Saat Shalat Jumat di Pasar Pramuka Jakarta


Selesai dari Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) II Tahun 2006-2011 Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) di Jakarta sejak tanggal 24 s/d 26 Maret 2009 yang baru lalu di Hotel The Batavia, besok nya Jumat (27/3) kami baru pulang ke Batam.

Janjian dengan Ustaz Effendy Asmawi di Soekarno – Hatta pukul 14.00 wibb, Effendy mewakili BMPS Kepulauan Riau, sementara saya mewakili BMPS Kota Batam.

Pagi,  sebelum ke Bandara , mampir dulu di Pasar Pramuka, Pasar Jaya yang di kelola oleh Pemda DKI Jaya ini terletak di Jalan Pramuka, nama nya Pasar Pramuka tetapi bukan lah menjual alat – alat untuk keperluan Pramuka, dulu nya aku sebelum tahu terpikir di Pasar Pramuka itu menjual keperluan Pramuka, tetapi pasar 5 lantai itu menjual alat-alat kedokteran dan juga obat-obatan.

Puluhan Apotik Rakyat dan kios kios menjual alat-alat kedokteran ada disitu, tetapi hanya satu kios yang menyediakan alat alat untuk keperluan dokter gigi.   “Dulu Iwan Dental ada disini” jelas seorang pelayan kios Esa Denta yang menjual alat-alat kedokteran dan rumah sakit yang juga menjual alat – alat keperluan untuk dokter gigi.

Hari hampir menunjukkan pukul 12 tengah hari, suara alunan ayat suci Alquran terdengar dari Loadspeaker, bersahut sahutan, ditingkah suara pengumuman dari petugas Jumat.  Ternyata di lantai paling atas Pasar Pramuka itu ada Masjid, Al Furqan namanya.

Naik dengan tangga yang ber putar putar, di ruangan masjid telah banyak orang, hampir seluruh nya yang shalat di situ adalah karyawan yang bekerja dan berjualan di lantai satu dan lantai dua. Lantai tiga hanya diisi oleh kantor Pasar dan ada Klinik umum disitu termasuk klinik gigi.

Di masjid Al Furqon di Pasar Pramuka ini jamaah terutama anak muda hampir sama dengan di beberapa masjid lainnya mereka memaki celana Jeans dan berbaju kaos.  Baju Kaos yang dipakai bila rukuk dan sujud akan menyingkap ke atas sehingga punggung dan belahan pantat nya kelihatan.  (Suatu Hari Saat Shalat Jumat di Masjid Raya Batam)

Dua orang disebelah ku hanya tersenyum sembari menarik kaos yang tersingkap setelah kubisikkan bahwa punggung nya kelihatan. Dan dia pun tahu batas aurat seorang lelaki.

Suara Pengeras Suara yang bersahut -sahutan

Tak berapa lama duduk setelah shalat tahyatul masjid, muazin mengumandang kan azan, masjid – masjid diseputaran Pasar Pramuka pun juga mengumandangkan azan, khatib di masjid tempat kami shalat membaca khotbah nya , masjid-masjid di seputaran pasar itu pun sama.

Terdengar jelas apa yang di ucapkan oleh khatib dari beberapa masjid yang tak berapa jauh dari lokasi Pasar Pramuka, memang kalau kita melihat sekeliling dari atas pasar itu akan terlihat beberapa masjid yang juga melaksanakan shalat jumat,  seakan saling beradu kuat suara loadspeaker.

Baru-baru ini di Saudi Arabia Menteri Urusan Agama, Wakah dan Dakwah Arab Saudi, Saleh Al-Asheikh menginstruksikan para imam masjid untuk tidak terlalu keras memasang volume pengeras suara saat memimpin salat.

Instruksi ini disampaikan Al-Asheikh di sela-sela pertemuan jajaran pimpinan kementerian urusan agama untuk wilayah Riyadh. Menurut Al-Sheikh suara pengeras suara yang terlalu bising kadang membuat suara imam yang sedang melantunkan ayat-ayat suci al-Quran tidak terdengar jelas. “Ini membuat para jamaah di dalam dan di luar masjid tidak bisa mendengar bacaan al-Quran dengan jelas,” kata Al-Asheikh.

Di Saudi, banyak masjid yang jaraknya hanya terpisah beberapa blok saja, sehingga penggunaan pengeras suara saat ceramah atau salat menimbulkan suara bising sehingga para jamaah terkadang justeru tidak nyaman menyimak ceramah dan bacaan salat.

“Pengeras suara boleh keras saat adzan, tapi saat salat sebaiknya imam mengecilkan volumenya. Bahkan ada beberapa ulama yang mengatakan bahwa pengeras suara sebaiknya dimatikan saja saat imam memimpin salat,” ujar Al-Sheikh.

Ia juga mengingatkan hadist Rasulullah Muhammad Saw yang mengatakan bahwa ketika salat, kita sedang melakukan komunikasi rahasia dengan Allah dan sebaiknya suara dipelankan saat membaca bacaan salat.

Menurut Al-Asheikh, para imam masjid harus lebih memperhatikan kedispilinan dan ketertiban di dalam masjid. Meski saat ini kondisinya sudah lebih baik dari beberapa tahun yang lalu. “Karena para imam dan khatib sudah lebih sadar akan kewajiban dan peran mereka,” ujarnya.

Untuk itu, kementerian yang dipimpinnya selalu meningkatkan performa para imam dan khatib di masjid-masjid Saudi dengan memberikan berbagai program pelatihan. Kementeriannya, kata Al-Sheikh, juga akan memperbaiki perjanjian untuk menjadi imam dan khatib sehingga mereka tahu apa yang boleh dan tidak boleh mereka lakukan.

“Perjanjian itu menjelaskan bagaimana sikap saat memimpin salat dan saat mereka berada di masjid. Sehingga mereka tidak seenaknya melakukan aktivitas seenaknya di dalam masjid. Perjanjian itu berlaku di semua cabang kementerian dan untuk seluruh imam dan da’i. Mereka harus menandatangani perjanjian itu setelah penunjukkan,” jelas Al-Sheikh.

Di Batam pun banyak masjid-masjid saat selesai shalat sering Imam nya membaca doa cukup kuat melalui pengeras suara, padahal banyak jamaah yang saat itu masbuk dan sedang shalat lainnya. (Suatu Ketika Saat Shalat Magrib di Masjid Istiqlal Jakarta)

Iklan

Hukum Menolak Fatwa MUI


Adalah Zulkarnaen Umar mengundang untuk datang membahas soal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), terutama yang menyangkut masaalah Golput dalam pemilu 2009, Haji Zulkarnaen Umar S.Ag. MH pengurus MUI Batam yang juga Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) Badan Kontak Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) kota Batam, berkepentingan untuk mensosialisasikan keputusan Fatwa MUI bulan Januari 2009 lalu di Padang Sumatera Barat.

Tidak kurang 700 orang ulama bermufakat dan hasil mufakat itulah di tuang kan dalam fatwa. Mengharapkan agar Fatwa itu di turuti khusus nya bagi umat Islam.

Enggak tahu apa yang salah dan sebabnya  dengan Fatwa MUI itu sehingga seorang Rudi Sembiring menulis dan mencantumkan di dalam dinding facebook nya sbb :

Rudi Sembiring Meliala

is the 319th person to join the cause Tegakkan Hukum, Bukan Fatwa (MUI). Join them: http://apps.facebook.com/causes/217416/54573633?m=2c16bad3.melalui Causes

Warga negara yang baik harus patuh pada hukum bukan pada fatwa MUI. Mari kita tegakkan hukum, jangan dengar lagi fatwa-fatwa yg bukan menjadi kewajiban kita.

Perlu rasanya untuk meluruskan soal Fatwa MUI tersebut dan hal itu kami kutip dari eramuslim.com sebagaimana tercantum dibawah ini.

Senin, 09/02/2009 15:03 WIB

Assalamu’alaikum Ustadz….Langsung saja pada pertanyaan

Bagaimanakah hukumnya jika kita tidak mengikuti atau menjalankan fatwa dari ulama tentang sesuatu hal seperti fatwa dari MUI tentang haram hukumnya jika kita GOLPUT. Mohon penjelasannya, terima kasih.

Wassalam…

IZ

Jawaban

Waalaikumussalam Wr Wb

Kedudukan Fatwa

Pada bulan lalu tidak kurang 700 ulama negeri ini yang tergabung didalam Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah berkumpul di Sumatera Barat dan diantara keputusannya adalah terkait dengan masalah golput didalam Pemilu.

Fatwa atau ifta’ adalah penjelasan tentang hukum syar’i dari suatu permasalahan umat yang merupakan suatu jawaban dari pertanyaan yang diajukan. Sedangkan orang yang melakukan tugas ini disebut dengan mufti. Ia adalah seorang yang mengetahui tentang hukum-hukum syari’ah, berbagai persoalan, kejadian dan telah dianugerahi dengan ilmu serta memiliki kemampuan untuk mengambil dari dalil-dalil hukum syar’i.

Tugas ini begitu besar nilainya di sisi Allah swt sehingga seorang mufti dianggap sebagai wakil Allah didalam memberikan penjelasan tentang hukum-hukum yang terdapat di dalam Al Qur’an maupun Sunnah. Untuk itu Ibnul Qoyyim menyebutkan bahwa seorang mufti adalah ‘petugas resmi’ Allah terhadap apa yang difatwakannya. Firman Allah swt :

يَسْتَفْتُونَكَ قُلِ اللّهُ يُفْتِيكُمْ فِي الْكَلاَلَةِ

Artinya : “mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah: “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah.” (QS. An Nisaa : 176)

Orang yang pertama bertugas memberikan penjelasan tentang hukum-hukum Allah swt kepada umat adalah Rasulullah saw, kemudian para sahabat, tabi’in, tabi’i tabi’in hingga para ulama sampai dengan hari ini.

Pemberian fatwa ini, selain dilakukan oleh perorangan (alim) ia juga bisa dilakukan oleh sekelompok orang (ulama) atau suatu lembaga fatwa di suatu tempat atau negeri tertentu, seperti MUI di Indonesia.

Adapun terkait fatwa yang telah diambil seorang mufti atau lembaga fatwa maka pada dasarnya ia tidak mengikat kecuali terhadap :
1. Orang yang bertanya kepada mufti’.

Syeikh Jadul Haq Ali Jadil Haq, Mufti di Negara Mesir pada tahun 80-an mengatakan bahwa sesungguhnya fatwa hanyalah sebatas penjelasan hukum syar’i terhadap realita yang ditanyakan. Karena itu fatwa tidaklah memiliki kekuatan mengikat namun demikian ia memiliki kekuatan mengikat terhadap orang yang meminta fatwa dari beberapa sisi :

a. Komitmen orang yang meminta fatwa untuk beramal takwa.
b. Upaya penerapan hukum yang telah disingkap melalui fatwa.
c. Apabila hatinya merasa nyaman dengan kebenaran fatwa dan mempercayainya maka ia terikat dengan fatwa tersebut.
d. Apabila upayanya memiliki keterbatasan terhadap permasalahan yang terjadi sementara ia tidak mendapati mufti selainnya maka ia harus mengambil fatwa tersebut. Adapun apabila dia mendapatkan mufti lainnya yang sependapat dengan fatwa pertama maka ia terikat olehnya. Apabila berbeda diantara keduanya dan tampak kebenaran pada salah satunya maka ia harus mengamalkan fatwa yang tampak kebenarannya itu.

2. Seorang mujtahid yang melihat fatwa tersebut dengan menggunakan dalil-dalil syar’i dan melihat bahwa fatwa tersebut benar.

3. Orang-orang yang taqlid (tidak memiliki kapasitas ilmu terhadap permasalahan itu) dan meyakini kebenaran fatwa tersebut.

Ibnul Qoyyim mengatakan bahwa sesungguhnya fatwa mufti bersifat syari’at lagi umum berkaitan dengan orang yang bertanya ataupun selainnya. Adapun seorang hakim maka hukumnya bersifat parsial lagi khusus tidak menyangkut orang yang tidak dihukum. Seorang mufti memberikan fatwa dalam hal hukum yang umum lagi menyeluruh, yaitu siapapun orang yang melakukan hal itu maka ia termasuk didalamnya dan siapa pun yang mengatakan hal itu maka ia terikat dengan fatwa itu. Sedangkan hakim memutuskan suatu keputusan tertentu terhadap orang tertentu dan keputusannya itu bersifat khusus lagi mengikat. Dan fatwa seorang alim bersifat umum dan tidak mengikat. Keduanya mendapatkan pahala yang besar namun dengan resiko yang besar pula. (I’lamul Muwaqqi’in juz I hal 46)

Seputar Fatwa MUI tentang Golput

Diantara point-point dari Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang tidak menggunakan hak pilih didalam Pemilihan Umum :

Salah satu dari dua rekomendasinya :

“Umat Islam dianjurkan untuk memilih pemimpin dan wakil-wakilnya yang mengemban tugas amar ma’ruf nahi munkar.”

Butir-butir yang menjadi landasan rekomendasi tersebut :

butir ke-4 : Memilih pemimpin yang beriman dan bertakwa, jujur (shidiq), terpercaya (amanah), aktif dan aspiratif (tabligh), mempunyai kemampuan (fathonah), dan memperjuangkan kepentingan umat islam hukumnya adalah wajib.

butir ke-5 : Memilih pemimpin yang tidak memenuhi syarat-syarat sebagaimana disebutkan dalam butir 1 (satu) atau tidak memilih sama sekali padahal ada calon yang memenuhi syarat hukumnya adalah haram.

butir ke-1 : Pemilihan Umum dalam pandangan islam adalah upaya untuk memilih pemimpin atau wakil yang memenuhi syarat-syarat ideal bagi terwujudnya cita-cita bersama sesuai dengan aspirasi umat dan kepentingan bangsa.

Dan jika kita perhatikan dari point-point diatas tampak MUI begitu bijaksana dan sangat berhati-hati. Hal itu terlihat dari adanya tiga hukum yang terkait dengan penggunaan hak pilih didalam pemilihan umum :

1. Dianjurkan (mandub atau sunnah) yang ada didalam rekomendasi.
2. Wajib yang ada didalam butir ke-4.
3. Haram namun dengan persyaratan yaitu, haram golput selama ada calon yang memenuhi syarat, pada butir ke-5.

Didalam butir ke-5 tidak ada penjelasan rinci tentang kata-kata ‘memenuhi syarat’, apakah yang dimaksud syarat-syarat yang disebutkan didalam butir ke-1 atau butir ke-4 atau kedua-duanya.

Isi butir ke-5 “….. atau tidak memilih sama sekali padahal ada calon yang memenuhi syarat hukumnya adalah haram.” dan jika menggunakan pemahaman berbalik maka bisa diartikan dengan “…. atau tidak memilih sama sekali (golput) ketika tidak ada calon yang memenuhi syarat hukumnya adalah tidak haram”

Kemudian didalam Rekomendasinya MUI menganjurkan umat islam untuk memilih pemimpin dan wakil-wakilnya yang mengemban tugas amar ma’ruf nahi munkar. Kata-kata ‘menganjurkan’ berbeda dengan ‘mewajibkan’ begitu pula didalam konsekuensi hukumnya. Artinya seorang muslim yang melakukan perintah tersebut akan mendapatkan pujian dan pahala dari Allah swt dan jika ia tidak melakukannya maka ia tidaklah tercela dan tidak juga mendapatkan dosa dari-Nya.

Dari butir ke-5 dan rekomendasi tersebut tampak tidak ada pengharaman GOLPUT oleh MUI secara mutlak namun demikian MUI menganjurkan agar umat islam memilih orang-orang yang mengemban amar ma’ruf nahi munkar.

Kemudian ukuran apakah seorang calon pemimpin atau wakil rakyat memenuhi syarat-syarat diatas atau tidak, siap mengemban tugas amar ma’ruf nahi munkar atau tidak akan berpulang kepada pengetahuan dan pemahaman setiap pemilih yang memungkinkan terjadinya perbedaan diantara mereka. Bisa saja seorang pemilih melihat seorang calon pemimpin atau wakil rakyat telah memenuhi syarat namun tidak menurut yang lainnya. Bisa saja seorang pemilih melihat seorang calon dapat mengemban tugas amar ma’ruf nahi munkar namun tidak menurut yang lainnya.

Dengan demikian—wallahu a’lam—pada akhirnya putusan akan dikembalikan kepada ijtihad (upaya sungguh-sungguh) setiap pemilih muslim dalam melihat semua calon pemimpin maupun wakil-wakilnya dan hendaknya dia menghindari adanya faktor-faktor emosional didalam ijtihadnya itu, seperti : semata-mata hanya karena satu etnis, daerah, profesi, kelompok, organisasai atau balas jasa yang dapat merusak obyektifitas dalam memberikan penilaian. Dan keputusan apa pun yang dihasilkan seorang pemilih dari upayanya itu maka ia tidak akan keluar dari apa yang difatwakan MUI.

Selama upaya tersebut diniatkan semata-mata beribadah kepada Allah dan untuk kebaikan islam dan kaum muslimin maka akan mendapatkan pahala dari Allah swt.

Wallahu A’lam

LDII dan Hazarullah Aswad di Pengadilan


Membaca eramuslim.com hari ini tanggal 15 Maret 2009  jadi teringat dengan kasus Hazarullah Aswad,  Hazarullah Aswad, Ketua Forum Komunikasi Mushala dan Masjid (FKMM) Kota Tanjungpinang,  didudukkan sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Tanjungpinang. Dia dianggap telah menghina dan mencemarkan nama baik Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII).

Sms yg di kirimkan nya anatara lain berbunyi sbb :

“Insya Allah, hari ini Rabu 25 Februari 09 pukul 10.00 wib kita Jihad lagi di PN dengan agenda Pembelaan, mari  kita mengambil bagian. Demi Allah, membela Islam apapun wajib kita korban. Semoga dengan asab ini Allah mengumpulkan kita dengan Rosulullah di surga nantinya. Amin”

Sebelum nya hari kamis tanggal 22 Januari 2009  Hazarullah Aswad pun mengirimkan sms yang berbunyi “Mohon kehadirannya, Insaya Allah 22 Januari 2009 (hari ini) pukul 09.30 WIB kelanjutan sidang melawan LDII dengan agenda mendengarkan saksi ahli Bapak Prof. Yusuf Asri M.Si dari Jakarta (Bid.Litbang Depag Pusat). Mari kita ambil bagian dalam jihad ini, Ya Allah muliakan hidup kami dengan syahid di jalan Mu . Amin. (Mohon disebarkan) .

Penghinaan menurut LDII Kota Tanjungpinang itu disampaikan dalam acara interaktif di RRI Kota Tanjungpinang pada 3 November 2007 lalu. Dalam interaktif yang disiarkan secara langsung tersebut, Hazarullah mengatakan bahwa LDII adalah aliran sesat.

Menurut Hazarullah, pernyataannya yang dia lontarkan dalam acara interaktif itu sama sekali tidak dimaksudkan untuk menghina atau mencemarkan nama baik LDII, sesuai dengan pasal yang didakwakan kepadanya, yakni pasal 156 dan 130 KUHP.

“Saya sama sekali tidak bermaksud menhina atau mencemarkan nama baik LDDI. Saya hanya menyerukan agar LDII kembali ke jalan yang benar,” katanya. Disampaikannya juga, dasar dari pendapatnya LDII adalah sesat didasari atas enam referensi yang dia baca. Salah satunya adalah dari internet yang dia baca. “Seharusnya, internet juga mereka (LDII Kota Tanjungpinang) laporkan,” ujar Hazarullah.  Sebelum dirinya dilaporkan ke Polresta Tanjungpinang dalam perkara tersebut, Hazarullah mengaku telah berulang kali mengajak LDII Tanjungpinang, untuk berdialog secara terbuka membahas masalah tersebut.  “Tapi mereka tidak mau,” ujarnya lagi.

Betul Hazarullah Aswad, kami kutip tulisan dari eramuslim.com

Ingin tahu tentang LDII

Minggu, 15/03/2009 06:12 WIB

Assalamu’alaykum warohmatulloohi wabarokatuh

saya ingin mengetahui lebih jauh soal LDII, krn saya pernah mendengar cerita dari teman saya yg pernah sholat di mesjidnya LDII, namun ada seseorang yg langsung membersihkan (mengepel) tempat yg baru saja diinjak teman saya tersebut, dan hanya tempat yg diinjak teman saya itu saja g dibersihkan.  Mohon penjelasannya krn saya sangat2 awam, apakah LDII ini sesuai dg Al-Qur’an dan Sunnah Rosululloh SAW?

terima kasih atas penjelasannya,

wassalamu’alaykum wr. wb.

bewe

Jawaban

Wa’alaykumusalam warahmatullah wabarakatuh,

Persoalan LDII atau Islam Jama’ah merupakan persoalan klasik di dalam bangsa ini yang seakan tidak pernah selesai. Salah satunya, karena LDII atau Islam Jama’ah ini walau sudah difatwakan sesat oleh MUI dan Kejaksaan Agung RI, mereka menginduk dan mendapat perlindungan dari partai terbesar di zaman rezim Suharto. Partai ini sekarang masih eksis. Banyak kalangan berpandangan, selama partai ini belum dibubarkan maka LDII atau Islam Jama’ah masih akan tetap ada.

LDDI dulunya bernama Gerakan Islam Jamaah (IJ), Lemkari, Darul Hadits, dan sebagainya. Perubahan-perubahan nama ini dilakukan dalam rangka “taqiyyah” alias upaya penyelamatan diri dari pihak=pihak di luar jamaah yang dianggap bisa membahayakan posisi mereka.

Sampai sekarang, LDII atau apa pun namanya, masih digolongkan ke dalam kelompok sesat, sama seperti Ahmadiyah. Kesesatan LDII ini difatwakan oleh MUI dan juga Kejaksaan Agung RI, seperti di bawah ini:

  • Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat: Bahwa ajaran Islam Jamaah, Darul Hadits (atau apapun nama yang dipakainya) adalah ajaran yang sangat bertentangan dengan ajaran Islam yang sebenarnya dan penyiarannya itu adalah memancing-mancing timbulnya keresahan yang akan mengganggu kestabilan negara. (Jakarta, 06 Rabiul Awwal 1415H/ 13 Agustus 1994M, Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia, Ketua Umum: K.H. Hasan Basri, Sekretaris Umum: H.S. Prodjokusumo).
  • Fatwa Majelis Ulama DKI Jakarta: Bahwa ajaran Islam Jamaah, Darul Hadits (atau apapun nama yang dipakainya) adalah ajaran yang sangat bertentangan dengan ajaran Islam yang sebenarnya dan penyiarannya itu adalah memancing-mancing timbulnya keresahan yang akan mengganggu kestabilan negara. (Jakarta, 20 Agustus 1979, Dewan Pimpinan Majelis Ulama DKI Jakarta, K.H. Abdullah Syafi¡’ie ketua umum, H. Gazali Syahlan sekretaris umum).
  • Pelarangan Islam Jamaah dengan nama apapun dari Jaksa Agung tahun 1971: Surat Keputusan Jaksa Agung RI No: Kep-089/D.A./10/1971 tentang: Pelarangan terhadap Aliran- Aliran Darul Hadits, Djama¡’yah jang bersifat/beradjaran serupa. Menetapkan: Pertama: Melarang aliran Darul Hadits, Djama¡’yah Qur’an Hadits, Islam Djama¡’yah, Jajasan Pendidikan Islam Djama¡’yah (JPID), Jajasan Pondok Pesantren Nasional (JAPPENAS), dan aliran-aliran lainnya yang mempunyai sifat dan mempunjai adjaran jang serupa itu di seluruh wilajah Indonesia. Kedua: Melarang semua adjaran aliran-aliran tersebut pada bab pertama dalam keputusan ini jang bertentangan dengan/ menodai adjaran-adjaran Agama. Ketiga: Surat Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Ditetapkan: Djakarta pada tanggal: 29 Oktober 1971, Djaksa Agung R.I. tjap. Ttd (Soegih Arto).
  • Teks pidato Staf Ahli Menhan Bidang Ideologi dan Agama, Mayjend TNI Ir. Soetomo, SA (Jakarta, 12 Februari 2000): “Beberapa contoh aliran sempalan Islam yang bisa membahayakan aqidah Islamiyah, yang telah dilarang seperti: Lemkari, LDII, Darul Hadis, Islam Jama¡’yah.”
  • Ketua Komisi fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) KH Ma’ruf Amin menyatakan, Fatwa MUI: LDII sesat. Dalam wawancara dengan Majalah Sabili, KH Ma’ruf Amin menegaskan: Kita sudah mengeluarkan fatwa terbaru pada acara Munas MUI (Juli 2005) yang menyebutkan secara jelas bahwa LDII sesat. Maksudnya, LDII dianggap sebagai penjelamaan dari Islam Jamaah. Itu jelas!” (Sabili, No 21 Th XIII, 4 Mei 2006).

Bukti-bukti kesesatan LDII atau Islam Ja’maah ini sudah sangat banyak dan sangat faktuil. Kalau kita bertanya pada “Mr. Google” saja, akan kita dapatkan bukti-bukti yang banyak di antaranya berasal dari kalangan mereka sendiri. Bahkan “Putera Mahkota” dari Imam LDI, Madigol Nurhasan, yang bernama Bambang Irawan telah lama insyaf dan kembali ke jalan yang benar dan sekarang berbalik menjadi “juru bicara utama” soal kesesatan jamaah ini.

Buku-buku LPPI tentang bahayanya jamaah in pun sudah banyak ditulis. Di antaranya “Bahaya Islam Jama’ah, Lemkari, LDII (1999); Akar Kesesatan LDII dan Penipuan Triliunan Rupiah (2004), dan sebagainya.

Bagaimana kita tahu jika seseorang itu anggota LDII atau bukan? Mudah. Salah satunya dia mengaku Islam dan isterinya mengenakan jilbab tapi tidak mau sholat berjamaah di masjid umum apalagi diimami oleh orang di luar jamaahnya (LDII). Atau lihat saja di sejumlah kendaraan, jika ada stiker dengan angka 354 maka itu pasti orang LDII, karena simbol angka 354 merupakan simbol dari baiatnya.

Pada tanggal 23 Januari 2009 lalu, Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla bertandang ke sarang LDII di Kedri, Jawa Timur, untuk meresmikan masjid LDII dan menara pondok Pesantren LDII Burengan, Kediri. Menara ponpes yang disebut dengan julukan menara agung itu, tingginya mencapai 100  meter dengan kubah berlapis emas murni seberat 90 kilogram. Ketika itu, Jusuf Kalla tidak hanya memberikan pembekalan kepada para santri ponpes LDII Burengan dan meresmikan menara agung, tetapi juga meminta dukungan LDII dalam pemilu legislatif dan pilpres  2009. Jusuf Kalla mengatakan, “Di LDII ini serasa rumah sendiri, untuk itu saya sebagai Ketua Umum Golkar dan Wapres meminta dukungan bapak-bapak pimpinan pondok pesantren Burengan dan pengurus DPP LDII dalam pemilu dan pilpres  mendatang…” Pernyataan Kalla itu direspon oleh Kyai Haji Kasmudi (Dewan Penasehat DPP LDII), dengan memanjatkan doa agar Wapres dapat perlindungan Allah dan maju dalam pemilu legislatif dan pilpres. Selama ini LDII memang dikenal amat dekat dengan Golkar.

Nah, menjelang Pemilu dan Pilpres 2009, terkait kedekatan LDII dengan Partai Golkar, ada fenomena menarik dan bisa dijadikan tolok ukur. Bagi seorang pejuang Islam, seharusnya dia tidak bersekutu dengan kesesatan atau bersekutu dengan kelompok yang mendukung kesesatan selama puluhan tahun. Bagaimana realitasnya? Nanti kita tunggu bersama-sama. Wallahu’alam bishawab.

Wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh .


Yahudi : Mossad Terlibat Dalam Serangan 11 September 2001


Tulisan ini di kutip dari swaramuslim.com
Mossad Terlibat Dalam Serangan 11 September 2001
Katagori : Untold Story / the X files
Oleh : Redaksi 10 Mar 2009 – 2:30 am


loose change + fables enemies

imageSebuah artikel yang dimuat di mingguan American Free Press mengungkap keterlibatan agen intelijen Israel, Mossad dalam peristiwa serangan 11 September 2001 di AS. Yang mengejutkan, ketelibatan Mossad dalam serangan Black September itu lewat sepupu salah satu tersangka pelaku serangan 11 September.

Artikel itu menyebutkan bahwa Ziad al-Jarrah, salah seorang tersangka pelaku serangan 11 September punya sepupu bernama Ali al-Jarrah yang sudah lama bekerja sebagai agen Mossad. Fakta ini membuktikan bahwa Mossad berperang dalam serangan terorisme tersebut. Sebelum mingguan American Free Press, sejumlah media massa AS sudah banyak yang mengungkap dugaan keterlibatan Israel dalam serangan teroris 11 September.

Surat kabar New York Times misalnya, sudah menurunkan laporan tentang Ali al-Jarrah yang berkebangsaan Libanon.

Menurut New York Times, al-Jarrah sudah bekerja sebagai mata-mata Israel selama lebih dari 20 tahun. Dan al-Jarrah sendiri kabarnya pernah mengakui bahwa ia pernah melakukan kegiatan mata-mata terhadap kelompok-kelompok pejuang di Palestina dan kelompok Hizbullah di Libanon, sejak tahun 1983.

New York Times juga menulis bahwa keluarga al-Jarrah dikenal dengan keterlibatan mereka dalam aksi-aksi kekerasan. Salah satunya adalah Ziad al-Jarrah yang oleh AS dituduh sebagai salah satu dari 19 orang yang membajak pesawat komersial AS dan melakukan serangan 11 September 2001.

Masih menurut New York Times, keterlibatan Israel dalam serangan teroris tersebut bisa dilacak kembali dari informasi tentang lima orang Israel yang ‘tertangkap basah’ menunjukkan kegembirannya dengan berjingkrak-jingkrak dan saling menepukkan telapak tangan ketika pesawat dengan nomor penerbangan 11 dan 175 menghujam gedung World Trade Center di New York. Karena kelakuanya itu, aparat keamanan dikabarkan menangkap kelima orang Israel tersebut, tapi mereka dibebaskan secara diam-diam setelah 71 hari di penjara. Kelima orang Israel itu diduga sebagai agen Mossad.

Sementara itu, mingguan Forward dalam laporannya mengutip pernyataan dua agen CIA yang mengungkapkan bahwa setidaknya dua orang Israel yang ditangkap itu kemudian diketahui sebagai tim mata-mata Mossad. “Tidak ada pertanyaan, tapi perintah untuk menutup penyelidikan atas kasus mereka datang dari Gedung Putih,” kata agen CIA itu pada mingguan Forward.

Disebutkan pula bahwa setelah ada perintah dari Gedung Putih untuk menutup kasus tersebut, markas besar CIA langsung membuat keputusan untuk menutupi kasus ini agar tidak bocor sehingga tidak ada alasan untuk mengait-kaitkan Israel dalam serangan 11 September yang menelan korban jiwa sebanyak 2.970 orang.

Dugaan bahwa Mossad terlibat dalam serangan 11 September 2001 di AS juga pernah dilontarkan oleh mantan perdana menteri Italia, Francesco Cossiga. Menurutnya, serangan teroris 11 September adalah hasil konspirasi antara CIA-Mossad.

“Semua agen intelejen di AS dan Eropa … tahu pasti bahwa serangan mematikan itu dirancang oleh CIA dan Mossad. Kedua lembaga intelejen itu juga membentuk opini sedemikian rupa sehingga negara-negara Arab yang menanggung tuduhan serangan teroris tersebut. CIA dan Mossad ingin mendorong kekuatan-kekuatan Barat untuk ikut serta dalam perangnya di Irak dan Afghanistan,” kata Cossiga.

Keterlibatan Israel dalam serangan keji itu makin santer setelah muncul informasi bahwa ketika serangan terjadi, seluruh orang Yahudi yang bekerja di gedung World Trade Center sudah diberitahu untuk tidak pergi kerja pada hari itu. Informasi ini diperkuat oleh laporan yang bocor ke publik, berisi laporan bahwa dua orang pegawai perusahaan Odigo-perusahaan telekomunikasi milik Israel-menerima sms peringatan akan adanya serangan beberapa jam sebelum tragedi serangan ke gedung World Trade Center. Perusahaan Odigo pula yang mengirimkan sms berisi himbauan agar orang-orang Yahudi tidak usah pergi kerja pada tanggal 11 September 2001dan lebih baik berdiam diri di rumah. Kantor Pusat Odigo sendiri, terletak hanya dua blok dari gedung World Trade Center. (ln/prtv/eramuslim)

WATCH 2 GOOD MOVIES ABOUT 911 & FALSE WAR ON TERRORISM


1) LOOSE CHANGE – 2) FABLE MOVIES

Kucing Kecebur Kolam Di Kantor Walikota Batam


kolam ini tidak berisi seekor ikan pun, entah apa penyebab si kucing melompat, mungkin mengejar tikus.

kolam ini tidak berisi seekor ikan pun, entah apa penyebab si kucing melompat, mungkin mengejar tikus. Karena pinggiran kolam rata dengan tanah dan tak ada pagarnya ya begitu jadinya..... gimana kalau anak balita yg kecemplung.....

Kucing ku sayang kucing ku malang, sabtu kemarin (7/3) seekor kucing nyemplung ke kolam, kasihan si kucing enggak tahu apa sebabnya dia bisa nyemplung ke dalam kolam yang persis berada di depan samping kanan pintu yang menghadap lapangan Engku Putri Kantor Walikota Batam.

Kolam berdiameter sekitar 3 meter itu berisi air hanya separuh dari kedalaman kurang lebih 1,5 meter, sekeliling kolam ada tanaman perdu setinggi setengah meter, persis di tengah kolam ada pipa  pancuran air setinggi permukaan kolam tetapi pancuran itu tak mengeluarkan air, karena bentuk pancuran air itu seperti payung,  kucing, pasti  tak bisa memanjat atau melompatinya kalau kecemplung.

berenang kian kemari mencari pertolongan

berenang kian kemari mencari pertolongan

Si Kucing terus berenang kesana kemari mengitari kolam dan berusaha menjangkau pinggiran kolam tapi tak mampu, dia terus mengeong agak nya meminta pertolongan, hari menjelang magrib, tak jauh dari kolam itu dekat tiang beranda pintu bersandar duduk  seorang pemuda yang sedang asyik dengan laptop nya.

Lapangan Engku Putri di lengkapi dengan Hot Spot, meskipun azan magrib si pemuda itu tak peduli, terus saja matanya tertuju ke lap top tapi mungkin saja dia bukan seorang muslim, dan dia pun tak terganggu dengan meongan sang kucing yang sudah mulai kedinginan terendam di dalam air kolam.

dscf1568

Ngeong….. Ngeong teriak si kucing lagi, sekarang si kucing sedang berdiri di ujung pipa pancuran dari pipa diameter 3/4 ” yang dibawahnya di sanggah dengan semen, dari situ si kucing berusaha melompat , tapi gagal.

Kasihan si kucing, di dekati malah dia lari berenang menghindar, mau masuk kedalam kolam pasti celana basah dan agak susah juga nantinya naik keatas. Tetapi akhirnya si kucing dapat juga terjangkau tangan, takut juga kalau-kalau si kucing mencakar. Lumayan besar kucing jantan yang kecebur kolam itu,  apa jadinya di petang hari kucing kecebur lapangan Engku Putri, hari  sudah sepi, tak ada yang peduli.

meong ..........meong............ meong tolong lah aku, hemmmm mengapa kolam ini tak berpinggir ya?

meong ..........meong............ meong tolong lah aku, hemmmm mengapa kolam ini tak berpagar ya?, mana air nya sedikit lagi....

Lagian agak aneh kolam di depan kantor walikota Batam itu, pinggir nya rata dengan tanah,  tidak ada pagar atau penghalang,  kucing saja bisa jatuh terperosok. Untung ada kami kalau tidak mati lah dia.

Shalat Magrib di Kantor Walikota Batam


Hari Sabtu tanggal 7 Maret 2009, karena ngurusin persiapan untuk manasik haji antar siswa sampai magrib kami masih dilapangan Engku Putri, karena besok pagi Ahad (8/3) akan dilaksanakan acara festival manasik haji siswa se Provinsi Kepri.

Dari masjid raya Batam center terdengar suara azan, “Dilanti IV ada mushalla pak” ujar salah seorang anggota Satpol Pamong Praja (PP) yang sedang bertugas shift petang di kantor walikota itu, mungkin dia melihat aku belum beranjak masih “terduduk” di tangga pintu yang menghadap ke lapangan Engku Putri.

“Iya , agak penat nak jalan kesana” jawab ku , meskipun jarak antara kantor walikota dengan Masjid Raya tak lah begitu jauh. Seraya mengajak Saharuddin untuk shalat bersama.

Ada tiga orang petang itu satpol PP yang berjaga seorang berasal dari Pulau Moro (bukan Filiphina) dan seorang dari Anambas, serta seorang lagi yang menberitahukan kalau di lantai IV ada mushalla tadi adalah kelahiran Sambau Nongsa.

Sampai tempat asal dan kelahiran mereka aku tahu karena ke tiga-tiga mereka ku ajak “berbual” sebelumnya, maklum barang-barang untuk keperluan manasik besok hari di titipkan di lantai I.

Bergegas sendirian ke lantai IV karena satpol PP yang mengaku orang Sambau Nongsa tadi tak mau ikut saat ku ajak karena  “berhalangan” shalat padahal dia lelaki.

Sampai di lantai IV setelah pintu lift belok ke kiri terlihat tulisan mushalla, di depan mushalla, ku pakai sendal yang memang banyak tersedia, menuju tempat wuduk di depan ruang Dharma Wanita sebelah kiri ada dua ruang yang satu tertulis untuk wanita dan satu nya lagi laki-laki. Disitu lah aku wuduk di wastafel yang ada membelakangi urinoir , disamping kanan ada dua kamar mandi/WC, terlihat bersih karena memang mungkin belum terpakai atau baru dibersihkan, atau kebetulan hari ini adalah hari sabtu.

Di dalam kamar mandi/wc ada ember plastik ukuran sedang warna merah yang berisi air penuh, dan ada gayung plastik juga berwarna merah, saat aku buang air kecil air di dalam ember itu aku ciduk untuk istinjak terlihat air di gayung berwarna coklat, mungkin pikir ku cahaya lampu agak redup atau pengaruh dari gayung yang berwarna merah sehingga air nya pun jadi terlihat berwarna kecoklat coklatan.

Ku buka kran yang ada di samping kanan, air mengalir cukup deras, kutampung di dalam gayung tadi yang air nya  terlihat kotor dan air nya telah ku buang, ternyata air yang keluar dari kran itu tak kalah keruh nya, bukan keruh lagi tetapi berwarna karat dan aroma karat yang menyengat. Cukup lama ku  biarkan air itu terbuang sampai warna air itu agak jernih, sekali lagi agak jernih,  bukan jernih itu lah yang kupakai untuk istinjak.

Meskipun ada mushalla tetapi karena bukan dipersiapkan sebelumnya untuk mushalla jadi tidak ada tempat khusus untuk berwuduk,  orang -orang berwuduk termasuk aku ya di wastafel, cuci kaki pun ya di wastafel.

wastafel ini digunakan untuk tempat ber wuduk..... kaki pun di cuci di situ, karena mushalla yang ada bukan dipersiapkan terlebih dahulu.

wastafel ini digunakan untuk tempat ber wuduk..... kaki pun di cuci di situ, karena mushalla yang ada bukan dipersiapkan terlebih dahulu.

Wastafel berwarna putih itu persis di bawah cucuran kran nya terlihat  noda berwarna karat, air yang mengalir dari kran wastafel itu pun tak kalah keruhnya dan berbau karat yang cukup tajam sama seperti kran yang ada di kamar mandi, sampai selesai akau berwuduk air yang kupakai belum lagi jernih.

Di dalam kamar mandi/wc wanita pun yang bersebelahan dengan wc lelaki  air yang mengalir dari krangan yang ada, semua berkarat.

Selesai shalat sendirian aku kembali ke lift untuk turun ke lantai I di sebelah kiri lift terdengar suara air mengalir dari kran, ternyata ada orang di kamar mandi, aku menuju kesitu mau memastikan apakah diruang itu air dari krangan juga berkarat, sebelum ruang wc,  ada dua wastafel diruang tersendiri,  yang sebuah ku buka air nya jernih, karena mungkin baru di gunakan , dan yang sebuah lagi tidak bisa di buka karena krangan nya patah gagangnya, bekas patahannya terlihat berkarat mungkin sudah cukup lama kerangan wastafel ini patah belum di ganti atau memang air karat keluar dari atas  kran yang patah.

Cepat sekali ya karatan pipa galvanized yang terpasang di kantor walikota Batam itu? apakah karena memang bukan pipa asli galvanized yang terpasang atau karena pengaruh air dari ATB ? yang membuat pipa yang terpasang di bangunan kantor walikota itu sampai karatan sedemikian rupa.

Aku turun ke lantai dasar, di situ sudah ada tiga orang satpol PP yang tadi kutemui sebelum shalat, dua orang terlihat muka nya bersih dan rambutnya masih basah tetapi yang seorang lagi yang kuajak ikut shalat ke lantai IV saat melihatku dia tersenyum memandangku, karena kupandang muka kedua temannya dan kupandang mukanya dia agaknya mengerti  makna pandanganku, “iya pak insyaallah besok aku akan shalat”, ujar nya.

Kedua temannya tersenyum, “sudah lama pak kami ngajak dia shalat tapi dia tak mau” ujar yang bernama Gazi terlihat dari nama yang tertulis di baju seragamnya. Aku tak menanggapi penjelasan Gazi malah bertanya kepada nya “sudah berapa tahun ya kantor walikota kita ini”  tanyaku, dan aku pun sebenarnya tak terlalu mengharapkan jawab dari mereka.

Aku pamit pulang setelah menitipkan barang-barang kepada mereka bertiga, sembari mengucapkan terimakasih sebelumnya.

Kisah Tentang Yahudi : Amerika Serikat Adalah Israel


Tulisan ini di kutip dari http://swaramuslim.com


Duet AS-Israel; Obama-Clinton + Netanyahu-Lieberman

Tak perlu harus menunggu lebih lama sampai empat tahun untuk membuktikan Hillary Rodham Clinton, tak lebih hanyalah ‘copy paste’ dari Condoleeza Rice. Tak akan ada perubahan kebijakan apapun, yang akan dilakukan Menlu AS, Hallary Clinton. Menlu AS Hillary ini sama dengan Condoleeza Rice, Menlu AS di zamannya Presiden Bush. Tak ada perbedaan antara Menlu AS dari Republik dan Demokrat. Keduanya, mempunyai pandangan yang sama, karena siapapun yang berada di Gedung Putih, pasti akan mengabdi kepada Israel.

Bandingkan. Selama pemerintahan Presiden George Walker Bush dengan visinya terhadap solusi atas konflik di Palestina, berbentuk dua negara ’Palestina-Israel’ yang akan hidup berdampingan secara damai, akhirnya hanya sebuah utopia belaka. Dan, selama pemerintahan Presiden Bush, Menlu AS, Condoleeza Rice, tak kurang dari 24 kali melakukan kunjungan ke Yerusalem dan Ramallah, dua wilayah yang sekarang ini, diduduki atau dijajah Israel. Kunjungan itu, tak dapat merealisasikan apapun yang menjadi visi Presiden Bush, sampai akhir masa jabatannya.

Pada akhirnya cerita yang pernah dibuat Bush dengan visinya, yang menciptakan dua negara “Palestina dan Israel’, yang hidup berdampingan secara damai, tak lain adalah kebohongan besar. Karena, hakikatnya AS, tak memiliki kekuatan yang dapat memaksa Israel, melaksanakan visi dari pemerintahan Presiden Bush, dan semuanya itu hanyalah basa-basi, dan mengulur-ulur waktu, sampai berganti presiden berikutnya. Kemudian, di masa pemerintahan berikutnya, tentu akan diulang kembali ‘cerita’ yang mirip sebuah khayalan, dan meninabobokkan rakyat Arab, sampai seluruh tanah Palestina di duduki dan dikuasai Israel.

Dan, kebohongan itu diulangi lagi oleh mantan Senator dari New York, Hillary Clinton, yang menjual ‘dagangan’ tentang dua negara ‘Palestina-Israel’, dan skenario hidup berdampingan secara damai, yang di kalangan para pemimpin dan rakyat Israel, gagasan itu sudah ditolak dan dianggap mati. Bagi para pemimpin Israel, yang sekarang ini dikuasai partai-partai sayap kanan, dan rakyat Israel mendukungnya, visi dua negara ‘Palestina-Israel’, sudah tidak memiliki landasan politik. Kemenangan kelompok sayap kanan adalah sebuah fakta yang menolak segala bentuk negosiasi dengan berbagai kelompok di Palestina. Dan, selama ini Washington selalu tunduk dengan rejim Zionis-Israel, tak pernah mengakomodasi aspirasi rakyat Palestina.

Ketika, rejim Zionis-Israel melakukan agresi militer ke Gaza, tak ada sedikitpun dari para pemimpin AS yang memberikan komentar. Presiden Bush yang menjelang akhir kekuasaannya, justru mendukung agresi militer Israel ke Gaza, dan Obama, hanya menyatakan memahami atas agresi Israel ke Gaza, yang bertujuan menghentikan tindakan serangan roket Hamas ke wilayah Israel – Sderot.

Zionis-Israel membunuhi ribuan rakyat Palestina, dah menghancurkan segala sesuatu yang ada di wilayah itu, kemudian AS dan masyarakat internasional sibuk membela Israel, sambil membujuk dunia Arab dan rakyat Palestina, sambil mengucurkan bantuan. Sesudah itu, segala cerita kesengsaraan dan pembantaian dianggap selesai.

Sekarang ini, ketika pemerintah Israel melakukan pengusiran terhadap ribuan penduduk Arab yang tinggal di Yerusalem, tak ada komentar apapun yang dibuat pemerintah AS. Zionis-Israel mengintensifkan pembangunan pemukiman baru di wilayah Tepi Barat dan Yerusalem yang penduduknya sudah diusir oleh Israel. Jika AS serius dan mempunyai komitmen mendukung ide dua negara, tentu pemerintahan Obama tidak akan membiarkan rejim Zionis-Israel membangun pemukiman baru di wilayah Tepi Barat dan Yerusalem. Tapi, faktanya pemerintah Amerika terus mendorong perluasan pembangunan pemukiman Yahudi di wilayah pendudukan. Ketika melakukan kunjungan ke Yerusalem, dan Hallary bertemu dengan sejumlah tokoh politik, termasuk dengan calon perdana menteri Israel yang baru, Benyamin Netanyahu, saat itu dengan nada yang tegas Hallary mengatakan, AS akan tetap melindungi keamanan Israel.

Apakah AS dan Obama masih dapat berpikir jernih dan objektif, khususnya dalam memandang soal Palestina? AS sangat serius memperhatikan keamanan Israel, akibat serangan roket Hamas, yang dibikin dari besi ‘rongsokan’, yang tidak mempunyai efek apa-apa, sementara senjata yang dikirimkan AS kepada Israel, berupa pesawat F.16 dan helikopter Apache, serta senjata pembunuh massal lainnya, yang digunakan membunuhi ribuan rakyat sipil Palestina, sama sekali tidak mendapatkan perhatian dari Obama. Lebih dari 1300 yang tewas dan 6000 orang Palestina yang luka, dan ribuan bangunan yang hancur, tapi sama sekali tidak mendapatkan perhatian apapun. Inikah pemerintahan AS yang beradab, dan menganut demokrasi?

Jadi, pemeritahan AS, dibawah Obama, dan Hillary sebagai operatornya di bidang kebijakan luar negeri AS, menunjukkan langkah-langkah yang nampak lebih jelas, ingin menjadikan Gaza sebagai ‘kamp konsentrasi’, seperti yang dibikin zamannya Nazi terhadap orang Yahudi dahulu. Dan, sekarang menjadi korbannya adalah orang-orang Palestina, dan yang menjadi tukang ‘jagal’nya adalah Israel dan AS.

Tak mungkin AS akan memperbaiki nasib orang Islam di Palestina, semua itu hanyalah kebohongan besar.

Lihatlah, Knesset (Parlemen) Israel telah dikuasai oleh mayoritas orang fascist tulen, dari Partai Likud dan Yisrael Beitenu, yang sangat rasialis dan anti-Arab. Dan, pemimpin baru Israel, selalu mengatakan tidak akan ada negara Palestina yang berdaulat.

Dan, Menlu AS, Hillary R.Clinton, selalu mengatakan akan bekerjasama dengan pemerintah baru. Artinya, tidak perlu bermimpi akan jualan Hllary dengan cerita dua negara ‘Palestina-Israel’, karena itu tak akan pernah terwujud, selama rejim Zionis-Israel masih bercokoh di tanah Palestina.

%d blogger menyukai ini: