Masjid Bersejarah di Beberapa Negara Asean (Vietnam)


Rencana Insyaallah bulan Okteber 2009 di Batam akan di adakan Festival Masjid bersejarah Nusantarake IV, yang akan diikuti oleh 33 provinsi dan 9 negara Asean.

Ikut sebagai panitia dari sekian ratus orang yang tercantum dalam surat keputusan  Pimpinan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Pusat, jadi terpikir dan teringat tentang masjid bersejarah di Nusantara dari 9 negara Asean.

MASJID DI HANOI

DSCF0593

Dimanakah masjid bersejarah di Vietnam?. Negara Komunis itu yang ber Ibukota Hanoi di Vietnam Utara sana hanya ada sebuah masjid, masjid yang bernama Al Nour yang berlokasi tak jauh dari Kedutaan Besar Republik Indonesia.

Masjid ini dulunya adalah berupa Kuil yang di beli oleh minoritas komunitas Muslim di Hanoi. Seperti nya hanya masjid ini sajalah yang ada di Kota Hanoi, karena bila setiap hari Jumat untuk pelaksanaan shalat Jumat seluruh pegawai dan staff  dari Kedutaan yang beragama Islam shalat disitu.

Ciri dan bentuk ornamen dari bekas kuil masih jelas terlihat, karena belum di pugar dan dirubah bentuk, hanya di depan pintu masuk dan beberapa tempat yang dibuat bentuk kubah agar terlihat menyerupai masjid.

Aku sangat beruntung saat ke Hanoi Desember 2007 silam sempat shalat jumat di masjid Al Nour. Salah seorang Staff Kedutaan RI yang bernama (bermarga)  Marbun orang Batak muslim banyak bercerita tentang Hanoi, ternyata dia adalah salah seorang pengurus masjid Hanoi itu.

“Imam masjid itu sekarang adalah orang Vietnam asli” ujar Marbun selepas kami shalat jumat, dan memang saat shalat Jumat banyak staff kedutaan dari beberapa negara muslim tumpah ruah di masjid kecil itu. “Dulunya yang jadi Imam masjid orang dari India, tetapi sejak tiga tahun yang lalu penduduk setempat ada yang bersekolah dan belajar ke Timur Tengan” jelas Marbun kembali.

Disamping bahasa Arab dan bahasa Inggris,  bahasa Vietnam  sendiri pun dipakai dalam Khotbah Jumat kali itu. Masaalah dana dan biaya operasional masjid, kelihatan nya tak begitu dirisaukan. Imam masjid dan pengurus lainnya di Hanoi menerima gaji. Boleh kah masjid ini dinamakan dan termasuk masjid bersejarah.?

MASJID DI  HO CHI MINH CITY

Lain di Hanoi lain pula di Ho Chi Minh, di kota kedua terbesar setelah Hanoi yang terletak di Selatan Vietnam ini banyak di jumpai masjid, terutama di daerah  Chou Duk ,  daerah berbatasan dengan Negara Kamboja ada puluhan ribu muslim ada beberpa restoran yang menyajikan  Makanan Halal

Hemmmmmmmmmm …..     jadi ingat email dari Marbun :

Asslm,Bang Imbalo, sesuai janji saya ketika Abang singgah di Hanoi. Saya sampaikan  tulisan mengenai Vietnam dan kota Hanoi, juga sebagai bonus saya tambah catatan kosa kata bahasa Vietnam (agar kalau Bang  Imbalo kembali ke Vietnam tidak akan nyasar …  karena sudah bisa bahasa Vietnam). Kalau nanti mampir lagi di Hanoi, saya akan siapkan ”Indomie” sbg bekal untuk melanjutkan perjalanan (seperti ketika itu Abang akan menempuh perjalanan dari Hanoi ke Laos)   Salam hangat dari Hanoi, Vietnam Wasslm MARBUN

SEJARAH VIETNAM

Dari tahun 179 Sebelum Masehi sampai dengan tahun 938, Vietnam berada di bawah kekuasaan raja-raja Cina. Baru pada tahun 938, di bawah pimpinan Ngo Quyen, di Bach Dang, berhasil mengalahkan tentara Cina, yang merupakan akhir dari pendudukan Dinasti Cina. Pada tahun 1527 Dinasti Le jatuh dan diganti oleh Dinasti Mac (1527 – 1592), akan tetapi, semenjak itu banyak perlawanan anti Dinasti Mac yang menjadikan Negara Vietnam terpecah belah dan terjadi perang saudara, yaitu Perang Le-Mac (1543 – 1592), Perang Trinh-Nguyen (1627 -1672), dimana kemudian negara dibagi menjadi 2 (dua), yaitu: Dang Ngoai (utara) dengan Raja Trinh dan Dang Trong (selatan) dengan Raja Nguyen yang mendirikan ibukota di Phu Xuan (sekarang Hue). Gerakan Tay Son (Gerakan Petani di tahun 1771), berhasil menurunkan Raja Nguyen dan Raja Trinh serta mempersatukan negara yang terpecah selama lebih dari 200 tahun. Pada tahun 1802, Dinasti Tay Son dikalahkan oleh Dinasti Nguyen Anh (1802-1945) yang memberikan nama baru negara menjadi Dai Nam dengan ibukotanya Hue.

Kehadiran Bangsa Perancis di Vietnam diawali dengan masuknya misionaris Perancis ke Vietnam sekitar abad ke-16. Pada tahun 1858, Perancis menyerang Da Nang dan mulailah perang melawan Vietnam. Perancis menduduki wilayah Selatan lebih dari 20 tahun dan kemudian wilayah Utara pada tahun 1883 dengan serangannya ke ibukota Hue, dan memaksa Dinasti Nguyen menandatangani Perjanjian Damai 1883 – 1884 yang mengakui kekuasaan Perancis di seluruh wilayah Vietnam.

Perancis menduduki Vietnam sampai masuknya tentara Jepang.  Pada  tanggal 3 Pebruari 1930 berdiri Partai Komunis Indochina (Communist Party of Indochina) dibawah pimpinan Nguyen Ai Quoc (Ho Chi Minh) melakukan perjuangan pembebasan dengan tujuan untuk mencapai kemerdekaan nasional, demokrasi dan sosialisme. Melalui pergerakan-pergerakan seperti Pergerakan Nge Tinh Soviet (1930-1931), Pergerakan Demokratik (1936-1939), dan Pergerakan bagi Penyelamatan Nasional selama Perang Dunia Kedua (1939-1945), Rakyat Vietnam mencapai kemenangan dalam Revolusi Agustus 1945. Pada tanggal 2 September 1945, bertempat di Lapangan Ba Dinh, Hanoi, Presiden Ho Chi Minh, membacakan Deklarasi Kemerdekaan yang melahirkan  Republik Demokratik Vietnam.

Setelah Jepang menyerah kepada Sekutu, Agustus 1945, Vietnam pada tanggal 2 September 1945 mendeklarasikan kemerdekaannya. Namun kemudian Perancis ingin kembali masuk ke Vietnam dengan alasan membantu pengaturan penyerahan tentara Jepang kepada Sekutu. Perang pertama mempertahankan kemerdekaan melawan Perancis berakhir dengan kemenangan gemilang tentara Vietnam di Medan Pertempuran Dien Bien Phu tahun 1954. Perang kedua mempertahankan kemerdekaan melawan Amerika Serikat yang berakhir melalui kampanye bersejarah Ho Chi Minh dengan kemenangan besar tentara Vietnam Utara pada musim gugur tahun 1975, dengan jatuhnya ibukota Vietnam Selatan, Saigon (sekarang bernama Ho Chi Minh City), tanggal 30 April 1975. Tanggal tersebut yang kemudian setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Pembebasan (Liberation Day). Setelah bersatunya Vietnam Utara dan Selatan, pada tanggal 2 Juli 1976, Vietnam diproklamirkan menjadi Republik Sosialis Vietnam hingga sekarang.

HANOI

Hanoi adalah ibu kota Republik Sosialis Vietnam

Luas wilayah   : 927.39 Km2

Penduduk        : 2.736.400

Temperature  : 080 – 360

Kota Hanoi dibangun tahun 1010 pada masa Raja Ly Cong Van, nama kota Hanoi sebelumnya Thang Long Dong Co.

Tempat-tempat wisata dan lainnya :

1.   Mausoleum Ho Chi Minh

Mausoleum Ho Chi Minh berada di Ba Dinh Square dekat istana Presiden Vietnam. Di dalam Mausoleum tersebut terdapat ruangan tidur beton yang besar terletak tubuh Ho Chi Minh yang dibalsem dan dijaga oleh tentara berseragam putih – putih.  Masyarakat Vietnam sering mengunjungi Ho Chi Minh Mausoleum dan sangat hormat kepada Paman Ho Chi Minh yang telah membebaskan Vietnam dari kolonialisme.

Dekat dengan Mausoleum Ho Chi Minh dan tepatnya berada di halaman belakang Istana Presiden Vietnam, terdapat rumah panggung dimana mendiang Presiden Ho Chi Minh tinggal pada tahun 1958 – 1969.  Rumah panggung tersebut dibangun dengan gaya bangunan suku minoritas Vietnam.  Seluruhnya dijaga keasliannya, termasuk ruangan kecil yang biasa digunakan oleh Presiden Ho Chi Minh.

2.   Army Museum

Alamat : 28A Dien Bien Phu Street,

Army Museum didirikan pada tanggal 22 Desember 1959 di pusat kota Hanoi, sekitar 600 meter dari sebelah Timur Mousoleum Ho Chi Minh, luasnya sekitar 10.000 meter persegi.

Didalam komplek museum tersebut terdapat monumen kuno yang dinamakan Menara Bendera yang diklasifikasikan sebagai sebuah Monumen Budaya Nasional bersejarah.  Monumen tersebut mulai dibangun pada tahun 1805 dan selesai pada tahun 1812, dengan tinggi hampir 31 meter dan luas keseluruhan mencapai 130 meter. Museum Tentara ini menggambarkan kisah dan sejarah yang menarik tentang Tentara Rakyat Vietnam dibawah kepemimpinan Partai Komunis dan Presiden Ho Chi Minh. Museum ini memamerkan ribuan photo dan peta serta berbagai kisah perjuangan.

3.   History Museum

Alamat ; 1 Trang Tien  Street

History Museum dibangun oleh Perancis pada tahun 1962 dan sebelumnya digunakan sebagai Museum Arkeologi Timur Jauh. Dalam museum ini mengisahkan tentang peradaban Vietnam dari Zaman Neolitik dan Zaman Perunggu hingga saat ini, masa kerajaan Hung dan antara lain memamerkan berbagai macam drum perunggu dan kepala panah yang ditemukan di Co Loa Citadel.

4.   Ngoc Son Temple

Ngoc Son Temple terletak di area Danau Hoan Kiem (disebut the Lake of the Sword), ditengah kota Hanoi.  Untuk memasuki pagoda melalui jembatan kayu berwarna cat merah berbentuk melengkung menyerupai pelangi dengan sebutan Jembatan Huc (cahaya matahari).  Didalam pagoda terdapat kura – kura besar yang hidup di danau Hoan Kiem yang mati pada tahun 1968.  Kura Kura dengan panjang 2,1 meter dan berat 250 Kg ini diperkirakan hidup pada usia antara 400 – 500 tahun.   Kura – kura ini merupakan salah satu diantara sejumlah jenis kura – kura yang masih hidup di Danau Hoan Kiem yang memiliki hubungan dengan legenda Jenius Kim Quy (Kura Kura Emas).

5.   Temple of Literature – Imperial College

Alamat :  Antara Quoc Tu Giam Street, Van Mieu Street, Nguyen Thai Hoc Street dan Ton Duc Thang Street.

6.         The Vietnam Women’s Museum

Museum Wanita diresmikan pada tanggal 20 Oktober 1995. Bangunan museum ini merupakan bangunan berarsitektur modern yang berlokasi di jalan Ly Thuong Kiet No. 36 dan memiliki luas area 4.500 m2. Museum tersebut selain merupakan pusat penelitian tentang wanita juga merupakan tempat pelestarian serta penyimpanan dokumen dan benda-benda yang berhubungan dengan keberadaan wanita dalam proses pembangunan Vietnam. Disamping itu juga berfungsi sebagai pusat informasi dan aktivitas budaya yang menggambarkan perubahan pengetahuan/wawasan dalam masalah keluarga dan sosial. Museum ini juga berperan sebagai pusat hubungan budaya antara wanita Vietnam dengan wanita dari belahan negara di dunia yang berjuang bersama untuk persamaan hak/emansipasi, pembangunan dan perdamaian.

7.         Vietnam Fine Arts Museum

Museum Fine Arts terletak di jalan 66 Nguyen Thai Hoc. Bangunan museum ini  berbentuk L dan berdekatan dengan Temple of Literature . Lantai dasar Museum ini digunakan khusus untuk memamerkan hasil karya terbaru para pelukis Vietnam dan pelukis asing. Selain itu juga terdapat toko yang menjual koran, majalah yang berhubungan dengan seni, souvenir dan lukisan. Di lantai dua  dipamerkan lukisan dan patung hasil karya artis kontemporer Vietnam. Sedangkan di lantai tiga bangunan museum ini dipamerkan obyek-obyek budaya, lukisan, patung, pakaian, alat musik tradisional Vietnam dan suku minoritas.

8.         Vietnam Museum of Ethnology

Museum ini terletak di jalan Nguyen Van Huyen dan memamerkan berbagai macam alat rumah tangga tradisional, pakaian, adat istiadat, budaya dan tempat tinggal dari  suku-suku yang ada di Vietnam.Adat istiadat dari suku etnis Vietnam tersebut ditampilkan baik di layar televisi yang ada di ruang pamer maupun dalam bentuk  display patung.

Temple of Literature dibangun pada tahun 1070 oleh dinasti Le Thanh Tong dan dipersembahkan sebagai tempat ibadah Konfucu dan bagi para sarjana terkenal, serta digunakan sebagai tempat belajar Putra Mahkota.  Enam tahun kemudian dibelakang Temple of Literature dibangun Universitas kekaisaran untuk belajar / mengajar bagi anak anak bangsawan dan para pelajar terpandai di Vietnam.   Universitas ini merupakan universitas pertama dan tertua di Vietnam.

9.         Danau Ho Tay (West Lake)

Danau Ho Tay merupakan danau terbesar dari beberapa danau yang ada di kota Hanoi dengan luas area lebih dari 400 hektar, terletak sekitar 300 meter dari Istana Presiden.  Danau ini disebut Ho Tay sejak abad ke -15.

10.  Hanoi Municipal Theater (Opera House)

Alamat :  Trang Tien Street,

Hanoi Municipal Theatre yang juga dikenal sebagai Opera House dibangun oleh Perancis pada tahun 1911 dengan gaya arsitektur Paris Opera House.  Gedung ini digunakan sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan seni dan budaya.

11.  Thang Long Water Puppet Theatre

Water Puppet  Theatre ini terletak di Hoan Kiem Lake dan merupakan kesenian tradisional Vietnam sejak abad kesepuluh. Kesenian ini menggambarkan kegiatan sehari-hari masyarakat pedesaan di Vietnam bagian Utara. Para artis water puppet bersembunyi di belakang tirai dengan sebagian tubuh terbenam di air dan memainkan puppet melalui peralatan tersembunyi di dalam air dan menggunakan permukaan air sebagai panggungnya.

12.  Hang Gai

Alamat : Hang Gai Street,

Hang Gai merupakan pusat tempat belanja bagi para turis terutama turis asing, dimana di sepanjang jalan terdapat toko toko yang menjual berbagai souvenir dari Vietnam mulai dari bahan–bahan sutera, embroidery, kaos – kaos berlogo khas Vietnam, batu permata dan emas serta barang – barang souvenir lainnya.

KOSA KATA KECIL BAHASA VIETNAM

XIN CHAO                               =  SELAMAT PAGI, SIANG, MALAM

TOI                                           =  SAYA

ANH                                          =  KAMU, ANDA (KAKAK)

EM                                            =  KAMU, ANDA (ADIK)

VANG, DA                                =  YA

KHONG                                    =  TIDAK

CAM ON                                  =  TERIMA KASIH

ANH/EM CO KHOE KHONG =  APA KABAR

TIEN                                         =  UANG

DOI                                           =  TUKAR

KHONG BIET, KHONG HIEU        =  TIDAK TAHU

ANH/EM TEN LA GI                =  SIAPA NAMA ANDA ?

TOI TEN LA …                                =  NAMA SAYA

MUON                                      =  INGIN

ICH                                      =  SUKA

KHACH SAN                           =  HOTEL

1        =  MOT           60              = SAU MOUI

2        =  HAI              70              = BAY MOUI

3        =  BA               80              = TAM MOUI

4        =  BON            90              = CHIN MOUI

5        =  NAM           100            = MOT TRAM

6        =  SAU            1.000        =  MOT NGHIN

7        =  BAY             10.000      =  MOUI NGHIN

8        =  TAM            100.000    =  MOT TRAM NGHIN

9        =  CHIN          1.000.000 =  MOT TRIEU

10     =  MOUI

20     =  HAI MOUI

30     =  BA MOUI

40     =  BON MOUI

50     =  NAM MOUI

Iklan

Nur Din M Top, Klaim Bertanggungjawab atas Peledakan Hotel JW Marriot & Ritz Carlton (Benarkah Blog ini ?)


nurdinBaru sekali ini membaca blog tentang Nurdin M Top dan mungkin juga blog ini hanya memuat satu pernyataan pertanggungjawaban atas pengebomam dua hotel kelas atas milik Amerika yang termegah di Ibukota Negara Republik Indonesia sebagai mana pernyataan dalam http://bushro2.blogspot.com/

Karena acap dan sering  membuka situs eramuslim.com terbaca lah tulisan sebagaimana di bawah ini, tetapi ada kekurangyakinan di hati kecil ini setelah membaca nya, apalagi komentar yang aneh aneh di blog itu.

Setelah hampir dua pekan misteri peledakan hotel JW Marriot & Ritz Carlton, Jum’at, 17 Juli 2009,akhirnya muncul sebuah klaim pertanggung jawaban. Adalah sebuah blog yang beralamat di http://mediaislam-bushro.blogspot.com/ beredar secara cepat di dunia maya.

Situs yang mengklaim sebagai perwakilan Media Tandzim Al Qaidah Indonesia merilis keterangan resmi tandzim tersebut atas aksi peledakan di hotel JW Marriot & Ritz Carlton.

Di akhir statemen yang sangat singkat ini ditandatangani secara resmi oleh Amir (pimpinan) Tandzim Al Qaidah Indonesia, Abu Mu’awwidz alias Nur Din bin Muhammad Top. Seperti yang dikutip oleh situs Arrahmah.com.


Rilis tersebut ternyata sudah dipublikasikan pada tanggal 18 Juli 2009, yaitu sehari saja setelah terjadi ledakan di hotel JW Marriott & Ritz Carlton. Rilis pertama dipublikasikan di blog yang beralamat di http://bushro2.blogspot.com/.

Berikut rilis lengkap tersebut.

MEDIA TANDZIM AL QO’IDAH INDONESIA KETERANGAN RESMI TANDZIM AL QO’IDAH INDONESIA ATAS AMALIYAT JIHADIYAH ISTISYHADIYAH DI HOTEL JW. MARRIOT JAKARTA

اَلْحَمْدُ ِللهِ مُعِزِّ اْلإِسْلاَمِ بِنَصْرِه، وَمُذِلِّ الشِّرْكِ بِقَهْرِه، وَمُصَرِّف اْلأُمُور بِأَمْرِه، وَمُسْتَدْرِجِ اْلكَافِرِيْنَ بِمَكْرِه، اَلَّذِي قَدّرَ اْلأَيَّامَ دُولاً بِعَدْلِه، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى مَنْ أَعْلَى اللهَُ مَنَارَ اْلإِسْلاَمِ بِسَيْفِه. أمَّا بعد

Ini adalah keterangan resmi dari Tandzim Al Qo’idah Indonesia untuk ummat Islam dengan Amaliyat Jihadiyah Istisyhadiyah di Hotel JW. MARRIOT Jakarta, pada hari Jum’at pagi, tanggal 17 juli 2009 M./24 Rojab 1430 H. yang dilakukan oleh salah satu ikhwah mujahidin terhadap “KADIN Amerika” di Hotel tersebut.

Sesungguhnya telah sempurna pelaksanaan Amaliyat Istisyhadiyah dengan karunia Allah dan karomah-Nya setelah melakukan survey yang serius dan pengintaian yang mendalam terhadap orang-orang kafir sebelumnya.

Dan sungguh benar firman Allah :

فَلَمۡ تَقۡتُلُوهُمۡ وَلَـٰكِنَّ ٱللَّهَ قَتَلَهُمۡ‌ۚ وَمَا رَمَيۡتَ إِذۡ رَمَيۡتَ وَلَـٰكِنَّ ٱللَّهَ رَمَىٰ‌ۚ وَلِيُبۡلِىَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ مِنۡهُ بَلَآءً حَسَنًا‌ۚ إِنَّ ٱللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ۬ (سورة الأنفال : 17).

“Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allahlah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar.

(Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui”. (QS. Al Anfal : 17).

Ini juga sesuai dengan firman Allah Ta’ala :

قَـٰتِلُوهُمۡ يُعَذِّبۡهُمُ ٱللَّهُ بِأَيۡدِيڪُمۡ وَيُخۡزِهِمۡ وَيَنصُرۡكُمۡ عَلَيۡهِمۡ وَيَشۡفِ صُدُورَ قَوۡمٍ۬ مُّؤۡمِنِينَ (سورة التوبة : 14).

“Perangilah mereka, niscaya Allah akan menghancurkan mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman”.(QS. Attaubah : 14).

Agar ummat ini mengetahui bahwasanya Amerika, khususnya orang-orang yang yang berkumpul dalam majlis itu, mereka adalah para Pentolan Bisnisman dan Inteljen di dalam bagian ekonomi Amerika.

Dan mereka mempunyai kepentingan yang besar dalam mengeruk harta negeri Indonesia dan pembiyaan tentara kafir (Amerika) yang memerangi Islam dan kaum muslimin.

Dan kami akan menyampaikan kabar gembira kepada kalian wahai ummat Islam, bi idznillahi Ta’ala dengan mengeluarkan cuplikan-cuplikan film dari Amaliyat Istisyhadiyah ini insya Allah.

Dan kami beri nama Amaliyat Istisyhadiyah ini dengan :

“SARIYAH DR. AZHARI”.

Kami ber-Husnu Dhon kepada Allah bahwa Allah akan menolong kami dan menolong kaum muslimin dalam waktu dekat ini.

الله أكبر ولله العزة ولرسوله والمؤمنون

Amir Tandzim Al Qo’idah Indonesia Abu Muawwidz Nur Din bin Muhammad Top Hafidzohullah

KETERANGAN RESMI DARI TANDZIM AL QO’IDAH INDONESIA ATAS AMALIYAT JIHADIYAH ISTISYHADIYAH DI HOTEL RIZT CALRTON JAKARTA

اَلْحَمْدُ ِللهِ مُعِزِّ اْلإِسْلاَمِ بِنَصْرِه، وَمُذِلِّ الشِّرْكِ بِقَهْرِه، وَمُصَرِّف اْلأُمُور بِأَمْرِه، وَمُسْتَدْرِجِ اْلكَافِرِيْنَ بِمَكْرِه، اَلَّذِي قَدّرَ اْلأَيَّامَ دُولاً بِعَدْلِه، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى مَنْ أَعْلَى اللهَُ مَنَارَ اْلإِسْلاَمِ بِسَيْفِه. أمَّا بعد

Ini adalah keterangan resmi dari Tandzim Al Qo’idah Indonesia untuk ummat Islam dengan Amaliyat Jihadiyah Istisyhadiyah di Hotel Rizt Calrton Jakarta, pada hari Jum’at pagi, tanggal 17 juli 2009 M./24 Rojab 1430 H. yang dilakukan oleh salah satu ikhwah mujahidin terhadap antek-antek Amerika yang berkunjung di Hotel tersebut.

Sesungguhnya Allah menganugerahkan kepada kami jalan untuk menyerang Hotel termegah yang dimiliki oleh Amerika di Ibukota Indonesia di Jakarta, yaitu Rizt Calrton.

Yang mana penjagaan dan pengamanan di sana sungguh sangatlah ketat untuk dapat melakukan serangan seperti yang kami lakukan pada kali ini. وَمَڪَرُواْ وَمَڪَرَ ٱللَّهُ‌ۖ وَٱللَّهُ خَيۡرُ ٱلۡمَـٰكِرِينَ (سورة ال عمران : 54).

“Mereka membuat Makar dan Allah pun membuat Makar. Dan Allah itu Maha Pembuat Makar”. (QS. Ali Imron : 54).

Adapun sasaran yang kami inginkan dari amaliyat ini adalah :

1. Sebagai Qishos (pembalasan yang setimpal) atas perbuatan yang dilakukan oleh Amerika dan antek-anteknya terhadap saudara kami kaum muslimin dan mujahidin di penjuru dunia

2. Menghancurkan kekuatan mereka di negeri ini, yang mana mereka adalan pencuri dan perampok barang-barang berharga kaum muslimin di negeri ini

3. Mengeluarkan mereka dari negeri-negeri kaum muslimin. Terutama dari negeri Indonesia

4. Menjadi pelajaran buat ummat Islam akan hakikat Wala’ (Loyalitas) dan Baro’ (Permusuhan), terkhusus menghadapi datangnya Klub Bola MANCESTER UNITED (MU) ke Hotel tersebut. Para pemain itu terdiri dari para salibis. Maka tidak pantas ummat ini memberikan Wala’nya dan penghormatannya kepada musuh-musuh Allah ini

5. Amaliyat Istisyhadiyah ini sebagai penyejuk dan obat hati buat kaum muslimin yang terdholimi dan tersiksa di seluruh penjuru dunia Yang terakhir ….. bahwasanya Amaliyat Jihadiyah ini akan menjadi pendorong semangat untuk ummat ini dan untuk menghidupkan kewajiban Jihad yang menjadi satu-satunya jalan untuk menegakkan Khilafah Rosyidah yang telah lalu, bi idznillah.

Dan kami beri nama Amaliyat Jihadiyah ini dengan :

“SARIYAH JABIR” الله أكبر ولله العزة ولرسوله والمؤمنون

Amir Tandzim Al Qo’idah Indonesia Abu Mu’awwidz Nur Din bin Muhammad Top Hafidzohullah (source : Arrahmah.com)

Soal Si Singamangaraja XII Gugur Sebagai Pahlawan Islam


cap-smraja

Bermacam komentar yang masuk tentang ke Islaman Si Singamangaraja XII, ada yang menyebut kalau beliau adalah penganut agama Parmalim,  bukan Islam. jadi pengen ngomentari lagi.

http://ulikozok.wordpress.com/about/

Sisingamangaraja beragama Parmalim (Ugamo Malim) ataupun sebutan lain Parbaringin. Memang sama-sama tidak makan daging babi, tapi jelas : bukan seorang muslim. Susah masuk di akal karena Sisingamangaraja bermusuhan dengan Tuanku Rao yang muslim. Belanda sebagai penjajah tidak sama dengan para Missionaris yang notabene orang-orang Jerman. Missionaris tunduk kepada pemerintahan Sisingamangaraja, mereka melakukan pengobatan kepada rakyat yang sakit, mengajari rakyat bercocok-tanam, dan mengajar ilmu pengetahuan atas ijin dari Raja Sisingamangaraja XII. Missionaris bukan Penjajah. Mari kita bedakan Belanda – Jerman. Jauh perbedaannya. Masih lebih identik Toba -Tapsel. Taringotna marga aha do hamu amang Imbalo?

Si Singamangaraja XII berjenggot........................

Si Singamangaraja XII berjenggot........................

Tuanku Rao itu bukan  “musuhan” dengan Si Singamangaraja XII (Si Singamangaraja XII; Gugur Sebagai Pahlawan Islam) dalam buku Tuanku Rao Sipongkinangolngolan Tuanku Rao ya Si Singamangaraja. Tuanku Rao ibunya bermarga Sinambela dan bapaknya pun bermarga Sinambela, hal ini lah yang membuat beliau “dibuang” dari lingkungan nya.

Orang – Orang Tapanuli Selatan terutama di Sipirok ataupun di daerah Padang Sidempuan kalau menyebutkan orang yang pandai dan punya ilmu agama Islam dan taat  itu adalah orang  yang Malim, enggak bakal di sebut orang yang punya ilmu adat apalagi ilmu begu begu orang yang Malim.

Baca lagi lah buku Tuanku Rao itu, jauh sebelum orang Jerman itu datang ke Tanah Batak sudah dikenal cara bercocok tanam, kata siapa mereka masuk atas ijin Si Singamangaraja?. Jauh sebelum nya hubungan dagang dengan negara luar sudah terjalin dengan Tano Batak terutama kebutuhan akan kapur barus.

Adalagi komentar yang bilang agama Si Singamangaraja XII samar2 .

Agama Si Singamangaraja samar2  sulit menentukan agama seseorang bila hanya ditentukan oleh identitas stempel.
Tulisan di atas kayaknya ga bener2 ilmiah karena memojokan kekristenan dengan menulis :

“Selain itu, di tambahkan pula tentang rakyat yang tidak beragama Islam, dan Si Singamangaraja XII tidak mengadakan paksaan atau penekanan lainnya.”

ditambahkan dengan catatan:

“Sebaliknya tindakan penyebaran agama yang dilakukan Rijnsche Zending di Toba di sertai dengan serbuan militer Belanda.”kalo bener2 membaca sejarah, Zending lebih dulu masuk ke Tanah Batak ketimbang pasukan Belanda, bahkan sebelum pasukan Belanda masuk , sudah banyak orang yang memeluk agama Kristen seperti daerah Tarutung, dan Sipoholon. sepertinya penulis diatas lupa Pasukan Paderi mekmasakan ajaran ISLAM versi padri dengan kekerasan, tapi kenapa tidak ia tuli disana?

kalo memang Sang raja memeluk agama islam, ada yang bisa memberitahu nama MUSLIM dari Sisingamangaraja XII? bukankah seseorang yang pindah menjadi muslim sebagian besar memiliki nama yang bernapaskan islami? lalu kenapa SM XII tidak memiliki nama muslim?

namun pertanyaan diatas pasti langsung ada yang menjawab dengan bilang nama tidak mencerminkan seseorang itu beragama Islam apa tidak, tentu saya akan merespon , kenapa hanya dengan bukti stempel yang memakai tulisan Hijrah Nabi SM XII langsung bisa dibilang ia adalah seorang muslim?

Buat saya penulisan Hijrah Nabi 1304 di stempel dengan huruf arab menunjukan bahwa huruf Arab pada saat itu merupakan bahasa internasional seperti bahasa inggris pada saat ini. stempel itu perlu untuk korespondesi dengan kerajaan2 tetangga yang muslim semua. saya rasa terbunuhnya SM X (kakek SM XII) oleh pasukan paderi cukup membuat keluarga SM XII (termasuk keluarga besarnya) untuk tidak menerima agama Islam. mereka tetap pada kepercayaan kuno mereka yaitu sipellebegu.

Namun yang pasti apapun agama SM XII ia tetap seorang Pahlawan

HORAS

Bisa jadi Si Singamangaraja Islam tetapi kenapa orang Tapsel tidak bangga jadi orang Batak. kata yang satu lagi

Bisa saja memang SSM XII adalah Islam ditilik dari:
1. Pengkultusan orang di dalam Islam yang terkadang berlebihan (lihat imam bonjol, diponegoro, d.l.l.)
2. Karena di Batak tidak ada istilah “satu raja”, sistem kerajaannya jelas sangat berbeda dengan sistem kerajaan dimanapun, jikalau dia disanjung kemungkinan memang dia disanjung karena status keagamaannya.
3. Dari stempel yang berbaur dengan script arab (kenapa bukan batak murni) bisa menjelaskan dia bukan otentik batak asli, tetapi telah terpengaruh oleh theologi yang dia anut, mengingat sistem penanggalan di batak itu lengkap dan rumit.
4. Jika SSM XII adalah islam, kenapa orang TAPSEL tidak “bangga” menjadi bagian dari batak itu sendiri yang konon dimaharajai oleh raja batak SISINGAMANGARAJA.

jadi kembali ke awal, semua hanya hipotesa yang perlu digali, kesimpulan belum ada.

point bisa ditarik

Sisingamangaraja “mungkin” beragama Islam

Ketiga komentator diatas , tidak mencantum kan nama yang sebenar nya. Alamat nya pun tak jelas.

Siapa sejarawan yang benar benar faham dan tahu tentang Si Singamangaraja XII , padahal kan baru 100 tahun sekitar 3 generasi. Orang Batak itu paling tahu tarombo samapi generasi ke 17 diatas nya pun dia ingat betul siapa nenek moyang nya, lha in ikan bari 3 generasi…….(satu generasi sekitar 30 tahun )………… Hayo……………

Waduh


Penjara untuk Sang Ustadz


Ingat tulisan ini jadi ingat dengan kasus seorang ustaz di Tanjung Pinang Kepulauan Riau, ustaz Hazarullah Aswad namanya. Berperkara dengan LDII, gara-gara ceramah agama nya di salah satu stasiunt radio di Tanjung Piang. Hinggalah ke hari ini kasus nya masih bergulir di pengadilan. Kemarin ia di tuntut 2 tahun penjara atas pencemaran nama baik. baca LDII dan Hazarullah Aswad di Pengadilan

Penjara untuk Sang Ustadz

Ditulis di Majalah Sabili 5th July 2009 edition page 82

LDII penjara Ustadz

Akhirnya, LDII berhasil juga menyeret paksa bekas pengikutnya yang uzur itu ke dalam penjara. Di usianya yang ke 70, Bambang Irawan Hafiluddin, bakal menghabisi hari-harinya selama enam bulan, tanpa pembelaan dari kaum muslimin.

Pagi itu, Selasa (16/6) sekitar pukul 10.30, Bambang Irawan Hafiluddin disatroni dua orang lelaki berseragam aparat kejaksaan, tiga polisi bersenjata api, dan didampingi 4-5 orang jamaah LDII. Kendati masih menanti proses grasi, namun tak menghalangi aparat melakukan ekseskusi paksa terhadap mantan pengikut Islam Jamaah / LDII ini. Mereka menjemput paksa lelaki uzur yang sedang menyiram tanaman hias di pekarangan rumahnya di bilangan Kebayoran Baru itu, tanpa sepengetahuan kuasa hukumnya. Seperti seorang kriminal, Bambang digelandang ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Bulak Kapal, Bekasi. Menurut Hafid, salah seorang anak Bambang Irawan yang dihubungi Sabili, pagi itu terlihat mobil biasa bukan plat merah alias mobil dinas. Aparat mengeksekusi paksa ayah dari 14 anak ini. “Ayah dipaksa masuk mobil, saat sedang menyiram tanaman. Di LP, ayah dalam keadaan sehat wal afiat. Selama di tahanan, beliau banyak membaca buku.”

Seperti diberitakan Sabili sebelumnya, Bambang diadukan bekas organisasi yang pernah ia geluti ini dengan tuduhan mencemarkan nama baik. Berdasarkan keputusan Pengadilan Negeri (PN) Bekasi (1 Juni 2006), Bambang dikenai hukuman pidana penjara  bulan. Oleh pengadilan, Bambang dinyatakan bersalah karena melakukan tindak pidana: menyebarkan permusuhan, kebencian dan penghinaan terhadap sesuatu atau beberapa golongan penduduk Indonesia di muka umum. Dalam hal ini LDII.

Bambang pun mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Bandung. Tetapi aneh dan sangat jarang terjadi, Jaksa Penuntut Umum (JPU) seolah-olah dipaksa membuat Kontra Memori Banding. Alhasil, Pengadilan Tinggi Bandung lagi-lagi menyatakan Bambang bersalah, bahkan menetapkan pidana penjara yang lebih lama, yakni 6 bulan kurungan penjara terhadap Bambang.

Perjuangan Ustadz Bambang mencari keadilan terus berlanjut. Ia dan kuasa hukumnya mengajukan permohonan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Untuk kesekian kalinya, JPU dengan berbagai tekanan dari pihak tertentu (LDII) membuat Kontra Memori Kasasi. Sehingga pada 19 Februari 2009 lalu, PN Bekasi lewat surat resmi memberitahukan, bahwa permohonan kasasi Bambang ditolak, berdasarkan Putusan MA tanggal 28 April 2008 untuk keperluan pelaksanaan Putusan Mahkamah Agung RI tertanggal 22 April 2009 lalu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bekasi telah mengeluarkan surat panggilan terpidana Bambang Irawan bin Hafiluddin.

Upaya terakhir mencari keadilan, Kuasa Hukum Bambang Irawan, Abdul Chalim Soebri, SH, mengajukan Permohonan Penangguhan Pelaksanaan Putusan MA berupa Peninjauan Kembali (PK) dan Grasi kepada Presiden RI melalui Pengadilan Negeri Bekasi pada tanggal 20 Februari 2009. Mengingat pengajuan grasi tersebut masih dalam proses hukum, hingga kini belum ada keputusan permohonan grasi. Tapi Kejaksaaan Negeri Bekasi justru terburu-buru melaksanakan putusan pengadilan, dan memaksakan kehendak.

Sejak awal, Bambang memang tidak pernah memenuhi panggilan untuk hadir dalam persidangan. Jika panggilan ketiga tak juga hadir, pihak kejaksaan, menjemput paksa. Kini terbukti sudah. “Ada indikasi LDII bernafsu untuk menjebloskan Bambang ke penjara. Yang jelas, ada aroma kepentingan politik dalam kasus Bambang,” tukas Chalim.

Dikatakan Chalim, ada beberapa alasan diajukannya permohonan penundaan pelaksanaan putusan MA, diantaranya: proses hukum grasi sedang berjalan, kliennya bukan pelaku tindak pidana sadis sehingga putusan MA tak perlu tergesa-gesa. Ada dugaan kuat, pelaksanaan putusan MA itu didasarkan atas tekanan kelompok atau pihak tertentu,” kata Chalim saat dihubungi Sabili via telepon.

Abdul Chalim mendesak Kejaksaan Tinggi untuk melaksanakan pemeriksaan dan penelitian ulang berkas terhadap kliennya, mengingat ada dugaan pelanggaran dalam memproses hukum kasus Bambang Irawan. Kedua, Kejari Bekasi diminta agar menghormati dan menunggu proses grasi yang sedang berjalan dan tidak terburu-buru serta tidak memaksakan kehendaknya untuk melaksanakan putusan MA.

Perjalanan Hidup Bambang Irawan

Sekadar mengingatkan kembali, sekitar tahun 1960, Bambang Irawan pernah bergabung dengan Islam Jama’ah yang sekarang dikenal dengan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dan dipercaya menjadi tangan kanan ‘sang amir’ Nurhasan Ubaidah Lubis. Dalam waktu yang bersamaan, bambang dijadikan menantu kesayangan Nurhasan.

Sebelum bertaubat, Bambang diberi tugas untuk mencari dan mengajak pengikut baru untuk bergabung menjadi jamaah LDII. Bambang pun berhasil merekrut banyak jamaah, baik dari dalam maupun mancanegara.

Tahun 1974 – 1980, Bambang diajak bersama Nurhasan Ubaidah Lubis untuk mukim (tinggal) di Mekkah, dalam rangka menuntut dan memperdalam ilmu agama Islam. Saat itu, Bambang banyak bertemu dengan banyak tokoh ulama, antara lain dengan Syaikh Abdul Aziz bin Baz. Dalam diskusinya, Bambang tersadar bahwa ajaran aliran Islam jamaah / LDII jelas-jelas merupakan ajaran yang menyimpang dari konsep Islam yang diajarkan dalam Al-Qur’an dan Hadits Rasulullah saw.

Memasuki tahun 1983, Bambang Irawan secara terang-terangan menyatakan taubat dan keluar dari LDII. Sejak “murtad” dari LDII, Bambang selalu menjadi sasaran dan incaran kelompok Islam Jamaah / LDII. Mulai dari teror, ancaman secara fisik maupun non fisik, mengepung dan membuat onar pengajian para ustadz yang berani membongkar kesesatan LDII, hingga menyeretnya secara berkeroyok ke kantor polisi dan pengadilan.

Untuk menebus dosa dan kesalahannya selama 23 tahun menjadi gembong LDII, Bambang berupaya menyampaikan kebenaran Islam melalui ceramah dan diskusi di beberapa masjid. Sekitar tahun 2004, Bambang diminta untuk mengisi acara kegiatan di daerah Banten, untuk menjelaskan tentang aliran jamaah LDII, tetapi beberapa jamaah LDII melalui aparat oknum polisi setempat meminta membatalkan dan menutup acara tersebut, bahkan meneror Bambang. Tetapi karena kesigapan penanggungjawab acara, oknum polisi tersebut tidak berani membubarkan acara pengajian  dan diskusi pun tetap dilanjutkan.

Pada hari Sabtu, 10 September 2005 pukul 2.00 WIB – selesai, Bambang diminta kembali untuk menjadi pembicara kajian masalah aliran sesat dengan tema “Dakwah Cinta Melimpah Dakwah Ilallah” bertempat di Masjid Nurul Islam Islamic Center, Bekasi, Jawa Barat. Tanpa diketahui penyelenggara, di dalam dan luar masjid sudah dijejali dengan jamaah LDII, kurang lebih 2000 orang dikerahkan dengan menggunakan angkutan truk dan bus besar.

Saat acara baru berjalan sekitar 30 menit, jamaah LDII interupsi dan mencaci maki Bambang Irawan dengan teriakan sangat keji: “Kyai Bambang (maaf) Anjing, bunuh!!” Suasana menjadi gaduh, kacau dan berantakan. Kegiatan pengajian pun terhenti.

Aparat kepolisian yang menjaga keamanan kegiatan pengajian tersebut sudah menyiapkan mobil patrolinya berjanji akan mengantarkan Bambang dan penanggungjawab acara untuk diantar ke rumahnya. Tetapi nyatanya,  Bambang dan panitia penyelenggara justru dibawa ke kantor Polisi Metro Bekasi, lalu dipaksa untuk menjalani proses Berita Acara Pidana (BAP).

Tuntutan LDII untuk menyeret Bambang ke pengadilan membawa hasil, dengan dilimpahkan perkara tersebut ke Kejaksaan dan proses hukumnya terus berjalan. Keputusan demi keputusan diterima Bambang tanpa rasa keadilan. “Seharusnya polisi dan Kejaksaan menolak dan tidak menerima laporan serta pengaduan yang datangnya dari pihak LDII. Karena jelas-jelas mereka yang membuat kegaduhan pengajian di Masjid Nurul Islam Islamic Center, Bekasi. Adalah kewajiban pemerintah, dalam hal ini lembaga kejaksaan untuk menutup dan membubarkan setiap ajaran dan aliran sesat secara sah oleh pemerintah maupun MUI,” ungkap kuasa hukumnya, Abdul Chalim.

Munas ke VII MUI pada 28 Juli 2005 telah menyatakan Islam Jamaah / LDII sebagai aliran atau organisasi yang menyesatkan dan terlarang. Begitu juga dengan Kejaksaan Agung RI telah mengeluarkan surat resmi tentang pelarangan kegiatan LDII / Darul Hadits, Islam Jamaah, Jamaah Qur’an Hadits, JPID, dan JAPPENAS. Pada tahun 1996, Badan Penelitian dan Pengembangan Agama Departemen Agama RI juga telah melakukan penelitian terhadap LDII yang kesimpulannya melarang LDII / Islam Jamaah.

Ihwal “Paradigma Baru” LDII, pihak Komisi Pengkajian MUI menyatakan urusan LDII belum selesai, dan tak ada perubahan yang signifikan. Menjadi aneh dan lucu, perangkat hukum yang sudah jelas itu mengorbankan Bambang Irawan saat mendakwahkan bahaya aliran sesat pada umat, tak terkecuali LDII.

MUI yang telah mengeluarkan fatwa sesat LDII, tak bertanggungjawab dan kerap bungkam. Tak ada pembelaan sedikitpun, Bambang yang dibui. Seharusnya MUI bersikap dan melindungi pendakwah yang giat memerangi aliran sesat. Secara tak langsung, MUI telah melemahkan pendakwah agar melunak soal kesesatan LDII yang kian hari semakin arogan.

Derita Muslim Patani Yang Terlupakan


Mohon tidak menulis dengan Pattani tetapi cukup Patani saja, yaitu dengan huruf t nya hanya satu, itu salah satu himbauan warga muslim Patani dalam situsnya http://patanikini.wordpress.com/..

Beberapa kali kunjungan ke Thailand terutama di Provinsi yang berada di bagian selatan terasa seperti di Malaysia saja. Agak berbeda dengan di Utara, daerah yang berbatasan dengan Myanmar dan Laos ini meskipun banyak komunitas muslim nya.

Di Thailand Utara di beberapa povinsi seperti Chiang Rai, Chiang Mai, Udhon Thani, banyak komunitas muslim yang cukup sukses, bahkan di sana ada Bank Syariah. https://imbalo.wordpress.com/2007/12/26/bank-islam-dan-makanan-halal/

Sebenarnya tidak hanya di Thailand saja umat islam terpinggir kan , di Miyanmar, Laos dan Kamboja pun demikian, di Vietnam di negara yang menganut komunis itu masih agak mendingan, meskipun untuk bertamu sesama muslim di sana di batasi sampai pukul 9 malam saja. https://imbalo.wordpress.com/2007/12/24/muslim-cina-di-cheang-rai/

Dibawah ini kami kutipkan tulisan ari http://eramuslim.com

Berbicara perjuangan Islam di Asia Tenggara, tentu tidak akan melepaskan Muslim Patani, Thailand. Patani bisa dikatakan bernasib seperti Palestina di Timur Tengah. Dan jika Palestina dijajah oleh Israel, maka Muslim Pattani ditindas oleh Thailand.

Sejarah Muslim Patani

Padahal, dulu sekali Muslim Patani adalah sebuah kerajaan Islam. Pada tahun 1457, daerah Patani—sekarang menjadi Pattani—berpenduduk mayoritas Melayu Muslim. Kondisi Patani saat itu persis dengan beberapa wilayah sekitarnya seperti Perlis, Kelantan, dan lainnya yang terletak di Malaysia.

Tahun 1875, Thailand pertama kali datang ke Patani dan langsung menduduki daerah itu. Kedatangan Inggris ke Semenanjung Malaka menghasilkan perjanjian dengan Thailand, yaitu Patani dikuasai oleh Thailand dan Perlis dan wilayah lainnya dimiliki oleh Inggris. Kemudian hari Inggris menyebut daerah jajahannya dengan sebutan Malaysia.

Muslim Patani saat itu dipaksa untuk menjadi bagian dari Thailand atau ketika itu masih bernama kerajaan Siam. Namun, karena kependudukan itu, tak pelak terjadi pergolakan di daerah Pattani sampai sekarang. Sebuah reaksi yang wajar karena Muslim Pattani terus melawan para penjajah itu.

Peran ulama dalam perjuangan Muslim Patani

 

 

Terjadi banyak sekali pergerakan dan perlawanan untuk membebaskan Pattani dari cengkeram Thailand. Maka tidak heran jika hal ini selalu memunculkan berbagai kelompok pergerakan yang umumnya dimotori oleh ulama Patani. Dalam sejarah perjuangannya, sertidaknya ada tiga golongan ulama.

Ulama yang pertama adalah mereka yang terjun langsung mengangkat senjata. Di siang hari, mereka berprofesi sebagai pendidik, pengacara, pebisnis atau profesi lainnya. Namun pada malam hari mereka menenteng senjata dan terjun langsung ke medan pertempuran. Ciri-ciri gerakan ini adalah, mereka menitikberatkan pada ajaran-ajaran (ayat-ayat) yang mengandung Jihad. Mereka juga menolak pembangunan atau rencana pembangunan dari pemerintah Thailand. Kelompok ulama ini menjunjung tinggi pejuang-pejuang revolusi dunia, salah satu contohnya adalah Presiden pertama RI, Ir. Soekarno.

Ulama yang kedua adalah mereka yang pro terhadap pemerintah Thailand. Hal ini dilandasi prinsip bahwa mereka tidak merasa ditindas oleh kerajaan Siam. Memang, Thailand menganut sistem bebas menganut agama apapun, ini terbukti dengan berbagai ritual peribadatan juga dibolehkan di sana. Kelompok ulama ini memilih bekerja sama dengan Thailand, bahkan tidak jarang menjadi kaki tangan kerajaan Siam ketika ada rencana pembangunan di Provinsi Pattani. Mereka berpendirian bahwa Islam menjunjung tinggi perdamaian, sehingga menghindari konflik dengan pemerintah. Mirip seperti di Indonesia.

Kemudian tipe ulama yang ketiga adalah mereka yang berada di antara dua kelompok ulama lainnya. Mereka akan bereaksi menentang pemerintah Thailand jika terjadi pembantaian terhadap muslim. Namun mereka akan diam jika merasa tidak terjadi apa-apa. Saat ini fakta bahwa tidak ada seorangpun yang secara terang-terangan mengaku menjadi pejuang, perjuangan dilakukan secara sembunyi-sembunyi (underground).

Penderitaan Muslim Patani

 

 

Penderitaan yang dialami oleh warga Muslim di Thailand Selatan sebenarnya telah berlangsung selama bertahun-tahun. Warga minoritas Muslim tidak bisa hidup tenang karena berada di bawah bayang-bayang kecemasan dan drama kehidupan yang mencekam.

Selama ini sudah terjadi banyak pertumpahan darah di bumi Patani. Pembantaian Muslim Patani hampir sama persis seperti yang terjadi di negara-negara Muslim terjajah lainnya. Misalnya saja, para Muslim Pattani dibunuh ketika sedang shalat di masjid. Selama ini tragedi berdarah di Pattani hampir jarang terdengar, ini karena pemerintah Thailand memang membatasi dan menguasai semua arus informasi tentang Patani. Misalnya saja, orang banyak yang menganggap bahwa konflik Pattani hanya sebuah masalah internal Thailand.

Di Pattani, kerukunan antar-agama jarang terlihat. Dulu, muslim Patani sering memberikan makanan kepada para Biksu. Namun kini hal itu tidak terjadi. Itu karena perlakuan buruk yang sering diterima oleh Muslim Patani.

Perlakuan pemerintah Thailand terhadap Muslim Patani memang buruk. Mereka diharamkan untuk menyimpan buku-buku sejarah Pattani. Kesadaran historis mereka dilenyapkan oleh tangan besi pemerintah dan militer Thailand yang sangat khawatir kalau warga Muslim ini sadar bahwa mereka adalah orang-orang Melayu, dan bukan orang Thailand. Mereka dilarang keras berbicara dalam bahasa Melayu. Semua hal harus di-Thailandkan: bahasa sehari-hari, bahasa pengantar di sekolah-sekolah, dan nama-nama mereka. Tidak boleh memakai bahasa Melayu. Semuanya harus menggunakan bahasa Siam (Buddha), bahasa Kerajaan Thailand. Selain masalah bahasa dan sejarah, mereka juga dikondisikan dalam keadaan selalu mencekam. Di setiap sudut jalan, selalu ada tentara berseragam militer lengkap dengan senjata otomatisnya.

Solusi Muslim Patani

Jadi apa kiranya solusi yang bisa dilakukan untuk Muslim Patani? Sepertinya saat ini, satu-satunya jalan keluar untuk mengatasinya adalah dengan mengadakan jajak pendapat atau pemungutan suara, dengan adanya pihak ketiga sebagai penengah. Namun jelas pihak ketiga tidak berasal dari negara yang memang sudah mempunyai sentimen terhadap Islam sebelumnya seperti Barat, ataupun Amerika.

Dengan adanya pemungutan suara akan memunculkan keinginan murni dari muslim Patani mengenai nasib dan masa depan mereka agar tak lagi terjajah sepanjang hidupnya. (sa/berbagai sumber)

%d blogger menyukai ini: