Ibnu Batuta ……………….


Ibnu Batuta

Tepat pukul 07.09 pagi di tanggal 01 Desember 2009 sms masuk ke ponsel ku dari ustaz Abdul Wahab,  “Assalamualaikum pak Imbalo (ibnu Batuta) nomor hp ustaz Ahmad 0084918027845 dan nonor tetap 0084918027845 atau 076824357 fax : 076866599, beliau tinggal di desa Chou Doc Province An Giang Ho Chi Min City. Dan nomor Ustaz Abdullah Cambodia 0085511252948 nama beliau di id card : Mot Toulo. terimakasih”.

Pagi itu tanggal 1 Desember 2009 aku masih berada di Hanoi, rencana petang hari  pukul 16.10  sesuai dengan jadwal penerbangan, aku akan ke Ho Chi Min City dengan Vietnam Air, dengan pesawat udara perjalanan di tempuh 2 jam.

Tahun lalu 23 Maret 2008 aku dari Ho Chi Min City ke Hanoi dengan Bus, lebih dari 50 jam aku di dalam bus baru sampai di Hanoi. Aku nikmati perjalanan itu, apalagi sewaktu melewati Provinsi Da Nang, Da Nang mempunyai pantai yang  indah. Tak bosan bosan nya aku menikmati perjalanan itu dari mulai malam ke pagi ke malam lagi ke pagi dan malam lagi dan pagi.

Entah apa sampai ustaz Wahab menyebutku Ibnu Batuta, mungkin karena kenekadan ku bepergian sendirian, nekad memang, seorang diri pergi menjelajahi Vietnam, Kamboja, Thailand, Laos, Myanmar. “Mending” ngerti bahasa, yang kukuasai hanya bahasa melayu sedikit bahasa jawa, itu agaknya ustaz Wahab menyebutku Ibnu Batuta dari Batam , aku jadi senyum senyum sendiri, ustaz yang satu ini tahu betul kemampuanku berbahasa Inggris apalagi bahasa Arab.

Lagian tak ada apa apa nya perjalananku di bandingkan Ibnu Batuta, Ibnu Batuta ribuan kilometer di tempuhnya dengan berjalan kaki ke merata tempat di dunia. Tetapi memanglah ke provinsi An Giang desa Chou Doc Vietnam negara komunis itu nyaris ratusan tahun tak pernah dilalui oleh Muslim dari Indonesia.

Tiba di bandara HCM City hari telah gelap, disitu telah menunggu Muhammad, Muhammad seorang pemuda yang bekerja di HCM pernah tinggal di Malaysia beberapa tahun sehingga dapat sedikit berbahasa melayu. HCM dengan desa Chou Doc (An Giang) hampir 400 KM  jaraknya, arah ke Barat dari HCM City berbatasan dengan Kamboja.

Dengan taxi dari Bandara ke Bandar ongkosnya sebesar 120.000 Dong, di HCM banyak penjual makanan halal tidak seperti di Hanoi, disini pun ada 7  masjid berdiri.

Tak seperti zaman Ibnu Batuta, sekarang tak lah sulit mendapatkan informasi, sejak di Hanoi lagi nomor hp ku telah ku ganti dengan nomor Vietnam.  Kepada Muhammad yang menemaniku makan kutanyakan adakah bus lagi ke Phan Rang, Phan Rang adalah salah satu provinsi di Vietnam terletak ke Timur dari pada HCM, kalau kita naik Bus dari HCM ke Hanoi provinsi itu akan dilalui, sekitar 7 jam perjalanan dari HCM, seorang teman memintaku dengan sangat agar bisa datang kesana, Basori namanya, ianya seorang pemuda yang sedang kulia di Universitas Islam Antara Bangsa (UIA) Malaysia, kami belum pernah bersua muka.

Padahal tujuan ku semula aadalah ke Chou Doc (An Giang), kota di Barat HCM, sementara Phan Rang adalah kota di Timur HCM, “Disitu adalah rumahku, disitu ada masjid baru di rasmikan, 27 hari bulan lepas, sewaktu Idul qurban, datanglah kesana, disanapun ada seorang kawan yang boleh bercakap melayu” harap Basirun agar aku bisa datng ke Phan Rang ke rumahnya.

Tak jauh dari restoran tempat kami makan banyak tempat penjualan tiket bus antar kota, Bus terakhir ke Phan Rang pukul 9 malam, kalau Tuhan mengkehendaki, semuanya bagai di atur saja, lepas makan aku pun berlepas ke  Provinsi Phang Rang

Hal ini kusampaikan kepada ustaz Wahab, dan ustaz Ahmad yang berada di Chou Doc.

4 Tanggapan

  1. Menilik ceritanya, tak salah ustadz Wahab menyebut bapak sebagai Ibn Battuta.

    Mungkin bagus ya kalau kisah perjalanan bapak dibukukan.

    Suka

    • makasih…………. iya rencana ada teman yang mau membukukan tetapi khusus untuk Muhammadiyah asean…….. oleh PP pusat Muhammadiyah dalam rangka 1 abad Muhammadiyah……

      Suka

  2. Kalau saya ibnu syahreza.WKWKWKWKWKWKWK.

    Mau tahu ”CARA MENDAPAT PULSA GRATIS” kunjungi blogku ya.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: