Ribuan Warga Rohingya Demo Kedutaan Myanmar Di Kuala Lumpur



MAPIM tuntut akan halau duta besar Mynamar dari Malaysia.

Hampir 2,000 warga Rohingya yang berada di Malaysia, berarak menuju ke kedutaan Myanmar di Kuala Lumpur hari ini jumat (15/06) memprotes pembunuhan saudara – saudara mereka oleh penguasa negara itu. Para demonstran mula berarak dari Masjid Tabung Haji selepas selesai solat Jumat menuju gedung Kedutaan yang berjarak kira-kira 1 kilometer dari masjid. Demikian tulis harakahdaily

Lebih lanjut harakahdaily menulis. Mereka membawa sepanduk mengecam kekejaman penguasa, dan juga gambar-gambar korban yang dibunuh dengan kejam oleh penyokong penguasa. Ada diantara mereka yang berarak sambil berteriak-teriak menyatakan rasa kecewa dan sedih dengan nasib yang menimpa saudara-saudara mereka itu.

Berbagai slogan diteriakkan dalam bahasa ibunda mereka sebagai mungutuk pemerintah negara itu. Mereka mengecam atas tindakan pembunuhan hampir 1.500 orang muslim Rohingya dan 3.000 lagi terluka dalam perselisihan antar etnik di negara itu beberapa hari lalu.

Pertemuan hari jumat ini adalah atas anjuran NGO Majlis Perundingan Pertubuhan Islam (MAPIM) dan turut disokong Dewan Pemuda PAS. PAS adalah Partai oposisi di Malaysia. Sementara demonstrasi itu tadi dalam koordinasi Sekretaris (Setiausaha) MAPIM, Mohd Azmi Abdul Hamid, Ketua Pemuda PAS Wilayah Kamaruzzaman Mohamad dan Ketua Penerangan Dewan Muslimat PAS Pusat, Aiman Athirah Al Jundi.

Para demontrasi tidak bisa sampai ke depan bangunan gedung kedutaan karena pihak polisi membuat sekatan di persimpangan Jalan Madge kira-kira 200 meter dari pintu pagar kedutaan. Polisi Malaysia hanya membenarkan tiga perwakilan para demontrasi iaitu Azmi, Kamaruzzaman dan Athirah melewati sekatan untuk menyerahkan surat pernyataan, namun wakil kedutaan Myanmar enggan membukakan pintu pagar.

Hampir setengah jam memanggil dan menunggu, memorandum atau surat pernyataan tersebut kemudian diserahkan melalui celah pagar kepada salah seorang penjaga kedutaan yang bertugas saat itu. Azmi ketika bercakap kepada media turut mengecam sikap duta Myanmar itu yang enggan bertemu dan menerima memorandum tersebut.

“Dia datang ke Malaysia, kita bagi tanah dan tempat tinggal, tiba-tiba dia layan kita macam ini. Jadi hari ini kita menuntut kerajaan kita menghalau mereka keluar dari bumi Malaysia ini, kita tidak boleh tolak ansur lagi.Mereka bunuh saudara Islam kita, orang perempuan, anak-anak kecil.

“Respek la sikit, (memorandum) ini kertas sahaja, bukan bom. Kita akan gerakkan kempen besar-besaran kali ini,” katanya.

Bagaimana di Indonesia?

Belum ada terdengar apapun yang telah di buat oleh Pemerintah Indonesia, liputan tentang keganasan antar etnis yang terjadi di Myanmar tadi pagi hanya beberapa saat diliput dalam Metro TV.
Belum juga terdengar LSM maupun Ormas Islam seperti Muhammadiyah, NU, DDII terhadap saudara sesama Islam yang sudah tertindas lebih dari 60 tahun
itu, terusir dari tanah tumpah darah yang sudah didiaminya berabad-abad lamnya.

Aung San Suu Kiy, belum banyak berbuat , terutama pada etnis Rohingya yang muslim yang banyak tinggal berbatasan dengan Bangladesh. Sementara Yang terdengar awal pelantikannya setelah menang pemilu beliau mengunjungi ribuan etnis Karen yang kini banyak mengungsi di perbatasan Thailand.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: