Pengumuman Hasil UN 2015 tingkat SMA/SMK sederajat


Besok  Jumat 15 Mei 2015 pebawesdan 3ngumuman kelulusan siswa tahun ajaran 2015 akan disampaikan di sekolah masing-masing, semua sekolah sudah menerima hasil nya dari Kemendikbudnas, siapa saja yang lulus siapa yang tidak lulus sebenarnya sudah diketahui.

Akh tahun ini (2015) sungguh sungguh sangat mengecewakan. banyak sekolah yang tak lulus untuk UN 100 %.

Hem..tarikan nafas panjang.. kebijakan  pemerintah priode lama dan baru, jadi korban anak didik juga…. yang sabar ya yang tidak lulus, bulan depan Juni 2015 yang tidak lulus akan diulang lagi. “Sayang mereka tidak bisa melanjutkan ke perguruan tinggi”

Tetapi untuk yang ingin bekerja diberikan surat tanda tamat belajar.

Hal ini pernah kami alami saat PSB dari Juni ke Desember dan dari Desember kembali ke Juni.

Ada kurikulum KTSP belum selesai ganti ke 2013 dari 2013 dipasung entah bagaimana.

Yang korban anak didik juga.

Ganti menteri ganti kurikulum………….sadarkah mereka?

Iklan

Catatan Perjalanan dari Negeri diperintah Raja.


BRUNEI DARUSSALAM.

1509765_972397249441013_8516179686271610362_n

Melihat dan merasakan selama lima hari empat malam, ke negeri diperintah Raja. 10424350_972405199440218_5389796877289795014_n10309043_972404366106968_6387914769815902260_n
Hari ke dua, berkesempatan mengunjungi sebuah pasar, khusus menjual makanan – jajanan. Disana orang menyebutnya Gerai, puluhan jenis masakan kue-mue untuk serapan pagi tersedia. Pasar tradisional ini tetap terjaga bersih dan nyaman.
Ada lepat silat, ada sambal fuhai, sambal fusu.

Salah satu makanan spesial khas Brunei adalah Gulai Umbut Kelapa…… pohon kelapa itu sengaja di tanam rapat rapat, ditebang, untuk diambil umbutnya saja.10801767_972403142773757_8653563530058414795_n

Dimakan bersama sambal khas Brunei namanya sambal lahai.

Catatan Perjalanan Dakwah : Ibadah Kurban di Kem Pengungsi BTAD Assam India


India-Assam-ferry-disaste-001

Assam India— Tanggal 05 Oktober perjalanan di lanjutkan dari Kolkata ke Assam, provinsi yang berbatasan dengan Cina, Buthan, Nepal, Bangla dhes, Myanmar ini terdapat tidak kurang 4.5 juta pengungsi di utara perbatasan dengan Buthan.   Catatan Perjalanan Dakwah: Kuala Lumpur-Kolkata-Assam-Bangalore-Kochi India

10480985_808980409142888_2980856710787681752_n

“Kem Boro Terotery Auto nomi Distrect (BTAD) jumlah keseluruhan 25 Kem, satu kem dihuni lebih daripada 50.000-100.000. Keseluruhan 4.5 Juta orang.” tulis Adynor.
10593036_10203078538706725_8832021097339523911_n

Assam hingga kini bergolak dan paling banyak pengungsi muslim. Tiba Di Guwahati Airport, Assam. Sdr Saiffur Rahman menjemput kami. Di Guwahati tak Ada Restoran Halal. Jadi terpaksa berlapik perut dengan capati Di Restoran Hindu.

Ibadah Kurban akan di adakan di Kokrajhar. Tapi rombongan bermalam di Goalpara dulu. Sepanjang tiga jam perjalanan, banyak kelihatan lembu-lembu yang di ternak.
10154993_10203079032359066_4090938350532400670_n

“Punya Hindu” ujar Saiffur Rahman. “Lembu di anggap Tuhan” Katanya. “Habis, bila tua, lembu tu di buat apa?” tanya Adynor. “Jual ke orang Islam” jawab Saiffur Rahman lagi. “Wah.. Tuhan pun kena jual” ujar Adynor.
10330318_10203079030679024_2753627871854675608_n

Tak kurang 70 ekor sapi dan 20 ekor kambing dipotong di kem BTAD itu.
1381942_10203078537146686_4933710869115314361_n (2)

“Ya, semua dari Yayasan Amal Malaysia negeri Kelantan, Perlis, Selangor, Kedah & MAPIM.” tulis Adynor lagi.

Kem pengungsi ini terdapat juga di perbatasan Assam dengan Myanmar Burma, Assam dengan Bangladhes. (*)

INDONESIA URUTAN 80 DARI 130 TUJUAN WISATA


Minim Informasi

Indonesia jauh dibawah Singapura, Malaysia, Thailand, tulis harian Republika (10/3), kita negara urutan ke 80 menjadi tujuan wisata, berdasarkan hasil survei dari 130 Negara dari World Economi Forum (WEF) tahun 2008.  

Masyaraakat kita terkenal dengan keramah tamahannya, sangkin ramahnya membuat jengkel orang yang datang ke Indonesia. Begitupun ringan tangannya, barang di dalam bilik hotel pun bisa raib, apalagi di jalanan. 

Negara ke 80 menjadi tujuan wisata pun sudah terdongkrak oleh Bali. Bukan dibawah Singapura, Malaysia dan Thailand saja Indonesia bisa jadi masih jauh dibawa Laos, dan negara Asean lainnya.

Dari pengamatan YLKM Batam berkunjung ke beberapa negara Asean dari pertengahan Februari sampai awal Maret 2008 yang lalu. Di Vientiane ibukota Laos contohnya, tak ada bangunan di kota itu yang sepuluh tinggkat tingginya, tak ada jalan layangnya, tak ada swalayan seperti di Jakarta, tetapi banyak turis datang kesana, “Berjam-jam dari pukul 9 pagi hingga ke pukul 5 petang, mereka hanya duduk-duduk di pinggir sungai Mekong entah apa yang mereka pandangi” ujar Abdul Kadir, Abdul Kadir pemuda asal Bangladesh yang telah bersiteri orang Laos dan telah bermukim di Laos hampir 10 tahun.   

“Makan ikan bakar, berjalan ketengah sungai mekong yang sudah mengering, terkadang mereka bermain bolah di tengah sungai yang mengering itu” jelas Abdul Kadir   “Di Laos aman, tengah malam kita berjalan sorang tak ada yang kacau, tak ada yang tanya, tak ada yang tarik sana tarik sini” jelas Abd Kadir lagi. Aman informasi gampang di dapat.   

Kota Vientiane Laos berbatasan langsung dengan Chiang Mai Thailand kedua kota ini dipisahkan oleh salah satu dari 9 aliran sungai Mekong, tidak sulit bagi turis dari Laos yang ingin ke Thailand hanya membayar 25 US dollar dengan bus telah sampai ke Bangkok.

Di perbatasan (border) Nongkay Provinsi Udonthani Thailan kita dapat berjalan kaki, atau naik tuk tuk. Demikian pula dari Hanoi ibukota Vietnam, ke Laos, ongkos bus 20 us dollar.

Dari Hanoi ke Vientiane bus vip yang memuat 20 an orang itu selain awak dan supir bus serta YLKM seorang yang orang timur, lainya adalah orang barat belaka, begitu pun saat dari Laos ke Bangkok, hampir semua penumpang bus vip itu adalah orang barat.  

KEDUTAAN YANG MELEMPEM 

Fujji Yuichi (47) tahun contohnya, termonitor Kedutaan Jepang di Indonesia, pria jepang yang menikah siri dengan wanita Indonesia di Bogor itu di cogok saat di pelaminan tanggal 14 Maret 2008 yang lalu, ia menggunakan visa bisnis ke Indonesai.  

Mantan Kapolri Rusdiharjo malah menjadi koruptor miliaran rupiah, memanfaatkan tenaga kerja Indonesia di Malaysia, Dubes yang seharusnya melindungi warga negaranya ini  membuat susah. 

Dubes di Manila dan di Kuala Lumpur tak tahu warga Indonesia di deportasi dan ditangkapi, dan dianggap teroris.  

Pengalaman YLKM Batam datang ke Kedubes Indonesia di Vientin Laos, ingin mendapat informasi tentang Laos, hanya dilirik dari jendela 40 x 40 cm oleh penjaga, tak diperkenankan masuk, dan tukang kebun yang mewakili Dubes nya. Padahal betapa besar biaya mereka disana, semua ditanggung oleh warga Negara Indonesia.

Menurut survei terbaru WEF mengenai Index Daya Saing Turisme pada 130 negara untuk tahun 2008 ini, akhir pekan lalu, tetap menempatkan tiga negara Eropa Barat dalam posisi teratas, yaitu Swiss, Australia dan Jerman.

Di antara negara-negara ASEAN, dari hasil survei itu Indonesia, yang tahun ini mencanangkan tahun kunjungan wisata (Visit Indonesia Year 2008), berada di bawah Singapura yang menempati urutan 16, Malaysia (23), dan Thailand (42), namun masih di atas Filipina (urutan 81) dan Vietnam (96).

Dari Asia hanya Hong Kong dan Singapura yang berada di kelompok 20 besar. Negara lainnya yang masuk kelompok tersebut adalah Amerika Serikat, Australia dan negara-negara Eropa.

Hong Kong, yang menempati posisi ke-14, menjadi tempat di wilayah Asia yang paling diminati oleh turis-turis mancanegara, sedangkan Jepang dan Korea Selatan, negara-negara yang dikenal sebagai simbol kebudayaan dari Asia Timur, hanya menempati uruan ke-23 dan 31.

Negara Asia lainnya, Cina, ternyata berada dalam urutan ke-62, kalah dari Meksiko yang berada di urutan ke-55, Afrika Selatan (60) dan hanya berbeda sedikit di atas India yang berada di peringkat ke-65 dan Mesir di urutan ke-66.

Terdapat 14 pilar yang menjadi indikator riset WEF 2008 dalam menentukan peringkat turisme untuk tahun 2008 dan terbagi dalam tiga katagori, yakni dalam hal regulasi, iklim bisnis dan infrastruktur yang dimiliki.

Selain itu juga dilihat keberadaan penduduk, kebudayaan dan sumber daya alam yang dimiliki. Jepang sendiri dalam katagori itu hanya kuat di bidang infrastruktur transportasi, kualitas penduduk dan budaya yang dimilikinya.

Sementara untuk bidang daya saing harga dan kebijakan pemerintahnya soal turisme justru kurang mendukung. Sementara itu Indonesia hanya bagus dari sisi “niatan” untuk menjadikan sektor turisme sebagai kebijakan prioritas, tetapi lemah dalam implementasi kebijakannya.

Belum lagi soal kondisi kesehatan dan kebersihan, Indonesia yang hanya menempati urutan ke-111, juga lingkungan (ke-126) dan soal keamanan yang menempati posisi ke-108.

Berbeda dengan Singapura, yang dari hasil survei itu terlihat tekad kuat dan jelas dalam memprioritaskan bidang turisme (posisi ke-5). Untuk soal keamanan Singapura juga sangat baik (urutan ke-8), begitu pula di bidang kesehatan dan kebersihan yang menempati urutan ke-53 dari 130 negara yang disurvei.

Bunga Kamboja Menjadi Pohon Hias di Tengah Kota


BUNGA KAMBOJA (ADENIUM)

Apa hubungan bunga Kamboja dengan negara Kamboja?

Kamboja di Indonesia identik dengan pusara, di tahun 60 an lagu “Dibawah Pohon Kamboja”, di era Oslan Husein, Ony Suriono, Bing Selamet, lagu ini sangat populer, kalau tak salah lirik nya antara lain demikian :

 

Menanti dibawah pohon Kamboja

Datangmu kekasih yang kucinta

Janganlah sekali kali kau melalaikan

Janjimu yang telah kau ucapkan

Bila kasih tak ingat padaku

Petiklah sekuntum kemboja

Disana kelak kita berjumpa

Di Negara Kamboja memang banyak tumbuh bunga Kamboja, dari Bandara Phnom Penh menuju pusat kota, sepanjang jalan berjejer rapi bunga Kamboja, pohon yang batangnya bergetah berbunga puti berkelopak lima ini, ternyata menjadi bunga istimewa di Kamboja.

“Bunga Kamboja adalah bunga raja” jelas Fatah kepada kami saat kami agak terheran-heran apakah ada kuburan di tengah kota. Fatah (23 thn) adalah pemandu kami, dia orang Kamboja ayahnya berasal dari Champa keturunan ke 14 di Kamboja, kini menjadi Imam Masjid Besar di Phon Penh Kamboja.

Di Bali banyak tumbuh bunga Kamboja di tengah kota, pohon dan bunga nya mirip dengan bunga Kamboja dari Negara Kamboja. Di Bali sering dicari bunga Kamboja yang berkelopak enam, kabarnya mendatangkan rezeki.

Disebagian besar wilayah Indonesia bunga Kamboja menghiasi kuburan, tetapi di Kamboja menjadi pohon hias di tengah kota, indah tertata.

MUHAMMADIYAH ASEAN


HABIB CHIRZIN DAN MUHAMMADIYAH ASEAN.

Assalamualaikum, minta tambah doa, adik saya no 6 Prof. DR  Muhammad Chirzin, kemarin dilantik sebagai Direktur Program Pasca Sarjana  Universitas Muhammadiyah Yogjakarta (UMY) , sejak tanggal 3 Maret 2008 saya di Yogya bersama Prof. Sediono Tjondronegoro dll dalam rapat tahunan INDHRRA- Indonesia Center for Human Resource. Salam Habib Chirzin. 11 Maret 2008.  

Itu adalah bunyi sms balasan dari mas Habib, saat aku di Hanoi tanggal 02 Maret 2008 yang lalu aku mengirimkan sms kepadanya tentang keberadaanku di Hanoi. Rencana kedatangan mas Habib ke Hanoi akhir Maret 2008 mendatang dalam rangka seminar telah kuberitahukan kepada rekan-rekan di Hanoi dan telah diketahui oleh aktifis Islam di Hanoi, seperti Azhar Rizal, Marbun, Rayhan, Ramadhan, dll.   

Mas Habib pernah bersama Gus Dur ke Israel, Muhammadiyah “marah”, sejak itu mas Habib tak lagi di kepengurusan Pusat Muhammadiyah, tapi aku tahu mas Habib peduli dengan Muhammadiyah.  

Saat aku di Kamboja akhir Februari 2008 lalu dan mas Habib tahu disana, mas Habib pun mengirimkan sms kepadaku untuk mampir bertemu rekannya yang ada di Parlemen Kamboja, begitu juga saat akhir Desember 2007 Idul Qurban di Thailand mas Habib pun beberapa kali mengirimkan sms selamat kepada kami, menanyakan keadaan di Thailand. 

Di Vientiane Laos pun ada teman anak saya, isi sms mas Habib saat aku di Laos 03 Maret 2008 yg lalu. Ustaz Wahab dari Kulim Kedah Malaysia kenal baik dengan mas Habib. Dengan ustaz Wahab, aku ke Thailan, Kamboja, Miyanmar, Vietnam, mengunjungi komunitas muslim yang ada disana. Dan mereka yang kami kunjungi itu beberapa dari mereka pernah mengikuti Mukatamar Muhammadiyah di Indonesia. 

CUCU K.H AKHMAD DAHLAN DI THAILAND 

Nopember 2007 yang lalu kami mengunjungi pusat Halal di Chulalongkorn University di Bangkok Thailand. Di Thailand yang menjadi Direktur Halal Centre adalah cucu dari KH Akhmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah Indonesia yang bernama DR Winai Dahlan. Di Pattani, Yala Thailand selatan, pun ada cucu dari pendiri Muhammadiyah itu.  

Aku pernah membaca tulisan mas Habib tahun 2005 tentang Muhammadiyah Asean. Muhammadiyah Asean itu Sekretariatnya di Batam, diputuskan pada pertemuan tahun 2004 di Pulau Penang Malaysia, hadir saat itu dari Jakarta RusDi Hamka, Godweel Zubeir. 

Ketua Pimpinan Daerah Batam yang kesana menghadiri pertemuan di Pulau Penang adalah Suparjan, beserta sekretarisnya Imam Bahroni, dari Singapura ada Jamal Tukimin. Dari Pekanbaru pun ada yang hadir, karena waktu itu Batam masih bergabung dalam Provinsi Riau. Sejak itu Muhammadiyah Asean tak ada kabar. 

AMIEN RAIS DAN LUKMAN HARUN 

Yang rajin berkunjung ke komunitas muslim di Asean dari Muhammadiyah salah satunya adalah alm. Lukman Harun, alm. Lukman Harun pada saat Muktamar Muhammadiyah di Aceh, menjadi fenomenal karena biasanya di kepengurusan Muhammadiyah itu yang terpilih dan menjadi pengurus adalah 13 besar, tetapi saaat Mukatamar di Aceh tahun 1996 yang dihadiri oleh alm. Presiden Suharto dan alm. Ibu Tien, no 13 dan 14 sama besar suara yang diperoleh.  

Amien Rais yang saat itu agak berbeda pendapat dengan Lukman Harun tetap memasukkan alm. Lukman Harun di dalam kepengurusan pusat sehingga menjadi 14 orang, tak berapa lama setelah itu Lukman Harun meninggal dunia. Meskipun mereka berdua sering berbeda pendapat tapi kedua tokoh ini dikenal luas dikalangan sunnah di Asean.  

Di akhir tahun 1990 an, kalau kita mengunjungi pesantren atau madrasah sunnah di Malaysia dan Thailand, ustaz-usatz disitu kenal baik dengan Lukman Harun dan Amien Rais, mereka menunjukan tempat tidur Lukman Harun dan Amien Rais, “Disitulah pak Lukman tidur, nah disitulah pak Amien Rais duduk” kata mereka kepada rombongan kami.  

Mereka rindu kedatangan tokoh-tokoh Islam dari Indonesia, sejak Amien Rais mengurusi Partai menyerahkan kepemimpinan Muhammadiyah ke Buya Safii Maarif, sejak itu tak ada lagi yang berkunjung ke komunitas Muslim sunnah di Asean.  

Teman dari Pulau Pinang dan Kuala Lumpur takut mengundang Amien Rais, katanya Pemerintah Malaysia yang saat itu diterajui oleh Mahathir Muhammad tak berkenan dengan sosok Amien Rais sang Reformis. 

Lebih satu dasa warsa, ustaz-ustaz dan jamaah disana tak melihat tokoh sunnah dari Indonesia, lawatan ku kebeberapa negara Asean bukan resmi atas nama Muhammadiyah Asean. Aku bersama ustaz Wahab dari Kedah Malaysia, ustaz Wahab mendapat mandat langsung dari Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Din Syamsudin sebagai mewakili Muhammadiyah Asean yang Vakum.   

Apakah memang masih ada Muhammadiyah Asean?. (imbalo)

ZULZAIDI BIN MAHMOD PILIHANRAYA DI MALAYSIA


Sabas buat Zulzaidi, bebincang dengan awak cukup menyenangkan, meskipun masih belia, 22 tahun, tapi Zaidi cukup bijak, setia kawan, dan yang paling utama awak hormat kepada orang tua, itu aku tahu saat kita lebih sepekan bersama di Thailand Desember 2007 yang lalu.

Pilihan raya dah berakhir 5 dari 13 negara bagian dimenangkan oleh oposisi, padahal pak Wahab yang orang Kedah dan Faiz serta Muhammad pada saat pilihan raya (8/3) sedang berada di Kamboja, tapi Kedah dimenangkan Oposisi. Mudah-mudahan Malaysia berubah, tak sombong lagi dan tak menghina Tenaga Kerja Indonesia, tak mengatakan Indon, dan menganggap sebelah mata pekerja yang membuat Malaysia mempunyai kebun sawit beribu-ribu ekar.

Di Terminal Larkin, di terminal Bus Malaka, tak ada lagi terdengar “Awak Indon pulang saja, pegi bela” dari calo-calo yang ada diterminal bus itu, macam awak inilah generasi muda yang terpelajar, yang dapat merubah itu.

Anehnya yang dihina itu saudara serumpun, seagama pula. Padahal jauh – jauh kita berdakwah ke Kamboja, Thailand, Vietnam, Burma, Laos mengunjungi saudara muslim, eeee ini ada saudara muslim yang datang ke Malaysia mencari rezeki dan membantu pembangunan disana , mengapa engkau hina, engkau caci.

Tapi aku tahu , yang berbuat demikian itu orang tak terpelajar.

Sekali lagi sabas, ada perkembangan Demokrasi di Malaysia. Salam

  

PROSES PILIHANRAYA DI MALAYSIA

WARKAH UNTUK WAKIL RAKYAT YANG DISAYANGI

Ditulis oleh : Zulzaidi bin Mahmod

Proses pilihanraya yang diadakan pada 8 mac 2008 bagi menandakan bahawa Malaysia sebuah negara demokrasi sudah berakhir. Nama-nama calon yang menang sudah diumumkun menunjukkan bahawa calon itu menjadi “favourite” rakyat untuk diangkat sebagai wakil mereka yang dinamakan sebagai wakil rakyat.

Calon-calon yang mewakili suara rakyat sama ada dari peringkat Parlimen atau Dewan Undangan Negeri haruslah mengetahui tugas masing-masing yang telah diamanahkan kepada mereka.

Jika sewaktu pilihanraya calon-calon ini mewakili parti yang berbeza-beza samaada dari Barisan Nasional seperti UMNO, GERAKAN, MIC dan MCA atau dari barisan pembangkang seperti PAS, DAP dan Parti Keadilan Rakyat. Tetapi selepas menubuhkan kerajaan samaada kerajaan pusat atau kerajaan negeri mereka adalah di bawah satu kerajaan, dan sewajarnya tidak ada lagi sentimen kepartian sewaktu mereka bekerjasama dalam memacu negeri atau negara.

Selepas calon yang menang menduduki kerusi wakil rakyat, rakyat mengharapkan sangat bahawa wakil rakyat ini tidak lupa apa yang telah dijanjikan untuk rakyat di dalam manifesto dan janji masing-masing. Wakil rakyat diharapkan mempunyai ciri-ciri kepimpinan Rasulullah s.a.w dan para khalifah. Ini kerana dengan mengikuti tauladan dari kepimpinan mereka maka sebuah negara lebih terancang dan aman makmur tanpa ada ketidaktenteraman.

Rakyat juga mengharapkan kepada calon yang kalah agar tidak kecewa, kerana memang adat permainan ada yang menang dan ada yang kalah, menurut Datuk Seri Shahrizat Jalil menang kalah adalah asam garam pilihanraya dan yang penting adalah amanah dan tanggungjawab, beliau berkata demikian selepas pengemuman kemenangan Saudari Nurul Izzah Anwar di Parlimen Lembah Pantai.

Kepada calon yang kalah haruslah mempunyai sikap terbuka untuk menerima kekalahan, tetapi istilah “kalah” bukan bererti tidak perlu untuk melibatkan diri dalam politik lagi atau putus asa, seharusnya menolong wakil rakyat yang menang jika terdapat lompong-lompong. Tujuan asal bertanding dalam pilihanraya bagi calon-calon adalah sama iaitu mewakili suara rakyat, jadi kepada yang kalah harus terus membantu wakil rakyat agar demokrasi berjalan dengan lancar.

TURUN BERTEMU RAKYAT

Wakil Rakyat yang dipilih seharusnya dan sewajibnya turun untuk bertemu rakyat. Bertemu rakyat disini bukan hanya sewaktu acara formal seperti majlis-majlis rasmi bersama rakyat, tetapi pertemuan yang kerap dengan rakyat pada bila-bila masa walaupun tiada temu janji. Turun kelapangan dengan cara ini lebih mengeratkan lagi hubungan pemimpin dengan rakyat yang dipimpin, selain itu wakil rakyat boleh menggali masalah rakyat untuk diatasi atas suara kepimpinan yang telah diberikan mandat kepada mereka.

Jika sewaktu berkempen calon-calon wakil rakyat sanggup berpanas berhujan untuk bertemu rakyat meraih undi, perkara ini seharusnya tidak terhenti selepas pengemuman kemenangan, tetapi ia haruslah berterusan. Kisah Khalifah Umar Al-Khattab boleh diambil ikhtibar kepada pemimpin wakil rakyat agar sentiasa turun padang .

BERTANGGUNGJAWAB DAN PENUHI JANJI

Setiap wakil rakyat mestilah mempunyai sikap bertanggungjawab. Sikap ini perlulah disemai dengan jitu agar ia lebih dirasai oleh pemimpin dan golongan dipimpin, menurut Datuk Seri Hishamuddin Hussein tanggungjawab mestilah dipukul dengan amanah bersama. Tanggungjawab yang dipikul oleh wakil rakyat bukan boleh ditimbang kilogram, diukur kilometer tetapi diukur sejauhmana tanggungjawab itu dapat dilaksanakan.

Tanggungjawab wakil rakyat adalah mewakili suara rakyat ke peringkat Dewan undangan Negeri atau Parlimen selain menggubal atau membuat undang-undang bagi negeri dan persekutuan selain mentadbir. Tanggungjawab yang terpenting adalah menolong rakyat yang dalam kesusahan sama ada masalah sosial dan masalah ekonomi seperti kemiskinan.

Sewaktu kempen yang berlangsung 13 hari pada pilihanraya umum ke 12, rata-rata calon telah mengemukan manifesto masing untuk menyuarakan suara rakyat. Jika manifesto ini hanya dijadikan gula-gula untuk meraih undi tanpa dibawa ke peringkat atasan ia adalah tidak bermakna sama sekali, lebih baik manifesto itu dijadikan monumen sejarah calon pilihanraya .

Wakil rakyat wajib untuk memenuhi kandungan manifesto yang telah dibuat semampu mungkin agar tidak menjadi wakil rakyat yang tidak jujur. Tidak jujur disini bermaksud janji yang telah disebut dan dikata sewaktu berkempen tidak dibuat dan dilaksanakan selepas memegang tampuk pimpinan wakil rakyat. Sikap hipokrit ini harus dibuang jauh-jauh agar tiada saki baki dalam diri wakil rakyat.

Menurut perspektif Islam pemimpin mempunyai tanggungjawab yang berat. Ini berdasarkan hadis Rasulullah s.a.w: “setiap kamu pemimpin, dan bertanggungjawb atas pimpinan kamu,…” (muttafaqun A’laih). Tidak terhenti sekadar itu dalam hadis yang lain Rasulullah s.a.w menyatakan : “7 golongan yang mendapat payungan Allah dihari yang tiada payungan melainkan Payungan Allah s.w.t sahaja, pertama adalah pemimpin yang adil…” (muttafaqun A’laih) pemimpin yang adil haruslah meletakkan keadilan sebagai wadah kepimpinan agar kepimpinan lebih mantap dan mapan.

BAIK BUDI PEKERTI

Setiap wakil rakyat haruslah mempunyai sifat-sifat mahmudah iaitu sifat yang terpuji. Setiap agama di dunia ini menganjurkan umatnya supaya mempunyai budi pekerti yang mulia. Jadi setiap wakil rakyat wajib untuk mempamerkan sikap yang terpuji agar rakyat menyenangi dan sayangkan wakil rakyat. Wakil rakyat haruslah sentiasa bertanya perkembangan rakyat dari semasa ke semasa dengan senyuman dan tutur kata yang sopan.

Kementerian Kebudayaan Kesenian dan Warisan Malaysia (KEKKWA) telah menghabiskan ribuan ringgit bahkan jutaan ringgit semata-mata untuk menyedarkan masyarakat betapa pentingnya budi bahasa dengan mengeluarkan propaganda positif “budi bahasa budaya kita”. Jika seseorang yang panas baran, apabila wakil rakyat datang dengan senyuman dan kesopanan maka baran rakyat boleh cair dan dapat dilupakan. Sikap sebegini bertepatan dengan prinsip Rukun Negara yang kelima iaitu kesopanan dan kesusilaan. Perkara ini menjadi contoh kepimpinan tauladan iaitu kepimpinan Rasulullah s.a.w.

Sebagai contoh ada seorang wanita yang sangat benci kepada Baginda, bila saja melihat Rasulullah s.a.w lantas wanita itu mengambil penyapu lalu memukul baginda. Walaupun begitu Rasulullah s.a.w sentiasa memberi salam kepadanya sekalipun salamnya itu tidak pernah dibalas oleh wanita tersebut. Suatu hari Rasulullah s.a.w hairan kerana wanita itu tidak kelihatan, jiran-jiran menyatakan pada Baginda bahawa wanita itu sakit dan tidak kuat untuk bangun. Sebaik sahaja mendengar perkara tersebut Baginda terus masuk ke dalam rumah wanita itu. Tanpa membuang masa Baginda pun tolong mengemaskan rumah, memasak serta menimba air untuk wanita itu. Wanita itu begitu hairan melihat perangai Rasulullah yang sudi membantunya meskipun dia sangat benci terhadap Rasulullah s.a.w.

Selepas peristiwa tersebut maka hati wanita itu telah tertawan dengan keperibadian Baginda lantas memeluk Islam. Perkara ini menunjukkan keperibadian yang mulia yang perlu ada pada diri setiap wakil rakyat.

Wakil rakyat yang dipilih haruslah peka perkembangan rakyat agar kepercayaan rakyat kepada pemimpinnya utuh dah kukuh dan tidak mudah roboh. Wakil rakyat juga haruslah menyemai sikap terbuka dan sentiasa bertoleransi dengan rakyat, agar rakyat bisa meluahkan masalah mereka secara senang tanpa ada sembunyi-sembunyi. Wakil rakyat juga haruslah dapat menyeimbangkan antara keperluan dan kehendak rakyat, dan dapat mengutamakan yang mana perlu.

ZULZAIDI BIN MAHMOD

(PRESIDEN)

JARINGAN NASIONAL BELIA MAPAN

DI ALAMAT :

C-03-19, PPR HILIRAN AMPANG,

55100 KUALA LUMPUR .

860904-56-6593

%d blogger menyukai ini: