Photo Sekilas Kegiatan Muhammadiyah Asean


Iklan

Idul Fitri di Batam dan Arab Saudi


bersilaturahmi dengan yang tua yang jompo di hari raya.............

bersilaturahmi dengan yang tua yang jompo di hari raya.............

Kemungkinan pemerintah  Idul Fitri hari Ahad 20 September 2009, namun kepastian tetap akan di umumkan setelah rukyat, sementara Muhammadiyah telah menetapkan jauh jauh hari Idul Fitri tahun ini jatuh pada hari Ahad 20 September 2009.

Di Batam, Muhammadiyah akan melakasanakan Shalat Idul Fitri di Lapangan TUMENGGUNG ABDUL JAMAL Muka Kuning. “Sebagai imam dan khatib adalah Drs H. Khatib Pahlawan Kayo” ujar Shabirun Khusnum Sekretaris PDM Batam sembari menjelaskan bahwa shalat di mulai pukul  07.15 bbwi  Selain di Tumengung Abdul Jamal, di Batam ada 391 tempat shalat Id lainnya.

Idul Fitri di Saudi Arabia

Gubernur Riyadh, Pangeran Salman, telah mengumumkan kemungkinan Idul Fitri tahun ini, jatuh pada hari Ahad, 20 September. Idul Fitri akan berlangsung meriah di ibukota Saudi tersebut.  “Perayaan Idul Fitri akan dimulai dengan doa dan akan mencakup tasyakuran melalui berbagai aktivitas dan kegiatan, yang menampilkan kembang api, konser, pertunjukan, drama lokal, puisi, sesi dan program-program perempuan,” kata seorang juru bicara Komisi Tinggi Pembangunan di Riyadh.

Acara utama perayaan Idul Fitri dengan kembang api akan dilaksanakan di tujuh lokasi di kota dan dimulai pada jam 9:30 di hari pertama Idul Fitri. Ada juga beberapa kegiatan olahraga, yang akan digelar di stadion Pangeran Faisal bin Fahd. Program lain yang akan diselenggarakan selama Idul Fitri termasuk pertunjukan pesawat udara dan terjun payung, sepeda balap dan musik tradisional. Akan ada program keluarga juga, dengan kegiatan-kegiatan untuk anak-anak.

Sebuah tenda cerita rakyat juga akan didirikan di King Abdul Aziz Center di mana program budaya ini akan diselenggarakan dari 4 sore sampai tengah malam setiap hari. Tenda serupa untuk program budaya akan didirikan di Al-Kindy Square di Diplomatic Quarter. Sebuah teater dan budaya kelompoknya menyajikan pertunjukan pantomim juga telah diatur untuk menghibur orang-orang tuna rungu. Sedangkan program utama bagi perempuan, adalah cerita rakyat dan acara kenduri di Pangeran Salman Community Center; pembacaan puisi oleh penyair wanita Saudi di King Fahd Cultural Center dan drama perempuan di King Abdul Aziz Historical Center.

Muhammad Jimmy Marbun


Muhammad Jimmy Marbun  and I

Muhammad Jimmy Marbun and I

Muhammad Jimmy Marbun
Pria kelahiran Dolok Sanggul tahun 1980 ini bekerja sebagai sales salah satu distributor sembako di Batam. Nama aslinya Jimmy Marbun setelah mengucapkan duakalimasyahadat tahun 2001 yang lalu di Semarang  “Namanya tinggal di tambahin didepan Muhammad saja” ujar nya menjelaskan.

Tengah hari Selasa (8/9) sebagaimana biasa dia berkeliling melaksanakan tugas nya sebagai sales, terlihat agak lesu tiba di tempat kami, saat di tawari minum, karena menyangka  Marbun non muslim, Jimmy tersenyum sembari menjawab “Saya sudah muslim dan sedang berpuasa”
Dengan senyum khas nya Jimmy pun bercerita kalau baru tiga  tahun terakhir ini  puasa ramadhan nya belum pernah bolong, awal-awal memang terasa berat akunya.

Telah menikah tahun 2005 dan di karunia seorang anak, Jimmy menampik kalau karena perkawinan ianya memeluk Islam, “Saya di Semarang tahun 2001, menikah di Batam 2005” , paparnya.
Suka melihat orang shalat lima waktu , itu salah satu yang mendorongnya mempelajari dan mengenal Islam, “orang Islam itu rajin, saya suka” ujar nya lagi.

Saat bersekolah di Semarang teman se iman nya waktu itu untuk pergi sekali seminggu saja mereka malas, sementara teman yang lain melaksanakan ibadah 5 kali sehari tidak merasa keberatan .
Terlahir dua bersaudara, Jimmy pun menjelaskan kalau adik perempuan nya kini telah memeluk Islam, “Bapak kawin lagi karena ibu sudah meninggal 15 tahun yang lalu cerita Jimmy sembari menjelaskan kalau hubungan dengan orang tuanya tak ada kendala dengan ke-Islaman mereka berdua.

Keberadaan Mushalla Di Pusat Pasar


Masjid Raya Tanjung Pinang

Masjid Raya Tanjung Pinang

Bukan MaK Dayang saja yang membutuhkan mushalla, Ichyar pedagang Toss 3.000 ini pun mengeluhkan tak adanya sarana ibadah (mushalla) di seputaran Nagoya. Menurut Ichyar, aktifitas perdagangan di pasar itu sejak tengah malam hingga ke pagi, kemana mereka hendak shalat terutama subuh? . Tidak semua pedagang disitu mempunyai tempat yang dapat di pakai untuk shalat, sementara ada mushalla kecil di pasar Samarinda, tetapi tak dapat dipakai karena subuh belum di buka.

Ichyar yang hadir dalam acara sosialisasi Badan Wakaf Indonesia (BWI) kota Batam Sabtu (5/9) di lantai IV kantor Walikota Batam itu mengemukakan kegundahan nya kepada para nara sumber yang kebetulan juga adalah pengurus BWI Batam.
Selanjut Ichyar memberikan solusi dengan menyewa ruko yang ada di sekitar pasar seharga 60 juta rupiah untuk di jadikan mushalla.

Dari Mana Uang nya?.
Bisa dari dana wakaf, salah satu kegunaan hasil dari wakaf uang dapat digunakan untuk sarana ibadah, namun masyarakat kita masih sangat awam tentang wakaf, apalagi wakaf uang, terbukti didalam acara yang sama seorang pengurus masjid minta BWI menyediakan satu kotak khusus untuk menerima uang wakaf, yang diletakkan di masjid masjid, padahal wakaf itu harus tercatat, dari mana asalnya, nama wakif (yang memberi wakaf), kegunaannya, dan berapa lama di wakafkan.

Sentralisasi Dana-Dana Umat
Di Johor Bahru Malaysia misalnya,dana-dana umat tersentralisasi di Baitulmal Majelis Agama Islam Johor (MAIJ) , baik itu dana wakaf, zakat, infaq, sadaqah. Dengan sentralisasi distribusi uang dapat termonitor kemana alurnya. Di Batam ada lembaga amil zakat (LAZ) ada badan amil zakat (BAZ) , ada BWI ada juga lembaga dari jakarta seperti Rumah Zakat, belum lagi lembaga zakat yang dikelola oleh organisasi massa.
Tidak termonitor nya dana dana dari masyarakat ini, membuat penyaluran nya tidak focus, masing masing lembaga menyalurkan dana yang diterima nya.

Shalat Jumat di Masjid Muhammadiyah Singapura


harbour front singapura

harbour front singapura

Hari sudah menunjukkan pukul 9. 35 menit saat Indomas 7 merapat di Dermaga Batu Ampar, rencana semula naik ferry pertama dari Stulang Laut Johor Bahru Malaysia karena salah tak mendaftar di counter bawah,  selama ini kalau mau ke Batam  memang langsung naik keatas kelantai dua,  jadi terpaksa naik ferry  trif yg ke dua pukul 8.30 waktu Malaysia, ferry pertama 7.30 tak terkejar lagi.

Tiba saja pagi itu di Batu Ampar Jumat (4/9), terpaksa harus ke Singapura lagi karena ada pesanan dari pelanggan yang mesti  diadakan petang ini juga untuk keperluan berbuka puasa, kalau dari Batam center ferry paling cepat ke singapura  saat itu adalah 10.40 wibb, dengan penguin, bisa jadi   enggak bakalan  sempat jumaatan di Singapura, aduh …sayang nya pikir ku dalam hati. Kalau berangkat setelah jumatan pulang ke Batam takut enggak sempat pula pesanan dipakai untuk  berbuka di Batam karena harus ke Kembangan (Pusat Dakwah Muhammadiyah Singapura) terlebih dahulu.  Padahal barang yang akan ku bawa itu untuk bekal berbuka bersama.

Bekejar ke Batu Ampar melalui Harbour Bay, mengharap bisa dapat ferry pukul 10 lagian via Batu Ampar ke Singapura (harbour front)  lebih cepat di bandingkan dengan dari Batam center. Ternyata harbour bay pun  tak terkejar juga yg pukul 10 wibb, jadi lah naik ferry yang pukul 10.30 wibb.

Menjelang pulau Sentosa ferry kami perlahan dan berhenti, tak seperti biasa berhenti kalau perlahan memang lah semua ferry yang dari Batam harus perlahan di mulut dermaga harbour front ini tak selajim kalau ferry yang dari Singapura tetap dalam kecepatan tinggi masuk ke mulut dermga – dermaga di Batam. Dua orang petugas lelaki berseragam guard  hitam dengan berselempang pelampung  memasuki ferry kalau dilihat tampang nya macam anak umur belasan tahun kulit pucat, kurus, ceking tapi gaya nya itu minta ampun. Memeriksa keseluruh penumpang ferry melihat kanan kiri, terus keluar, enggak tahu apa yang di cari.

Berusaha agar yg pertama di pemeriksaan imigrasi aku agak berlari, tak terlalu lama memang petugas imigrasi hanya melirik tampang ku yang berjanggut dan menanyakan berapa hari tinggal di singapura, karena memang aku tak mencantumkan berapa hari pada borang (form) isian, “petang balik” jawab ku singkat.

Berjalan cepat menuju stasiun MRT , beli tiket seharga 2.8 Sin Dollar Tiba di dalam  MRT hari sudah menunjukkan pukul 12.15 , tak sampai 5 menit MRT telah bergerak dari Harbour front menuju Autum park untuk pindah kereta yaang menuju pasir ris (changi air port), saat tiba di Bugis street  coba menghubungi M Nour  kalau kalau sholat sudah di mulai, “belum pak” jawab M Nouir , terasa lama MRT merayap sampai ke station Kembangan.

Dari station Kembangan dengan berjalan kaki ke Pusat Muhammadiyah di jalan Lapang / jalan Selamat tak bergitu jauh kalau dari afront MRT sebelah kiri kita dapat melihat lambang masjid maydin yang bersebelahan dengan masjid Muhammadiyah.

Tiba di masjid khatib telah naik ke mimbar , karena duduk di belakang tak terlihat khatib yang sedang khotbah tetapi dari suara nya seperti pernah mendengarnya. Selesai shalat benar dugaan semula yang jadi khatib adalah ustaz Husein Yee dari Kuala Lumpur Malaysia. ustaz Husein Yee adalah salah seorang Ulama terkemuka di Malaysia pengurus organisasi Al Kadeem. Ustaz keturunan China ini fasih berbahasa Arab, beberpa kali ke Kuala Lumpur kami sering menginap di panti asuhan yang di kelola nya.

Selesai shalat di depan terlihat ustaz Hosein Presiden Muhammadiyah Singapura, kepada beliau pun ada pesan yang akan di sampaikan menyangkut tentang pendirian Muhammadiyah di Thailand dan penerimaan mahasiswa baru pada Ma’had di Batam.

Tak terasa sedang berbicara dengan ustaz Hosein , ternyata ustaz Husein Yee telah tak ada di ruang masjid, jadi tak sempat nak bersalaman. Alamak hari dah menunjukkan pukul 14.30 wibb, pesanan yang akan di bawa ke Batam belum lagi di ambil, dengan naik taxi M Nour kami bergegas menuju Geylang mengambil barangan yang akan di bawa ke Batam , disitu suasa ramadhan sangat terasa hiasan lampu menutupi badan jalan , penjual makanan untuk berbuka juga kue kue untuk lebaran pun sudah banyak tergelar di sepanjang kiri kanan jalan. Boleh juga Singapura pikirku.

“Kita masuk tol saja pak” ujar M Nour terdengar di depan dasboard bunyi klik rupanya uang biaya tol telah terpotong saat kereta memasuki gerbang tol teluk belangan yang menuju WTC,  memasuki harbour front ke tempat parkir kereta dari mulai lantai bawah telah tertera sign board yang menunjukkan level – level untuk tempat parkir berikut tempat parkir yang masih kosong di lantai berapa saja dan berapa jumlah nya dapat terbaca di papan itu. Begitu juga di setiap level gedung parkir  sebelah mana saja yang kosong jelas terlihat, ternyata diatas tempat kereta parkir itu ada lampu indikaator yang berwarna kunign bila ada kereta yg parkir dan berwarna hijau yg masih kosong.

Bayar parkir pun melalui tag yg tersedia di dasboard kereta, saat kereta di letakkan/berhenti warna dari hijau berubah ke kuning dan mulai lah di hitung biaya parkir. Hem…….jadi  ingat mau parkir di mall di Batam minta mapun berputar putar mencari tempat yaang kosong, meskipun ada petugas parkir nya, malah dia sendiri tak tahu di mana saja ada tempat kosong.

Masih sempat naik yang 16.40 waktu Singapura, wave master melaju cepat menuju harbour bay di Batam membawa serta barangku  2 kotak seberat @ 10 kilogram masuk ke dalam bagasi free untuk satu penumpang 12 kg sisa nya harus di bayar perkilo sebesar 1 sin singapura, satu tas punggung dan tintingan seberat 5 kilo kubawa dengan sorotan petugas jaga pelabuhan di singapura.

Dari Harbour Bay Batam ke Singapura harga ticket sebesar 27 Sin Dollar dari Singapura Harbour Front ke Batam harga ticket 21 Sin Dollar. Tapi hitung hitung masih ada untung koq …….

Belum pukul 5 wibb petang pesanan telah sampai kami antar  di tujuan di Batam Center di tempat pemesan.  Lumayanlah  hari ini dapat shalat Jumat di Kembangan Singapura, dapat berbual dengan ustaz Hosein Presiden Muhammadiyah Singapura, begitu juga bersilaturahmi dengan beberapa orang yang tak habis habis nya bersalaman cium pipi kiri dan pipi kanan maklum karib semua, dapat pula rezeki dari pesanan yang dibawa tadi………….. Alhamdulillah………………

%d blogger menyukai ini: