Suatu Ketika Saat Shalat Magrib di Masjid Istiqlal Jakarta


dscf1038Dua pekan lalu (24/1) bersama rombongan Young Muslim Association of Thailand (YMAT) berjumlah 38 orang berkunjung ke Masjid Istiqlal di Jakarta. Dari Bandung pukul 8 pagi setelah ke Tangkuban Parahu, melalui Subang mengelilingi Jawa Barat tiba di Jakarta hari menjelang magrib.

Bergegas naik ke lantai dua ruang utama masjid Istiqlal, azan magrib sedang berkumandang, belum banyak jamaah di baris pertama, terlihat hampir semua rombongan kami memenuhi saf terdepan.

Imam menyuruh rapatkan saf , sebelum nya sang imam memberitahukan bahwa di rakaat ke tiga nanti ada doa qunut nazila untuk kaum muslimin di Gaza Palestina. Doa ini sungguh sangat mengetar kan hati, ditingkah oleh suara imam yang mengalun membuat air mata menitik tak terasa.

Termasuk masbuk , ada empat baris jamaah shalat magrib hari itu, setelah selesai shalat magrib, rombongan kami mundur ke belakang di belakang dekat tiang peyanggah sebelah kiri masjid yang terbesar di Asia Tenggara itu kami melanjutkan shalat Isya jamak takdim.

Ustaz Hasyim sebagai Imam diikuti 35 orang makmum di belakang nya, berbanjar ke belakang membentuk barisan menjadi 3 saf, ternyata ada juga beberapa jamaah yang bergabung bersama kami.

Beberapa kali shalat di masjid Negara ini bila kebetulan ada kesempatan ke Jakarta dan mampir untuk shalat disitu, dan sering juga shalat jamak takdim maupun takhir disitu selama ini tak terasa ada gangguan dan tak merasa terganggu, mungkin kami hanya berdua terkadang bertiga yang shalat nya di jamak.

Tetapi dikala shalat dengan rombongan yang banyak, sungguh merupakan suatu gangguan bagiku doa dan zikir dari suara  Imam yang terus terdengar selama kami shalat, suara loadspeaker yang bergema diseluruh ruangan utama masjid itu, membuat suara imam shalat jamak takdim kami tak terdengar sama sekali.

Padahal aku berdiri di saf paling depan tetapi agak ke kanan berjarak 6 orang dari sang Imam, terpaksalah aku melihat dan melirik sewaktu sujud apakah orang yg berada disebelahku sudah duduk diantara dua sujud, untung nya lagi dia pun agak bersuara keras sedikit sewaktu mengucapkan Allahu Akbar, kalau tak begitu suara imam tak terdengar langsung, termasuk bacaan Fatihah dan surat lain nya yang di baca oleh Imam sama sekali tak terdengar, tertutup oleh suara Loudspeaker masjid yang terus mengumandangkan zikir dan doa setelah shalat magrib tadi.

Selesai kami shalat Isya berjamaah, selesaai pula lah bacaan doa dan zikir sang Imam, masih ada beberapa kelompok jamaah yang masih shalat berjamaah terlihat di belakang kami. Tetapi memang kelompok jamaah kami yang paling banyak lebih 40 orang.

Aku tak tahu, ada rasa gunda dihatiku karena ternyata hal yang kurasakan dirasakan juga oleh rekan dari Thailand tadi, karena tidak mendengar langsung suara imam saat shalat tertutup bunyi loadspeaker yang begitu kuat.

Ustaz Hasyim hanya tersenyum ketika hal itu ku utarakan kepadanya, senyum khas seorang ustaz, alangkah sebaiknya suara loadspeaaker itu agak di perlahankan, mungkin kalau di masjid yang tidak banyak di kunjungi musafir boleh lah di kuatkan bacaan doa dan zikir tadi, tetapi kalau misal nya di masjid seperti Istiqlal dan masjid lain yang memang sering hilir mudik para safar bacaan zikir dan doa yang sunat itu sungguh cukup menggangu bagi  orang yang shalat wajib .

Wallahualam bisawab

4 Tanggapan

  1. assalamualaikum..salam kenal dari BacaBlog 🙂
    sebaiknya ada yang menyampaikan langsung ke pihak ta’mir mesjid. karena saya yakin, banyak yang mengalami kejadian seperti Anda 🙂
    mungkin mereka tidak bermaksud, hanya tidak sadar saja bila suara speakernya mengganggu jamaah yang sedang solat 😀

    [FRESH]
    mau blogwalking? mau baca posting terbaru dari blogger?
    atau.. mau kenalan, titip salam, dan lihat foto blogger lain? dateng aja ke http://bacablog.com

    ingin pemikiran Anda mengispirasi orang lain?
    atau.. meningkatkan pembaca dan link ke blog Anda?
    daftarkan blog Anda di http://bacablog.com

    Suka

  2. […] Information Dissemination wrote an interesting post today on Suatu Ketika Saat Shalat Magrib di Masjid Istiqlal JakartaHere’s a quick excerpt…rapatkan saf , sebelum nya sang imam memberitahukan bahwa di rakaat ke tiga nanti ada doa qunut nazila untuk kaum muslimin di Gaza Palestina. […]

    Suka

  3. […] Suatu Ketika Saat Shalat Magrib di Masjid Istiqlal Jakarta Share and […]

    Suka

  4. ustad hasyim adalah imam khusus untuk shalat hari rabu, tapi saya maunya setiap hari ustad hasyim yang jadi imamnya di masjid istiqlal.
    oh ya selamat menunaikan ibadah untuk seluruh umat muslinm di masjid istiqlal semoga amal ibadahnya di terima allah swt. oh ya klo mau belajar ngaji dgn ustad hasyim setelah shalat ashar jam 4 sore. salam buat semua ustad di masjid istiqlal ya…trimakasih wassalam nurhayati

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: