Warung Bebek Mom-Mom di Batam


Warung Bebek Mom-Mom di Batam

Warung Bebek Mom-Mom di Batam

Warung bebek mulai bermunculan di Batam, yang agak dikenal adalah seperti Warung Bebek Bali, satu lagi  buka sejak Mei 2008 yang lalu berlokasi di perumahan Rosedale Batam Center ini adalah warung bebek Mom-Mom, warung yang di Batam ini adalah yang ke empat , setelah di Surabaya Bali dan Jakarta.

Terlihat mencolok di jalan menuju jalan simpang Frangky , warung ini membuka akses dengan menjebol tembok sebelah belakang  perumahan Rosedale, yang seharusnya terpasang tembok, untuk memudahkan pengunjungnya tidak harus berputar dari depan pintu gerbang utama masuk ke komplek perumahan itu agaknya, tak tahu apakah hal ini melanggar IMB, tetapi yang jelas akses pengunjung lebih mudah mengunjungi warung bebek itu.

Logo Halal terlihat jelas dengan tulisan arab di plang namanya, namun sayang saat ditanya apakah memang mempunyai sertifikat Halal, petugas yang hanya tiga orang di warung itu tak dapat menunjukkannya. “Kami tak tahu pak” jawab Rijal kasir disitu, yang bertanggungjawab disini adalah pak Edwin jelasnya. Sembari memberikan nomor telpon Edwin kalau mau menghubunginya karena kebetulan Edwin sedang berada di Pontianak, saat dihubungi Edwin pun tak dapat memberikan jawaban alasan pencantuman logo halal, padahal jelas-jelas warung bebek Mom-Mom itu belum memilikinya.

“Wah kalau soal itu bos di Surabaya pak” kata Edwin .

Begitulah, pencantuman logo halal telah diatur oleh Undang Undang no 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen ( UU-PK). Banyak warung makan atau restoran yang suka mencantumkan logo halal di billboard dan plang nama warung dan restorannya tetapi tak mempunyai sertifikat Halal, jelas-jelas dalam UU-PK pasal 8 perilaku pengusaha seperti itu dapat dikenakan maksimal denda 5 miliyar rupiah dan kurungan hingga 2 tahun penjara.

Selepas magrib 12 miss call tertera di HP ku, ternyata selama sholat magrib Erick pengusaha Nasi Bebek Warung  Mom-Mom yang berada di Surabaya menghubungiku, “Sertifikat Halal nya ada di Surabaya pak, nanti dikirim ke Batam” antara lain “pekik” Erick dari seberang HP sembari menjelaskan bahwa semua bebek yang ada di Batam dikirim dari Surabaya, berikut bumbu-bumbunya, di Batam hanya tinggal menggoreng saja.

Erick pun mengaku kalau warung ditempat lain demikian juga, di Bali di Jakarta, hanya cuma mengoreng dan memasak nya saja, yang memotong bebek malah pak Haji ujar Erick warga Tionghoa yang logatnya medok Jawa ini. Selama ini tak ada masaalah, koq di Batam ada yang tanya- tanya seperti itu, soal Erick.

Semua yang di Surabaya di periksa oleh MUI Surabaya jelas Erick panjang lebar dalam teleponnya, enam bulan sekali orang MUI datang, pun Erick menyebut nama seorang pengurus YLKI di Surabaya, agaknya untuk menguatkan argumennya, karena tahu kalau kami juga dari YLKM Batam. “Pasti kenal dah” kata Erick memastikan, manalah kami tahu dan kenal pun tidak siapa yang disebutkannya itu.

Sebenarnya ada contohnya, Kentucky  Fried Chicken (KFC),  McDonald’s Restoran Luar negeri yang banyak gerainya di beberapa kota di Indonesia ini termasuk di Batam mencantumkan logo Halal standar MUI. Bukan seperti logo Warung Bebek Mom-Mom. Dan LP POM MUI di Jakarta yang memang mengeluarkan sertifikatnya. Bisa terlihat di pintu masuk gerai-gerai seperti KFC dan McDonald’s tadi.

Bentuk Logo halal dari LP POM MUI dipasang depan pintu salah satu resto di Batam

Bentuk Logo halal dari LP POM MUI dipasang depan pintu salah satu resto di Batam

Kami cuma mengingatkan pengusaha restoran saja, kalau memang belum mempunyai sertifikat halal jangan dulu mencantumkan logo halal, wah nanti ada yang usil terus di laporkan ke polisi kan jadi berabe, repot dah kalau sudah berurusan dengan polisi, jadi panjang urusannya.

Tugas LPKSM itu memberitahukan saja, karena tidak bisa menindak, banyak sudah Restoran yang kami beritahu, antara lain Resto Kediri yang terletak di Batam Center tak berapa jauh dari Masjid raya Batam, Bebek Bali, Resto ini pun dulunya mencantumkan logo halal persis warung bebek Mom-Mom,  pengusaha asal Bali ini segera mengurus  sertifikat halal di LP POM MUI Batam.

Baru-baru ini Resto Sawung Sunda Sawargi, yang di kelola oleh Edy Hardi pun segera mengurus sertifikat halal, setelah selama Ramadhan mereka mengiklankan resto nya di Koran-Koran untuk berbuka puasa mencantumkan halal tetapi tidak mempunyai sertifikat halal, tetapi awal Oktober 2008 Resto Sawung Sunda Sawargi yang terletak di persis di tengah-tengah kota Batam di Pasar Pelita itu telah disertifikasi halal oleh MUI Batam.

Kita tunggu saja benar tidak Warung Nasi Bebek Mom-Mom memang telah mempunyai sertifikat Halal di Surabaya, sebagai mana janji Erick sang pengusaha warung bebek  yang  akan segera mengirimkan sertifikat halalnya dan menempelkan nya ditempat yang memang gampang terlihat.

Kalau tidak?……………………..

Iklan

UU Pornografi Akhirnya Disahkan.


Alhamdulillah, akhirnya  RUU Pornografi ini disahkan, meskipun tanpa FPDIP dan FPDS, enggak masaalah ada delapan fraksi yang menyetujui secara aklamasi. Setelah menunggu bertahun-tahun

Banyak komentar yang kontra dan lebih banyak lagi komentar yang pro terhadap UU ini, tadi malam (29/10) di Elshinta FM misalnya ada penanya dari Bali yang ketakutan kalau UU ini diberlakukan semua wanita akan memakai Jilbab,  padahal UU ini bukan mengatur orang berjilbab, dan bukan pula untuk jilbabsiasi kata Nara sumber dari fraksi PKS . Komentar-komentar aneh yang memberikan komentar dan berunjuk rasa malah enggak pernah baca bagaimana bunyi draf dari RUU ini. Aneh, pokoknya nolak saja karena UU ini berbau Islam.

“Bisa ketahuan koq dari daerah yang menolak dan fraksi yang menolak”. kata teman memberikan komentarnya, sewaktu dia melihat tayangan di TV Nasional yang memang gencar memberitakan dan menayangkan kelompok yang kontra dari pada yang pro, ditayangan itu terlihat sekelompok ibu-ibu dari Sumatera Utara.  Alasan NKRI , misahkan diri, kreasi terpasunglah, Inul pun datang ke Dewan dan didatangi lagi oleh Roma Irama dan Camelia Malik, tetapi yang sering ditayang ulang hanya kedatangan Inul.

Di Batam ada koran yang memuat gambar alat kelamin lelaki di halaman utamanya, dengan diberlakukannya UU ini  apakah koran ini bisa di jerat dengan UU ini?  Koran Porno di Batam

Kutipan dari detik.com tentang Rapat Paripurna DPR RI mengesahkan RUU Pornografi.

Rapat Paripurna DPR RI mengesahkan Rancangan Undang-undang (RUU) Pornografi menjadi Undang-undang. Keputusan diambil secara aklamasi setelah 8 fraksi menyetujui diundangkannya RUU tersebut.

“Apakah RUU ini bisa disetujui untuk menjadi undang-undang?” tanya Ketua DPR
Agung Laksono yang mempimpin rapat paripurna itu di Gedung DPR, Senayan,
Jakarta, Kamis (30/10/2008).

“Setujuuuu..!” jawab peserta rapat dan pendukung RUU Pornografi yang berada di balkon serempak.

Agung pun kemudian mengetokkan palu sebagai tanda disahkannya RUU itu.

Dua fraksi yang tetap menolak pengesahan RUU Pornografi adalah FPDIP dan FPDS. Mereka melakukan aksi walk out saat pengambilan keputusan di sidang paripurna yang baru saja dibuka.

Menteri Agama Maftuh Basyuni mewakili pandangan pemerintah mengatakan, RUU ini menunjukkan keprihatinan semua pihak terhadap degradasi moral bangsa yang disebabkan berbagai aspek terkait pornografi.

Perbedaan pendapat yang terjadi selama proses pembahasan RUU, kata Maftuh, adalah hal yang biasa dalam sebuah negara demokrasi. “Dinamika perbedaan pendapat selama pembahasan merupakan cerminan dari demokrasi itu sendiri,” ujar dia

Beberapa komentar dari detik.com

fathinashrullah, alhamdulillah… kerja keras berikutnya: mengawal pembentukan PP tentang pornografi. setelah itu mengawasi pelaksanaannya. semoga pemerintah diberi petunjuk oleh Allah untuk melaksanakannya. amiiinn…
Cak-Prix-Moe, Alhamdulillah….moga2 yang sudah berperan untuk menyetujui UU ini bisa terus konsistem untuk mengawasi pelaksanaannya, perjalanan yg panjang biar gak sia2
star7, NB: u/ DPR RI yth, usul nihh..bgmn kl selanjutnya bikin UU ANTI TINDAK KEKERASAN? sepertinya itu juga nggak kalah penting. so, akan makin terwujud bumi INDONESIA yang aman, damai, dan tentram. yoi bangeeetz kan?! pada setuju nggak?
star7, NB: u/ DPR RI yth, usul nihh..bgmn kl selanjutnya bikin UU ANTI TINDAK KEKERASAN? sepertinya itu juga nggak kalah penting. so, akan makin terwujud bumi INDONESIA yang aman, damai, dan tentram. yoi bangeeetz kan?! pada setuju nggak?
dpeople, d ajak ke jalan yg bner pada ngg mau..walaupun gw sendiri juga ngg bner.tpi klau ad yg ngajak ke jalan yg bnr masa ngg mau..demi kebaikan diri sendiri juga.aneh.
sonyb, anggap aja pdip gak ada, emang siapa mereka? walaupun punya kursi terbesar ke-2 tetap saja rakyat indonesia merasa asing dgn partai ini. porno saja dibela emg bela siapa mereka? duit sih emg bnyk tp dari mana pula itu duitnya ? sdh pasti klo memerintah negeri ini bakal jual negeri ini lagi buat balas budi dgn yg modalinnya. siapakah itu ?
Billoxxx, sy gak yakin orang yg dukung uu pornografi lebih baik moralnya,malah sy yakin anggota dpr yg setuju pernah ke pelacuran
siomayhokie, sekarang pada pendukung RUU bisa tertawa puas RUU disetujuin…tunggu nanti kalo ada sanak sodaranya diperkosa, terus korban malah dihukum dengan tuduhan mengundang syahwat, baru tau rasa………….
izenk, Dear Redaksi Detik.com, bisa ga diulas isi RUU-nya gimana?
bengbeng, tidak ada artinya pdip dan pds walkout, anggap aja angin…., toh tidak terjadi apa-apa………, hanya sikap kekanak-kanakan….yang diumbar tidak ada sikap kenegarawanan. so pilihlah partai yang bermartabat. jangan pilih partai para preman……
star7, oke..skr tolong disosialisasikan dgn baik kpd masyarakat. btw, perda larangan merokok juga sudah ditetapkan, namun pelaksanaannya NOL. bgmn dgn UU Pornografi? padahal rokok dan porno sama-sama bersifat mirip candu.
hawari, ALHAMDULILLAH…………….. ………….. ALLAHUAKBAR!!!!!!!!!
symbion, Undang Undang tinggal Undang2x….soal implementasinya liat aja nanti wong DPR isinya UUD doank….ujung2x nya duit
dowe, Selamat datang di negara tanpa pornografi!!
dinobox, Penantian yang akhirnya berakhir. Alhamdulillah…….
ica, Pemilu 2009 ?? PDIP gak laku, tinggal kenangan… (itupun kalau ada yang mau mengenang)
gagan, MASYARAKAT AKHIRNYA TAU MANA PARTAI YANG MESUM
vvuvv, Mari kita lihat, apakah RUU P ini akan menjadi UU, dan setelah UU keluar, apakah moral bangsa menjadi lebih baik? Apakah main hakim sendiri dengan pasal pasal yg ada di UU P yg akan datang, tidak merajalela? Kalau ini terjadi, kita tahu siapa dibelakang semua ini.
junkfood.id, innalilahiwainalilahi……… ……..
kencha, PDIP ko diajak bicara MORAL. kl diajak korupsi baru semanagt. TANPA PDIP pun pohon tetap tumbuh. air tetap ngalir. sooo.. untuk apa PDIP.
audie2008, Alhamdulillah akhirnya

KKR di Batam : Ada Apa Dibalik Batam Festival Persahabatan & Kesembuhan


Bill Board inilah yang dipermasalahkan Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Batam Datuk Imran AZ, Gratis Mau Sembuh Datanglah , pada tanggal 12 – 14 Nopember 2008 dalam acara Batam Ferstival Persahabatan dan & Kesembuhan rencana akan dilaksanakan di Stadion Tumenggung Abdul Jamal.

“Diminta kepada umat Muslim untuk tidak menghadirinya” demikian himbauan dari Kabag TU Kendepag Batam Drs H Zulkifli Ak, sembari menambahkan bahwa acara itu adalah untuk kalangan mereka sendiri, masalah izin menurut  Zulkifli, karena mereka mendatangkan pembicara dari Luar Negeri acara itu bukan menjadi wewenang Kandepag Batam untuk mengeluarkan izinnya.

Acara KKR seperti ini acap di adakan di Batam, sebagaimana di tulis oleh  http://www.buletinpillar.org/

  • Pada bulan April 2006, kami mengadakan Seminar dan KKR Paskah di Palembang dan Lampung, lalu saya juga mengadakan hal yang sama di Medan, Pematang Siantar, Rantauprapat, Pekan Baru, Batam, Pulau Tiangwangkang, dan beberapa tempat yang lainnya. Semua acara totalnya sekitar 25 kali. Total yang hadir sekitar 10.000 orang dan yang terima Yesus sekitar 80%.
  • Pada bulan September–Desember 2006 kami juga mengadakan Seminar dan KKR Natal di Indralaya, Lampung, Palembang, Jambi, lalu saya juga mengadakan hal yang sama di Binjai, Medan, Kabanjahe, Pematang Siantar, Tebing Tinggi, Batam–Batuaji–Tanjung Piayu, Pulau Tiangwangkang, Tanjung Pinang, Selatpanjang, dan beberapa tempat yang lainnya. Selain itu kami juga mengadakan KKR masuk sekolah-sekolah untuk menjangkau siswa/i yang belum terjangkau di KKR-KKR yang kami pimpin.
  • Semua acara sekitar 80-an kali. Total yang hadir sekitar 28.000 orang (mayoritas yang hadir adalah non-Kristen) dan yang terima Yesus sekitar 85%.

  • Pada bulan Maret-April 2007, kami juga berencana untuk mengadakan Seminar dan KKR PASKAH di sekitar 25 kota (sekitar 60an kali KKR & Seminar), seperti Pagar Alam, Lampung (Kedaton & Tanjung Karang), Metro, Palembang, Jambi, Muaraenim, Bengkulu, Lubuk Linggau. Lalu saya juga mengadakan hal yang sama di Lubuk Pakam, Medan, Pancur Batu, Belawan, Kisaran, Tanjung Balai, Aceh, Berastagi, Batam, Pulau Rempang, Dumai, Bagan Batu, Bagan Siapiapi, Panipahan, dan beberapa tempat lainnya. Selain itu kami juga mengadakan KKR di kampus-kampus dan sekolah-sekolah untuk menjangkau mereka yang belum terjangkau di KKR-KKR yang kami pimpin.

Kami kutip dibawah ini bagaimana Kronologis terjadinya aksi pemurtadan pada acara KKR yang diadakan oleh PMK di kampus ITB

Senin, 25 Nov 2002, sekitar pukul 15.00 wib

Sejumlah pengemis jalanan, anak jalanan dan pengamen dibujuk oleh aktivis PMK untuk ikut dalam acara pengobatan gratis. Para aktivis PMK ini berjanji akan mengganti uang pendapatan para pengemis dan pengamen ini untuk satu hari itu (sekitar Rp 100 ribu). Para aktivis PMK ini ketika mengajak tidak memperkenalkan identitas mereka sebagai aktivis Kristen serta tidak memberitahukan kepada para pengemis dan pengamen kalau mereka akan diajak ke acara religius orang-orang Kristen.

Kemudian sebagian besar para pengemis dan pengamen ini diangkut oleh taksi dan angkot menuju Aula Barat ITB.Sedangkan sebagian lagi datang sendiri yang sebelumnya juga telah diajak untuk datang ke aula barat ITB.

Pukul 16.30 wib
Acara di aula barat dimulai. Ada beberapa para pengamen yang berinisiatif tidak masuk ke aula barat karena telah mengetahui bahwa acara tersebut merupakan acaranya orang Kristen. Dan ada juga seorang ibu beserta anaknya yang keluar dari aula barat tapi dibujuk / dipengaruhi oleh aktivis PMK untuk masuk kembali dan dengan terpaksa ibu dan anaknya tersebut masuk ke aula barat kembali.

Pukul 17.30 wib
Salah seorang pengurus Gamais ITB yang mengetahui bahwa ada sejumlah muslim yang berada pada acara KKR tersebut langsung mendatangi aula barat dan bertemu dengan 3 orang aktivis PMK. Akhirnya terjadi proses lobbying. Dari Gamais ITB menginginkan seluruh muslim yang berada di dalam aula barat baik para pengemis, pengamen dll diminta keluar untuk menjalankan kewajiban shalat maghrib serta tidak mengikuti acara tersebut lagi. Tapi dari pihak PMK tidak setuju dan tetap menginginkan mereka tetap di dalam megikuti acara tersebut. Akhirnya dari Gamais ITB mengajukan kesepakatan yaitu jika seluruh muslim yang di dalam aula barat tidak diijinkan keluar untuk shalat dan berbuka puasa maka masalah ini diberitahukan ke pihak Salman dan pihak muslim lainnya. Akhirnya disepakati pihak PMK akan mengumumkan dari depan / panggung yang isinya seluruh muslim diijinkan keluar untuk shalat dan berbuka puasa di Salman dan panitia membantu muslimnya untuk keluar dari aula barat.

Pukul 18.15 wib
Panitia mengumumkan dari panggung dengan mempersilahkan yang muslimnya untuk melakukan shalat di Salman dan menawarkan juga bagi yang tidak mau keluar untuk shalat dipersilahkan tetap di tempat. Isi dari pengumuman dari panitia ini jelas-jelas tidak sesuai dengan kesepakatan. Akhirnya dari pihak Gamais ITB membawa keluar beberapa pengemis dan pengamen keluar dari aula menuju mesjid Salman. Dan sebagian besar muslimnya masih di dalam aula barat.

Pukul 18.50 wib
Beberapa orang dari pihak Gamais ITB kembali mendatangi Aula Barat untuk menjemput muslim yang masih ada di dalam. Dan berhasil mengeluarkan beberapa muslim.Pada saat penjemputan ini, di dalam aula sedang berlangsung acara pengobatan dengan menggunakan cara-cara nasrani yaitu pendetanya hanya memegang orang yang sakit dengan membacakan do’a penyembuhan. Pada awalnya, yang diobati pertama kali adalah beberapa aktivis Kristen yang mempunyai penyakit kemudian dibacakan do’a oleh pendetanya dan tiba-tiba langsung sembuh penyakitnya.  Kemudian barulah dipanggil para pengemis dan anak jalanan (muslim)yang masih berada di dalam aula untuk diobati. Kemudian pendetanya membacakan do’a ATAS NAMA YESUS???Dan ternyata tidak ada yang sembuh dari para pengemis ini.

Pukul 20.45 wib
Acara pengobatan selesai dengan hasil tidak ada yang sembuh dari muslimnya dan ketika akan pulang ternyata pihak PMK tidak memberi uang yang telah dijanjikannya kepada para pengemis tersebut.

Pukul 21.00 wib
Kemudian Gamais ITB mengantar para pengemis (muslim) ini ke tempat tinggal mereka masing-masing dan memberikan sedikit bantuan sejumlah uang untuk meringankan penderitaan mereka.  Ada yang diantar ke Jl Asia-Afrika, Sedang Serang, Cimahi dan Kebon Kelapa.

Komentar Pembaca :
gue takutnya, kalo pers tau….masalah ini bisa lebih gede lagi. Oke lah, emang bener acara itu salah dan murtad, apa lah itu namanya. Tapi bisa-bisa kalo di- ekspos lagi, akan timbul masalah baru yang lebih BESAR dan bisa jadi menyimpang dari fakta yang ada. Masalah agama adalah masalah yang rawan banget untuk dibahas di Indonesia, karena masyarakat Indonesia itu prural, dan lebih sedih lagi banyak masyarakatnya gampang sekali terprovokator. Belum lagi media massa, walaupun gue anak kom, tapi gue percaya banget bahwa media massa di Indonesia masih belum bisa objektif dalam menulis berita, tergantung banget ama siapa pemilik media massa itu dan apa kepentingannya dalam masalah itu.

Misalnya nih, kalo ada pers tau dan menulis berita itu dengan headline. “KRISTENISASI KAUM MARJINAL DI ITB”, wakz….rusuh abis tuh pasti. Jaidnya malah perang antar agama. Mungkin juga semua umat kristen di Indonesia disamaratain kelakuannya. Padahal kan gak begitu…..sama aja kalo ada umat Islam yang membunuh dan merusak atas nama jihad, gue jelas-jelas gak mau disamaratain ama mereka. HELL NO….!!!!
—-
Sumber kiriman : rmz http://www.rmz.st/info/itb/

Selain itu kami juga mengadakan KKR masuk sekolah-sekolah untuk menjangkau siswa/i yang belum terjangkau di KKR-KKR yang kami pimpin.

Sekolah sekolah itu adalah :

Karena KKR kami banyak melayani anak-anak dan siswa/i SMP-SMA, maka kami menggunakan momen Paskah dan Natal untuk mengajak sekolah-sekolah mengirim siswa/i mereka. Biasanya pihak sekolah atau yayasan tidak begitu kesulitan mengizinkan siswa/i mereka keluar sekolah ikut acara Paskah Bersama dan Natal Bersama di aula yang kami sewa seperti: Ballroom Hotel, Aula Gedung Pemerintah, Aula Gedung Museum, Aula Wihara, Aula Sekolah, Aula Gereja, atau Lapangan Terbuka. Dalam KKR tersebut, kami menjangkau sekolah-sekolah Kristen, sekolah Islam, sekolah Buddha, sekolah negeri, sekolah swasta, mahasiswa, panti asuhan Kristen, panti asuhan Islam, panti jompo, dan masyarakat umum. Dengan kata lain, di KKR tersebut kami menjangkau dari anak TK sampai orang-orang tua yang ada di Panti Jompo.

Baca juga tulisan dibawah ini

https://imbalo.wordpress.com/2008/10/28/kkr-di-batam/

KKR di Batam Jangan Dihadiri Umat Muslim


Entah berapa ratus kali kami berdusta, disetiap KKR yang kami ikuti secara terpisah, dimana ada skrenario yang disiapkan Gereja, kalau berlabel penyembuhan Ilahi, para Pendeta berdoa memanggil Roh-Roh Jahat & menyuruh beberapa dari para pelayan Gereja untuk berpura-pura menjadi jemaat yang sakit!, & saat acara penyembuhan Ilahi dia harus berpura-pura sakit parah & mendadak sembuh ketika diurapi oleh kami!!!.

Tak biasanya Imran AZ Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Batam ini mau pergi keluar Batam pamit kepadaku, memang aku siapa, tetapi pagi tadi (28/10) bertepatan dengan hari sumpah pemuda, dia meneleponku, “Katanya awak nak berangkat haji, abang sama kakak belum sempat nak datang kerumahmu” itu lah awal pembicaraan kami yang sebelumnya didahului dengan salam dan alaikum salam warahmatullahiwabarakatu.

Pagi ini bang Imran AZ begitu aku memanggilnya, akan berangkat ke Surabaya, sebagai salah seorang pengusaha minyak yang sukses, beliau pun adalah seorang Datuk, panggilan untuknya karena menjabaat ketua LAM Batam tadi, tak lah mungkin dia nak datang kerumah ku, ada apa agaknya pikirku.

Sebagai yang mengepalai lembaga adat di Batam ternyata banyak aduan ke beliau soal  kehidupan beragama di Batam, terutama soal banyaknya Baliho sepanduk tentang KKR, terpasang hampir di sudut-sudut persimpangan jalan,  malam kemarin kata bang Imran AZ, tokoh-tokoh agama dan pemuka masyarakat sudah bertemu membahas soal itu, termasuklah Ketua MUI Batam.

Spanduk KKR mengajak orang datang karena ada acara penyembuhan itu diminta oleh bang Imran agar diberitahukan kepada masyarakat muslim melalui Buletin Jumat, tentang penyembuhan KKR yang dimaksud yang akan dilaksanakan pada tanggal 12 -14 Nopember 2008 di Stadion Tumenggung Abdul Jamal, agar tidak terkecoh dan tidak dihadiri oleh umat muslim Batam, karena itu bukan untuk umat Muslim.

Terpaksa lah aku mencari-cari refrensi tentang apa itu KKR dan ada tulisan tentang itu di Swaramuslim.com Untuk sementara aku copy paste saja dulu pengalaman 4 (empat) orang pendeta  yang pernah melakoni kebohongan-kebohongan tentang KKR yang sekarang lagi gencar-gencarnya akan diadakan di Batam.

Pernyataan Sikap Forum Pertobatan Mantan Gembala-Gembala Tuhan

Oleh : Fakta 29 Jan, 04 – 3:16 pm

imageSebuah Kesaksian Dari Kami para mantan Gembala dan Himbauan untuk Gembala lainnya yg belum bertaubat
PENGANTAR
Kami adalah sekelompok Pendeta yang telah bertobat kepada Tuhan Allah dengan sesungguhnya. Dahulu kami adalah umat agama dari 4 kelompok besar agama di luar Katolik & Kristen. Dulu kami masuk Kristen karena tertarik dengan nilai-nilai ajaran kasih dalam Kristus & janji keselamatan-Nya yang akan mengahantar kita semua masuk kerajaan surga dengan penuh kepastian. Walau akibat iman Kristus ini kami harus menerima fakta dikucilkan keluarga kami, kami terima semuanya dengan lapang dada waktu itu, apalagi penghiburan para Gembala Gereja selalu menyatakan orang tua kami, keluarga klami, teman-teman kami & orang -orang diluar Kristen adalah orang berdosa yang sesat dalam iman. Mereka adalah para penyembah setan & kitab sucinya diturunkan oleh Raja Iblis!. Kami sangat mensyukuri wejangan para Gembala Tuhan ini.

Apalagi setelah dibaptis, kami sangat diperhatikan, kami disekolahkan di Sekolah Misi Alkitab di kawasan Blok M – Jakarta, selama 6 bulan saja & kami lulus dengan menyandang gelar Sarjana Theologi. Karena kami orang bertobat, sekolah Misi Alkitab cukup ditempun 6 bulan saja, tidak perlu bertahun-tahun seperti yang lainnya. Kami juga diberi uang saku bulanan yang lebih dari cukup, jauh berbeda ketika kami masih dalam agama kami dulu, hidup serba kekurangan & miskin. Bahkan pada saat awal kemurtadan kami ini, kami diundang untuk berceramah keliling Indonesia. Walaupun kami bukan mantan Ulama, Bikhu atau Pandhita, kami mengaku kepada umat bahwa kami adalah mantan pemuka agama, di Sekolah Misi Alkitab kami diajarkan untuk berperilaku & menghapal beberapa bacaan doa agama kami dahulu untuk memberi kesan bahwa kami benar-benar bekas pemuka agama.

Bahkan Gereja membantu membuatkan kami ijasah-ijasah palsu, surat-surat keterangan & dokumen yang diperlukan untuk membuat bahwa kisah kesaksian kami adalah benar adanya. walaupun kami bukanlah bekas pemuka agama. Bahkan teman kami yang Islam sampai dibuatkan foto repro yang sangat hebat, dia memakai sorban & berjubah panjang, lalu di fotonya dibuat seolah pernah berfoto bersama beberapa tokoh Islam terkemuka seperti Mubaligh Kondang KH Zainuddin MZ & KH. Abdurrahman Wahid segala!. Kami juga disuruh menandatangani sebuah surat kesaksian yang panjang yang dipersiapkan oleh para staf Gembala Tuhan Bapak Ev. Soeradi Ben Abraham, dimana disana kami membuat kisah kesaksian yang akan dibukukan & disebarluaskan dikalangan domba-domba Gereja.

Waktu itu kondisi di atas kami terima saja, mau bagaimana lagi?, kami sudah tak punya siapa-siapa lagi!, tak punya harta & penghasilan, menjual iman ini adalah pilihan hidup yang sangat menjanjikan. Bagaimana tidak?, kami keliling Indonesia, bahkan sampai ke negara tetangga Singapura segala, naik pesawat kelas bisnis, menginap di hotel berbintang, memakai jas mewah, dielu-elukan orang banyak seperti artis, masuk koran & majalah rohani, & menerima pendapatan bulanan yang sangat besar!, siapa yang tak ingin, tokh kami pikir waktu itu, murtad ini jauh lebih baik dibanding kami jadi pencuri, pembunuh atau germo lokalisasi!.

Entah berapa ratus kali kami berdusta, disetiap KKR yang kami ikuti secara terpisah, dimana ada skrenario yang disiapkan Gereja, kalau berlabel penyembuhan Ilahi, para Pendeta berdoa memanggil Roh-Roh Jahat & menyuruh beberapa dari para pelayan Gereja untuk berpura-pura menjadi jemaat yang sakit!, & saat acara penyembuhan Ilahi dia harus berpura-pura sakit parah & mendadak sembuh ketika diurapi oleh kami!!!.

Ya Tuhan ampunilah dosa masa lalu kami, ini kan tak lebih dari gaya tipu-tipu tukang obat pinggir jalan?!. Bahkan Jemaat terlihat sangat histeris, sampai ada yang berteriak histeris & berjingkrak-jingkrak segala!!!, mirip sekali acara nonton konser musik rock brutal yang ditonton para ABG, atau mirip suasana orang-orang yang tripping di Diskotek & Pub!!. Bahkan sehabis acara KKR ada seorang jemaat wanita muda yang menghampiri rekan kami Ev. Andi Widjaja (yang paling ganteng diantara kami), menyatakan diri siap melayani dia, karena yakin bahwa persembahan tubuhnya yang molek itu adalah untuk melayani jiwa para roh kudus yang menyertai kami!!!. Bung Andi lalu bilang, “kalau begitu ayo ikut ke kamar saya”, wanita itupun mengikuti beliau & melayaninya sehari penuh hingga 5 ronde!!!. Kami tahu persis cerita ini karena kamipun memperoleh giliran menggarap wanita-wanita jemaat serupa ini diberbagai kesempatan KKR keliling Indonesia.

Hampir selama 6 (enam) tahun melayani domba-domba Gereja dalam rangkaian KKR yang melelahkan, menimbulkan kejenuhan di hati kami. Kadang kami berempat kongkow-kongkow di Mc. Donnalds Sarinah Thamrin & saling bertukar cerita..lalu jalan bersama keliling kota. Kami tak mungkin ke Kafe atau tempat hiburan malam, Diskotik sambil tripping & nyabu segala!, karena menurut kami hal ini tak baik untuk pekerjaan kami sebagai Pelayan Gembala Tuhan, walaupun rekan-rekan gembala lainnya sering melakukan hal itu, kami bahkan sering dibilang kolot & kampungan oleh teman-teman Pendeta lainnya, akibat tidak ikut tripping & nyabu bersama rekan gembala lainnya. Bahkan beberapa rekan Gembala yang sekarang terkenal seperti Gilbert Lumoindang konon, menggunakan Shabu-Shabu & menenggak 1 butir pil Ectassy sebelum memimpin kebaktian di GL Ministry!. Menurut beliau Shabu-Shabu & pil Ectassy adalah sarana jiwa untuk dapat bertemu dengan Roh Kudus & agar Roh Kudus itu selalu mengilhami kita (katanya)!!!! . Itulah sebabnya kenapa para Pendeta & Pengkhotbah Kristen selalu energik & tampil penuh percaya diri disetiap Kebaktian ataupun KKR, karena mereka menggunakan dopping berupa pil Ectassy atau Nyabu terlebih dahulu, bahkan terkadang keduanya sekaligus!!

PENYEBAB KESADARAN & PERTOBATAN KAMI
Bermula dari cerita rekan kami Bung Nico (Nicolas), perihal tetangga barunya yang mengadakan kursus TPA bagi umat Islam, Bung Nico awalnya gusar sekali, karena anak-anak kecil Islam itu selalu membaca surat Al-Kafiruun, yang dia tahu persis artinya, dia piker nih tetangga gue nyindir gue kali..awas aku murtadkan semiuanya!! & Bung Nico bersumpah untuk mewartakan kabar gembira Cinta Kasih Yesus itu kepada mereka.

Bung Nico suatu waktu memberanikan diri bertemu para pengajar TPA itu, lalu berkata: mari kita buktikan siapa hamba Tuhan sebenarnya, para pengajar itu Cuma tersenyum: “maaf kami tak melayani ajakan anda”, Bung Nico bilang: “Kalian pengecut!!!”
Mereka jawab: “Siapa bilang, kalau Bung Nico memaksa silahkan mulai dengan anak-anak itu saja”
Bung Nico Menjawab: “Tapi saya nggak nanggung akibatnya ya..?”

Lalu Bung Nico mengumpulkan anak-anak kecil itu, dia bercerita tentang kisah pengorbanan Tuhan yesus.. anak-anak itu mendengarkan dengan seksama.. tapi kemudian apa yang terjadi..? Anak-anak itu tertawa terbahak-bahak semua & seorang anak kecil berusia 10 tahun lalu memberikan pertanyaan-pertanyaan yang sangat sulit & balik menjelaskan apa itu Alkitab & sejarahnya serta siapa Yesus sesungguhnya..

Bung Nico terpana!, lalu pulang dengan perasaan malu.. semenjak itu penjelasan anak kecil itu selalu membayang dipikirannya.. lalu dia coba baca Alkitab secara urut, suatu hal yang sangat dilarang oleh Gereja karena bisa menyesatkan iman!. Diketemukanlah ayat-ayat yang sangat membingungkan.. Bung Nico juga lalu ingat ayah-ibunya & teman-teman lamanya, kalau dipikir-pikir sangat beda sekali dengan rekan-rekan gembalanya di Gereja.

Kami berempat lalu berdiskusi dari hati ke hati, eh ternyata semua juga mempunyai pikiran & perasaan yang sama, sepertinya kita semua hidup dalam keimanan yang semu, kami adalah gembala-gembala umat, tetapi yang kami jalankan hanyalah dusta & kepalsuan yang ditawarkan kepada orang-orang yang haus akan kesegaran rohani..!!

Sejak saat itu, kalau memimpin KKR & Kebaktian, kami rasanya ingin muntah & berteriak kalau ada yang membacakan kisah kesaksian palsunya, bagaimana tidak palsu?, Kalau ada seorang bekas pencopet beragama Islam yang seumur hidupnya tak tahu ajaran Islam & tak pernah bersekolah agama, dengan lantang menyatakan dirinya mantan calon Ustad?, padahal kisah karangan itu kamilah yang menyusunnya.?!. Kisah-kisah kesaksian palsu karangan kami bahkan sudah banyak yang dibukukan, beberapa kami lihat sepertinya pernah dikutip lalu diposting disini.

Lalu secara sembunyi-sembunyi kami berkunjung ke rumah ustad M. Hanafi tetangganya Bung Nico (Ev. Nicolas Albert Gerungan), kami utarakan kegundahan hati kami.. sungguh ajaib & mengejutkan pertanyaan Ustad Muda ini, dia tidak langsung menyodorkan 2 kalimat Syahadat untuk kami baca, tetapi menyuruh kami untuk mulai merenungkan & mohon petunjuk Tuhan..! Dia juga Tanya apa agama asal kami & menyarankan untuk menjalin tali persaudaraan kami dengan bekas keluarga kami yang sekarang mengucilkan kami.

Akhirnya Bung Nico yang pertama memutuskan kembali masuk Islam, sementara itu rekan Ev. Vincentus Rahardi Sudjatmiko (Gembala Kristen Pantekosta bertobat kembali ke agama Budha), memutuskan untuk mengunjungi orang tuanya & kemudian dikirim ke sebuah Vihara di kawasan Pondok Cabe, rekan Ev. Gede Astra Suartiasa (Gembala Kristen Protestan bertobat kembali ke agama Hindu) mendatangi sebuah tempat sembahyangan agama Hindu di rumah seorang pelukis Bali dikawasan Bintaro & rekan Ev. Andi Widjaja (Kristen (Gembala Gereja Nehemia) bertobat kembali ke agama Kong Hu Chu), mendatangi Kelenteng di Kawasan Glodok yang baru dibuka kembali. Hampir selama 2 bulan kami jarang bertemu lagi, kami juga secara mendadak memutuskan untuk tidak akan kembali lagi ke Gereja kami.

Bayangkan, betapa geramnya para pengurus Gereja, mereka mencari kami ke-mana-mana!. Teror lewat HP-pun gencar dilakukan, mereka pertama-tama hanya marah masalah jadwal-jadwak Kebaktian & KKR yang jadi berantakan, tetapi ketika! kami secara terpisah menyatakan kami tak mau kembali lagi ke Gereja & akan kembali bertobat ke agama asal kami, terorpun dimulai, mulai dari telepon gelap hingga upaya intimidasi secara fisik melalui teror-teror. Kenyataan ini membuka mata-hati kami, betapa jahatnya mereka ini, jauh lebih kejam dibanding keluarga, orang tua & teman-teman kami yang hanya membenci & tak mau kenal lagi dengan kami ketika kami dibaptis, tetapi kaum Kristen bekas Gembala & Domba kami sangat murka sekali & berencana menghabisi kami segala!!!. Akhirnya kami memutuskan untuk bertobat secara terpisah & kembali ke agama masing-masing.

Walaupun bekas Pendeta, kami tidak serta merta bisa menjadi pemuka agama. Bung Nico sekarang ini digembleng di sebuah pondok pesantren di kota Sukabum, rekan Gede sekarang sedang digembleng oleh seorang Pandhita di kawasan Ubud – Bali, rekan Rahardi sekarang sedang bertapa & belajar agama di sebuah rumah ibadah Budha d Pondok Cabe – Ciputat, sedangkan rekan Andi sekolah agama Kong Hu Chu di luar negeri, yaitu di Taiwan.

TINJAUAN PANCASILA
Seminggu yang lalu, di awal bulan Maret 2001 ini, via internet kami berdiskusi tentang Krismon & krisis negara Indonesia, lalu nyerempet-nyerempet masalah iman kami & masalah Pancasila & Bhinneka Tunggal Ika. Kami lalu baca Pancasila & terkejut ketika membaca Sila Pertama Dasar Negara Indonesia berbunyi: KETUHANAN YANG MAHA ESA…

Ini berarti bahwa sesungguhnya konsep Ketuhanan yang diakui oleh bangsa Indonesia adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, tiada beranak & tiada diperanakkan, tiada beroknum ataupun bersekutu dengan unsur apapun. Artinya tiada Tuhan selain Allah. Jadi agama yang punya konsep Ketuhanan yang semu seperti Kristen dengan konsep Allah Tritunggal Yang Kudus dalam dogma Trinitas, jelas-jelas bertentangan dengan konsep dasar negara Indonesia…!!!

Kenapa agama Kristen dibiarkan keberadaannya?, mungkin inilah perwujudan dari rasa & jiwa besar para pemimpin bangsa Indonesia. Dilema ini sama seperti pengakuan kita akan eksistensi para penganut aliran kepercayaan, animisme & komunis. Keberadaan agama Kristen sama & sejajar dengan agama animisme, aliran kepercayaan & komunis yang kita perkenankan keberadaannya di bumi Indonesia!.

Bahkan agama Kristen kedudukannya jauh lebih rendah & lebih hina dibanding agama Budha, Hindu & Kong Hu Chu sekalipun, karena dalam ketiga agama ini, walaupun mereka memiliki konsepsi sbb:
– Manusia utama Sidartha Gautama dalam ajaran Budha, tetapi di atas Sidartha Gautama ada Tuhan Maha Kuasa yang kedudukannya jauh lebih tinggi dibanding Sang Budha itu sendiri.
– Dalam agama Hindu, walau banyak dewa, tetapi ada Sang Hyang Widhi penguasa tunggal tertinggi di atas para dewa itu.
– Dalam Kong Hu Chu juga sama seperti ajaran Hindu, ada Sang Pencipta Tunggal yang berkuasa atas semua dewa-dewi dalam mitologi China.

Melihat penjelasan di atas saja sudah jelas bahwa agama Kristen itu jauh lebih rendah & hina dibanding agama Budha, Hindu & Kong Hu Chu. Kedudukannya hanya sejajar dengan paham agama animisme & komunis!!!.

Pemujaan Nabi Isa sebagai Tuhan membuktikan adanya Paganisme Baru ini, sebagai agama sempalan Yahudi (ini terjadi karena Paulus dari Tarsus beserta Petrus ternyata kecewa berat akibat ambisinya menjadi Rabbi Yahudi di tolak Sinagoge Betlehem).

Kembali ke dasar negara, jika saja kita semua tegas & tak punya rasa belas kasihan kepada para penyembah Nabi Isa ini, sudah dari dulu sejak kemerdekaan Indonesia, agama Kristen dinyatakan sebagai agama terlarang, karena berbau kolonialisme serta bertentangan dengan Pancasila!. Bahkan jika sekarang saja ada yang menggugat keberadaan agama Kristen & menuduh para pengikutnya dengan pasal subversi ini bisa dibenarkan secara hukum!!!.

baca juga : Sejarah Penghianatan para founding fathers terhadap umat Islam

KENYATAAN SEJARAH BANGSA
Apalagi bila dikaitkan dengan fakta sejarah bahwa agama ini dibawa oleh para penjajah Belanda, para pengikut pertamanya adalah pribumi pengkhianat bangsa, yang bekerja sebagai opas & tentara bayaran Belanda, mata-mata Belanda & penjual informasi perjuangan para pahlawan demi gepokan Gulden Belanda!. Memang ada beberapa pahlawan nasional yang beragama Kristen, tapi mohon diingat, para pahlawan itu tidak pernah ikut kebaktian di Gereja-Gereja mereka yang dipimpin Pendeta Belanda!.

Para pahlawan itu hidup bersama orang-orang pribumi yang beragama Islam, Hindu & Budha. Ketika Indonesia merdeka & sang Meener meninggalkan mereka, para pengkhianat bangsa ini serta merta bergabung dengan para orang tua kita menyatakan mengutuk penjajahan Belanda, tanpa rasa malu sedikitpun. Tapi semua pihak berjiwa besar. Kita memaafkan kesalahan mereka.

Tapi namanya juga orang tak tahu diri, ketika agresi Belanda datang kembali, mereka lalu ikut tuannya. mendirikan RMS di Maluku segala. Bahkan beberapa diantaranya ikut pulang ke Belanda, tapi biarlah!! Setelah perundingan damai dengan Belanda di tahun 1950-an, Indonesia akhirnya merdeka, para pengkhianat yang beragama sesat bernama Kristen ini diakui keberadaannya, walaupun sebenarnya bertentangan dengan Pancasila!

HIMBAUAN UNTUK PARA GEMBALA LAINNYA YANG BELUM BERTOBAT
Nah umat Kristiani..hendaklah renungkan fakta ini, malulah pada diri sendiri & hargailah umat beragama lain, kami umat Islam, Budha, Hindu & Kong Hu Chu sudah lebih dari sabar menghadapi tingkah kalian!. mohon sadarlah & beribadahlah dengan cara masing-masing, jangan lagi mengirim penginjil-penginjil sesat kalian ke Mesjid-Mesjid kami, ke Vihara-Vihara kami, ke Kuil-Kuil kami, ke Kelenteng-Kelenteng kami, atau berusaha memurtadkan umat-umat kami yang kebetulan ilmu agamanya kurang, jangalah kalian ulangi lagi perbuatan sesat & tidak terpuji ini. Janganlah beli iman umat kami yang miskin & bodoh dengan beras & janji-janji muluk pekerjaan indah. Mereka miskin jangan lagi diberi impian palsu!. Mereka bodoh tapi janganlah manfaatkan kebodohan mereka dengan cara kalian menukar agama mereka dengan agama sesat kalian. Kemarin kami baru menemukan sebuah kisah nyata, bahwa di sebuah desa di pelosok Sukabumi, suatu desa terpencil di kaki gunung, yang menyatakan ketidaktahuannya & terkejut ketika ada yang bilang bahwa kertas selembar yang ia tunjukkan pada orang lain itu adalah surat Baptis & ia telah menjadi Kristen!. Ia tak tahu hal ini!!!!. Yang ia tahu kemarin ia menjual berasnya kepada mereka dengan harga yang sangat mahal, lalu diberi uang & disuruh membaca kontrak perjanjian & dimandikan!!!..ia tak tahu kalau ia telah dimurtadkan..!!!

PENUTUP
Mari kita hargai hak beribadah agama masing-masing, hargai hak kami beribadah jangan intimidasi umat kami dengan agama sesat kalian, yang hanya jad bahan tertawaan anak SD saja!!!, bukankah kami juga sudah melindungi kalian dari jerat hukum subversi karena agama kalian itu bertentangan dengan dasar negara kita tercinta PANCASILA..YAITU SILA PERTAMA: KETUHANAN YANG MAHA ESA?.

Untuk saudara-saudara sesama gembala atau domba Kristus, pintu pertobatan belum tertutup, marilah kita kembali KE JALAN TUHAN YANG BENAR…JALAN KAUM ISLAM DAN PARA SABI’IN…jika anda bekas umat Islam, Budha, Hindu & Kong Hu Chu, kembalilah ke agama masing-masing.!!!

SEKIAN DARI KAMI
Atas Nama Forum Pertobatan Mantan Gembala-Gembala Tuhan Para Pendeta yang telah Insyaf:
Ev. Vincentus Rahardi Sudjatmiko (Gembala Kristen Pantekosta bertobat kembali ke agama Budha)
Ev. Nicolas Albert Gerungan (Gembala Kristen Protestan bertobat kembali ke agama Islam)
Ev. Gede Astra Suartiasa (Gembala Kristen Protestan bertobat kembali ke agama Hindu)
Ev. Andi Widjaja (Gembala Gereja Nehemia bertobat kembali ke agama Kong Hu Chu)

Siapa menyusul bertobat…..???

Citilink Bukan Low Cost


Citilink besok Delay

Dengan Inge mau memberitahukan kalau besok tanggal 28 Oktober 2008 Citilink dari Surabaya – Batam mengalami keterlambatan 1 jam 30 menit, ya tentu dari Batam ke Surabaya pun terlambat jadinya. Itulah suara dari seorang wanita yang mengaku bernama Inge.

Dua kali HP ku berdering dari no +62318549736, aku pun lupa kalau tanggal 20 Oktober 2008 kemarin memesan tiket Batam Surabaya dan Surabaya Batam untuk teman anakku.  Citilink, Jual Tiket Tanpa Deposit,

Your Booking: A03SHI

Agency Code: B2C
Booking Date: 20/10/08 atas nama Matniam.

Baguslah citilink sudah tambah kemajuan, memberitahukan kalau ada keterlambatan keberangkatan, alangkah lebih bagus lagi kalau hal itu pun disampaikan juga dalam bentuk sms, seperti Air Asia misalnya, disamping memang no telephon yang bisa dihubungi, dihubungi langsung.

Thai Air Asia, Sayang Penerbangan Batam - Kuala Lumpur di undur

Thai Air Asia Bandara Swarnabum Bangkok, merambah seluruh kota-kota di Asia Tenggara , Sayang Penerbangan Batam - Kuala Lumpur di undur

Kemarin aku mau pesan lagi tiket ke Surabaya, ternyata citilink lebih mahal dari Mandala untuk penerbangan tanggal 9 Nopember 2008 citilink mematok harga rp. 870.800,- sementara Mandala hanya rp. 782.100,-  Citilink itu tak menanggung bagasi, bagasi harus dibayar sendiri , sementara Mandala bagasi perpenumpang 20 kg.

Tak jadi naik citilink, padahal sering dan acap aku termasuk yang sering  memberitahukan kepada teman-teman bahwa citilink adalah penerbangan low cost ternyata,  tidak juga ya?.

Kalau hanya rp 100.000,- saja selisihnya dengan penerbangan lain, citilink sudah termasuk mahal karena itu tadi tak menanggung barang bawaan 20 kg x rp. 5.000,- saja kan sudah rp. 100.000,-

Eeee ini malah lebih mahal.  Bagaimana citilink?

Faith Freedom International VS ANSWERING FAITHFREEDOM


Aku baru nemuin 3 web nih, kalo ada yang tau lagi, tolong post kesini yah, biar kita serang rame2 hi3x Twisted Evil

1. https://imbalo.wordpress.com/
2. http://sosiologidakwah.blogspot.com/
3. http://harry.web.id/2008/06/16/breadtalk-halal-atau-haram/

setiap ada web baru, ntar aku masukin ke postku ini, biar gampang baca nya Very Happy _________________
Suusssyyaaahh yeee…. cari Muslim yang ga OOT ato ga kabur

Hampir tiap hari blog ini  yang menamakan (International – Forum Indonesia FFI yang dikelola oleh : Faithfreedom.org “mampir” ke blog ku   https://imbalo.wordpress.com/ sebagaimana di tulis nya diatas ” Aku baru nemuin 3 web nih, kalo ada yang tau lagi, tolong post kesini yah, biar kita serang rame2 hi3x Twisted Evil ” entah kenapa mereka mau menyerang aku rame-rame katanya blog ku adalah

Kumpulan web muslim phobia babi

Entah kenapa pula aku mau diserang rame-rame, dan kenapa musti rame-rame, sejak aku menulis tentang BREADTALK, gerai roti yang tak mau lagi memperpanjang pengurusan Sertifikat Halalnya itu, sejak itulah si FFI ini mencantumkan aku di urutan nomor satu dipostingannya adalah blog yang pertama blog muslim pobia babi yang akan di serang rame-rame.    Sertifikat Halal Menurut Breadtalk, Pongah Arogan Ujung-Ujungnya Duit

Pantes aku sering dikirimin komentar yang aneh-aneh, tapi tidak kumuat (moderasi) karena kata-katanya kasar seperti isi dalam tulisan FFI itu , apalagi yang menyangkut tentang nabi Muhammad saw. Topik nya itu ke itu juga.

“Wah enggak usah di layani pak Imbalo” kata Caraka  yang kebetulan datang dari Oslo mampir ke Batam.  Mereka enggak bakalan mau memuat tulisan balasannya mangkanya ada  ANSWERING FAITHFREEDOM Forum Index

Secara kebetulan Caraka yang lagi ambil Doktoral nya di Oslo sering baca dan masuk ke blogku, dan saat  lebaran 1429 H iyanya kemarin pulang ke Indonesia sengaja mampir ke Batam sebelum pulang ke Oslo.  Caraka ini lah salah satunya orang yang sering menjawab tudingan-tudingan tak berdasar dari FFI di Answering Faithfreeedom Forum Index, mengkounter tulisan dari Faith Freedom International, baik dalam bahasa Indonesia dan bahasa lainnya. Kelompok Caraka ini pula adalah mahasiswa yang lagi berada di luar negara,  Namanya bisa di lihat di Author.

Wah bertambah lagi jelajah ku di blog, padahal aku dulu buat blog maksudnya untuk menyalurkan tulisan 2 yang ada di benakku, dan kebetulan di Yayasan Lembaga Konsumen Muslim (YLKM) Batam salah seorang pengurusnya.

Tapi begitulah blog sekarang bisa macam-macam kegunaannya, bisa menghujat. Tapi celakanya yang suka menghujat itu tak berani mencantumkan alamat dan nama jelasnya. Kata si Caraka lagi ya orang nya itu ke itu saja.

Tapi mudah-mudahan mereka yang suka menghujat Nabi Muhammad saw dan menjelek-jelekkan Islam ini diberikan hidayah seperti  Mengapa Aku Memilih Islam – Berita Mualaf & Islam

Hati-hati FK disusupi anggota Faith Freedom

Rumah Hitam, Tarmizi dan Penggiat Seni


Ria Saptarika wakil walikota Batam di Rumah Hitam, tak sempat nak melihat Rido beraksi membacakan puisi nya.

Ria Saptarika wakil walikota Batam di Rumah Hitam, tak sempat nak melihat Ridho beraksi membacakan puisi nya. Padahal Ridho sangat-sangat nak di tengok Kak Ria berekspresi , Ria Saptarika juga adalah Ka Kwarcab Gerakan Pramuka Batam

Assalamualaikum, tanpa mengurangi rasa hormat kami mengundang Bapak Ibu Tuan dan Puan agar sudi kiranya menghadiri pembukaan Rumah Hitam Syawal arts festival hari ini jumat (24/10) jam 2 siang di komunitas seni Rumah Hitam. InsyaAllah dibuka wawako Batam.

SMS Tarmizi kepada ku, kuterima pagi tadi Jumat (24/10) sekitar pukul 09 .00 wibb.

Belum banyak yang datang sewaktu kami tiba di Sei Harapan di lokasi komunitas seni Rumah Hitam, dimana acara festival syawalan ini akan di langsungkan. Selepas dari Masjid Raya Batam langsung ke Sei Harapan, kami janjian makan siang di warung Komunitas Rumah Hitam, disana, biasanya ada ikan bakar lumayan rasanya.

Tarmizi, menyambut kami, rambutnya masih seperti yang dulu diekor kuda seragam hitam – hitam dengan celana komprang, ciri khasnya.

Duduk lesehan makan di tenda-tenda yang ada disekitaran panggung utama rumah hitam, selesa rasanya,  terihat rombongan ibu-ibu yang memakai seragam orange dengan kompang ditangannya sebagian mereka sedang mematut diri akan tampil perdana agaknya.Di pondok yang lain group rebana dari SD At Taoriq pun tak mau ketinggalan.

Ridho sedang melatih membaca puisi "Doa Rumah Hitam" saat sebelum pertandingan

Ridho sedang melatih membaca puisi

Seorang anak yang cukup besar postur tubuhnya, sedang berlatih membacakan puisi wajib “Doa Rumah Hitam”  Ridho, begitu namanya di panggil putra seorang dokter kandungan ini pernah mewakili Pramuka Batam ke London Inggris saat Jambore Internasional Pramuka disana.

Wawako datang, acara festival Syawalan yang baru pertama kali ini diadakan di Batam pun dibuka, Tarmizi terlihat sumringah, Tarmizi pria agak bertubuh sedang mengarah ke kecil ini kukenal akrab sejak dia menjadi wartawan harian LANTANG lokal di Batam, kini harian itu sudah almarhum,  tak ingat lagi persisnya, tetapi sejak April 2000 setelah dia  bermukim di pondok Rumah Hitam yang didirikannya,  pria agak nyentrik ini memposisikan diri menjadi seniman. “Aku ini seniman bang, lebih ke sastra dan teater” kata Tarmizi satu waktu kepadaku.

Aku pun tak tahu siapa saja seniman yang ada di Kota Batam, apakah orang seperti Tarmizi ini sudah dapat dikatakan seniman? , Lahan komunitas Rumah Hitam terletak persis di pinggir Jalan sebelah kanan arah ke Sekupang, simpang Gedung Beringin yang cukup terkenal di era 80 sampai tahun 90an dimasa jayanya Golkar dan Suharto.

Di lahan seluas 1 hektar itu lah berdiri pondok pondok yang serba hitam mendominasi, acap aku kesana, di warung Tarmizi ini ada makanan khas mandailing daun ubi tumbuk. Tarmizi cukup bangga dengan komunitas Rumah Hitam dan keseniannya, kemari pernah datang orang sekelas Sutardji Colzoum Bachri Presiden penyair Indonesia, Taufiq  Ismail, Nano Riantiarno, Hamsad Rangkuti, Ratna Riantiarno bertandang dan membacakan puisinya. Sari Madzid dan Budi Ros pun pernah datang ke komunitas Rumah Hitam.

Siapa saja seniman Batam? Tarmizi pun tak dapat menjawabnya, Hasan Haspahani, Ramon Damora, tersebut nama oleh nya, kedua nama itu adalah juga wartawan yang memang sering menulis puisi di Korannya, ada Samson Rambah Pasir, cerpenis yang acap membuat acara Kenduri Seni Melayu, tetapi belakangan ini sejak walikota Akhmad Dahlan KSM itu tak diadakan lagi. Kesemua mereka bukan lah jati anak Batam.

Murid SD Islam At Toriq sedang menunjukkan kebolehannya di Festival Syawal 1429 H

Murid SD Islam At Toriq sedang menunjukkan kebolehannya di Festival Syawal 1429 H

Wawako Ria Saptarika yang memberikan sambutan di pembukaan acara itu, memuji bang Tarmizi, terus bergiat di dalam berkeseniaan, ini bisa ajang menjadi tujuan kunjungan wisata katanya, Batam yang digadang tahun 2010 menjadi tujuan wisata manca negara,  mungkinkah nanti orang seperti Ridho, dan murid SD At Toriq itu yang jadi seniman Batam?

Ternyata Batam belum punya seniman?

%d blogger menyukai ini: