Wahabi di Malaysia ?


Ada beberapa isu yang sedang berkembang di Malaysia, yang cukup sensitif dan menjadi perbincangan publik disana. Agak susah juga menanggapinya, saat ditanya bagaimana pendapat kita.  Karena biasanya mereka yang bertanya mengharapkan jawaban yang kita sampaikan tidak jauh dari harapan dan pendapat mereka. Apalagi kita orang yang awam tentang pemahaman aliran keagamaan.

Itulah yang aku alami saat berada disana.  Sepertinya mayoritas teman-teman muslim disana tidak setuju pemakaian kata Allah digunakan oleh kaum non muslim. Tetapi mahkamah disana telah membolehkan nya.

Disamping tentang penulisan dan pemakaian kata Allah tadi, juga yang agak merisaukan mereka tentang pemurtadan kaum muslimin, sehingga baru baru ini ada 2 orang  reporter tabloid Islami yang menyaru dan mengikuti kegiatan kebaktian disalah satu gereja katolik disana.  Tujuan nya antara lain ingin mengetahui bagaimana proses pemurtadan itu bisa terjadi.  Seperti investigasi lah agaknya.

Kedua isu itu adalah antara umat muslim dan non muslim.

Tetapi disamping itu adalah lagi isu yang sangat hangat dibicarakan sesama muslim. Yaitu tentang Tauliyah,  Tauliyah yang dimaksud disana itu tidak kita temui di Indonesia. Mungkin di era Soeharto dulu zaman nya AM Fatwah dan kawan-kawannya  yang selalu di curigai bila memberikan ceramah atau berdakwa.

Nah jadi ternyata hampir diseluruh Malaysia di Semenanjung, kalau di Sabah dan Serawak aku tak tahu,  kecuali Perlis dan sebagian Kedah penceramah yang akan memeberikan ceramah haruslah  memiliki Tauliyah tadi semacam izin untuk ceramah atau izin untuk berdakwah yang dikeluarkan oleh Jabatam Agama Islam atau Kementerian yang berwenang disana.

Izin Berdakwah (Tauliyah)

Agaknya izin berdakwah ini digunakan untuk menangkal faham Wahabi yang kini sedang marak berkembang di Malaysia. Kata meraka yang tak suka dengan faham ini, tetapi apakah betul ini suatu faham dalam Islam ?.  Kenapa pula di Perlis dan sebagian Kedah agak longgar ?. Rupanya  Petinggi di kedua wilayah itu tak terlalu terusik agaknya dengan faham yang disebut Wahabi ini.

Aku pun tak tahu apa itu faham Wahabi, terpaksalah setelah pulang ke tanah air kucoba coba bertanya dan membuka internet.

Karena mereka tahu kalau aku dari Indonesia, dan mereka mengatakan kalau di Indonesia itu banyak sekali umat muslim yang berfaham wahabi. Agak terperangah aku mendengarnya. Karena ciri ciri yang disampaikan mereka saat itu memang banyak di Indonesia, ya antara lain yang tak mau merayakan Maulid Nabi, Tak baca Qunut di saat shalat subuh, Selepas shalat langsung kipas punggung istilah mereka maksud nya tak berdoa dan berzikir sama sama lagi.

Alamak, pikir ku dalam hati ketika itu. Aku pun diberikan 5 lembar kertas yang ber siri 1 sampai 5 yang judul nya PENDAPAT AHLI SUNNAH WAL JAM’AH YANG BERTENTANGAN DENGAN WAHABI.

Senari maklumat 5 siri itu katanya dikeluarkan oleh Jabatan Agama Islam di Malaysia, karena saat ku tanya mengapa tak ada tanda tangan dan cap dari Jabatan yang berkenaan.

Sengaja mereka memberikan senarai ini padaku , karena sewaktu kami mengadakan kunjungan ke Thailand seorang ustad yang pada saat itu bersama kami ketika shalat subuh tidak membaca doa qunut dan lafaz basmallahnya tak di jahirkan…. rupanya ustazd teman ku itu termasuk ciri ciri orang yang berfaham Wahabi.

“Apalagi”  kata ku ” Baca lah ini”  kata mereka   Hem……….. pikir ku…. sembari bergumam.  Mari kita baca bersama sama  ya?…….Setelah itu berikan komentar bagi yang memang benar faham………tentu dengan hujjah yang dapat dipertanggungjawabkan…. semoga….

3 Tanggapan

  1. pusing pak mikirin perdebatan, sholat pun jd ga khusuk kepikiran berbedaan teruuussss…. apa lg mahku suka kambuh kl banyak mikir … hehhe.. maaf ya… para pakar…..

    Suka

  2. berita perdebatan yg ginian ma mending ditelan sendiri… karena hanya akan menimbulkan fitnah..

    Suka

  3. ribet ngurusin paham dan aliran
    Tak perlu ikut paham siapa siapa..
    Yang penting ikut dalil yang shahih..ajalah

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: