Vaksinasi Meninghitis Jamaah Haji Mengandung Enzim Porchin dari Babi


Vaksinasi Dan Sistem Dajjal

Sabtu, 25/04/2009 23:03 WIB CetakKirimRSS http://eramuslim.com

Koran Republika edisi Sabtu 25 April 2009 memuat sebuah berita yang sebenarnya sangat penting bagi ummat Islam. Letaknya di pojok kanan halaman 12. Berita itu memuat hasil temuan LPPOM Majelis Ulama Islam Sumatera Selatan yang menyimpulkan bahwa Vaksin Meningitis mengandung enzim porchin dari babi. Bayangkan..! Vaksin yang selama ini diharuskan bagi calon jamaah haji ternyata mengandung zat najis, bukan sekedar haram. Kita tahu bahwa dalam ilmu fiqh membersihkan tubuh dari bahan najis sejenis babi mengharuskan kita mencuci bagian tubuh yang tersentuh najis itu dengan air sebanyak tujuh kali dan salah satunya dicampur dengan tanah. Lalu bagaimana caranya bila zat najis itu dimasukkan ke dalam tubuh kita? Adakah cara untuk membersihkannya? Padahal di antara dampak barang haram, apalagi najis, yang masuk ke dalam tubuh seorang muslim ialah tidak bakal dikabulkannya doa. Begitu kurang lebih penegasan Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam. Berarti para jamaah haji kita yang sudah bersusah payah dengan biaya besar pula pergi ke tanah suci, ternyata dengan syarat vaksin ini justru menyebabkan berbagai doa yang diajukannya di tempat-tempat mustajab menjadi sia-sia? Wallahua’lam.

ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيلُ السَّفَرَ أَشْعَثَ أَغْبَرَ يَمُدُّ يَدَيْهِ

إِلَى السَّمَاءِ يَا رَبِّ يَا رَبِّ وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ

وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ وَغُذِيَ بِالْحَرَامِ فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذَلِكَ

“Kemudian Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam menyebut tentang seseorang yang baru pulang safar lalu menengadahkan tangannya ke langit berdoa: “Ya Rabb, ya Rabb.” Sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan ia menyantap apa-apa yang haram. Bagaimana yang demikian bisa dikabulkan? ” (HR Muslim 1686)

Tulisan ini tidak dimaksudkan untuk membicarakan solusi dari masalah di atas. Kami cuma ingin mengingatkan pembaca bahwa zaman yang sedang kita jalani dewasa ini memang sungguh zaman yang tidak berfihak kepada Islam dan kaum muslimin. Kita sedang menjalani era paling kelam dalam sejarah Islam. Inilah babak keempat dari era Akhir Zaman. Inilah babak kepemimpinan para mulkan jabbriyyan (raja-raja / penguasa-penguasa yang memaksakan kehendak sambil mengabaikan kehendak Allah dan RasulNya). Sesudah runtuhnya tatanan kehidupan bermasyarakat dan bernegara ummat Islam –yakni al-khilafa al-Islamiyyah– maka Allah menyerahkan giliran kepemimpinan ummat manusia kepada kaum kuffar. Apalagi setelah memasuki era globalisasi semakin tampak saja dominasi kaum kuffar atas kehidupan manusia di planet bumi ini. Dengan komandan negara Amerika Serikat di bawah konsultan Yahudi, dunia digiring menjauh dari nilai-nilai Rabbani. Pantas bilamana seorang ulama Pakistan bernama Imran Hussain berkata: ”We are living in a godless civilization.” (Kita sedang hidup dalam peradaban yang tidak bertuhan).

Problem vaksinasi hanyalah salah satu contoh kasus dari dominasi nilai-nilai kafir yang sedang mendominasi dunia dewasa ini. Pada hakikatnya segenap lini kehidupan dunia modern dewasa ini sarat dengan permasalahan jika ditinjau dengan perspektif ajaran Allah Al-Islam. Ketika dunia dipimpin oleh kaum kuffar wajarlah bila kita temukan berbagai lini kehidupan ummat manusia menjadi bermasalah. Semua ini tidak terlepas dari fakta bahwa para pemimpinnya sendiri tidak mengerti arah dan tujuan hidup di dunia. Lalu bagaimana lagi bisa diharapkan mereka dapat mengantarkan ummat manusia yang mereka pimpin menuju arah dan tujuan yang jelas dan benar?

Seorang penulis muslim berkebangsaan Inggris bernama Ahmad Thomson menulis sebuah buku berjudul ”Dajjal:The Anti-Christ.” Buku ini telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi ”Sistem Dajjal.” Dalam bukunya  ia menjelaskan bahwa sejak hampir satu abad yang lalu dunia makin hari makin membentuk dirinya menjadi sebuah Sistem Kafir yang lebih cocok disebut sebagai Sistem Dajjal. Ia berpandangan bahwa Dajjal memiliki tiga sisi tampilan. Pertama, sisi sebagai gejala sosial budaya global.  Kedua, Dajjal sebagai kekuatan gaib yang tidak tampak kasat mata. Dan ketiga, Dajjal sebagai individu atau oknum. Keberadaan sistem dan para pengurusnya itu, merupakan bukti dari Dajjal sebagai gejala sosial budaya global dan Dajjal sebagai kekuatan gaib. Dilihat dari semua pertanda yang nampak dewasa ini, kedua sisi Dajjal tersebut – yang akan dijelmakan oleh si Dajjal sendiri – sudah sangat kentara, ini berarti kemunculan Dajjal sudah sangat dekat.

Jadi berdasarkan tulisan Ahmad Thomson dewasa ini Dajjal sebagai gejala sosial budaya global dan kekuatan gaib yang tidak tampak kasat mata sudah mewujud. Tinggal Dajjal sang individu atau oknum yang belum muncul. Seluruh nilai-nilai yang berlaku dalam sistem Dajjal secara diameteral bertentangan dengan nilai-nilai Sistem Kenabian. Sebab sistem Dajjal berisi nilai-nilai kekafiran sedangkan sistem Kenabian mengandung nilai-nilai keimanan. Baik itu dalam bidang ideologi, sosial, politik, seni-budaya, ekonomi, pendidikan, hukum, militer dan pertahanan keamanan. Tentu tidak ketinggalan ia juga mencakup aspek kehidupan yang disebut dengan dunia medis. Coba perhatikan kutipan tulisan Ahmad Thomson di bawah ini:

Sebagaimana sistem pabrik dan sistem pendidikan kafir, sistem medis kafir dijalankan bak sebuah bisnis. Sistem medis kafir tak begitu peduli pada penyembuhan dan apa yang bermanfaat atau tidak. Bahkan merupakan sebuah bisnis besar bagi perusahaan-perusahaan farmasi yang memasok obat-obatan dan peralatannya, seraya memelihara beribu-ribu pekerja yang dikaryakan untuk menambal para pasien, agar mereka pun bisa dikaryakan. Kini, kita lebih sering mendengar mahasiswa kedokteran berbicara mengenai gaji-gaji besar yang mereka cita-citakan – apabila telah lulus ujian dan mendapat secarik kertas – dibanding dengan berbicara mengenai cita-cita mereka untuk menyembuhkan banyak manusia, atau berbicara mengenai bagaimana cara mencapai penyembuhan tersebut.

Ahmad Thomson menggambarkan sistem medis kafir sebagai sebuah bisnis besar yang  berkembang guna  melestarikan proses produsen-konsumen. Sistem medis dalam sistem Dajjal tidak pernah dimaksudkan untuk benar-benar menghapus penyakit dan menimbulkan kesehatan. Ia malah melestarikan penyakit dengan mencekoki masyarakat obat-obatan kimiawi yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Itulah sebabnya industri farmasi menjadi industri yang sangat profitable (menguntungkan secara bisnis). Tak kecuali fenomena yang disebut dengan vaksinasi. Vaksinasi merupakan salah satu cara massif untuk menimbulkan ketergantungan masyarakat kepada sistem medis dan sistem farmasi kafir.

Dalam sebuah situs bernama informationliberation:The news you’re not suppose to know terdapat sebuah video yang menjelaskan bahaya vaksinasi bagi ummat manusia. Video tersebut  melibatkan para dokter medis, peneliti dan pengalaman beberapa orang tua dalam hal vaksinasi. Video tersebut bernama Vaccination:the Hidden Truth (Vaksinasi: Kebenaran yang Disembunyikan). Sudah banyak orang menjadi sadar untuk meninggalkan budaya vaksinasi sesudah menonton video ini. Bagi yang berminat silahkan click http://www.informationliberation.com/?id=13924 . Di dalam situs itu ditulis:

“Find out how vaccines are proven to be both useless and have harmful effects to your health and how it is often erroneously believed to be compulsory.” (Temukan bagaimana vaksin terbukti  sia-sia belaka dan malah mengandung efek berbahaya untuk kesehatan Anda dan bagaimana ia sering keliru diyakini sebagai wajib)

Saudaraku, sungguh terasa bahwa zaman yang sedang kita jalani dewasa ini benar-benar merupakan zaman penuh fitnah. Seandainya Allah tidak melindungi dan merahmati kita, niscaya kita terancam oleh kekuatan kaum kuffar yang setiap saat menebar kemudharatan. Kemudharatan mana tidak hanya mengganggu aspek fisik diri kita, melainakan mencakup aspek pemahaman bahkan aqidah kita.

Hidup di babak keempat era Akhir Zaman sungguh menuntut kita untuk sangat memperhatilkan peringatan Allah di bawah ini:

وَإِنْ تُطِعْ أَكْثَرَ مَنْ فِي الْأَرْضِ يُضِلُّوكَ عَنْ

سَبِيلِ اللَّهِ إِنْ يَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ وَإِنْ هُمْ إِلَّا يَخْرُصُونَ

”Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang ada  di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).” (QS Al-An’aam ayat 116)

Ya Allah, tunjukkanlah kepada kami bahwa yang benar itu benar, dan berilah kami kekuatan untuk mengikutinya. Dan tunujukkanlah kepada kami bahwa yang batil itu batil, dan berilah kami kekuatan untuk menjauhinya.

9 Tanggapan

  1. wow…. mengerikan sekali orang-orang (Dajjal) dari segala sendi meraka hajar.. bahaya..!!

    Suka

  2. Assalammu’alaykum warrahmatullaahi wabarakaatuh

    Salam kenal bapak.

    Membaca tulisan bapak.., saya makin bersemangat untuk semakin giat menjadi motivator dan fasilitator bagi anak-anak muslim.. generasi berikutnya, untuk menjadikan mereka sebagai generasi yang mumpuni.. sehingga tak lagi dipermainkan oleh teknologi, kekuasaan dan keuangan.

    Semoga.. semua orang tua akan tergerak hatinya dan mau bergabung juga dalam perjuangan ini…Dan memang benar, sudah bukan saatnya lagi kita hanya bisa mengeluh, protes, ataupun digilas oleh non muslim ya pak… tindakan nyata, adalah emplemetasi dari sikap kita melawan segala hal yang menjatuhkan Islam.

    Semangat.

    Jazakallahu untuk informasi ini

    wassalammua’alaykum warrahmatulaahi wabarakaatuh

    Suka

  3. Mantam kiyai NU H Mahrus ali sebetulnya sudah menyusun buku tentang makanan dan perobatan yang mengandung babi tapi belum di terbitkan . Buku karyanya yang baru terbit “Mantan Kiai NU Menggugat Shalawat & Dzikir Syirik”, “Mantan Kiai NU Meluruskan ritual-ritual Kiai Ahli Bid’ah yang Dianggap Sunnah”, “Mantan Kiai NU Membongkar praktek syirik”, “Mantan Kiai NU Bongkar habis kasidah syirik” Solusi tuntas permasalahan agama Islam , terbitan Karya pembina Surabaya . Bacalah karena banyak hal penting sekali

    Suka

  4. Dimana bisa di dapat buku itu kang Aiman?

    Suka

  5. As.wr.wb.

    Pondok Sehat An Nabawiyah mengadakan pelatihan
    Ath- Thibbunabawy bersama :

    -dr. Zaidul Akbar (Pakar Herbalis Internasional)
    – Mira Nurmala ( Iridologist & Herbalis)
    – Hj. Ummu Salamah SH, Hajjam (Herbalis & Penulis buku)

    Teori dan Praktek :
    1. Pengenalan Ath-Thibbunabawy
    2. Anatomi Tubuh
    3.Diagnosa Telapak Tangan
    4.Al-Hijamah /Bekam & Workshop
    5.Iridologi dasar &Workshop
    6.Metode Kedokteran Barat dan Kedokteran Rasulullah
    7. Kiropraktik (Pembentulan tulang belakang)
    8.Step-step membentuk generasi berkwalitas.
    * Peserta dipersilahkan bertanya tentang imunisasi dari A sd Z

    Hari Sabtu dan Minggu tanggal 18 & 19 Juli 2009
    Jam 8.00 hingga selesai
    Biaya Rp 600.000,-
    Fasilitas, Snack, Makan siang, Makalah, Sertifikat

    Pendaftaran Sejak sekarang, tempat terbatas.
    Telepon : 021-7412151, 021 92678315, 081398665033
    Brosur ada di FaceBook : Ummu Salamah
    email: Nabawiyah_islamic@yahoo.co.id

    Suka

  6. kata dosen saya, vaksin meningitis tsb walaupun berasal dari babi,namun enzim yg dihasilkan dr babi tsb tidaklah NAJIS/HARAM, knp bs bgitu? ini ibarat air kali (taw kan air kali itu tempat org buang hajat, hajat manusia, hajat hewan, sampah, dll). klo kita minum air kali tsb mnurut anda haram tidak??? jelas haramkan… namun oleh perusahaan air, air kali tsb bisa diolah menjadi air minum melalui proses penyaringan berkali-kali, shg air tsb tidak ada lg kandungan “najisnya” dan HALAL tuk diminum.
    Nah, sama halnya dgn enzim babi, enzim babi adalah turunan/derivat ke 7 (istilahnya klo dlm air kali tadi sudah 7 kali penyaringan) dari asalnya (babi)…
    jadi tentu saja enzim babi tsb tidak najis lg, krn MEMANG TIDAK ADA LAGI KANDUNGAN ASLI BABI TSB.
    shg vaksin tsb AMAN DAN HALAL untuk dipakai…
    Tolong sebarkan ke teman2 anda yg masih salah paham ttg enzim babi/ vaksin meningitis tsb.

    dan mengapa ngga pakai enzim SAPI/KAMBING/DOMBA aja??? apa mereka tidak bisa dipakai untuk mbuat vaksin???
    perusahaan farmasi telah memikirkan matang2 knp yg dipakai adlh BABI?
    1. Krn babi reproduksinya cepat, mxdnya babi bisa mghasilkan 9 anak dlm skali kehamilan,…
    lain halnya dgn SAPI, sapi hy 1 x beranak dlm 1 x khamilan… tw sendirikan Jumlah penduduk dunia ada brapa triliun?? sedangkan kbutuhan vaksin tsb sangatlah penting, mengingat di zaman sekarang ini banyak penyakit aneh2 yg bermunculan… shg tentu saja Pabrik Farmasi HARUS mencari/mgunakan Hewan yg bisa produksi anak bnyk dlm 1 x khamilan….
    yah, sekian saja pjelasan dr sy… mohon maaf sebelumnya, wassalam

    Suka

  7. klo sekarang sudah halal belum untuk vaksinasi mininghitis?

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: