Teman Dari Swedia


MASJID FITTJA STOCKHOLM SWEDIA : Sejarah mencatat, suara azan pertama kali terdengar keluar masjid dengan pengeras suara. Sementara Dewan Masjid Indonesia (DMI) akan mengusulkan, membatasi pemakaian  pengeras suara keluar masjid.

MASJID FITTJA STOCKHOLM SWEDIA : Sejarah mencatat, suara azan pertama kali terdengar keluar masjid dengan pengeras suara. Sementara Dewan Masjid Indonesia (DMI) akan mengusulkan, membatasi pemakaian pengeras suara keluar masjid.

Puluhan tahun menetap di Swedia, rindu kampung, itulah yang dirasakan oleh Ronnee Hadji Abdulrahman.

Juni 2012, persis setahun yang lalu, kami berkenalan melalui jejaring sosial facebook. Pria beranak tiga ini bekerja sebagai teknisi di Swedia.
Sering membaca tulisan Buletin Jumat (BJ) di web, tentang perjalanan BJ ke Thailand, terutama ketiga tempat wilayah komplik daerah Selatan, Patani, Yala dan Narathiwat.

Ronnee, yang berasal dari Patani itu, menganjurkan anak lelakinya berlibur ke Batam. Safovan (16 tahun), berangkat dari Stockholm-Phuket. Di Phuket dia bertemu dengan neneknya, yang tinggal di Patani (Phuket-Patani sekitar 500 KM) Safovan, remaja pecinta sepakbola ini langsung ke Batam. Menginap dirumah kami.

BJ beberapakali kerumah ke luarga Ronnee di Patani, Ronnee sudah menetap di Swedia sejak menikah duapuluh tahun yang lalu, Ia berharap anaknya bisa berbahasa Indonesia dan jangan sampai melupakan budaya Melayu (Islam). “Saya ingin anak saya nanti kuliah di Indonesia dan belajar Islam” harapnya.

Azan Pertama di Swedia

Kemarin Ronnee men-tag video tentang pelaksanaan azan pertama berpengeras suara di Swedia di Masjid Fittja Stockholm. “Inilah kali pertama azan disiarkan melalui pengeras suara di menara masjid itu pada Jumat 26 April 2013″. Tulis Ronnee . “Sekarang kami tinggal di Enkoping” tulis Ronnee lagi, Enkoping sekitar 50 kilometer arah ke Barat Laut Stockholm. “Datanglah main ketempat kami, sekarang lagi musim panas”. kata Ronnee.

Pernah iseng kulihat ongkos penerbangan dari Phuket lang sung ke Stockholm, sekitar 8 juta rupiah. Lumayan juga, berkhayal kesana, nanti pulangnya jalan darat melalui Denmark, terus ke Bulgaria, Tukey dan mampir ibadah Umrah di Makkah.

Puasa Ramadan di Swedia

Banyak yang kami bincangkan bersama Ronnee, terkadang melalui Skippy.
“30 minit lagi suboh disini, sekarang pukul 01.30″ tulis Ronnee lagi. Kulihat jam di Laptopku pukul 06.30 Wibb. Sudah dua jam yang lalu masuk waktu subuh, shalat subuh di Batam sekitar pukul 04.30. Sementara selisih waktu antara Batam dengan Swedia sekitar 5 jam. ” Saat ini shalat subuh di Swedia pukul 02.00. dan shalat Ihsa jam 23.30, magrib pukul 10 malam” tulis Ronnee menjelaskan, pukul 02 an hari sudah terang.

Tahun ini Ronnee sekeluarga, akan melaksanakan puasa Ramadhan dengan waktu sangat panjang sekitar 20 jam. Magrib pukul 10.00 dan subuh pukul 02.00 .
Hal itu acap dilakukan mereka, sekitar 50 keluarga muslim ada di Enkoping, beberapa keluarga mengikuti ketentuan puasa dengan terbit dan tenggelamnya matahari, sebagian ada juga yang mengikuti waktu puasa di Turkey (Negara Islam).  Tetapi Pusat Islam Swedia menfatwakan puasa Ramadhan di Swedia mengikuti putaran matahari.

Ditempat kita dibumi khatulistiwa ini, perbedaan siang dengan malam hampir sama, nyaris sepanjang tahun puasa sekitar 13 jam saja, itu pun masih banyak yang meninggalkan syariat ini.

Mau tau rasanya puasa 20 jam, boleh juga jalan ke Swedia. (imbalo)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: