Warung Tebing Dua puluh Ribu Rupiah Makan Sak Puasnya


Menjelang Ramadhan 1431 H, moment ini agak nya pas buat buka restoran. Di Batam tak jauh dari kantor Kodim tepat nya di jalan Yos Sudarso no 2 Batu Ampar telah dibuka sebuah resto yang menyajikan makanan tradisional.

Resto yang punya motto “tempat elit harga irit” ini memang benar benar irit, dengan membayar makanan seharga  rp. 20.000,- makan sak puasnya. Lebih 12 macam menu yang tersaji siap santap.   Dari mulai sate paru, rendang merah, udang goreng tusuk, dendeng goreng, gulai usus muda, gulai babat membuat selera. Pepes ikan , pepes tahu pun ada, tempe bacem dan tahu bacem tak ketinggalan. Tentunya sayur asem dan tumis kubis berikut macem-macem sambel seperti  sambel terasi, sambel cabe hijau bercampur petai wow bukan main nikmat nya.

Jadi juga kami mampir ke Waroeng Tebing demikian nama resto yang dulunya bernama Resto Sri Deli ini, sepulang dari Kampung Baru Kecamatan Galang Baru Batam waktu telah menunjukkan pukul 9 malam. “Ya sudah kita makan di Waroeng Tebing saja” ujar ku kepada Aries dan Jogie. Karena memang perut sudah keroncongan .

Siang setelah selesai shalat Jumat di Masjid Raya Batam, kami janjian dengan bang Iskandar hendak ke Tanjung Gundap dan Tiang Wangkang , kedua kampung itu tak jauh dari Jembatan satu Barelang. Karena memang sudah searah ke Galang, jadinya kami teruskan sampai ke jembatan 6, dan ternyata di jembatan 4 ada juga resto yang baru buka resto Nelayan namanya.

Menu Buka Puasa

Joni AM manager waroeng tebing datang menghampir meja kami, di meja masih tersisa 1 bungkus pepes, pergedel kentang, udang goreng yang ditusuk dengan biting, juga masih ada jagung muda yang di goreng dengan tepung. Kebanyakan ngambil sementara perut sudah “buncit” , musik masih mengalun melalui layar karaoke. Tak banyak memang pengunjung di warung ini. Mungkin karena hari hujan rintik atau karena memang baru di buka belum banyak yang tahu.

“Iya tetap harga nya rp 20.000,- untuk menu berbuka puasa nantinya” jelas Joni saat kami tanya. Bahkan menurut nya harga rp 20.000,- itu di tambah dengan makan berbuka (tazil), seperti kolak  dan setiap hari berganti ganti. Hem lumayan juga pikirku dalam hati.

Warung ini juga nanti nya menyiapkan makanan sahur. “Dan kami pun siap melayani parti besar” tambah Joni lagi.

Akh syukur lah ada tempat makan yang bersih dan halal, murah lagi di tempat yang nyaman .  Iya nyaman , Insyaallah tebing persis di samping ruang utama resto waroeng tebing ini tak runtuh lagi.  “Dulu saat di kelola oleh manajemen lama saat namanya masih bernama Restoran Sri Deli, tebing di samping itu runtuh, lumpur masuk ke mari semua” jelas Joni. Itulah sebab resto ini di beri nama waroeng tebing……oooo…Jadi pengelola nya bukan  orang Tebing (Sumatera Utara) rupanya…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: