Halo Bank Mandiri, Maaf Seluruh Staff Kami Sedang Sibuk


aplikasi Bank di sosialisasikan oleh petugas dari perbankan yang getol sekali ke sekolah sekolah , tetapi setelah itu pelayanan nya amburadul.........

aplikasi Bank di sosialisasikan oleh petugas dari perbankan yang getol sekali ke sekolah sekolah , tetapi setelah itu pelayanan nya amburadul.........

Bukan Sumaryanto Bronto saja yang kesal dengan layanan call Mandiri 14000, menunggu sampai 20 menit memerlukan biaya puluhan ribu rupiah, tetapi karena terpaksa mau bilang apa. Lha dari pada ada yang menyalahgunakan kartu ATM maupun visa card yang kita miliki.

Tidak hanya untuk melaporkan kehilangan kartu ATM dan Visa Card saja soal tagihan billing pun banyak dikeluhakan, antara lain keluhan nasabah pemakai ATM Mandiri dan Visa Card.

Call Mandiri 14000 Sibuk Mohon Tunggu
Sumaryanto Bronto – suaraPembaca

Jakarta – Hari Sabtu, 27 September 2008 saya beberapa kali dalam waktu yang berbeda dan continous menelepon Call Mandiri 14000 atau 021 52997777. Namun, yang saya dapatkan “maaf seluruh staf kami masih sibuk, mohon tunggu”.

Ya jawaban itulah yang saya temui dalam satu hari ini meskipun saya tunggu hingga 20 menit lebih. Saya ulangi untuk menelepon beberapa kalik kembali. Tetap saja “maaf seluruh staf kami masih sibuk, mohon tunggu.

Beginikah kualitas pelayanan dari bank yang katanya merupakan bank pemerintah terbesar di Indonesia. Mempunyai layanan yang begitu buruknya sehingga nasabah begitu dirugikan waktunya.

Sangat disayangkan apabila kita sebagai nasabah dalam posisi sulit. Contoh hal beberapa kasus penipuan maupun pembobolan kartu ATM. Ketika ingin menkonfirmasi atau menelepon Call Centre namun hanya jawaban “maaf seluruh staf kami masih sibuk, mohon tunggu”.

Satu saran untuk Bank Mandiri. Jika belum siap dengan layanan Call Mandiri 24 Jam, lebih baik ditiadakan saja layanan tersebut.

Sumaryanto Bronto
Gurame 72 Pasar Minggu Jakarta Selatan
sumaryantobronto@gmail.com
02198066884

Lelah Berurusan dengan Billing Mandiri
Agus Arilito – suaraPembaca

Jakarta – Sampai hari ini saya belum juga menerima billing statement kartu kredit Mandiri Visa Gold dan Master Titanium atas nama Agus Arilito. Padahal jatuh tempo tagihan adalah tanggal 24 September.

Permasalahan ini sudah untuk ke sekian kalinya terjadi. Terakhir saya mengirimkan komplain adalah untuk billing statement periode Juli 2008. Saya pikir setelah itu akan ada perubahan yang positif. Ternyata bukannya peningkatan pelayanan malah tagihan saya bulan September 2008 kembali tidak terkirim.

Hasil pengecekan tanggal 24 September ke Mandiri Call Center dikatakan bahwa billing saya masih dalam proses pengiriman. Bagaimana mungkin tagihan yang jatuh tempo tanggal 24 September sampai tanggal 24 masih dalam proses pengiriman?

Lalu, siapa yang akan menanggung jika sampai terjadi bunga atau denda yang timbul akibat kesalahan ini? Sangat melelahkan berurusan dengan hal ini. Untuk masalah sepele seperti ini saja Bank Mandiri tidak dapat memberikan pelayanan yang baik.

Apakah setiap bulan saya harus meluangkan waktu untuk mengurusi masalah ini? Saya mohon perhatian dari pihak yang terkait untuk masalah “sepele” ini.

Agus Arilito
Jl Raya Tipar Cakung
Rusun Griya Tipar Blok Meranti No 407
Jakarta
agus.arilito@combiphar.com
081905005258

Lemahnya Pembayaran Kartu Kredit Bank Mandiri
Hannah Jeani – suaraPembaca

Jakarta – Saya telah melakukan pembayaran tagihan kartu kredit Bank Mandiri pada tanggal 12 September 2008 pukul 10.25 melalui ATM BII (ATM Bersama) dengan menggunakan menu transfer ke bank lain (Bank Mandiri Card Centre nomor rekening 1220004022854) dengan menyebutkan nomer kartu kredit saya pada keterangan/ ref. Uang yang saya transfer sejumlah Rp 1,000,000 lebih dari minimum payment.

Pada tanggal 22 September 2008 pukul 15.00 saya menelepon Call Centre untuk mengecek kondisi kartu kredit. Saya dilayani oleh Nadine yang menyampaikan bahwa saya harus faksimili bukti pembayaran (saja) ke 021-52997722.

Pada tanggal 23 pukul 13.41 saya mengirim faks bukti pembayaran tersebut dengan disertai keterangan nama dan nomer kartu kredit. Pada tanggal 24 pukul 13.00 saya ditelepon Bank Mandiri atas nama Andi yang menanyakan pembayaran saya dan saya jelaskan saya sudah membayar dan faks ke Bank Mandiri. Bapak Andi menjawab kartu mungkin aktif dalam 1-2 hari.

Pada tanggal 24 pukul 16.20 saya menelepon lagi ke Call Centre dan diterima oleh Sdr Andra yang menyatakan bahwa saya harus menulis surat bertanda tangan dan fotokopi KTP kepada Bank Mandiri dan dia menyatakan bahwa bukti pembayaran yang saya kirim tidak cukup dan belum tentu diterima oleh Bank Mandiri. Hal tersebut sangat mengganggu dan merepotkan saya karena Nadine sebelumnya tidak menyebutkan bahwa saya harus mengirim surat dan fotokopi KTP.

Saya merasa niat baik saya melakukan pembayaran kepada Bank Mandiri tidak mendapat respon yang baik. Malahan sangat mengecewakan dan cenderung memperpanjang masalah. Bukannya memberikan pemecahan yang berguna. Sangat disayang untuk bank sebesar Bank Mandiri tidak mampu/ belum siap menerima pembayaran dengan sistem yang sudah disebarluaskan sendiri oleh Bank Mandiri yaitu lewat ATM bersama.

Selain itu bank mandiri terutama Call Centre Officer cenderung mempersulit proses yang sebenarnya sangat mudah. Apalagi ini adalah proses pembayaran dari nasabah kepada Bank Mandiri. Kenapa dipersulit? Bukankah mudah untuk mengecek saja nomer rekening saya yang sudah tercantum pada ref? Apalagi saya sudah menfaksimilinya. Selain Call Centre Officer memberikan keterangan yang berubah-ubah yang merepotkan nasabah.

Saya minta Bank Mandiri memperhatikan masalah pembayaran saya yang dianggap missing ini karena dengan jelas tertera Bank Mandiri (1220004022854) sebagai penerima uang sebesar 1 juta dari saya. Terima kasih (fotokopi KTP saya faks terpisah).

Hannah Jeani
Karawaci Tangerang
hannah_nadaweo@yahoo.co.id
0213925222

Ucapan Lebaran


Terurai kata tersirat makna
terbentuk opini di kepala kita
setelah membaca surat yang saya terima
teriring pula niat yang sama…


Saya hanyalah seorang anak manusia
yang memiliki silap dan dosa…

Tetapi, hati ini malu rasanya
begitu membaca surat yang diterima…

Sembah sujud dari yang muda
untuk memohon keridhoan maaf dari Bapaknda…

Mohon Maaf zahir dan bathin
Selamat Idul Fitri 1429 H
Dear kanaya’s Customers & Friend :
Kanaya Drum Band Mengucapkan
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1429H
MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN
Regards,
Indrawati

Sebelum puasa maaf telah dipinta

Agar ibadah lebih afdol rasanya

Namun kita hanya manusia biasa

Tetap tak luput dari silap dan dosa

Kini kemenangan jelang dimata

Tersusun jari dihatur kata

Kembali maaf lahir dan bathin kami pinta

Agar kemenangan nanti dirasa sukaria

SELAMAT IDUL FITRI 1429 H

MINAL AIDIN WAL FA’IDZIN

Selamat Hari Raya Aidilfriti

Maaf Zahir dan Batin

Daripada rakan-rakan DEMA kepada semua rakan-rakan seperjuangan.

Daripada ahli jawatan kuasa DEMA tahun 08/09

Committee board

Name

Phone number

Email address

Secretary of adminstation

Ong Jing Cheng

012 7583779

jingcheng85@ yahoo.com

Secretary of National Affair

Lee Song Yong

012 6359440

xiumeng1986@ yahoo.com

Secretary of International Affair

Neow Ti Hooi

017 6663855

teahui_lh@yahoo. com

Secretary

Ng Yong Jin

012 3770626

ngyongjin84@ yahoo.com

Treasurer

Teh Yee Keong

017 6665300

tehyeekeong@ yahoo.com

Student Politic

Yap Heng Lung

016 4114147

yaphenglung@ yahoo.com

Publication

kuek ser kuang hong

012 7331580

kuanghong1987@ gmail.com

Media

Lee See Kiang

016 9301932

kelvinlee1201@ yahoo.com

UUM coordinator

Tan Sze Ming

012 4046310

sze_min310@hotmail. com

USM coordinator

Lee Hui Fei

016 4422423

huifei23@yahoo. com

UPM coordinator

Lau Wai Seng

017 7613248

kelvin_lau_1218@ yahoo.com

UTM coordinator

Fang Pei Fen

014 3068770

peifen915@yahoo. com.my


Joki Zakat dan Berbuka Bersama di Bulan Ramadhan


Anak-Anak Pulau sekitar Batam , orang Batam menyebut nya hinterland...nyaris tak terjangkau buka bersama sebagaimana rekan-rakan nya di Batam.

Anak-Anak Pulau sekitar Batam , orang Batam menyebut nya hinterland...nyaris tak terjangkau buka bersama sebagaimana rekan-rakan nya di Batam.

Di Bulan Ramadhan ghirah orang bersedekah meningkat, ada dalam bentuk berbuka bersama, ada acara sumbangan ke panti-panti asuhan, memberi makan anak yatim, orang miskin, orang jompo.

Sejak menjelang Ramadhan lagi yaitu diakhir bulan Sakban, sudah mulai banyak orang-orang bersedekah memanggil anak yatim atau anak yang kurang mampu kerumahnya, biasanya anak yatim dan anak yang kurang mampu ini didatangkan dari beberapa panti asuhan.

Setelah di beri makan, terkadang pulang nya diberi sangu uang di dalam amplop, ada yang diberikan langsung kepada sia anak, terkadang juga kepada pengurus atau orang yang membawa rombongan anak yatim dan kurang mampu tadi.

Di Batam ada 20 panti asuhan yang terdaftar di Dinas Sosial, beragam asal anak yang tinggal di panti-panti yang ada di Batam,  ada yang memang orang tuanya tinggal di Batam ada yang di pulau sekitarnya dan ada yang memang tidak punya keluarga sama sekali.

Dari 20 panti itu tidak semua mempunyai panti khusus (rumah), ada yang belum mempunyai panti tetapi mempunyai sekolah, jadi sekolah mengurusi anak yatim kurang mampu disekolahkan disitu tetapi masih tinggal dengan orang tuanya. Tetapi ada pula panti asuhan tak punya sekolah, anak-anak yang tinggal disitu disekolahkan diberbagai sekolah yang dekat dengan panti itu berada.

Kalau sudah bulan ramadhan anak-anak panti ini acap di undang untuk buka bersama, terkadang sehari bisa 3 kali datang undangan. Apalagi saat sekarang ini banyak tokoh-tokoh politik yang tiba-tiba datang ghirahnya menyambangi anak yatim dan kurang mampu, besok nya gambar anak yatim dan kurang mampu tadi berikut si tokoh masyarakat dan tokoh politik ini sudah nongol di Media massa.

Ustaz Yanto misalnya pengurus pesantern Al Hikmah Dapur 12, diminta menyiapkan anak sebanyak 47 orang untuk dibawa memenuhi undangan PT PLN Batam, sementara siswa didiknya sebagian besar sudah pulang, yang tinggal di pondok hanya anak guru yang kebetulan tidak pulang kampung, tak lama kemudian datang lagi telpon dari PT Panashonic, kebutuhan anak yatim dan kurang mampu untuk PLN saja sudah didatangkan dari Pulau Seraya, lha ini ada permintaan lagi. Terus siapa yang disiapkan untuk itu?.

Kenapa pemberi sedekah, infaq atau pemberi makan itu jor-joran di bulan ramadhan saja? Yakh mungkin karena pahala nya berlipat ganda, yakh memang  mungkin barangkali sudah sampai nisab hartanya di bulan ramadhan, kayak pak Syaikon di Pasuruan memberi zakat sampai memakan korban puluhan orang meninggal.

“Kemarin waktu pak Gubernur Ismeth Abdullah datang ke Masjid Nurul Hidayah di Bengkong Polisi, anakku dapat amplop besarnya rp. 50.000,- namanya anak-anak, karena disitu ada anak yatim dan kurang mampu yang diundang dalam acara kedatangan pak Gubernur ini, dia pun mendapat amplop karena kebetulan berdiri di dekat rombongan anak yatim dan kurang mampu”  kata Ibu Rautik. “Lha orang bapak ibu nya masih hidup koq”  tambahnya lagi.

Puluhan tahun yang lalu hal seperti ini pun sering terjadi, sakin susahnya untuk memenuhi undangan berbuka bersama dengan anak yatim dan kurang mampu, siapa saja yang mau ikut menghadiri acara itu ya dibawa saja. Ongkos di tanggung si panitia, “Kemarin aku dapat sejuta pak” kata pak M Isa dia membawa rombongan anak-anak kerumah seorang mantan pejabat.

“Hei ikut enggak, ada buka di Hotel” kata seorang anak membuka pintu warnetku mengajak anak-anak yang sedang main game, “Hotel mana” tanya seorang anak lagi, ” Di Bengkong Laut” . Bergegas mereka pergi,  pukul 21 an anak-anak yang tadi pergi berbuka datang lagi, saat kutanya dapat berapa, mereka jawab cuma dapat makan saja, biasanya minimal limapuluh ribu rupiah ada salam tempel dari si pengundang, kalau menurut pak M Isa bisa jadi sumbangan tidak diberikan kepada si anak, tetapi langsung kepada si pembawa atau pengasuhnya.

Saya yakin tak ada data valid di dinas sosial berapa anak yatim dan kurang mampu di Batam, termasuk di pulau-pulau disekitaan Batam, berapa panti asuhan yang benar-benar mengasuh anak yatim dan kurang mampu. Dan celaka nya lagi hal joki dalam menerima zakat atau berbuka bersama ini bukanlah baru-baru ini saja, anak yang sedang asyik bermain game itu tak tahu sudah berapa kali dia ikut buka bersama dan berapa banyak duit yang diterimanya.

“Kalau saya tahu pak saya marah anak saya”  kata Ibu Tuti, tapi anak nya diajak dan buk Tuti tak tahu. Kasihan anak-anak yang memang benar-benar membutuhkan bantuan , sedekah atau apalah namanya tidak tepat sasaran. Lagian mengapa harus satu bulan di bulan ramadhan saja orang-orang kaya atau orang  yang merasa kaya ini bersedekah, padahal anak yatim dan kurang mampu yang sebenarnya membutuhkan biaya hidup 12 bulan.

Datalah , periksalah, apakah benar-benar anak-anak yang diberi itu benar-benar anak kurang mampu , kalau pun dia yatim dan kurang mampu sudah berapa puluh kali dia dapat sumbangan yang sama dalam satu bulan? , pertanyaan lain siapa yang memeriksa lembaga atau pengelola panti yang mengatasnamakan anak yatim dan kurang mampu tadi.

Bagaimana di tempat anda ?

Barempa Anakna Tanya Pak Suhdi, Settong Jawab Hamid


Apa agaknya yang diperhatikan dan diperbincangkan kedua orang ini ya?, keduanya adalah kenalanku yang satu berumur 80an yang satu 30an tahun. Keduanya pula sama-sama berasal dari Sangkapura di Pulau Bawean sana. Mereka bertemu selepas shalat Jumat (26/9) di Masjid Raya Batam, satunya yang masih muda namanya Abdul Hamid kerjanya sebagai wartawan di harian lokal Batam Pos masih satu group dengan Jawa Pos Group.

Siang itu, tak sengaja bertemu saat akan shalat Jumat dengan pak Suhdi demikian nama lelaki 80an tahun itu berjalan perlahan dari rumahnya menuju ke masjid Nurul Hidayah di Bengkong Polisi, aku pula akan berangkat shalat tetapi ke Masjid Raya Batam (MRB) Center, jadilah kami bersama ke MRB. Ternyata meski telah hampir belasan tahun MRB berdiri, pak Suhdi belum sekalipun shalat disitu, pria asal Sidogedungbatu Sangkapura Bawean itu menggumam akhirnya sebelum aku meninggal bisa juga shalat disini, “mega sekali ya Man” timpalnya saat selepas pulang menuju parkiran kenderaan. Jadi itulah pertama sekali pak Suhdi shalat di MRB. https://imbalo.wordpress.com/2008/09/14/pak-suhdi-dari-sida-gedung-batu-sangkapora-bawean/

Di MRB pak Suhdi kekenalkan dengan Hamid, Hamid berasal dari desa Kumalasa 7 kilo dari Sangkapura, desa itu diatas bukit “Desaku itu diatas bukit, jalannya tanjakan tapi sekarang sudah diaspal”, kata Hamid menjelaskan karena ternyata desa mereka agak berjauhan.    

Aku senyum mendengar pembicaraan kedua orang yang umurnya terpaut 50 tahun ini, “Dimma bengkona” tanya pak Suhdi, “Komalasa pak”jawab Hamid. “Settong ” jawab Hamid lagi saat ditanya barempa anakna, itu lah perbualan yang dapat kutangkap. Gembira sekali kelihatan pak Suhdi sembari memegang pundak Hamid dia menceritakan keadaan keluarganya di Batam.

Desa Kumalasa itu terkenal dengan gerabahnya, disana tempat orang bikin priok tanah, cerita pak Sudhi bernostalgia, tetapi sekarang tak ada lagi hasilnya, orangnya banyak jadi pedagang di Sangkapura atau jadi TKI di malaysia kata Hamid pula, mungkin setelah desa itu diaspal tahun 97an jadi transport sudah lancar, tak ada lagi priok dari tanah, orang Kumalasari sudah meninggalkan sawah dan ladangnya, orang desa sudah konsumtif, HP saja sudah yang pakai kamera semua, malah kita yang disini biasa2 saja, pulang ke desa malah mereka lebih maju dari kita tambah Hamid. “Masak pun sudah pakai Gas pak” kata Hamid lagi.

Hamid dan Pak Suhdi dua lelaki dari Bawean, hampir 50 tahun selisih usia mereka, keduanya bermukim di Batam, siapa kira-kira orang Bawean yang paling tua yang tinggal di Batam, perbincangan selepas sholat jumat pekan lalu. Agak nya memang pak Suhdi.

RUU Pornografi Mengapa Bali Menolak?


Kenapa Bali menolak? kalau disahkan katanya Bali mau lepas dari NKRI, dimana sih ketidak setujuan mereka yang menolak RUU Pornografi, sebelumnya RUU Pornografi dan pornoaksi itu?

Kalau kaum Gay dan Lesbian tak heran bila menolak, bagaimana dengan anda?

Draf RUU itu sbb: 

 RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA TENTANG PORNOGRAFI

Dalam Undang-Undang ini yang dimaksud dengan:

BAB I
KETENTUAN UMUM

Pasal 1

1.Pornografi adalah materi seksualitas yang dibuat oleh manusia dalam bentuk gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, gambar bergerak, animasi, kartun, syair, percakapan, gerak tubuh, atau bentuk pesan komunikasi lain melalui berbagai bentuk media komunikasi dan/atau pertunjukan di muka umum, yang dapat membangkitkan hasrat seksual dan/atau melanggar nilai-nilai kesusilaan dalam masyarakat.

2.Jasa pornografi adalah segala jenis layanan pornografi yang disediakan oleh orang perseorangan atau korporasi melalui pertunjukan langsung, televisi kabel, televisi teresterial, radio, telepon, internet, dan komunikasi elektronik lainnya serta surat kabar, majalah, dan barang cetakan lainnya.

3.Setiap orang adalah orang perseorangan atau korporasi, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum.

4.Anak adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun.

5.Pemerintah adalah Pemerintah Pusat yang dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia yang memegang kekuasaan pemerintahan negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

6.Pemerintah Daerah adalah Gubernur, Bupati, atau Walikota, dan perangkat daerah sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah.

Pasal 2
Pengaturan pornografi berasaskan Ketuhanan Yang Maha Esa, penghormatan terhadap harkat dan martabat kemanusiaan, kebhinnekaan, kepastian hukum, nondiskriminasi, dan perlindungan terhadap warga negara.

Pasal 3
Pengaturan pornografi bertujuan:
a.mewujudkan dan memelihara tatanan kehidupan masyarakat yang beretika, berkepribadian luhur, menjunjung tinggi nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, serta menghormati harkat dan martabat kemanusiaan;

b.memberikan pembinaan dan pendidikan terhadap moral dan akhlak masyarakat;

c.memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi warga negara dari pornografi, terutama bagi anak dan perempuan; dan
d.mencegah berkembangnya pornografi dan komersialisasi seks di masyarakat.

BAB II
LARANGAN DAN PEMBATASAN
(1) Setiap orang dilarang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi yang memuat:

Pasal 4

e.persenggamaan, termasuk persenggamaan yang menyimpang;

f.kekerasan seksual;

g.masturbasi atau onani;

h.ketelanjangan atau tampilan yang mengesankan ketelanjangan; atau

i.alat kelamin.

(2) Setiap orang dilarang menyediakan jasa pornografi yang:

a. menyajikan secara eksplisit ketelanjangan atau tampilan yang mengesankan ketelanjangan;

b. menyajikan secara eksplisit alat kelamin;

c. mengeksploitasi atau memamerkan aktivitas seksual; atau
d. menawarkan atau mengiklankan, baik langsung maupun tidak langsung layanan seksual.

Pasal 5
Setiap orang dilarang meminjamkan atau mengunduh pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1).

Pasal 6
Setiap orang dilarang memperdengarkan, mempertontonkan, memanfaatkan, memiliki, atau menyimpan produk pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1), kecuali yang diberi kewenangan oleh perundang-undangan.

Pasal 7
Setiap orang dilarang mendanai atau memfasilitasi perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4.

Pasal 8
Setiap orang dilarang dengan sengaja atau atas persetujuan dirinya menjadi objek atau model yang mengandung muatan pornografi.

Pasal 9
Setiap orang dilarang menjadikan orang lain sebagai objek atau model yang mengandung muatan pornografi.

Pasal 10
Setiap orang dilarang mempertontonkan diri atau orang lain dalam pertunjukan atau di muka umum yang menggambarkan ketelanjangan, eksploitasi seksual, persenggamaan, atau yang bermuatan pornografi lainnya.

Pasal 11
Setiap orang dilarang melibatkan anak dalam kegiatan dan/atau sebagai objek sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4, Pasal 5, Pasal 6, Pasal 8, Pasal 9, atau Pasal 10.

Pasal 12
Setiap orang dilarang mengajak, membujuk, memanfaatkan, membiarkan, menyalahgunakan kekuasaan atau memaksa anak dalam menggunakan produk atau jasa pornografi.

Pasal 13
(1) Pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan pornografi yang memuat selain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) wajib mendasarkan pada peraturan perundang-undangan.

(2) Pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan pornografi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus dilakukan di tempat dan dengan cara khusus.

Pasal 14
Pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan materi seksualitas dapat dilakukan untuk kepentingan dan memiliki nilai:
a.seni dan budaya;
b.adat istiadat; dan
c.ritual tradisional.

Pasal 15
Ketentuan mengenai syarat dan tata cara perizinan pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan produk pornografi untuk tujuan dan kepentingan pendidikan dan pelayanan kesehatan dan pelaksanaan ketentuan Pasal 13 diatur dengan Peraturan Pemerintah.

BAB III
PERLINDUNGAN ANAK
Setiap orang berkewajiban melindungi anak dari pengaruh pornografi dan mencegah akses anak terhadap informasi pornografi.

Pasal 16

Pasal 17
1) Pemerintah, lembaga sosial, lembaga pendidikan, lembaga keagamaan, keluarga, dan/atau masyarakat berkewajiban memberikan pembinaan, pendampingan, serta pemulihan sosial, kesehatan fisik dan mental bagi setiap anak yang menjadi korban atau pelaku pornografi.

2) Ketentuan mengenai pembinaan, pendampingan, serta pemulihan sosial, kesehatan fisik dan mental sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan Peraturan Pemerintah.

BAB IV
PENCEGAHAN

Bagian Kesatu
Peran Pemerintah

Pasal 18
Pemerintah dan Pemerintah Daerah wajib melakukan pencegahan pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan pornografi.

Pasal 19
Untuk melakukan pencegahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18, Pemerintah berwenang:
a.melakukan pemutusan jaringan pembuatan dan penyebarluasan produk pornografi atau jasa pornografi, termasuk pemblokiran pornografi melalui internet;

b.melakukan pengawasan terhadap pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan pornografi; dan

c.melakukan kerja sama dan koordinasi dengan berbagai pihak, baik dari dalam maupun dari luar negeri, dalam pencegahan pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan pornografi.

Pasal 20
Untuk melakukan upaya pencegahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18, Pemerintah Daerah berwenang:

a.melakukan pemutusan jaringan pembuatan dan penyebarluasan produk pornografi atau jasa pornografi, termasuk pemblokiran pornografi melalui internet di wilayahnya;

b.melakukan pengawasan terhadap pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan pornografi di wilayahnya;

c.melakukan kerja sama dan koordinasi dengan berbagai pihak dalam pencegahan pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan pornografi di wilayahnya; dan

d.mengembangkan sistem komunikasi, informasi, dan edukasi dalam rangka pencegahan pornografi di wilayahnya.

Bagian Kedua
Peran Serta Masyarakat
Masyarakat dapat berperan serta dalam melakukan pencegahan terhadap pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan pornografi.

Pasal 21

Pasal 22
(1) Peran serta masyarakat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 dapat dilakukan dengan cara:

a.melaporkan pelanggaran Undang-Undang ini;

b.melakukan gugatan perwakilan ke pengadilan;

c.melakukan sosialisasi peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang pornografi; dan

d.melakukan pembinaan kepada masyarakat terhadap bahaya dan dampak pornografi.

(2) Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dan huruf b dilaksanakan secara bertanggung jawab dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Pasal 23
Masyarakat yang melaporkan pelanggaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 ayat (1) huruf a berhak mendapat perlindungan berdasarkan peraturan perundang-undangan.

BAB V
PENYIDIKAN, PENUNTUTAN, DAN PEMERIKSAAN DI SIDANG PENGADILAN
Penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di sidang pengadilan terhadap pelanggaran pornografi dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang tentang Hukum Acara Pidana, kecuali ditentukan lain dalam Undang-Undang ini.

Pasal 24

Pasal 25
Di samping alat bukti sebagaimana diatur dalam Undang-Undang tentang Hukum Acara Pidana, termasuk juga alat bukti dalam perkara tindak pidana meliputi tetapi tidak terbatas pada:

a.barang yang memuat tulisan atau gambar dalam bentuk cetakan atau bukan cetakan, baik elektronik, optik, atau bentuk penyimpanan data lainnya; dan

b.data yang tersimpan dalam jaringan internet dan saluran komunikasi lainnya.

Pasal 26
(1) Untuk kepentingan penyidikan, penyidik berwenang membuka akses, memeriksa, dan membuat salinan data elektronik yang tersimpan dalam fail komputer, jaringan internet, media optik, serta bentuk penyimpanan data elektronik lainnya.

(2) Untuk kepentingan penyidikan, pemilik data, penyimpan data, atau penyedia jasa layanan elektronik berkewajiban menyerahkan dan/atau membuka data elektronik yang diminta penyidik.

(3) Pemilik data, penyimpan data, atau penyedia jasa layanan elektronik setelah menyerahkan dan/atau membuka data elektronik sebagaimana dimaksud pada ayat (2) berhak menerima tanda terima penyerahan atau berita acara pembukaan data elektronik dari penyidik.

Pasal 27
Penyidik membuat berita acara tentang tindakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 26 dan mengirim turunan berita acara tersebut kepada pemilik data, penyimpan data, atau penyedia jasa layanan komunikasi di tempat data tersebut didapatkan.

Pasal 28
(1) Data elektronik yang ada hubungannya dengan perkara yang sedang diperiksa dilampirkan dalam berkas perkara.

(2) Data elektronik yang ada hubungannya dengan perkara yang sedang diperiksa dapat dimusnahkan atau dihapus.

(3) Penyidik, penuntut umum, dan para pejabat pada semua tingkat pemeriksaan dalam proses peradilan wajib merahasiakan dengan sungguh-sungguh atas kekuatan sumpah jabatan, baik isi maupun informasi data elektronik yang dimusnahkan atau dihapus.

BAB VI
PEMUSNAHAN
(1) Pemusnahan dilakukan terhadap produk pornografi hasil perampasan.

Pasal 29

(2) Pemusnahan produk pornografi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh penuntut umum dengan membuat berita acara yang sekurang-kurangnya memuat:
a.nama media cetak dan/atau media elektronik yang menyebarluaskan pornografi;
b.nama, jenis, dan jumlah barang yang dimusnahkan;
c.hari, tanggal, bulan, dan tahun pemusnahan; dan
d.keterangan mengenai pemilik atau yang menguasai barang yang dimusnahkan.

BAB VII
KETENTUAN PIDANA
Setiap orang yang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebar-luaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun atau pidana denda paling sedikit Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp6.000.000.000,00 (enam miliar rupiah).

Pasal 30

Pasal 31
Setiap orang yang menyediakan jasa pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 6 (enam) bulan dan paling lama 6 (enam) tahun atau pidana denda paling sedikit Rp250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah).

Pasal 32
Setiap orang yang meminjamkan atau mengunduh pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun atau pidana denda paling banyak Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah).

Pasal 33
Setiap orang yang memperdengarkan, mempertontonkan, memanfaatkan, memiliki, atau menyimpan produk pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 dipidana dengan pidana paling lama 4 (empat) tahun atau pidana denda paling banyak Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah).

Pasal 34
Setiap orang yang mendanai atau memfasilitasi perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 dipidana dengan pidana penjara paling singkat 2 (dua) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun atau pidana denda paling sedikit Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp7.500.000.000,00 (tujuh miliar lima ratus juta rupiah).

Pasal 35
Setiap orang yang dengan sengaja atau atas persetujuan dirinya menjadi objek atau model yang mengandung muatan pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun atau pidana denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).

Pasal 36
Setiap orang yang menjadikan orang lain sebagai objek atau model yang mengandung muatan pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun atau pidana denda paling sedikit Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp6.000.000.000,00 (enam miliar rupiah).

Pasal 37
Setiap orang yang mempertontonkan diri atau orang lain dalam pertunjukan atau di muka umum yang menggambarkan ketelanjangan, eksploitasi seksual, persenggamaan, atau yang bermuatan pornografi lainnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun atau pidana denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).

Pasal 38
Setiap orang yang melibatkan anak dalam kegiatan dan/atau sebagai obyek sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 dipidana dengan pidana yang sama dengan pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 30, Pasal 31, Pasal 32, Pasal 33, Pasal 35, Pasal 36, dan Pasal 37, ditambah 1/3 (sepertiga) dari maksimum ancaman pidananya.

Pasal 39
Setiap orang yang mengajak, membujuk, memanfaatkan, membiarkan, menyalahgunakan kekuasaan atau memaksa anak dalam menggunakan produk atau jasa pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 dipidana dengan pidana penjara paling singkat 6 (enam) bulan dan paling lama 6 (enam) tahun atau pidana denda paling sedikit Rp250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah).

Pasal 40
(1) Dalam hal tindak pidana pornografi dilakukan oleh atau atas nama suatu korporasi, tuntutan dan penjatuhan pidana dapat dilakukan terhadap korporasi dan/atau pengurusnya.

(2) Tindak pidana pornografi dilakukan oleh korporasi apabila tindak pidana tersebut dilakukan oleh orang‑orang, baik berdasarkan hubungan kerja maupun berdasarkan hubungan lain, bertindak dalam lingkungan korporasi tersebut, baik sendiri maupun bersama‑sama.

(3) Dalam hal tuntutan pidana dilakukan terhadap suatu korporasi, korporasi tersebut diwakili oleh pengurus.

(4) Pengurus yang mewakili korporasi sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dapat diwakili oleh orang lain.

(5) Hakim dapat memerintahkan pengurus korporasi agar pengurus korporasi menghadap sendiri di pengadilan dan dapat pula memerintahkan pengurus korporasi supaya pengurus tersebut dibawa ke sidang pengadilan.

(6) Dalam hal tuntutan pidana dilakukan terhadap korporasi, maka panggilan untuk menghadap dan penyerahan surat panggilan tersebut disampaikan kepada pengurus di tempat tinggal pengurus atau di tempat pengurus berkantor.

(7) Pidana pokok yang dapat dijatuhkan terhadap korporasi hanya pidana denda dengan ketentuan maksimum pidana dikalikan 3 (tiga) dari pidana denda yang ditentukan dalam setiap pasal dalam Bab ini.

Pasal 41
Selain pidana pokok sebagaimana dimaksud dalam Pasal 40 ayat (7), korporasi dapat dikenakan pidana tambahan berupa:
a.pembekuan izin usaha;
b.pencabutan izin usaha;
c.perampasan kekayaan hasil tindak pidana; dan/atau
d.pencabutan status badan hukum.

BAB VIII
KETENTUAN PENUTUP
Pada saat Undang-Undang ini berlaku, dalam waktu paling lama 1 (satu) bulan setiap orang yang memiliki atau menyimpan produk pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) harus memusnahkan sendiri atau menyerahkan kepada pihak yang berwajib untuk dimusnahkan.

Pasal 42

Pasal 43
Pada saat Undang-Undang ini mulai berlaku, semua peraturan perundang-undangan yang mengatur atau berkaitan dengan tindak pidana pornografi dinyatakan tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan dengan Undang-Undang ini.

Pasal 44
Undang-Undang ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Undang-Undang ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia.

PENJELASAN:Ayat (1)
Huruf a
Yang dimaksud dengan “persenggamaan yang menyimpang” antara lain persenggamaan atau aktivitas seksual lainnya dengan mayat dan binatang, oral seks, anal seks, lesbian, homoseksual.

Pasal 4

Huruf b
Yang dimaksud dengan ”kekerasan seksual” antara lain persenggamaan yang didahului dengan tindakan kekerasan (penganiayaan) atau mencabuli dengan paksaan, pemerkosaan.

Huruf d
Yang dimaksud dengan “mengesankan ketelanjangan” adalah penampakan tubuh dengan menunjukkan ketelanjangan yang menggunakan penutup tubuh yang tembus pandang.

Pasal 5
Yang dimaksud dengan “mengunduh” adalah mengalihkan atau mengambil fail (file) dari sistem teknologi informasi dan komunikasi.

Pasal 6
Yang dimaksud dengan “yang diberi kewenangan oleh perundang-undangan” misalnya lembaga yang diberi kewenangan menyensor film, lembaga yang mengawasi penyiaran, lembaga penegak hukum, lembaga pelayanan kesehatan atau terapi kesehatan seksual, dan lembaga pendidikan. Lembaga pendidikan tersebut termasuk pula perpustakaan, laboratorium, dan sarana pendidikan lainnya.

Kegiatan memperdengarkan, mempertontonkan, memanfaatkan, memiliki, atau menyimpan barang pornografi dalam ketentuan ini hanya dapat digunakan di tempat atau lokasi yang disediakan untuk tujuan lembaga dimaksud.

Pasal 10
Yang dimaksud dengan “mempertontonkan diri” adalah perbuatan yang dilakukan atas inisiatif dirinya atau inisiatif orang lain dengan kemauan dan persetujuan dirinya. Yang dimaksud dengan “pornografi lainnya” antara lain kekerasan seksual, masturbasi atau onani.

Pasal 13
Ayat (1)
Yang dimaksud dengan “pembuatan” termasuk memproduksi, membuat, memperbanyak, atau menggandakan.

Yang dimaksud dengan “penyebarluasan” termasuk menyebarluaskan, menyiarkan, mengunduh, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, meminjamkan, atau menyediakan.

Yang dimaksud dengan “penggunaan” termasuk memperdengarkan, mempertontonkan, memanfaatkan, memiliki atau menyimpan.

Frasa “selain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1)” dalam ketentuan ini misalnya majalah yang memuat model berpakaian bikini, baju renang, pakaian olahraga pantai, yang digunakan sesuai dengan konteksnya.

Ayat (2)
Yang dimaksud dengan “di tempat dan dengan cara khusus” misalnya penempatan yang tidak dapat dijangkau oleh anak-anak atau pengemasan yang tidak menampilkan atau menggambarkan pornografi.

Pasal 14
Yang dimaksud dengan “materi seksualitas” adalah materi yang tidak mengandung unsur yang dapat membangkitkan hasrat seksual dan/atau tidak melanggar kesusilaan dalam masyarakat, misalnya patung telanjang yang menggambarkan lingga dan yoni.

Pasal 16
Ketentuan ini dimaksudkan untuk mencegah sedini mungkin pengaruh pornografi terhadap anak dan ketentuan ini menegaskan kembali terkait dengan perlindungan terhadap anak yang ditentukan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2003 tentang Perlindungan Anak.

Pasal 19
Huruf a
Yang dimaksud dengan “pemblokiran pornografi melalui internet” adalah pemblokiran barang pornografi atau penyediaan jasa pornografi.

Pasal 20
Huruf a
Yang dimaksud dengan “pemblokiran pornografi melalui internet” adalah pemblokiran barang pornografi atau penyediaan jasa pornografi

Dana Teroris Dicurigai Masuk Lewat Infak dan Zakat, Apa Iya?


Apa hubungan antara ISO dengan tranparansi pengelolaan zakat, agar lebih dipercaya ,itulah yang diutarakan oleh Badan Amil Zakat (BAZ) Kota Batam, agar lebih transparan dalam penerimaan dan penyalurannya, BAZ Batam mengalokasikan dananya untuk mendapatkan serifikat oleh badan ISO ini. Insiden Pembagian Zakat pak Syaikon jadi Syaiton?

Menurut hemat kami disamping itu ada hal yang tersembunyi, mengapa begitu jor-joran badan ISO ini menawarkan layanan jasanya ke beberapa lembaga-lembaga pengelola zakat yang ada di daerah Batam khususnya. ISO, lembaga asing ini menurut hemat kami lagi adalah merupakan kepanjangan dari tangan-tangan dari misi tersembunyi itu yang ingin tahu kemana dana zakat dan infak disalurkan, bukti nya si Lembaga Zakat ataupun Badan Zakat harus melaporkan kemana saja uang yang disalurkan nya sesuai dengan format yang ditentukan oleh si ISO.

Tak susahkan, dengan alasan transparansi dan sudah mendapat ISO, mereka mendapatkan data-data yang diperlukan, paling tidak si penyalur zakat dan infak, maupun sedekah, akan berhati-hati.

Baca tulisan dibawah ini dikutip dari http://www.mail-archive.com/search?q=nama+teroris&l=cikeas@yahoogroups.com

Pengamat Intelijen:
Dana Teroris Dicurigai Masuk Lewat Infak dan Zakat

Oleh
Rafael Sebayang

Jakarta – Pengamat intelijen Wawan Purwanto mensinyalir dana teroris masuk
melalui infak dan zakat. Untuk itu diperlukan pengawasan terhadap
sumbangan-sumbangan dalam bentuk infak dan zakat itu.

“Yang sangat kita khawatirkan adalah pengawasan terhadap sumbangan-sumbangan
dalam bentuk infak dan zakat menjadi sumber dana baru mereka. Dana-dana
tersebut sebenarnya halal namun digunakan oleh kelompok-kelompok mereka yang
berkamuflase atas nama agama untuk melanggar hukum. Bagi teroris itu, dana itu
ibarat darah. Kalau darahnya dibekukan, aktivitas-aktivitas mereka secara
otomatis juga akan berhenti,” katanya ketika dihubungi SH, Sabtu (5/7) siang
ini. Dia menyebutkan, terungkapnya kasus bom rakitan di Palembang, Sumatera
Selatan, mengindikasikan adanya sumber pendanaan baru dalam upaya aksi teror di
Indonesia.

Tertangkapnya sejumlah bendahara Jemaah Islamiyah (JI) di berbagai negara
menjadikan sumber dana yang datang di bawah tangan dalam bentuk infak dan zakat
memberikan darah segar bagi pelaku terorisme dalam menjalankan aksinya.Dia
menyatakan keberadaan peluru-peluru tajam yang menjadi satu kesatuan dalam satu
rakitan bom merupakan hal yang baru dalam teknik perakitan bom anggota JI,
khususnya bom-bom rakitan yang selama ini ditemukan atau meledak di wilayah
Indonesia. Terkait pendanaan, Wawan juga mengindikasikan adanya keterkaitan
aksi-aksi perampokan, khususnya perampokan toko-toko emas yang terjadi di
beberapa tempat akhir-akhir ini mengarah pada kelompok-kelompok terorisme. “Itu
memang arahnya ke sana,” katanya.

Menanggapi fakta baru di luar penangkapan sepuluh tersangka teroris di Sumatera
Selatan yang menyangkut pelarian salah satu petinggi JI berkewarganegaraan
Singapura, Mas Slamet Kastari, yang diinformasikan saat ini berada di
Indonesia, Wawan masih mempertanyakan validitas informasi tersebut. Pasalnya,
Kastari yang saat itu ditahan di penjara Singapura dalam kondisi diborgol
tangan dan kakinya.
Di samping itu, ketika itu Kastari tidak mungkin meloloskan diri dari penjara
yang ketat tersebut, karena mengalami patah kaki pada saat melarikan diri dari
Polda Riau beberapa waktu lalu. “Fakta-fakta ini memunculkan pertanyaan apakah
Kastari benar sudah melarikan diri ke wilayah Indonesia atau mungkin masih
berada di penjara Singapura atau bahkan sudah mati di sana,” katanya.
Pada kesempatan ini pula, Wawan mengingatkan agar masyarakat maupun penegak
hukum, khususnya Polri, mewaspadai adanya politisasi dalam kasus ini.

Pindahkan Basis Jaringan
Kapolri Jenderal Sutanto di Mabes Polri, Jumat (4/7) siang, mengatakan fakta
pengungkapan jaringan teroris di Malaysia mengindikasikan bahwa buron teroris
nomor satu Noordin M Top telah memindahkan baris jaringannya dari Jawa ke
Sumatera. Di samping itu, ada pengembangan teknik perakitan bom dari kelompok
JI yang saat ini mengembangkan teknik perakitan bom dengan menggunakan
peluru-peluru tajam.
Tentang keberadaan Slamet Kastari, Sutanto mengatakan pihaknya saat ini telah
menyebar foto-foto Kastari ke seluruh Polda di Indonesia. “Tujuannya agar
masyarakat mengenali dan mengetahui ciri-ciri fisik yang bersangkutan,”
katanya. Pihaknya telah memperketat penjagaan di wilayah-wilayah perbatasan di
seluruh Indonesia khususnya wilayah Sumatera yang saat ini diduga menjadi salah
satu basis pergerakan pelaku teror.

Wawan Purwanto juga mengingatkan, sasaran teroris saat ini sudah bergeser dari
perjuangan demi jihad, beralih pada kehancuran ekonomi dan ideologi kekerasan.
Indikasi ini terlihat dari penangkapan sepuluh tersangka teroris di Sumatera
Selatan baru-baru ini yang mengaku akan meledakkan Kafe Bedudel di Bukit
Tinggi, Sumatera Barat, karena banyak dikunjungi turis asing.
Hal ini sangat disayangkan, apalagi kondisi perekonomian dunia saat ini sedang
kacau, harga minyak mentah dunia terus melonjak sehingga semua harga kebutuhan
pokok ikut terkerek naik. “Jadi dimana letak jihadnya? Sasaran mereka sudah
bukan lagi jihad, tapi kehancuran ekonomi negara,” ungkap pengamat intelijen
itu. Para teroris itu hanya ingin mengesankan bahwa mereka tetap eksis,
sehingga tidak memperhitungkan korbannya, yang penting menyerang, kata Wawan.
Bukit Tinggi, terutama di kawasan jam gadang, memang menjadi tempat turis dan
terdapat kafe yang banyak orang bulenya. Meskipun kelompok teroris yang
ditangkap Densus 88 Antiteror di Palembang baru-baru ini mengaku batal
meledakkan bom di Kafe Bedudel, Bukit Tinggi, karena belakangan menyadari bahwa
para calon korban adalah warga setempat yang umumnya muslim dan bukan orang
asing.  Menurut seorang perwira Polri yang menolak disebut namanya, di tempat
itu sudah sempat dipasang tiga buah bom waktu, tetapi kemudian dibatalkan pada
detik-detik terakhir dan teroris memutuskan akan memindahkan serangan ke Ibu
Kota Jakarta. Namun menurut Wawan Purwanto, sepuluh tersangka itu ditangkap
sekitar 20 Juni lalu, namun baru dipublikasikan Polri pada HUT ke-62 Polri,
sebab untuk keperluan penyidikan.

Wawan mengingatkan pula bahwa dalam kondisi kemiskinan, teroris mudah masuk.
“Daripada melarat, sengsara, ya mendingan sahid saja,” lanjutnya sambil
mengingatkan, masyarakat harus peduli pada lingkungannya agar tak mudah
disusupi teroris. Wawan juga menjelaskan, para teroris itu pindah ke Sumatera
setelah diuber dari Poso, Jawa Tengah, dan Yogyakarta. Mereka membutuhkan rumah
tempat pengamanan sehingga hidup berpindah-pindah. Penyamaran yang paling
efektif menjadi guru dan santri, sambil melakukan perekrutan baru pada pemuda
berusia rata-rata 20 tahun, tapi masih dari kelompok yang bisa dialihkan ke
jihad.

Bali Dijaga Ketat
Aparat kepolisian di jajaran Polda Bali juga memperketat penjagaan di sejumlah
pintu masuk Bali, seperti pelabuhan penyeberangan Gilimanuk, Padangbai, dan
Bandara Ngurah Rai, guna mencegah masuknya kelompok teroris. Berdasarkan
pemantauan SH, petugas dari Gegana, Densus 88/Antiteror Polda Bali dan Reskrim,
serta Intel Polres Jembrana diterjunkan untuk pengamanan pelabuhan Gilimanuk
yang menghubungkan Jawa-Bali ini. (wahyu dramastuti/cinta malem ginting)

Batam Selalu Menunggu “Limpahan” Dari Singapura


Dibawah ini adalah kutipan dari beberapa koran yang terbit di Batam tentang limpahan turis dari Singapura, turis yang akan datang ke Batam itu karena disinyalir Hotel-Hotel di Singapura tak mampu menampung lonjakan turis yang datang ke Singapura dalam event – event yang diadakan di Singapura seperti Judi Kasino yang segera beroperasi, Formula F 1 yang segera digelar dimalam hari.

Batam pun berbenah diri, sampai-sampai seorang pejabat teras Pemko Batam membisikkan, jangan sampai limpahan turis dari Singapura itu tak selesa di Batam , sehinggalah malam-malam ramadhan di Batam di korbankan. Kenapa dikorbankan?, di Batam agak aneh sedikit, meskipun di Tanjung Pinang kota tetangganya yang masih dalam wilayah kepulauan riau untuk malam-malam selama ramadhan tutup total di Batam ada istilah buka tutup untuk tempat hiburan,  jadi keputusan Pemko Batam untuk hanya menutup beberapa hari saja tempat hiburan salah satunya adalah mengantisipasi limpahan turis tadi.  https://imbalo.wordpress.com/2007/11/25/judi-di-temasek-singapura-imbas-terhadap-batam/

Tapi sayang disayang Singapura itu cerdik dan licik, mana lah mau mereka melepaskan peluang itu mereka telah mengantisipasi dan telah menyiapkan segala sesuatunya. Kasihan Batam selalu menunggu limpahan dari singapura, dulu jaman Habibie masih berkuasa pun Batam diharapkan menjadi tempat limpahan alih kapal yang sudah tak tertampung di Singapura , begitu juga perakitan elektronik.

Di singapura yang akan membuka Kasino, Batam pun ikut sibuk, karena Batam akan mendapat limpahan dari orang-orang yang berjudi di Singapura.  Yang ada Batam hanya rutin mendapat limpahan LIMBA BAHAN BERACUN BERBAHAYA, setipa bulan pasti ada kapal yang membuang limbah nya di perairan Batam, itu yang ketangkap, yang tidak? , jelas sering terlihat bekas buangan minyak kotor dari kapal tenker mengotori dan melekat dibibir pantai di pulau-pulau sekitaran Batam.

Meresahkan nelayan, membunuh biota laut Batam, kasus kapal Tenker Natuna Sea sampi kini tak jelas ujung pangkalnya.

Simak Humor ala Gusdur tentang Singapura

Jangan Ikut Singapura

Seusai mengikuti rangkaian KTT Asean dan KTT Asean + 3 (Cina, Jepang dan Korea Selatan), Gus Dur memuntahkan kejengkelannya di depan seratusan warga Indonesia, di Kedubes RI di Singapura. Lee, yang datang menemui Gus Dur di kamar hotelnya, ternyata tidak mendukung gagasan Gus Dur memperluas keanggotaan ASEAN dengan melibatkan Timor Timur, Papua Nugini, dan Selandia Baru.

Lee Kwan Yew, menurut Gus Dur, malah juga secara terbuka menyebut bahwa dirinya sebentar lagi akan turun dari jabatan presiden.

Menurut Gus Dur, ketika ia menyebut gagasan perluasan Asean itu kepada Lee,  “Dia menolak. Dan biasanya, kalau dia menolak, yang lain menolak. Ya, sudah. Kalau begitu, kita bentuk pakta baru. Mungkin kita namai Forum Pasifik Barat.”

Dan gagasan itulah yang ia lontarkan dalam sidang KTT ASEAN. Alasan pembentukannya, menurut Gus Dur, karena ASEAN selama ini tidak menunjukkan solidaritasnya pada negeri-negeri kecil di kawasan Asia Tenggara seperti Timor Timur dan Papua Nugini.

Turis Asing Batal Masuk Batam

BATAM, TRIBUN – Impian Batam untuk mendapatkan tumpahan wisatawan even Grand Prix F1 sirna sudah. Para wisatawan tidak akan masuk ke Batam.

Oleh karena itu, Dinas Pariwisata Batam membatalkan konser jazz. Rencananya konser ini diharapkan menjadi penarik wisatawan asing.

Kepala Dinas Pariwisata Batam Raja Muchsin menyebut, pihak Singapura akan menggunakan empat cruise (kapal pesiar) untuk menampung  penonton yang tidak tertampung di hotel Singapura.

Muchsin mengatakan ada 38 ribu kamar hotel di Singapura. Apabila penonton sebanyak 40 ribu yang tersisa hanya 2.000 orang. Mereka akan ditampung di  empat cruise milik Singpura.  Dua kapal pesiar itu yakni Virgo Star dan Libra Star bisa mengakomodir sebanyak 3.000 orang.

Raja Muchsin dan Ketua Tim Visit 2010 Rahman Usman akan berangkat ke Jakarta untuk menunda konser Jazz tersebut dan akan diganti dengan  konser lain yang cocok untuk orang Asia. “Kami dulu merancang konser Jazz karena kita yakin  orang Eropa akan banyak menonton F1 apalagi dalam perencanaan semula ada limpahan sekitar 4000 orang bakal  menginap di Batam. Tapi setelah mendapat konfirmasi dari Singapura, penonton F1 yang tidak terakomodir di Hotel akan disediakan di kapal pesiar,” kata Muchsin.

Dengan batalnya penonton F1 menginap di Batam, konsorsium yang selama ini sudah melakukan persiapan tentu mengalami kerugian. Apalagi mereka bolak-balik ke Singapura untuk melakukan lobi-lobi agar penonton F1 bisa menginap di Batam. “Mereka tentu rugi tapi yang namanya jualan tentu akan ada rugi dan untung,” jelas Muchsin.

Ia menyebut untuk menggaet wisatawan  masuk ke Batam, Disparbud akan membuat konser Kenduri Seni Melayu dan Gebyar Nusantara sekitar November mendatang. Konser tersebut sasaran utamanya wisatawan Singapura karena dari 80 ribu wisatawan per bulan yang masuk ke Batam sebanyak 50 persen di antaranya warga negara Singapura.(hat)

Singapura Gagalkan Batam Curi Wisman

BATAM (BP) —Kapal wisata yang disediakan Pemerintah Singapura menggagalkan usaha Batam ”mencuri” wisatawan mancanegara (wisman) dari limpahan penonton Formula 1 dari Singapura. ”Pemerintah Singapura menyiapkan empat kapal wisata yang bisa menampung ribuan penonton F1,” kata Direktur Promosi Dalam Negeri Dirjen Pemasaran Pariwisata Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, Fathul Bahri, Jumat.
Sebelumnya, pengusaha wisata Kota Batam berharap mendapatkan limpahan tamu dari penonton F1 Singapura, karena Singapore Tourism Board (STB) menyatakan negara pulau itu tidak bisa menampung sekitar 8.000 penonton.
Fathul Bahri mengatakan, Batam tidak akan kedatangan limpahan penonton F1 karena seluruh pengunjung acara balap tersebut sudah tertampung di empat kapal wisata yang disediakan pemerintah Singapura.
”Mereka tidak mau rugi,” katanya. (rob/ ant)

 Singapura Dramatisir Limpahan F1

BATAM (BP) – Pelaku wisata Batam harus banyak belajar dengan Singapura karena negara Singa itu berhasil mendramatisir ada limpahan penonton F1. Sehingga Indonesia, Batam pada khususnya turut serta mempromosikan event tersebut.
Menurut Jadi Rajagukguk dari Batam Tourism Board (BTM), harapan Batam untuk mendapatkan limpahan 8 ribu penonton F1 yang tak tertampung hotel di Singapura itu gagal, karena Singapura sudah menyiapkan empat kapal pesiar.
Pengusaha di Singapura, melihat ajang F1 ini sebagai peluang dan pengusaha kapal pesiar memanfaatkan peluang tersebut. Selain itu, kata Jadi, limpahan tersebut bukan hanya di Batam, tetapi juga dinikmati Johor Bahru.
”Namanya juga limpahan. Sepanjang pihak Singapura mampu menampung jumlah penonton F1, dengan cara apapun sah-sah saja. Yang penting, kita bisa mempelajari strategi Singapura mampu mem-blow up seakan-akan terjadi limpahan penonton. Sehingga, menggugah peran aktif pemerintah Indonesia dan Malaysia untuk mempromosikan F1 itu,” kata Jadi.
Secara tak langsung, tutur Jadi, Indonesia dan Malaysia diajak membantu mempromosikan dan menjual tiket F1.

Karena Singapura menargetkan penonton utama F1 itu dari Indonesia dan Malaysia.
Jadi mengatakan, Singapura menjadikan Batam sebagai pintu masuk Singapura. ”Kalau memang saat ini belum ada penonton F1, dari negara luar yang tinggal di Batam, sudah jelas penonton belum berlimpah. Singapura masih mampu mencari alternatif lain jika terjadi limpahan,” tutur Jadi.
Paling tidak, Singapura berhasil mendramatisir bahwa akan terjadi limpahan penonton F1. Sehingga menggugah negara tetangga. Hal ini, jelas Jadi, berbeda dengan pelaksanaan F1 di Malaysia yang promosinya biasa-biasa saja. ”Sekali lagi, kita memang harus berguru strategi dengan Singapura. Namanya juga limpahan. Jangan-jangan, belum ada limpahan,” kata Jadi.
Harusnya Visit Indonesia 2008, lanjutnya, harus dibuat seperti itu. Harus ada event internasional yang digemari warga negara asing yang bisa dijual. ”Kita jangan menyalahkan Singapura, tetapi menjadikan partner. Karena Batam dan Singapura memiliki banyak kepentingan,” imbuh Jadi. (rob)

%d blogger menyukai ini: