Halo Bank Mandiri, Maaf Seluruh Staff Kami Sedang Sibuk


aplikasi Bank di sosialisasikan oleh petugas dari perbankan yang getol sekali ke sekolah sekolah , tetapi setelah itu pelayanan nya amburadul.........

aplikasi Bank di sosialisasikan oleh petugas dari perbankan yang getol sekali ke sekolah sekolah , tetapi setelah itu pelayanan nya amburadul.........

Bukan Sumaryanto Bronto saja yang kesal dengan layanan call Mandiri 14000, menunggu sampai 20 menit memerlukan biaya puluhan ribu rupiah, tetapi karena terpaksa mau bilang apa. Lha dari pada ada yang menyalahgunakan kartu ATM maupun visa card yang kita miliki.

Tidak hanya untuk melaporkan kehilangan kartu ATM dan Visa Card saja soal tagihan billing pun banyak dikeluhakan, antara lain keluhan nasabah pemakai ATM Mandiri dan Visa Card.

Call Mandiri 14000 Sibuk Mohon Tunggu
Sumaryanto Bronto – suaraPembaca

Jakarta – Hari Sabtu, 27 September 2008 saya beberapa kali dalam waktu yang berbeda dan continous menelepon Call Mandiri 14000 atau 021 52997777. Namun, yang saya dapatkan “maaf seluruh staf kami masih sibuk, mohon tunggu”.

Ya jawaban itulah yang saya temui dalam satu hari ini meskipun saya tunggu hingga 20 menit lebih. Saya ulangi untuk menelepon beberapa kalik kembali. Tetap saja “maaf seluruh staf kami masih sibuk, mohon tunggu.

Beginikah kualitas pelayanan dari bank yang katanya merupakan bank pemerintah terbesar di Indonesia. Mempunyai layanan yang begitu buruknya sehingga nasabah begitu dirugikan waktunya.

Sangat disayangkan apabila kita sebagai nasabah dalam posisi sulit. Contoh hal beberapa kasus penipuan maupun pembobolan kartu ATM. Ketika ingin menkonfirmasi atau menelepon Call Centre namun hanya jawaban “maaf seluruh staf kami masih sibuk, mohon tunggu”.

Satu saran untuk Bank Mandiri. Jika belum siap dengan layanan Call Mandiri 24 Jam, lebih baik ditiadakan saja layanan tersebut.

Sumaryanto Bronto
Gurame 72 Pasar Minggu Jakarta Selatan
sumaryantobronto@gmail.com
02198066884

Lelah Berurusan dengan Billing Mandiri
Agus Arilito – suaraPembaca

Jakarta – Sampai hari ini saya belum juga menerima billing statement kartu kredit Mandiri Visa Gold dan Master Titanium atas nama Agus Arilito. Padahal jatuh tempo tagihan adalah tanggal 24 September.

Permasalahan ini sudah untuk ke sekian kalinya terjadi. Terakhir saya mengirimkan komplain adalah untuk billing statement periode Juli 2008. Saya pikir setelah itu akan ada perubahan yang positif. Ternyata bukannya peningkatan pelayanan malah tagihan saya bulan September 2008 kembali tidak terkirim.

Hasil pengecekan tanggal 24 September ke Mandiri Call Center dikatakan bahwa billing saya masih dalam proses pengiriman. Bagaimana mungkin tagihan yang jatuh tempo tanggal 24 September sampai tanggal 24 masih dalam proses pengiriman?

Lalu, siapa yang akan menanggung jika sampai terjadi bunga atau denda yang timbul akibat kesalahan ini? Sangat melelahkan berurusan dengan hal ini. Untuk masalah sepele seperti ini saja Bank Mandiri tidak dapat memberikan pelayanan yang baik.

Apakah setiap bulan saya harus meluangkan waktu untuk mengurusi masalah ini? Saya mohon perhatian dari pihak yang terkait untuk masalah “sepele” ini.

Agus Arilito
Jl Raya Tipar Cakung
Rusun Griya Tipar Blok Meranti No 407
Jakarta
agus.arilito@combiphar.com
081905005258

Lemahnya Pembayaran Kartu Kredit Bank Mandiri
Hannah Jeani – suaraPembaca

Jakarta – Saya telah melakukan pembayaran tagihan kartu kredit Bank Mandiri pada tanggal 12 September 2008 pukul 10.25 melalui ATM BII (ATM Bersama) dengan menggunakan menu transfer ke bank lain (Bank Mandiri Card Centre nomor rekening 1220004022854) dengan menyebutkan nomer kartu kredit saya pada keterangan/ ref. Uang yang saya transfer sejumlah Rp 1,000,000 lebih dari minimum payment.

Pada tanggal 22 September 2008 pukul 15.00 saya menelepon Call Centre untuk mengecek kondisi kartu kredit. Saya dilayani oleh Nadine yang menyampaikan bahwa saya harus faksimili bukti pembayaran (saja) ke 021-52997722.

Pada tanggal 23 pukul 13.41 saya mengirim faks bukti pembayaran tersebut dengan disertai keterangan nama dan nomer kartu kredit. Pada tanggal 24 pukul 13.00 saya ditelepon Bank Mandiri atas nama Andi yang menanyakan pembayaran saya dan saya jelaskan saya sudah membayar dan faks ke Bank Mandiri. Bapak Andi menjawab kartu mungkin aktif dalam 1-2 hari.

Pada tanggal 24 pukul 16.20 saya menelepon lagi ke Call Centre dan diterima oleh Sdr Andra yang menyatakan bahwa saya harus menulis surat bertanda tangan dan fotokopi KTP kepada Bank Mandiri dan dia menyatakan bahwa bukti pembayaran yang saya kirim tidak cukup dan belum tentu diterima oleh Bank Mandiri. Hal tersebut sangat mengganggu dan merepotkan saya karena Nadine sebelumnya tidak menyebutkan bahwa saya harus mengirim surat dan fotokopi KTP.

Saya merasa niat baik saya melakukan pembayaran kepada Bank Mandiri tidak mendapat respon yang baik. Malahan sangat mengecewakan dan cenderung memperpanjang masalah. Bukannya memberikan pemecahan yang berguna. Sangat disayang untuk bank sebesar Bank Mandiri tidak mampu/ belum siap menerima pembayaran dengan sistem yang sudah disebarluaskan sendiri oleh Bank Mandiri yaitu lewat ATM bersama.

Selain itu bank mandiri terutama Call Centre Officer cenderung mempersulit proses yang sebenarnya sangat mudah. Apalagi ini adalah proses pembayaran dari nasabah kepada Bank Mandiri. Kenapa dipersulit? Bukankah mudah untuk mengecek saja nomer rekening saya yang sudah tercantum pada ref? Apalagi saya sudah menfaksimilinya. Selain Call Centre Officer memberikan keterangan yang berubah-ubah yang merepotkan nasabah.

Saya minta Bank Mandiri memperhatikan masalah pembayaran saya yang dianggap missing ini karena dengan jelas tertera Bank Mandiri (1220004022854) sebagai penerima uang sebesar 1 juta dari saya. Terima kasih (fotokopi KTP saya faks terpisah).

Hannah Jeani
Karawaci Tangerang
hannah_nadaweo@yahoo.co.id
0213925222

%d blogger menyukai ini: