KKR di Batam : Ada Apa Dibalik Batam Festival Persahabatan & Kesembuhan


Bill Board inilah yang dipermasalahkan Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Batam Datuk Imran AZ, Gratis Mau Sembuh Datanglah , pada tanggal 12 – 14 Nopember 2008 dalam acara Batam Ferstival Persahabatan dan & Kesembuhan rencana akan dilaksanakan di Stadion Tumenggung Abdul Jamal.

“Diminta kepada umat Muslim untuk tidak menghadirinya” demikian himbauan dari Kabag TU Kendepag Batam Drs H Zulkifli Ak, sembari menambahkan bahwa acara itu adalah untuk kalangan mereka sendiri, masalah izin menurut  Zulkifli, karena mereka mendatangkan pembicara dari Luar Negeri acara itu bukan menjadi wewenang Kandepag Batam untuk mengeluarkan izinnya.

Acara KKR seperti ini acap di adakan di Batam, sebagaimana di tulis oleh  http://www.buletinpillar.org/

  • Pada bulan April 2006, kami mengadakan Seminar dan KKR Paskah di Palembang dan Lampung, lalu saya juga mengadakan hal yang sama di Medan, Pematang Siantar, Rantauprapat, Pekan Baru, Batam, Pulau Tiangwangkang, dan beberapa tempat yang lainnya. Semua acara totalnya sekitar 25 kali. Total yang hadir sekitar 10.000 orang dan yang terima Yesus sekitar 80%.
  • Pada bulan September–Desember 2006 kami juga mengadakan Seminar dan KKR Natal di Indralaya, Lampung, Palembang, Jambi, lalu saya juga mengadakan hal yang sama di Binjai, Medan, Kabanjahe, Pematang Siantar, Tebing Tinggi, Batam–Batuaji–Tanjung Piayu, Pulau Tiangwangkang, Tanjung Pinang, Selatpanjang, dan beberapa tempat yang lainnya. Selain itu kami juga mengadakan KKR masuk sekolah-sekolah untuk menjangkau siswa/i yang belum terjangkau di KKR-KKR yang kami pimpin.
  • Semua acara sekitar 80-an kali. Total yang hadir sekitar 28.000 orang (mayoritas yang hadir adalah non-Kristen) dan yang terima Yesus sekitar 85%.

  • Pada bulan Maret-April 2007, kami juga berencana untuk mengadakan Seminar dan KKR PASKAH di sekitar 25 kota (sekitar 60an kali KKR & Seminar), seperti Pagar Alam, Lampung (Kedaton & Tanjung Karang), Metro, Palembang, Jambi, Muaraenim, Bengkulu, Lubuk Linggau. Lalu saya juga mengadakan hal yang sama di Lubuk Pakam, Medan, Pancur Batu, Belawan, Kisaran, Tanjung Balai, Aceh, Berastagi, Batam, Pulau Rempang, Dumai, Bagan Batu, Bagan Siapiapi, Panipahan, dan beberapa tempat lainnya. Selain itu kami juga mengadakan KKR di kampus-kampus dan sekolah-sekolah untuk menjangkau mereka yang belum terjangkau di KKR-KKR yang kami pimpin.

Kami kutip dibawah ini bagaimana Kronologis terjadinya aksi pemurtadan pada acara KKR yang diadakan oleh PMK di kampus ITB

Senin, 25 Nov 2002, sekitar pukul 15.00 wib

Sejumlah pengemis jalanan, anak jalanan dan pengamen dibujuk oleh aktivis PMK untuk ikut dalam acara pengobatan gratis. Para aktivis PMK ini berjanji akan mengganti uang pendapatan para pengemis dan pengamen ini untuk satu hari itu (sekitar Rp 100 ribu). Para aktivis PMK ini ketika mengajak tidak memperkenalkan identitas mereka sebagai aktivis Kristen serta tidak memberitahukan kepada para pengemis dan pengamen kalau mereka akan diajak ke acara religius orang-orang Kristen.

Kemudian sebagian besar para pengemis dan pengamen ini diangkut oleh taksi dan angkot menuju Aula Barat ITB.Sedangkan sebagian lagi datang sendiri yang sebelumnya juga telah diajak untuk datang ke aula barat ITB.

Pukul 16.30 wib
Acara di aula barat dimulai. Ada beberapa para pengamen yang berinisiatif tidak masuk ke aula barat karena telah mengetahui bahwa acara tersebut merupakan acaranya orang Kristen. Dan ada juga seorang ibu beserta anaknya yang keluar dari aula barat tapi dibujuk / dipengaruhi oleh aktivis PMK untuk masuk kembali dan dengan terpaksa ibu dan anaknya tersebut masuk ke aula barat kembali.

Pukul 17.30 wib
Salah seorang pengurus Gamais ITB yang mengetahui bahwa ada sejumlah muslim yang berada pada acara KKR tersebut langsung mendatangi aula barat dan bertemu dengan 3 orang aktivis PMK. Akhirnya terjadi proses lobbying. Dari Gamais ITB menginginkan seluruh muslim yang berada di dalam aula barat baik para pengemis, pengamen dll diminta keluar untuk menjalankan kewajiban shalat maghrib serta tidak mengikuti acara tersebut lagi. Tapi dari pihak PMK tidak setuju dan tetap menginginkan mereka tetap di dalam megikuti acara tersebut. Akhirnya dari Gamais ITB mengajukan kesepakatan yaitu jika seluruh muslim yang di dalam aula barat tidak diijinkan keluar untuk shalat dan berbuka puasa maka masalah ini diberitahukan ke pihak Salman dan pihak muslim lainnya. Akhirnya disepakati pihak PMK akan mengumumkan dari depan / panggung yang isinya seluruh muslim diijinkan keluar untuk shalat dan berbuka puasa di Salman dan panitia membantu muslimnya untuk keluar dari aula barat.

Pukul 18.15 wib
Panitia mengumumkan dari panggung dengan mempersilahkan yang muslimnya untuk melakukan shalat di Salman dan menawarkan juga bagi yang tidak mau keluar untuk shalat dipersilahkan tetap di tempat. Isi dari pengumuman dari panitia ini jelas-jelas tidak sesuai dengan kesepakatan. Akhirnya dari pihak Gamais ITB membawa keluar beberapa pengemis dan pengamen keluar dari aula menuju mesjid Salman. Dan sebagian besar muslimnya masih di dalam aula barat.

Pukul 18.50 wib
Beberapa orang dari pihak Gamais ITB kembali mendatangi Aula Barat untuk menjemput muslim yang masih ada di dalam. Dan berhasil mengeluarkan beberapa muslim.Pada saat penjemputan ini, di dalam aula sedang berlangsung acara pengobatan dengan menggunakan cara-cara nasrani yaitu pendetanya hanya memegang orang yang sakit dengan membacakan do’a penyembuhan. Pada awalnya, yang diobati pertama kali adalah beberapa aktivis Kristen yang mempunyai penyakit kemudian dibacakan do’a oleh pendetanya dan tiba-tiba langsung sembuh penyakitnya.  Kemudian barulah dipanggil para pengemis dan anak jalanan (muslim)yang masih berada di dalam aula untuk diobati. Kemudian pendetanya membacakan do’a ATAS NAMA YESUS???Dan ternyata tidak ada yang sembuh dari para pengemis ini.

Pukul 20.45 wib
Acara pengobatan selesai dengan hasil tidak ada yang sembuh dari muslimnya dan ketika akan pulang ternyata pihak PMK tidak memberi uang yang telah dijanjikannya kepada para pengemis tersebut.

Pukul 21.00 wib
Kemudian Gamais ITB mengantar para pengemis (muslim) ini ke tempat tinggal mereka masing-masing dan memberikan sedikit bantuan sejumlah uang untuk meringankan penderitaan mereka.  Ada yang diantar ke Jl Asia-Afrika, Sedang Serang, Cimahi dan Kebon Kelapa.

Komentar Pembaca :
gue takutnya, kalo pers tau….masalah ini bisa lebih gede lagi. Oke lah, emang bener acara itu salah dan murtad, apa lah itu namanya. Tapi bisa-bisa kalo di- ekspos lagi, akan timbul masalah baru yang lebih BESAR dan bisa jadi menyimpang dari fakta yang ada. Masalah agama adalah masalah yang rawan banget untuk dibahas di Indonesia, karena masyarakat Indonesia itu prural, dan lebih sedih lagi banyak masyarakatnya gampang sekali terprovokator. Belum lagi media massa, walaupun gue anak kom, tapi gue percaya banget bahwa media massa di Indonesia masih belum bisa objektif dalam menulis berita, tergantung banget ama siapa pemilik media massa itu dan apa kepentingannya dalam masalah itu.

Misalnya nih, kalo ada pers tau dan menulis berita itu dengan headline. “KRISTENISASI KAUM MARJINAL DI ITB”, wakz….rusuh abis tuh pasti. Jaidnya malah perang antar agama. Mungkin juga semua umat kristen di Indonesia disamaratain kelakuannya. Padahal kan gak begitu…..sama aja kalo ada umat Islam yang membunuh dan merusak atas nama jihad, gue jelas-jelas gak mau disamaratain ama mereka. HELL NO….!!!!
—-
Sumber kiriman : rmz http://www.rmz.st/info/itb/

Selain itu kami juga mengadakan KKR masuk sekolah-sekolah untuk menjangkau siswa/i yang belum terjangkau di KKR-KKR yang kami pimpin.

Sekolah sekolah itu adalah :

Karena KKR kami banyak melayani anak-anak dan siswa/i SMP-SMA, maka kami menggunakan momen Paskah dan Natal untuk mengajak sekolah-sekolah mengirim siswa/i mereka. Biasanya pihak sekolah atau yayasan tidak begitu kesulitan mengizinkan siswa/i mereka keluar sekolah ikut acara Paskah Bersama dan Natal Bersama di aula yang kami sewa seperti: Ballroom Hotel, Aula Gedung Pemerintah, Aula Gedung Museum, Aula Wihara, Aula Sekolah, Aula Gereja, atau Lapangan Terbuka. Dalam KKR tersebut, kami menjangkau sekolah-sekolah Kristen, sekolah Islam, sekolah Buddha, sekolah negeri, sekolah swasta, mahasiswa, panti asuhan Kristen, panti asuhan Islam, panti jompo, dan masyarakat umum. Dengan kata lain, di KKR tersebut kami menjangkau dari anak TK sampai orang-orang tua yang ada di Panti Jompo.

Baca juga tulisan dibawah ini

https://imbalo.wordpress.com/2008/10/28/kkr-di-batam/

Iklan

14 Tanggapan

  1. […] Ada Apa Dibalik Batam Festival Persahabatan & Kesembuhan October 29, 2008 9:30 am admin Dari Blogger – Agreegator Dari https://imbalo.wordpress.com/2008/10/28/ada-apa-dibalik-batam-festival-persahabatan-kesembuhan/ […]

    Suka

  2. Betul Harus diumumkan dan dijelaskan yang kayak gini..sebarkan lewat radio dakwah yang ada mas… bahaya ini bagi akidah

    Suka

  3. Asyhaduanlaa ilaaha illallah, wa asyhadu anna muhammadarrosulullah…

    Suka

  4. […] KKR di Batam : Ada Apa Dibalik Batam Festival Persahabatan & Kesembuhan October 30, 2008 12:55 am admin Dari Blogger – Agreegator Dari https://imbalo.wordpress.com/2008/10/28/ada-apa-dibalik-batam-festival-persahabatan-kesembuhan/ […]

    Suka

  5. Gimana kalo acara tersebut disusupin aja,kalo menyimpang ya di blow up.Dan kenapa baliho itu gak dikasi identitas salib biar gak kesasar seperti yg mereka harapkan ya???
    urusan siapa ya yang nertibkan kode etik gitu2an

    Suka

  6. KKR-harus anda pahami ya tak pernah pungut biaya apalagi menyogok orang jalanan.jangan menjelekkan kristenlah,yang sembuh itu bagi orang yang percaya,walaupun dia kristen tapi dia tak percaya yesus dengan tulus tak bakalan sembuh.dan yang sembuh itu semua orang bahkan ada yang pakai jilbab asal dia percaya…dan itu disaksikan puluhan ribu orang,TERMASUK para aparat yang berjaga disana .dan tidak ada syarat bahwa yang sembuh itu harus masuk kristen,makanya anda perlu melihat langsung jangan asal ngomong……Takut ente MURTAD berarti iman ENTE NOL……

    Suka

  7. Biar islam tidak banyak yang murtad ada baiknya dibuat acara kesembuhan tanpa obat dan jampi-jampi seperti KKR kristen,mampukah ISLAM? Didalam Nama TUHAN YESUS semua penyakit sembuh dan terbukti disaksikan puluhan ribu orang.dalam nama MUHAMMAD SAW semua penyakit sembuh nggak…? sekarang jaman sudah modren udah susah menipu orang,anda harus tau mana yang benar-benar nyata…..dan jangan dong menghasut islam biar benci kristen .anda semakin benci anda akan semakin penasaran itu pasti.

    Suka

  8. Peter Youngren di Batam

    Peter Youngren memberikan pelayanan dari tanggal 12 – 14 November 2008 di Lapangan Tumenggung.

    Sejak sebulan lalu, promosi kedatangan Peter sudah ada di tiap simpang jalan dengan ukuran besar sehingga seluruh penduduk kota pernah melihat dan membacanya. Yang berjudul Festival Persahabatan untuk menyembuhkan segala penyakit dan terbuka untuk umum. Dan memang di iklan itu tidak ada tanda kalau acara tersebut untuk kalangan kristiani tapi terbuka untuk umum.

    Ini mengundang kemarahan umat muslim dan mereka membuat spanduk tandingan yang berisi larangan untuk umat muslim menghadiri acara tersebut. Dan isinya cukup mengerikan dengan warna merah seperti tulisan horor. Isinya bila sesiapa umat muslimyang menghadiri acara tersebut akan di anggap murtad.

    Terserah lah mereka buat apa, yang jelas umat muslim ada banyak yang menghadiri acara tersebut di hari pertama kemarin.

    Dan Tuhan sungguh mulia ada beberapa dari umat muslim yang sembuh berkat doa dan mereka buat kesaksian di panggung. Ada seorang ibu yang berjilbab kena stroke dengan badan yang sehat melompat-lompat diatas.

    Ada banyak yang sembuh di hari pertama yang walaupun hujan sangat deras tapi tidak menyurutkan semangat orang. Mereka rela kehujanan demi menyaksikan kemuliaan Tuhan.

    Suka

  9. memang kalau sudah terbuka begilah, semua persoalan jadi tau. blog saya, http://baganbatublog.blogspot.com/

    Suka

  10. Kalau saya sih nganggap , evangelist yang nyembuhin itu hanya lebih dikit dari tukang obat di pasar tradisional , Ibu pakai jilbab….. saya pun bisa pakai pakaian pastur atau evangelist….

    Agama itu bukan untuk ekspansi , tapi hubungan diri manusia dengan Tuhan yang diapresiasikan juga dengan hubungan manusia dengan manusia

    Kalau mengenai penyembuhan , saya hanya bisa senyum , karena Iblis pun diberikan kemampuan untuk menyembuhkan secara tiba-tiba
    Jadi yang diminta itu ke Iblis atau ??????

    Suka

  11. Kalo cuma orioentasiny sembuh, caranya bsia macam-2 bsia ke dokter bisa ke tabib bida ke dukun, paranormal dan JIN. Tapi jika sembuh dengan benar ini yang susah. Toh sakit itu juga merupakan ujian dan penghapus dosa bila kita sudah berusaha berobat dengan cara yang baik.
    Kalo saya sendiri lebih baik sakit dengan sabar dan tawakal,usaha yang sesuai syar’i. Daripada sembuh tapi dengan cara yang aneh dan tak masuk akal, iman pun tergadai.

    Suka

  12. Apa yang salah dengan KKR? Manusia sekarang sudah pintar, jadi mereka jangan digurui dan jangan merasa sok pintar lah. Kenapa kalau agama kristen atau lainnya buat KKR untuk umum ada yang sirik? Wong penyembuhan Gratis kok diusilin. Kalau tidak mau datang, juga tidak dipaksa kok. Kalau agama lain mau buat KKR atau penyembuhan gratis silahkan saja, sah sah saja, dan apa pernah yang kristiani atau umat lain repot? Ingat, Kebebasan untuk memeluk agama Masing masing, Kecuali kalau terdapat pemaksaan kehendak untuk pindah agama, silahkan diusut. Gitu aja kok repot. And satu lagi, kalau ada umat muslim pindah ke kristen jangan langsung kebakaran jenggot lah, santai aja, itu hak mereka, toh kalau ada umat kristiani pindah ke muslim kita fine2 aja. Itu HAK mereka.

    Suka

  13. AKU SH NETRAL AJA… WALAU AKU KRISTEN TPI AKU JG PNYA BNYK TMN2 MUSLIM,,,,jd aku pikir bwad apa hrus diperbesar,,, hari gene msh mempermasalahin agama??? hah

    Suka

  14. puji tuhan

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: