Keberadaan Mushalla Di Pusat Pasar


Masjid Raya Tanjung Pinang

Masjid Raya Tanjung Pinang

Bukan MaK Dayang saja yang membutuhkan mushalla, Ichyar pedagang Toss 3.000 ini pun mengeluhkan tak adanya sarana ibadah (mushalla) di seputaran Nagoya. Menurut Ichyar, aktifitas perdagangan di pasar itu sejak tengah malam hingga ke pagi, kemana mereka hendak shalat terutama subuh? . Tidak semua pedagang disitu mempunyai tempat yang dapat di pakai untuk shalat, sementara ada mushalla kecil di pasar Samarinda, tetapi tak dapat dipakai karena subuh belum di buka.

Ichyar yang hadir dalam acara sosialisasi Badan Wakaf Indonesia (BWI) kota Batam Sabtu (5/9) di lantai IV kantor Walikota Batam itu mengemukakan kegundahan nya kepada para nara sumber yang kebetulan juga adalah pengurus BWI Batam.
Selanjut Ichyar memberikan solusi dengan menyewa ruko yang ada di sekitar pasar seharga 60 juta rupiah untuk di jadikan mushalla.

Dari Mana Uang nya?.
Bisa dari dana wakaf, salah satu kegunaan hasil dari wakaf uang dapat digunakan untuk sarana ibadah, namun masyarakat kita masih sangat awam tentang wakaf, apalagi wakaf uang, terbukti didalam acara yang sama seorang pengurus masjid minta BWI menyediakan satu kotak khusus untuk menerima uang wakaf, yang diletakkan di masjid masjid, padahal wakaf itu harus tercatat, dari mana asalnya, nama wakif (yang memberi wakaf), kegunaannya, dan berapa lama di wakafkan.

Sentralisasi Dana-Dana Umat
Di Johor Bahru Malaysia misalnya,dana-dana umat tersentralisasi di Baitulmal Majelis Agama Islam Johor (MAIJ) , baik itu dana wakaf, zakat, infaq, sadaqah. Dengan sentralisasi distribusi uang dapat termonitor kemana alurnya. Di Batam ada lembaga amil zakat (LAZ) ada badan amil zakat (BAZ) , ada BWI ada juga lembaga dari jakarta seperti Rumah Zakat, belum lagi lembaga zakat yang dikelola oleh organisasi massa.
Tidak termonitor nya dana dana dari masyarakat ini, membuat penyaluran nya tidak focus, masing masing lembaga menyalurkan dana yang diterima nya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: