Baliho Anti Narkoba Terbesar Di Dunia Itu Roboh


Baliho anti narkoba terbesar di dunia yang roboh itu sedang di perbaiki

Baliho anti narkoba terbesar di dunia yang roboh itu sedang di perbaiki "tinggal Tulisan Hidup Sehat Tanpa"

Tahu kah anda bahwa Baliho Hidup Sehat Tanpa Narkoba telah dibukukan oleh Museum Rekor Indonesia (MURI) . Baliho ini  dibangun Polda Kepri di Bukit Baloi Batam, orang di Batam menyebutnya Simpang Jam, MURI mencatatkan Baliho itu  sebagai Baliho terbesar di Indonesia bahkan untuk dunia. Baliho berukuran 1.000 meter per segi itu dibuat selama sepuluh hari.

Baliho ini menurut ketua MURI Jaya Suprana sebagai Baliho dengan ukuran yang terbesar, bahkan tidak ditemukan di Tokyo, Paris, New York maupun kota lainnya.

Baliho dengan ukuran 10×100 meter itu diresmikan pada puncak malam perenungan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2010 pada hari Jumat (25/6) lalu. Jaya Suprana menyerahkan anugerah piagam penghargaan MURI itu kepada tiga tokoh di Kepri yakni Kapolda Kepri Brigjen Pol Pudji Hartanto Iskandar, Ketua Badan Narkotika Provinsi Kepri (BNP) Muhamad Sani dan Direktur Narkoba Polda Kepri AKBP Agus Sadono selaku pemrakarsa pembuatan baliho terbesar tersebut.

Tiang Penyanggahnya Dicuri Pemulung?

Sudah hampir sepekan ini terlihat beberapa pekerja dilokasi pemasangan Baliho itu, karena Baliho terbesar itu rubuh sebahagian. “Iya memang ada angin kencang, tetapi bukan karena angin kencang penyebab rubuh nya Baliho itu” jelas Tavip Advertaising pembuat Baliho itu.

Ternyata 5 besi tiang penyanggah Baliho itu hilang, “Siapa lagi yang maling ya pemulung” ujar Taviv lagi.

Di Batam, pencurian besi merajalela, tiang nama jalan pun di embat. Menurut Taviv salah seorang pembuat papan reklame ini pernah satu malam 4 buah rangka besi papan reklame nya hilang tak berbekas.

“Vinyl Banner pun di embat juga” ujar Taviv  kesal. Yang paling banyak adalah spanduk dari Vinyl, katanya dibuat untuk penutup (atap) rumah. Di Batam menjamur rumah liar . “Jadi kita musti estra hati hati dan terus patroli, selama masa kontrak” jelas Taviv.

Dan sebenarnya kontrak Baliho Hidup Sehat Tanpa Narkoba itu hanya satu bulan. “Diperpanjang” ujar Taviv lagi sewaktu kami hubungi via ponselnya.

Besi Penutup Parit

Masih di daerah Baloi juga, pernah ada anak hanyut masuk ke dalam selokan karena besi penutup parit nya hilang, anak itu di temukan sudah meninggal dunia. Karena memang pada saat itu hari hujan dan air tergenang.

Pencurian besi ini sangat meresahkan warga, pantang terletak apa pun berupa besi di halaman rumah, habis di kebas. Banyak ibu-ibu sekarang berprofesi sebagai pemulung. Bukan besi saja yang di pulung , plastik , kardus pun menjadi barang yang laku di jual.

Lihat lah nyaris tak ada lagi markah nama jalan di Batam, Dan nyaris tak terlihat penutup parit dari besi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: