi minh vietnam

lapangan terbang ho chi minh vietnam

Minggu (21/03) aku berkesempatan terbang dari Changi Singapura ke Tan Son Nhat, Ho Chi Min Vietnam dengan penerbangan JT 150 , berangkat dari Changi sekitar pukul 12.00 tiba di Tan Son Nhat sekitar pukul 13.00 perbedaan waktu Singapura dengan Vietnam 1 jam .

Aku bukan lah orang yang sering berpergian dengan pesawat udara, kalau pun dengan pesawat udara, aku selalu memulai penerbangan dari Kuala Lumpur. Karena bila dari Kuala Lumpur hendak ke Bangkok misalnya, atau hendak ke Jakarta sekalipun jauh lebih murah ongkosnya bila harus dari Singapura.

Seperti sekarang ini , untuk reservation bulan Juni 2010 mendatang  penerbangan dari Kuala Lumpur ke Clark Philipina atau dari Kuala Lumpur ke Kinabalu dengan penerbangan yang sama dan tanggal yang sama, ya sama – sama 99 , tetapi yang satu 99 ringgit Malaysia kurs  sekitar rp. 2.700 dan yang satu nya lagi 99 dollar Singapura kurs nya sekitar rp. 6.700,-   Nah lho…………. itu lah kenapa jarang sekali aku naik dari Singapura.

Kalau lah hal ini aku harus membeli return tiket, tiket dari mana yang harus ku return karena setelah dari clark Insyaallah aku akan ke Bangkok, nah dari Bangkok  naik bus kembali ke Malaysia.

Acap aku bepergian keVietnam, Kamboja, Laos maupun ke Burma, baik dengan bus maupun dengan pesawat terbang. Terkadang pesan jauh jauh hari terkadang langsung datang ke lapangan terbang.

Untuk penerbangan murah jangan coba-coba langsung beli di lapangan terbang Changi Singapura, pesan dari pak Jamal Tukimin waktu itu kurang ku perhatikan. Apa lacur harga nya mahal dan kita harus membeli tiket penerbangan kembalinya. Terpaksa hari itu dengan 5 orang anak beranak kami menuju Johor Bahru .

Hal ini lah yang kualami dalam penerbangan dari Changi ke Tan Son Nhat tanggal 21 Maret 2010 yang lalu, karena memang murah ada promosi seharga rp.655.000,- aku pesan satu tiket. Saat bording petugas kounter Jet Star memintaku menunjukkan tiket kembali. Tentu saja aku tak punya, karena hanya membeli sekali jalan saja. Lagian dari Ho Chi Min aku hendak ke Phnom Phen dan dari Phnom Phen hendak ke Bangkok lagi.

Perjalanan ke beberapa tempat itu akan kulalui dengan bus, hari dan tanggal nya pun belum dapat dipastikan. Apakah aku harus 2 hari apa 4 hari di Vietnam dan berapa hari di Phnom Phen. Hal itu kukatakan kepada petugas bording pass di bandara Changi.

Mereka tetap ngotot agar aku membeli tiket pulang, dan tentu saja ku tolak, karena pulang nya nanti belum tentu aku naik pesawat terbang.  Melihat aku ngotot begitu dan ku tunjukkan bahwa perjalanan seperti itu bukan lah baru kali ini saja kulakoni, dan ku tunjukkan lagi bahwa melalui lapangan terbang KLIA maupun KLCC yang low cost pun tak harus diminta tiket kembali, hal itu dapat di buktikan dari lembaran lembaran pasport ku yang sudah hampir penuh.

“Kami hanya menjalan kan tugas saja pak” kata petugas itu mulai melunak. dan dia menjelaskan bahwa untuk penerbangan ke Ho Chi Min khusus untuk orang Indonesia diminta membeli tiket return. “Apa Iya ” kata ku karena pernah aku ke Ho Chi Min melalui Kuala Lumpur hal itu tak pernah terjadi. Begitu juga saat dari Bangkok ke Ha Noi yang sama-sama Vietnam tak memintaku untuk membeli tiket return.

Kebetulan aku membeli tiket PP dari Batam – Singapura dengan ferry Penguin , tiket ferry ini berlaku selama satu tahun. Berbekal itu dan menunjukkan uang serta mengisi surat pernyataan yang kira kira isinya bahwa aku tak mempunyai return tiket , petugas itu memberikan aku bording pass.

Jadilah hari itu aku terbang ke Ho Chi Min dengan JT 150 pesawat yang katanya baru pertamakali di pakai oleh penerbangan Nasional Lion Air Boeing 737 – 900 ER melalui terminal 1 bandara Changi dengan perasaan agak dongkol.

Kepada maskapai penerbangan Lion Air kalau di Indonesia, menjadi Jet Star kalau di luar, informasikan kepada konsumen  kalau mau  ke Vietnam  via Singapura harus ada return tiket?.

Atau ini cuma akal akalan Singapura mengharuskan konsumen membeli tiket pulang pergi.?  Bagaimana Singapura……!!!!!!?????

Ziarah ke Makam Noordin M Top di Pontian Johor Malaysia


kubur Noordin M Top di Kampung Melayu Pontian Johor Malaysia

kubur Noordin M Top di Kampung Melayu Pontian Johor Malaysia

Selepas  dari Ulu Tiram rumah kediaman mertua Noordin M Top , yang satu komplek dengan madrasah Lukmanul Hakim tempat Noordin M Top dahulu nya sebelum ke Indonesia sempat mengajar, pagi itu, Sabtu (27/03)  aku langsung ke Pontian Johor Malaysia.

Pontian tidak begitu jauh dari Ulu Tiram, di tempuh dengan jalan darat dengan kenderaan roda empat sekitar 2 jam, Pontian adalah masih dalam kawasan negeri Johor juga. Kalau dari Larkin stasiun bus Johor Bahru ke Pontian pun ada bus umum.  Dari stasiun bus di Pontian masuk ke kampung melayu tempat kubur Noordin M Top tidak begitu jauh. Bedekatan dengan stasiun bus di Pontian itu ada masjid Jamik cukup besar dan ada pasar untuk makan.

pekan nenas pontian johor Malaysia

pekan nanas pontian johor Malaysia

Memasuki jalan tol setelah keluar dari kampung Ulu Tiram dengan membayar biaya 2 ringgit 30 sen perjalanan semakin dekat saja, dipersimpangan jalan keluar menuju Gelang Patah kenderaan memutar ke kiri memasuki jalan kampung menuju Pekan Nanas. Pembangunan di Gelang Patah ini kelihatan terus di gesah apalagi sejak jalan akses ke Singapuran melalui Tuas Johor menjadi alternatif selain melalui Woodland yang sudah penuh sesak.

Makam Noordin M Top

penceroboh akan di dakwa

penceroboh akan di dakwa

Kenderaan terus melaju melewati Pekan Nanas, memasuki Kampung Melayu  tak begitu sulit menuju tempat pemakaman umum dimana jasad Noordin M Top di kuburkan. “Lorong Abadi, depan sikit sebelah kanan” ucap seseorang yang kami tanya ditepi jalan, menunjukkan dimana pemakaman itu berada.

Kampung Melayu itu terlihat lengang, rumah pun memang hanya satu – satu saja dikiri kanan jalan. Masih banyak rumah berpanggung disitu, yaitu ciri khas rumah melayu disana. Halaman yang luas di kelilingi pohon pohon buah buah bermacam macam, ciri khas kampung melayu ini terlihat asri.

Berbelok ke kiri di lorong Abadi sekitar 100 meter terletak pemakaman umum, pemakaman itu berpagar kawat setinggi 2 meter ada pintu kipas selebar jalan namun tidak terkunci, di depan pintu itu tertulis PENCEROBOH AKAN DIDAKWA, pak Salim yang menemani kami tersenyum membaca tulisan itu, “kita bukan nak menceroboh, kita hanya nak ziarah, tak kan lah di dakwa” jelas beliau sembari membuka pintu masuk.

Tak terlihat satu orang pun di dalam makam itu, di ujung Timur makam terletak bangunan semacam tempat alat – alat penggali kubur dan mungkin sebagai kantor pemakaman umum ini.

Sebelah kanan (utara)  masih lapangan kosong,  pemakaman terletak sebelah kiri (selatan) jalan masuk, tak banyak kubur disitu hanya sekitar puluhan saja, luas pemakamanitu agaknya  sekitar saatu hektar.

Paling dekat ke jalan terlihat undukan tanah yang masih baru, “itulah kubur nya” ujar pak Salim. Kubur- kubur yang lain sudah berbatu nisan dan ada sekat,  kalau itu menandakan kubur, tetapi kubur Noordin M Top hanya undukan tanah saja dan di kedua ujung kuburnya itu ada kayu bulat berdiamete 3″ tertancap yang menandakan itu kuburan.

Pak Salim yang mengantar kami bercerita kalau saat Noordin M Top hendak di makamkan tempohari,  makam ini begitu ramai, lampu stasiun televisi ada di mana mana. “Nak mendekat kemari jangan harap” jelasnya lagi. Ia pun saat itu tak dapat masuk ke Makam karena bukan saudara dekat.

Setelah melihat sebentar kondisi makam orang yang paling di cari dan di takuti  selama hampir 9 tahun dan baru tertangkap dan tertembak di pertengahan September 2009 lalu di Indonesia, Aku pergi melangkah meninggalkan makam itu, sambil menghela nafas panjang.

“Allaahummaghfirlahuu warhamhuu wa’aaafihi wa’fu’anhu…………”

Semalam di Ulu Tiram Johor Malaysia (Rumah Noordin M Top)


pak Rusdi bapa mertua Noordin M Top

pak Rusdi bapa mertua Noordin M Top

Ulu Tiram, adalah sebuah kampung yang pernah cukup menyita perhatian dunia. Sabtu (27/03)  dini hari aku berkesempatan mampir di kampung itu. Tak terbayangkan oleh ku sebelum nya bagaimana bentuk perkampungan yang katanya “melahirkan” orang yang paling di cari di seluruh dunia, yaitu Noordin M Top.

Masuk ke kampung itu melalui jalan sempit beraspal namun hanya dapat di lalui sebuah kenderaan roda empat saja

Madrasah Lukmanul Hakim Ulu Tiram

Rumah bercat kuning tampak sepi, bangunan itu berpagar kawat tetapi tak berpintu, itulah rumah mertua Noordin M Top , di rumah itu tinggal balu dan yatim dari almarhum. Disamping kanan rumah yang berukuran sekitar 6 meter kali 12 meter itu ada jalan ke belakang tidak beraspal, dan persis di samping nya berdiri bangunan yang sudah tak di pakai lagi, itulah bangunan madrasah Lukmanul Hakim, madarasah tempat Noordin M Top pernah mengajar.

Bangunan madrasah yang cukup sederhana itu bertingkat dua, ruang nya sekitar 6 x 6 meter terdiri dari 6 kelas terlihat kusam, terus kebelakang ada bangunan yang sudah tak beratap lagi, konon kabarnya bangunan yang berbentuk L itu di bongkar untuk membuktikan kalau madarasah itu sudah tak beroperasi lagi.

Aku melangkah masuk ke halaman samping dari belakang rumah bercat kuning, semua pintu dan jendela masih tertutup, karena hari itu masih pagi sekali sekitar pukul 7 pagi waktu setempat.

Ada rasa khawatir juga masuk ke halaman rumah itu, takut kalau – kalau sang empunya rumah punya tanggapan yang tidak tidak terhadapku.  Tak lama seorang tua datang menyambut sambil memperhatikanku agak menyelidik, dan bertanya ada keperluan apa?.

“Hanya silaturahmi saja pak” ujar ku sembari menjelaskan tak ada apa – apa maksud tertentu, hanya ingin melihat dengan mata kepala  kampung Ulu Tiram dan madrasah Lukamanul Hakim.

Kepada pak Rusdi demikian nama bapak tadi kujelaskan juga, sudah sejak lama ingin menjambangi kampung itu, apa istimewanya. Kelihatan pak Rusdi tak begitu percaya dengan penjelasan ku, dan itu ku maklumi.

Pak Rusdi pun menjelaskan bahwa sesiapa yang datang ke rumah beliau selepas tetamu pulang ada yang datang menemui beliau menanyakan siapa tamu yang datang. Begitu pun bila ianya bepergian masih terus di pantau.

Ditraktir Makan Nasi Lemak dan Teh Tarik

pekan kampung ulu tiram johor Malaysia

pekan kampung ulu tiram johor Malaysia

Tak banyak yang di perbincangkan karena memang hanya mau melihat kampung Ulu Tiram saja, dan keinginan itu sudah terlaksana, akupun pamitan ingin pulang. Rupanya pak Rusdi tak senang hati melihatku ingin pulang, sebagai orang melayu tak pantas katanya nya tak menyuguhkan  minuman kepada ku, Ia terlihat tergopoh gopoh dan serba salah tak menyangka aku ingin pamitan pulang, Jadi pagi itu pun kami ke pekan Ulu Tiram keluar kampung ke kedai yang menjual nasik lemak.

Orang Tua yang sudah 69 tahun ini ternyata adalah kelahiran Batu Sangkar Sumatera Barat, Noordin M Top adalah menantu nya, tapi pagi itu aku tak bersua dengan cucu nya yang masih sibuk mempersiapkan diri hendak berangkat ke sekolah.

Dari semula ada rasa kecurigaan terhadapku, pak Rusdi berganti sangat ramah, banyak cerita tentang masa muda nya di ceritakan kepadaku, apalagi saat ku katakan bahwa aku pun berasal dari Padang, ianya agak terkesima, setelah kulanjutkan Padangnya Padang Sidempuan , pak Rusdi terlihat tertawa.

Pagi itu aku di traktir oleh pak Rusdi makan nasi lemak dan teh tarik, tak sampai hati aku melihat dia membayar penganan yang ku makan walaupun hanya beberapa ringgit saja. Sudah lama pak Rusdi tak melayani tetamu nya, karena tetamu yang datang pun tak seperti dulu, aku mendengar terus cerita pak Rusdi orang tua itu terlihat kesepian sekali di hari tua nya.

Rumah pak Rusdi yang bersebelahan dengan madrasah,  mudir  pertama nya konon adalah Mucklas, komplek madrasah ini  agak terpisah dari rumah penduduk, rumah penduduk di kampung itu pun tak banyak, hanya beberapa puluh rumah saja, dan terlihat banyak yang kosong karena penghuni nya banyak bekerja di Singapura. Kampung yang di kelilingi kebun kelapa sawit itu pun menyiratkan ketidak percayaan adanya manusia kejam yang sanggup berbuat seperti yang di tuduhkan. wallahu’alam.

Disitulah pak Rusdi menghabiskan hari hari tuanya, ada masjid di komplek madrasah itu, sudah tidak ada pengajian lagi seperti dulu, kalau kata pak Rusdi pengajian disitu dulunya hanya belajar aqidah, dan Muchlas salah seorang mudirnya memang agak keras sedikit kalau mengajar soal Aqidah.

” Boleh berpoto pak” tanya ku ” Untuk kenang-kenangan saja, kalau aku pernah kesini” jelasku lagi .

Pagi itu aku pamitan dengan pak Rusdi ingin ke Pontian Johor, ingin ziarah ke Makam Noordin M Top, jarak antara Ulu Tiram dengan Pontian sekitar 2 jam naik kereta.

Pak Rusdi tersenyum beda sekali terlihat wajahnya  saat pertama bertemu, dan ketika saat aku permisi pulang. Kelihatan dia masih mau bercerita panjang, maklum orang tua, memang paling senang kalau kita bersedia mendengarkan keluh kesahnya.

Itulah pak Rusdi bapak mertua dari almarhum Noordin M Top, teman Imam Samudera, Muchlas dan Amrozy juga………………..

Kalau Obama Masuk Islam , Apa Kata Dunia ?


Barrack “Husein” Obama, sosok ini  lagi ramai di bicarakan, terutama tentang kedatangan nya ke Indonesia. Macam – macam komentar, salah satu yang paling seru antara HTI dengan kelompok JIL yang disiarkan langsung oleh Teve One (tv wan).

Aku koq malah berharap Obama mengucapkan dua kalimat Syahadat di Tanah Air (Indonesia).  Dan hal itu ku tulis di status ku di FB mau baca ? ini antara lain…………..

Imbalo Saja

Imbalo Saja Seandainya Obama mampir ke Istiqlal …. dan terus mengucapkan Dua kalimat Syahadat disitu…….apa ya kata Dunia ????????

9 menit yang lalu · Komentari · · Lihat 6 KomentarSembunyikan Komentar (6)

Holida Fatma

Holida Fatma

Obama blm dpt hidayah..jd bkn muslim
7 menit yang lalu ·
Ayumi Hanamu

Ayumi Hanamu

pasti gak jd presiden USA lg,tp ap mungkiiinñ…hehehe
6 menit yang lalu ·
Wieka Habsji

Wieka Habsji

pulang ke US gak naek Air Force One lagi ‘kali yah?
atau .. pulang2 trus langsung packing?
atau … au’ ah ‘lap ….
4 menit yang lalu ·

Polri: Teroris di Aceh Ingin Bentuk Daulah Islam Asia Tenggara


Didit Tri Kertapati – detikNews


Islam di Asia Tenggara Tertindas, dari mulai Singapura, Thailand, Laos, Myanmar apalagi, Kamboja, Vietnam, Philipina, yang agak mending ya Malaysia dan Brunei…………. ini kenyataan…………jadi perlu perhatian kita bersama menyikapinya……….

Jakarta – Mabes Polri menemukan bukti bahwa kegiatan para tersangka pelaku teroris di Aceh memiliki perbedaan dengan apa yang pernah dilakukan oleh Dr Azahari maupun Noordin M Top. Berdasarkan keterangan dari pelaku yang ditangkap, ustad Ubaid, tujuan latihan militer mereka adalah untuk mendirikan negara Islam.

“Pelatihan militer di Aceh ini dimaksudkan untuk menjadikan Aceh sebagai wilayah basis perjuangan untuk menciptakan negara Islam Indonesia dan Daulah Islam Asia Tenggara,” ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonag di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (18/3/2010).

Menurut Edward, mereka selain melakukan latihan militer juga turun ke desa-desa untuk melakukan pembinaan masyarakat agar mendukung programnya. Selain itu mereka juga telah mensurvei tempat-tempat pemerintahan.

“Tempat yang telah disurvei adalah kantor PBB di Banda Aceh, Kantor Polisi, kantor-kantor tentara,” jelas Edward.

Edward menambahkan, potensi ancaman kelompok ini sangat besar. Meski demikian, Edward mengaku polisi tidak sepenuhnya percaya kalau mereka telah melakukan perubahan pola penyeragan.

“Kita masih dalami, bisa saja ada teori penyesatan, kita tidak percaya begitu saja. Kita akan kroscek dengan data intelejen Polri dan instansi terkait, belum ada kesimpulan ke arah situ tetapi data itu penting untuk kita analisis,” terang Edward.

Edward menambahkan, terkait senjata yang dimiliki pelaku mayoritas berasal dari Pulau Jawa. Meski membenarkan beberapa jenis sejata merupakan jenis senjata organik yang biasa dipakai oleh militer, namun Edward menolak kalo telah ada kebocoran sehingga senjata jatuh ke tangan kelompok radikal

“Kita belum lihat ke sisi itu,” pungkasnya.
(ddt/anw/detikNews)

Dicari : Dokter Umum dan Dokter Gigi


Yang berminat menjadi dokter praktek di Klinik Hang Tuah, kami membutuhkan dokter Gigi dan dokter Umum, bisa pagi, siang, sore atau pun malam. untuk melayanai pasien anak sekolah dan juga umum.

Perawat juga dibutuhkan 1 orang , Bidan , 1 orang. Juga seorang apoteker.

Kalau ada dokter kebidanan yang berminat pun kami membutuhkan,

dapat menghubungi ke ariesaja@yahoo.com atau imbalobatam@yahoo.co.id atau surat  lamaran dikirim ke jalan ranai no 11 Bengkong Polisi Batam 29432, ditunggu

%d blogger menyukai ini: