Sebut HAMAS Bentukan Israel, Syafi’I Ma’arif di undang ke Gaza untuk melihat langsung


onim 1Saya juga sangat setuju, dengan undangan saudara Abdillah Onim, agar pak Syafi’i mengunjungi Gaza, mudah mudahan saja dia sehat bisa kesana.

Ini komentar Abdillah Onim dari Caza Palestina menanggapi pernyataan mantan Ketua Muhammadiyah setelah di tinggal pak Amien Rais.

Wah Gimana nih Bpk.Prof.Dr. Syafei Maarif. Benar ga berita ini?

Jika benar, Beliau wajib minta maaf kepada Rakyat Palestina.
Saya undang Bpk.Prof ke Gaza.

http://m.hidayatullah.com/…/sebut-hamas-bentukan-israel-sya…

Ada baiknya bpk. Prof menyempatkan diri untuk silaturahim ke Palestina minimal ke Gaza deh agar mengetahui realita sebenarnya di lapangan, saya undang bapak. Prof ke Gaza untuk melihat Gaza, selama di Gaza Insya Allah saya siap bantu temani kelilililililing pelosok Gaza melihat anak yatim dan kehidupan mereka. Mereka semua korban kebiadaban Israel, mereka Cinta Hamas loh prof.
Maksudnya saya begini, jika belum sempat berjuang seperti orang Palestina, jika tidak bisa seperti ibu2 Palestina yang demi Islam dan Masjid Alaqsa mereka rela mengiklaskan putra putri mereka pertaruhkan nyawa dan darah mereka.
Sangat bijak dan ada baiknya no komen deh, 2500 warga Gaza tewas, 11. 000 orang Luka2 didominasi anak2 dan wanita serta lansia dibantai oleh zionis Israel, itu yang hadapi Bela mereka mayoritas adalah hamas lo kerja Sama dengan faksi pejuang Palestina lainnya.
Jika berita diatas benar, pak Prof wajib minta maaf resmi kepada Rakyat Palestina yang hingga kini masih di dzolimi oleh israel, saya nangis tulis pesan ini karena melihat dan merasakan langsung derita warga Gaza Palestina.
Salam hormat buat pak Prof. Syafei Maarif, semoga beliau baca pesan persahabatan saya ini.
Abdillah Onim Aktivis Indonesia untuk Palestina saat ini menetap di Gaza.

Iklan

Sebut HAMAS Bentukan Israel, Syafi’I Ma’arif Dinilai Intelektual Yang Menyesatkan


syafii m,Akh pak Syafi’i ini. Aku juga kurang yakin kali ini dengan pernyataannya.

Penulis buku “Hamas, Kenapa Dibenci Israel?” Tiar Anwar Bachtiar menilai pernyataan pendiri Maarif Institute, Prof Dr Ahmad Syafi’I Ma’arif yang mengatakan Gerakan Perlawanan Islam/Harakah Muqawamah Al-Islamiyyah (HAMAS) dibuat zionis-israel adalah pernyataan sesat dan menyesatkan.

“Ungkapan Syafii Maarif jelas sesat dan menyesatkan,” demikian ujar Tiar Anwar Bachtiar dalam rilisnya yang disampaikan hidayatullah.com, Kamis (26/03/2015).

Sebelum ini, dalam wawancara dengan Karni Ilyas di acara Indonesia Lawyer Club [ILC] TV One, Selasa, 24 Maret 2015 bertema “ISIS MENGANCAM KITA?”, Syafi’I Ma’arif sempat mengatakan, HAMAS dibuat oleh penjajah Israel.

“Dan harus ingat, siapa dulu yang menciptakan HAMAS untuk melumpuhkan Yasser Arafat dan Fatah, itu kan israel juga. Jadi walaupun kadang-kadang kita tidak mau dengar teori konspirasi, tapi ini ada buktinya itu, bahwa Hamas itu diinisiatifi oleh israel. Kemudian berubah menjadi lawannya. Ini karena orang Islam itu tidak mengerti peta. Mereka mau jihad mau mati, karena mereka ini melihat dunia ini sudah sangat zalim, “ demikian ujar Syafi’I Ma’arif kala itu.

Menurut Tiar Anwar Bahtiar, informasi Hamas dibuat oleh israel itu adalah sumber en.wikipedia.com. Disitu memang disinggung bahwa sebelum Hamas berdiri,  israel memanfaatkan para Islamis untuk menghadapi PLO.

Terkait kontak antara israel dengan kelompok yang mereka sebut Islamis dalam politik adalah itu biasa,  membenturkan pihak yang bersebarangan untuk melemahkan semua musuh. Masalahnya, kurang tepat bila kemudian HAMAS disebut bentukan israel, ujar Tiar.

“Ini kesimpulan terburu-buru, apaalagi datang dari intelektual yang mengerti bagaimana memverifikasi data sejarah. Sebab,  fakta bahwa siapa yang mendirikan Hamas dan bagaimana sikapnya terhadap israel sangat mudah ditemukan dimana-mana, “ujarnya.

Menurut Tiar Anwar Bahtiar, para aktivis pendiri HAMAS seperti Syeikh Ahmad Yasin dll,  adalah orang yang sejak awal dikenal sangat anti-israel. Ia berjuang sejak lama sebelum HAMAS berdiri hanya untuk melawan hegemoni israel di Palestina.

Intifadhah 1987 adalah bukti bagaimana sikap Syeikh Yassin terhadap israel. Setelah HAMAS berdiri pun sikap anti-israel tidak pernah berubah. Bahkan perlawanan terhadap HAMAS selalu menjadi bagian kampanye calon-calon penguasa di israel.

“Kalau memang dia bentukan israel,  kenapa tidak pernah ditemukan bukti sejarah sepenggal-pun sikap HAMAS yang melunak terhadap Israel”, ujar peneliti Institute for the Study of Islamic Thought and Civilization (INSISTS) ini.

Karena itu, ia meminta masyarakat, khususnya umat Islam berhati-hati terhadap pernyataan-pernyataan kaum intelektual tapi pendapatnya menyesatkan umat.*

Rep: Panji Islam

%d blogger menyukai ini: