Insiden Pembagian Zakat pak Syaikon jadi Syaiton?


Haji Syaikon pengusaha sukses yang pelit, demikian kata tetangganya. Tak mendengar pendapat nasihat orang ali ali mau dapat pahala malah jadi Syaiton, 21 orang korban tewas terinjak dan terhimpit, belum lagi yang luka dan setengah mati. Apa agaknya yang ada di benak pak Syaikon, melihat mayat bergelimpangan dengan mulut mengeluarkan darah hampir semuanya wanita lemah, miskin.

Kasus pembagian zakat seperti ini acap terjadi, pembagian daging qurban, pembagian sembako. Entah mengapa para orang kaya itu lebih senang membagikan langsung uang atau zakat nya. Tahun lalu di Jakarta calon Gubernur waktu itu, membagi – bagikan uang di rumahnya, insiden seperti ini pun nyaris berlaku.    

Yaitu tadi krisis kepercayaan kepada lembaga yang menangani zakat, orang lebih yakin menyerahkan langsung zakat atau sumbangannya.  Pengalaman 8 (delapan)  tahun menjadi petugas Badan Amil Zakat Infaq dan Sadaqah (BAZIS) di Batam  hanya segelintir orang yang mau menyerahkan zakat nya ke badan bentukan pemerintah ini. Sebagian mereka menyerahkan zakatnya kepada badan amil zakat bentukan masyarakat (LAZ), yang seperti H Syaikon, justru lebih banyak.  

Saat Forum Zakat (FOZ) II di Batam, yang dibuka oleh Presiden Abdurahman  Wahid saat itu, sosialisai Undang Undang Zakat no 38 tahun 1999 sampai ke hari ini belum jelas lagi implementasinya, malah  rencana  revisi  UU yang tak Islami itu masih ditentang oleh Lembaga Amil Zakat.

ISO di BAZ Batam

Bagaimana caranya agar H Syaikon-H Syaikon lain percaya menyerahkan pengelolaan zakat, infaq dan sadaqohnya kepada badan yang memang dapat dipercaya. Mungkin BAZ Batam dapat di contoh kalau mereka sudah mendapatkan sertifikat ISO. “Wah kami sudah mendapatkan ISO lho pak” kata petugas badan amil zakat Batam, “Oiya” kataku sembari menanyakan berapa biaya untuk ISO nya. “Sekitar enam puluh juta rupiah pak” jawab nya lagi.

“Lha uang yang enam puluh juta itu masuk asnaf mana pak” tanya Aries Kurniawan kepadaku, aku senyum saja, katanya kan perlu transparansi, jadi perlu ISO, dan mereka petugas dari BAZ Batam itu akan mengaudit sekolah kami karena ada beberapa murid sekolah Islam Hang Tuah yang mendapat bantuan biaya sekolah dari BAZ kota Batam.

“Iya pak sesuai ketentuan ISO” jawab petugas itu tadi diperlukan data2 sekolah tempat anak yang disalurkan dana zakatnya. Entah apa pula maksud ISO mengetahui masuk ke lembaga zakat, ingat saat ISO masuk ke Pertamina Batam tak lama kemudian Pertamina Batam bubar.

14 Tanggapan

  1. […] Insiden Pembagian Zakat pak Syaikon jadi Syaiton? September 15, 2008 11:13 pm admin Dari Blogger – Agreegator Dari https://imbalo.wordpress.com/2008/09/15/insiden-pembagian-zakat-pak-syaikon-jadi-syaiton/ […]

    Suka

  2. audzubillaahi minas Syaikon nirrojiiim …
    semoga amal saya selama ini tidak batal oleh karena riya’
    cukuplah Allah telah menunjukkan si Syaikon sebagai contoh bagiku.

    Suka

  3. mudah mudahan ndak ada terjadi di batam ah aminnnn

    Suka

  4. Biar heboh kali yah pakai ramai-ramai mbaginya🙂

    Suka

  5. di pasuruan memang setiap ramadhan banyak para orang yang punya harta lebih membagi langsung kepada masyrakat. ini sepertinya sudah tradisi. Mungkin ada yang memang tujuannya mulia, tapi mungkin ada yang riya (tapi semoga tidak….)
    aduhhh puasa puasa kok saya jadi zu’udzon.

    Suka

  6. hmm.. miris juga denger britanya ya.. sampe ngga tega liat korban²nya.

    Badan Amil Zakat bersertifikasi ISO? perfect !! *sumpah aku baru tau*

    Suka

  7. @amijay
    Amien

    @joko supriyanto
    mungkin karena belum ada yang kaya kali ya kang di Batam……….. hayo coba siapaa yang kaya?

    @silo
    iya………… tapi kabar nya sejak thun 2000 hal seperti itu sudah dilakoni…. cuma yang datang sekarang tak sebanyak yang dulu…. menandakan yang miskin bertambah…. penasehat SBY bilang enggak tu?

    @Dat
    Hal seperti itu memang banyak dilakoni orang…… aku dulu waktu kecil yatim juga di suruh jejer salaman sama yang kasih sedekah (zakat) , karena katanya kalau bulan ramadhan pahala sedekah berlipat ganda?

    @mamafhia
    ya badan amil zakat di batam sudah dapat ISO , katanya untuk tranfaransi…agar orang lebih percaya menyerahkan zakatnya ke amil zakat. ……. wallaualam

    Suka

  8. yg salah yg berebut zakat apa yg bagiin?

    Suka

  9. Tadi siang, hampir semua chanel tv menayangkan peristiwa itu. Sepertinya sudah jadi tragedi nasional. Utk mendapatkan uang Rp.30ribu (kalau ndak salah) para ibu itu terpaksa berhadapan dengan maut.
    Di perusahaan tempat saya bekerja sudah lama diterapkan zakat profesi. Kepesertaannya secara suka rela. Pembayaran zakat langsung dipotong pada gaji setiap bulan. Minimal 2,5% dari total gaji, maksimal terserah permintaan masing2 pekerja. Ada laporan penggunaannya dari pengelola (BDI). Cukup efektif dan aman.

    Suka

  10. ikut prihatin dan berduka.

    aku juga memposting foto-foto dramatis tentang tragedi itu :

    http://ayomerdeka.wordpress.com/2008/09/16/foto-foto-tragedi-zakat-di-pasuruan/

    Suka

  11. niat baik semestinya dilakukan juga dengan cara2 yang baik!

    Suka

  12. ZAKAT MAUT JANGAN KURANGI SEMANGAT BERDERMA

    Oleh : Sudadi

    Jasad duapuluh satu rakyat kecil yang tewas korban antrean zakat mal di Pasuruan sudah terkubur. Air mata keluarga yang ditinggalkan belum juga habis. Duka masih membawa luka hati dan rasa penyesalan yang sia-sia. Kabar kematian yang datang bagai petir di siang bolong itu telah mengagetkan keluarga korban tetapi juga seluruh negeri ini. Semua menyesalkan atas peristiwa tragis itu. Nasi sudah menjadi bubur, semua sudah terjadi dan korban yang sebagian besar kaum mustahik itu sudah menghadap Sang Khaliq. Duh Gusti……., azab apalagi yang akan engkau timpakan kepada rakyatku yang kini masih dirundung kesulitan ekonomi yang tak jelas kapan berakhir.

    Keluarga Dermawan Haji Syaikon mungkin tak pernah mengira, jika kejadian itu berujung maut dan menyeret anak lelakinya kini harus mempertanggungjawabankan atas peristiwa zakat maut itu. Apapun penyesalan kita, apapun hukuman yang akan diberikan kepada keluarga dermawan itu, ingat….., peristiwa itu juga karena kekuasaan Allah. Semoga Allah juga memberi ampunan dan tempat terbaik bagi para korban.

    Jika kita ambil hikmah dari semua peristiwa itu, diantaranya karena :

    1. Tuhan telah memberikan kita, akan contoh perbuatan baik seorang dermawan.
    2. Tuhan telah memperingatkan kepada kita untuk selalu bekerja dengan cermat dan mempertimbangkan segala akibat.
    3. Tuhan telah memperingatkan kita untuk tidak ”pamer” meski perbuatan membagi zakat itu untuk tujuan mulia.

    Kepada kaum mustahik yang akan memanfaatkan pembagian zakat agar bersikap sabar, ikhlas dan pasrah. Jangan selalu berebut, jika ada pemberian zakat atau uang dari siapa saja. Pertimbangkan keselamatan bagi diri dan untuk orang lain. Pikirkan apa arti dari sebuah bingkisan sembako atau uang yang puluhan ribu dibanding dengan harga sebuah nyawa. Disadari bahwa pemberian zakat sangat bermakna untuk menunjang kebutuhan menjelang lebaran ini. Meski demikian kita jangan sampai lengah hingga tak memperhatikan keselamatan. Akan lebih baik jika kita belajar disiplin dan tertib dalam segala hal. Jangan mudah menuruti ajakan orang lain, jika phisik tidak kuat untuk berdesak-desakan, mendingan jangan lakukan…., meski tawaran zakat menggiurkan. Ingat keselamatan lebih penting dari sebuah nilai zakat yang hanya puluhan ribu rupiah tetapi berpotensi risiko.

    Kepada kaum dermawan baik perorangan maupun organisasi, jadikan musibah zakat maut sebagai pelajaran terbaik. Jika akan melaksanakan pembagian barang atau uang lakukan pengaturan secermat mungkin. Kita harus bisa mengambil hikmah dari peristiwa itu dengan penuh arif dan bijaksana. Hindari pengelompokan massa yang hanya akan menimbulkan kekisruhan dan kerawanan. Untuk menghindari menumpukan massa, lakukan pengelolaan pembagian langsung dengan sistem manajemen waktu. Bagikan kupon berdasarkan jumlah dan waktu yang telah ditentukan. Akan lebih baik jika zakat bisa disalurkan ke lbadan amil zakat, pengurus masjid atau LSM yang kredibel dan punya jam terbang dalam penyaluran zakat.Alternatif terbaik, lakukan pembagian “door to door”.

    Kejadian Pasuruhan jangan sampai menyurutkan semangat masyarakat untuk berzakat. Jadikan peristiwa itu sebagai pelajaran berharga dan untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama. Mari kita tiru perbuatan baik keluarga H.Syaikon, untuk terus membantu rakyat yang masih membutuhkan uluran tangan kita. (*)

    Suka

  13. […] IM… Citilink : Berburu T… di Citilink, Air Asia dan Lion Ai… sudadi di Insiden Pembagian Zakat pak Sy… imbalo di Bilis Molen dari Pulau Ngenang… Silo di Bilis Molen dari Pulau Ngenang… […]

    Suka

  14. memang semuanya harus dipertanggungjawabkan dengan baik, termasuk yayasan-yayasan yang sering mengemis sana-sini dengan mengatasnamakan sekolah, panti dll, yang ujungnya untuk memperkaya pengurusnya saja, memang semua harus berani diaudit

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: