Chang Wu Lim : Mengenal Islam Dari Internet



“Sejak umur 13 tahun saya sudah tertarik dengan Islam”. ujar Chang Wu Lim. Akhirnya, setelah sepuluh tahun kemudian, pria kelahiran Pontianak ini, terlaksana keinginannya mengucapkan Dua kalimat syahadat, tepatnya di Bulan Nopember 2012, di Batam.

Deny Boy demikian Chang Wu Lim selalu disapa. “ Saya, banyak belajar Islam melalui internet” ujarnya lagi. Deny, tidak sempat mengecap pendidikan formal. Tidak pernah duduk di bangku Sekolah. Maklumlah hidupnya sejak kecil berpindah-pindah, terkadang diasuh neneknya, terkadang pula bersama bibinya. Deny pun tak sempat kenal ayah kandungnya, sementara ibunya sudah menjadi warga Negara Singapura . Tetapi Deny dapat membaca dan menulis.

Lamanya juga Deny kecil berada dibawah asuhan sebuah lembaga keagamaan, disitu awal dia mendapat hidayah, ada pertanyaan yang terus mengganj al dihatinya. “Mengapa rupa Tuhan berubah-ubah.” ?

Deny yang saat itu beranjak remaja, pun selalu ingin tahu, Manusia koq nyembah manusia. Jabawan dari Pertanyaan itu, didapatkan nya melalui internet. Tambah man tab hatinya ingin memeluk Islam, tetapi Deny belum tahu hendak kemana, tempat dan teman yang dituju.

Diawal tahun 2012 Deny berke nalan dengan seseorang yang tidak begitu jauh dari tempat tinggalnya di Batam Center, ustadz demikian Deny memanggil nya, ustadz itulah yang membim bingnya mengucapkan syahadat. Tepat di usianya yang ke 23 tahun “Tetapi saya belum dapat surat lagi” terang Deny kepada Buletin Jumat (BJ).

LAZ Masjid Raya Batam

Deny, bertemu dengan BJ saat pengukuhan kepengurusan Persa tuan Perantau Muslim Medan dan Sekitarnya (PPMMS) pada Sabtu (7/4/13) lalu, di Asrama Haji. Pulu han para muhtadin (orang yang diberi petunjuk) binaan LAZ Masjid Raya Batam hadir disitu, termasuklah Deny. Perihal Deny kini ditangani oleh Masjid Raya Batam.

Alhamdulillah, rencana akan ada bantuan modal usaha kepada Deny berupa gerobak jualan minu man ringan. Gembira sekali terlihat Deny, dengan adanya bantuan itu bolehlah dia mulai mandiri. “Saya tidak mau menjadi beban, dan ja ngan karena ke-mualafan saya ini, orang merasa kasihan”. Ujar Deny.

Hal itu dibenarkan oleh Syari fuddin pengurus LAZ Masjid Raya Batam. Mereka akan segera membantu pengurusan surat-surat ke-Islaman Deny dan sekar ang tahap pelatihan usaha minu man ringan itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: