Hasibuan Hasibuan di Batam Tempo Doeloe


Awal tahun 70 an di Batam ada beberapa orang marga Hasibuan , Hasibuan parhanger demikian ia lebih di kenal, isterinya boru Marpaung adalah bidan pertama di Batam, rumah nya dulu tak jauh dari gereja HKBP yang pertama di Batam, karena dia salah seorang pengurus gereja, itulah mungkin kenapa dia lebih terkenal dengan parhanger, isterinya malah lebih di kenal dengan panggilan bidan Hasibuan dari pada bidan Ny Marpaung

Ada lagi Hasibuan , Abu Samah, isterinya juga bidan boru Siregar, waktu datang ke Batam masih doli-doli tahun 2007 Haji Abu Samah Hasibuan ini telah meninggal dunia. Nah kalau yang ini isterinya lebih di kenal dengan bidan Ny Siregar.

Khairul Hasibuan, mantan guru bahasa Inggris, pernah kerja di PT Mc Dermott karena ke fasihan dan ke mampuannya berbahasa Inggris. Isteri nya orang China, salah seorang anak nya kerja jadi Security di Air Asia Bandara Hang Nadim. tahun 2008 pun telah meninggal dunia.

Hasibuan, salah satu klan Batak, banyak marga Hasibuan di Batam, terbiasa orang Batak tidak dipanggil namanya tetapi yang jadi panggilan sehari hari adalah marganya.

Hasibuan yang satu ini usia nya sudah cukup tua 74 tahun, sejak setahun yang lalu, lutut nya agak susah di gerakkan, mungkin pengapuran, dan enam bulan yang lalu nyaris dia tak dapat berjalan lagi, tergeletak di tempat tidurnya.

Hasibuan pak Azis demikian dia di sapa, tinggal di Blok IV Nagoya, dekat masjid An Nur. Lihat lah ekspresi wajah nya, begitu gembira nya dia setelah dikabarkan mau di bawa keluar kamar dengan kursi roda, Hasibuan yang ini tak ada hubungan nya dengan Abidin Hasibuan salah seorang pengusaha terkemuka di Batam, dan bisa jadi orang China terkaya di Batam, Lha koq orang China punya marga Hasibuan?, bisa saja kalau jasa jasa nya banyak terhadap orang Batak, “Siapa orang China atau siapa pun di Batam ini yang bisa menerima dan menampung dan menyiapkan lapangan pekerjaan bagi pekerja orang Batak yang hanya tamatan SMP malah SD” kata Belius Hasibuan, salah seorang tokoh masyarakat Batak pendiri HKBP di Batam dan parhanger ini, suatu saat ketika kutanya apa alasan Abidin dapat marga Hasibuan.

Enam bulan di tempat tidur tak sekali pun keluar ,aktifitas hanya di tempat tidur saja, temasuk buang air kecil dan air besar, “kalau duduk masih kuat bang” tanya ku saat itu lebaran di bulan syawal. Dia tersenyum, sembari mengerak gerak kan pinggang dan ke dua tangan nya. Iyalah Insyaallah kalau ada rezeki aku belikan kursi roda , agar abang dapat ke depan lagi “pinomat” melihat orang lalu lalang di depan rumah.

Hasibuan bapak Aziz , karena anak paling besar kebetulan lelaki dan bernama Aziz, sudah duda 3 tahun yang lalu, isteri tercinta telah mendahului dia, isterinya adalah orang China, sama seperti Khairul Hasibuan , mereka berdua ini punya isteri orang china dan sudah muslim (muallaf), agak nya itu lah kesamaan Hasibuan yang ini dengan Abidin Hasibuan.

Kemarin aku kerumah nya, membawa kursi roda yang di janjikan. Terimakasih terimakasih ya ya … ucap nya berulang ulang …………… Hem …. hem jadi ingat 35 tahun yang lalu , saat aku mula ke Batam , aku acap mampir di rumah Bang Haji Hasibuan ini, di Sei Jodoh sebelum terbakar, rumah nya di sebelah gereja HKBP yang di urusin oleh Parhanger Belius Hasibuan. …………… sudah banyak kawan – kawan beliau yang mendahului memenuhi panggilan khaliq. Semoga panjang umur dan di pulih kan kesehatan … doa ku kepada Nya………….

Awal tahun 70 an ada perkumpulan marga si Raja Hasibuan, waktu itu baik muslim maupun non muslim (parsubang) bertemu minimal sebulan sekali, tempat nya berpindah pindah dari rumah ke rumah, karena waktu itu belum ada gedung pertemuan.

Popparan si Raja Hasibuan itu antara lain marga Hutagalung, Panggabean, Huta Barat, Tobing dan lain lain, jadi ramai sekali kalau ada pertemuan tahunan.

Nah disini masaalah nya, setelah ramai kami tak pernah lagi berkumpul, terakhir di awal tahun 80 an di rumah Hasibuan Pertamina Tongkang karena dia kerja di Pertamina Tongkang, alasan nya ya karena ada yang makan B2, meskipun di makan di rumah dan tempat yang berbeda, pak Haji dan ustaz yang tak mangallang B2 tak mau lagi datang ke acara pesta- pesta seperti itu.

Yang makan B2 tetap ngotot kalau pesta tak memotong pinahan itu bukan pesta alasan nya.

4 Tanggapan

  1. istri Hasibuan parhanger yang membantu mengeluarkan jogie ke dunia…???
    ingin rasanya jogie berterima kasih..

    Suka

  2. @ananda HSB
    Masih ingat ya 23 tahun yang lalu……………yang ini Jogie Suaduon Hasibuan, lahir di Batam tahun 1985 saat itu kampung Sei Jodoh Batam kebakaran………….tahun 1985…..tanggal 18 Nopember pukul 18.00 wibb ia lahir ke dunia persalinan nya di tolong oleh bidan Hasibuan………..pukul 19.30 wibb baru saja di azan kan bapak nya….. orang – orang sekeliling teriak kebakaran….kebakaran ….api membumbung tinggi……. syukur tak jadi di evakuasi ke lapangan bola……..eeeeee sekarang malah migrasi ke Surabaya.

    Suka

  3. SAYA LAHIR 15 JUNI 1974 DIBANTU OLEH IBU HASIBUAN DI SEI. JODOH SEBELUM SEI. JODOH KEBAKARAN. TERIMA KASIH IBU HASIBUAN YANG TELAH MENOLONG AKU DAN IBU KU DISAAT AKU DILAHIRKAN, SEMOGA IBU SEHAT SELALU DAN BAHAGIA DUNIA AKHIRAT.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: