Pajak – NPWP + PPh + PPn = MLM


Aku punya teman kenal di chattingan, sering memberi komentar di blog ku.. nama YM nya Ebisnis Promo, kemarin (30/12) sebelum berangkat ke Singapura bersama keluarganya  untuk berakhir tahun kami masih sempat ngobrol tentu nya di dunia maya, hari ini (1/1) kami ngobrol lagi.

Kayak nya mas Ebisnis Promo adalah salah seorang per MLM yang sukses, ini adalah bincang-bincang kami tentang pajak.

Instant messages are being archived on this computer.
View Full Archive (Alt+Shift+V)   Archiving Preferences (Ctrl+Shift+P)

imbalo iman sakti: masih di singapura mas

Hide Recent Messages (F3)

Ebisnis Promo: Selamat malam pak
Ebisnis Promo: Iya nech.. tahun baruan di sini sabtu baru pulang ke batam
Ebisnis Promo: Bagaimana kabar pak imbalo?
imbalo iman sakti: Baik aja…..tenggorokan agak saakit nelan..kemarin kena flu
Ebisnis Promo: Kemarin malam tahun  baru begadang ya Pak?
Ebisnis Promo: tadi malam maksudnya
imbalo iman sakti: enggak tu …….. nonton tv di rumah
Ebisnis Promo: jadi dirumah aja pak ya?  Jadi target bapak di tahun 2009 apa nech?
imbalo iman sakti: waduh target nya harus nya tahun 2009 lebih baik dari tahun 2008, kalau sama nama nya merugi, kalau dibawaah nya apalagi ………
Ebisnis Promo: yess mantap lah pak. Kalau batam sendiri menurut bapak gimana nech mengenai bisnisnya? lesu apa mengalami kemajuan?
imbalo iman sakti: he he he ……… kalau target pajak kayak nya tercapai .malah surplus………karena yg kayak sampean ini kan kalau ke Singapura sekarang harus punya NPWP
Ebisnis Promo: saya udah punya pak. tapi kemarin khan belum berlaku.. he3x.. Tapi apakah dari perpajakan bisa main bersih? selama ini khan pajak banyak yang di permainkan… itu aja targetnya udah tercapai.. batam itu kaya banget tapi yang berurusan dengan pemerintahan payah dan dibikin susah kalau ngak di suapin he3x
Ebisnis Promo: mudah2xan bapak bukan orang pemerintahan ( Maaf kalau memang orang pemerintah pak )
imbalo iman sakti: bisa jadi dari NPWP kan bisa ditelusuri , laporan yg dibuat WP nya yg sebenar nya apa tidak………. yg repotkan yang tak punya NPWP.menaurut ku itu suatu kemajuan he he he …. aku punya NPWP sejak 1985 lho
Ebisnis Promo: Iya lah siapa juga yang ngak kenal bapak Imbalo…
Ebisnis Promo: Kalau bapak selama ini bagaimana buatnya? apakah di data dengan benar?
imbalo iman sakti: he he he..mangka nya itu ada tim kali ya untuk memantau itu……………….seperti rumah kos-kosan itu kan belum tersentu pajak..
Ebisnis Promo: Iya ya pak.. Bapak juga punya bisnis kos kosan juga ya?
imbalo iman sakti: kalau bisnis nya mas tanpa toko tanpa tempat hanya dari rumah seperti ini bayar pajak enggak ya……… aku tengok itu alat kesehatan yg di jual lumayan mahal lho
Ebisnis Promo: dibayar pak. Langsung dari Pusatnya. Setiap saya dapat bonus saya di potong 10% dari total income
Ebisnis Promo: Untuk pajak dan biaya lain2x
imbalo iman sakti: kemarin aku beli lauk di warung padang di bengkong, 2 potong gajebo rp. 18.000,- diatas kasir nya tertulis “kalau anda makan bayaran nya sudah termasuk pajak 10 %” , ada pajak penjualan ada pajak penghasilan mas……….. MLM kayak sampeyan banyak lho di Batam …. enggak perlu sewa tempat ya …. enak
Ebisnis Promo: iya pak kalau MLM itu khan jalur distribusinya di pangkas.
imbalo iman sakti: berarti enggak ada laporan pajak yg di Bataam dong
Ebisnis Promo: Tidak perlu sewa toko,  marketing dan biaya seminar. Setidaknya bisa menghemat sampai 40% Biaya opersional.. dan kita yang menjalankan dapat komosinya dari yang 40 % tersebut pak. Dan Dijamin barangnya cepat terjual karena setiap member adalah marketing,trainer dan juga user
Ebisnis Promo: Laporan  dari kantor pusat pak. Nanti khan ngak kenal lagi di NPWP kita lagi. Kalau di Potong dari perusahaan dan NPWP Pribadi ya Buntung pak
Ebisnis Promo: Mengenai Pajak 10 dari Rumah makan saya agak ragu tuch.. dilaporkan apa ngak? Karena kalau cuma pakai Nota aja khan bisa di hapus/dikurangi
imbalo iman sakti: ada koq slip nya…………. jadi tinggal di minta saja samaa kasir…. nya
Ebisnis Promo: Bapak ada usaha makanan juga ya?
imbalo iman sakti: jadi kalau mas makan di rumah makan …………padang saja . tersaji diatas meja yg kita bayar sudah termasuk PPN 10 % ada slip nya……..untuk kelengkapan laporan pajak di akhir atahun he he he
imbalo iman sakti: kan tadi diatas saya bilang beli nasi di warung padang di bengkong yg di depan masjid Taqwa
Ebisnis Promo: ya kalau dilaporkan dan di periksa oelh team pajak. oRang pajak kayaknya juga banyak yang nakal tuch he3x…
imbalo iman sakti: itu rantai dan gelang yang mas jual dari besi putih ya………….
Ebisnis Promo: Iya pak punya dari http://gne-biz.com
Ebisnis Promo: Orang bengkong juga ada yang beli dari saya kok pak
imbalo iman sakti: yg paling banyak beli dari mana.kasihan orang bengkong ……..ada juga……….berarti orang bengkong agak miskin yaa mas.he he he
Ebisnis Promo: Pak sudarmanto PM / Ibu NUrlismah
Ebisnis Promo: Wah orang bengking buanyak pak yang beli. Dari bengkong laut dsb. Bukan masalah miskin dan tidak untuk membeli suatu alat kesehatan tetapi kesedaran dan pengertianya akan kesehatan
imbalo iman sakti: tahun 2008 terget penjualan sampean tercapai?
Ebisnis Promo: Saya yakin tercapai dari jualan kalung 2006 saya tiap 6 bulan mencapai target. tiap 6 bulan dapat reward keluar negri. Yang terakhir bulan 10 pergi ke beijing
Ebisnis Promo: Tahun ini kalau capai terget sampai bulan 5 ke australia pak
imbalo iman sakti: wow ……. kalau enggak keberatan dan boleh tahu untuk dapat keluar negeri Beijing misalnya ..nilai nominal rupiah nya berapa mas?
Ebisnis Promo: OMset group pak. Kelau ke beijing omset Group 220.000.000
Ebisnis Promo: Ke jepang 400.000.000 Tapi semua bisa saya capai pak..
imbalo iman sakti: menarik ya.saya lagi buka web nya.ada umroh segala..
Ebisnis Promo: Pak saya mohon maaf nech mau off dulu. Pakai PC di kamar saudara singapura… mau istrihat
imbalo iman sakti: ini di singapura nge net nya dari mana?
Ebisnis Promo: Trimkasih atas waktunya dan selamat beristirahat. Besuk kita sambung lagi
imbalo iman sakti: oiya mas tulisan ini menarik .mau kubuat di blog ku
Ebisnis Promo: OK mantap pak
Ebisnis Promo: salam
imbalo iman sakti: besok cerita tentang tahun baru di singapura ya
Ebisnis Promo has signed out. (1/1/2009 10:51 PM)

5 Tanggapan

  1. Hallo Pak Imbalo, numpang mampir ya, sekalian nulis komen.

    Saat Pak Imbalo beli lauk di warung padang di Bengkong dipungut pajak 10%, kemungkinan besar itu adalah Pajak Pembangunan I (PPb I) yang merupakan salah satu jenis Pajak Daerah (dikelola Dispenda), bukan Pajak Pusat (dikelola Ditjen Pajak). Kalo Pajak Penghasilan (PPh) yang merupakan Pajak Pusat, yang bayar ya yang menerima penghasilan, alias si pemilik warung padang sendiri.

    Hasil setoran Fiskal Luar Negeri, apakah aparat perpajakan dikhawatirkan tidak main bersih ? Kalo prosedur yang benar, setor pajak langsung ke bank, langsung masuk ke rekening kas negara, sama sekali tidak melalui tangan petugas pajak.

    Bagi kita yang bekerja sebagai pegawai/karyawan, sudah dipotong pajak oleh kantor, tapi kita sendiri punya NPWP Orang Pribadi, apakah dobel nanti pajaknya ? Tidak, karena pajak yang sudah dipotong oleh kantor dapat dikreditkan.

    Suka

  2. @Agus Win,

    Makasih ya.sering- sering beri penyuluhan tentang pajak.
    kalau punya kos-kosan apa nama pajak nya?

    Suka

  3. Yang punya kos-kosan kan nerima duit, nerima penghasilan, jadinya ya kena Pajak Penghasilan (PPh). Jangankan nerima duit dari usaha kos-kosan, nemu duit di pinggir jalan aja kan nerima penghasilan, dikenakan PPh juga, hehehe …

    Suka

  4. @Agus Win
    Terus koq enggak ada yang mungut ya………. masak cuma di serahin ke RT / RW enak betul pegawai pajak ya mas win?

    Suka

  5. Mulai tahun 1984 ada reformasi perpajakan yang mana mengubah Official Assessment System menjadi Self Assessment System, yang mana Wajib Pajak diberi kepercayaan untuk menghitung, memperhitungkan, membayar dan melaporkan sendiri pajak yang terutang. Jadi tidak disamperin oleh petugas, apalagi oleh Pak RT atau Pak RW.

    Aparat pajak bertugas untuk pembinaan, pelayanan, pengawasan, dan penerapan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan perpajakan.

    Wajib Pajak menyetorkan pajaknya ke bank atau kantor pos, bukan ke kantor pajak, bukan ke petugas pajak, bukan pula ke Pak RT atau Pak RW.

    Demikian sekilas info.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: