Surat Dari Hanoi Vietnam (Sejarah Vietnam)


lapangan terbang hanoi vietnam

lapangan terbang hanoi vietnam

Asslm,

Bang Imbalo, sesuai janji saya ketika Abang singgah di Hanoi. Saya sampaikan  tulisan mengenai Vietnam dan kota Hanoi, juga sebagai bonus saya tambah catatan kosa kata bahasa Vietnam (agar kalau Bang  Imbalo kembali ke Vietnam tidak akan nyasar …  karena sudah bisa bahasa Vietnam).
Kalau nanti mampir lagi di Hanoi, saya akan siapkan “Indomie” sbg bekal untuk melanjutkan perjalanan (seperti ketika itu Abang akan menempuh perjalanan dari Hanoi ke Laos)
Salam hangat dari Hanoi, Vietnam
Wasslm
MARBUN
SEJARAH VIETNAM

Dari tahun 179 Sebelum Masehi sampai dengan tahun 938, Vietnam berada di bawah kekuasaan raja-raja Cina. Baru pada tahun 938, di bawah pimpinan Ngo Quyen, di Bach Dang, berhasil mengalahkan tentara Cina, yang merupakan akhir dari pendudukan Dinasti Cina. Pada tahun 1527 Dinasti Le jatuh dan diganti oleh Dinasti Mac (1527 – 1592), akan tetapi, semenjak itu banyak perlawanan anti Dinasti Mac yang menjadikan Negara Vietnam terpecah belah dan terjadi perang saudara, yaitu Perang Le-Mac (1543 – 1592), Perang Trinh-Nguyen (1627 -1672), dimana kemudian negara dibagi menjadi 2 (dua), yaitu: Dang Ngoai (utara) dengan Raja Trinh dan Dang Trong (selatan) dengan Raja Nguyen yang mendirikan ibukota di Phu Xuan (sekarang Hue). Gerakan Tay Son (Gerakan Petani di tahun 1771), berhasil menurunkan Raja Nguyen dan Raja Trinh serta mempersatukan negara yang terpecah selama lebih dari 200 tahun. Pada tahun 1802, Dinasti Tay Son dikalahkan oleh Dinasti Nguyen Anh (1802-1945) yang memberikan nama baru negara menjadi Dai Nam dengan ibukotanya Hue.

Kehadiran Bangsa Perancis di Vietnam diawali dengan masuknya misionaris Perancis ke Vietnam sekitar abad ke-16. Pada tahun 1858, Perancis menyerang Da Nang dan mulailah perang melawan Vietnam. Perancis menduduki wilayah Selatan lebih dari 20 tahun dan kemudian wilayah Utara pada tahun 1883 dengan serangannya ke ibukota Hue, dan memaksa Dinasti Nguyen menandatangani Perjanjian Damai 1883 – 1884 yang mengakui kekuasaan Perancis di seluruh wilayah Vietnam.

Perancis menduduki Vietnam sampai masuknya tentara Jepang.  Pada  tanggal 3 Pebruari 1930 berdiri Partai Komunis Indochina (Communist Party of Indochina) dibawah pimpinan Nguyen Ai Quoc (Ho Chi Minh) melakukan perjuangan pembebasan dengan tujuan untuk mencapai kemerdekaan nasional, demokrasi dan sosialisme. Melalui pergerakan-pergerakan seperti Pergerakan Nge Tinh Soviet (1930-1931), Pergerakan Demokratik (1936-1939), dan Pergerakan bagi Penyelamatan Nasional selama Perang Dunia Kedua (1939-1945), Rakyat Vietnam mencapai kemenangan dalam Revolusi Agustus 1945. Pada tanggal 2 September 1945, bertempat di Lapangan Ba Dinh, Hanoi, Presiden Ho Chi Minh, membacakan Deklarasi Kemerdekaan yang melahirkan  Republik Demokratik Vietnam.

Setelah Jepang menyerah kepada Sekutu, Agustus 1945, Vietnam pada tanggal 2 September 1945 mendeklarasikan kemerdekaannya. Namun kemudian Perancis ingin kembali masuk ke Vietnam dengan alasan membantu pengaturan penyerahan tentara Jepang kepada Sekutu. Perang pertama mempertahankan kemerdekaan melawan Perancis berakhir dengan kemenangan gemilang tentara Vietnam di Medan Pertempuran Dien Bien Phu tahun 1954. Perang kedua mempertahankan kemerdekaan melawan Amerika Serikat yang berakhir melalui kampanye bersejarah Ho Chi Minh dengan kemenangan besar tentara Vietnam Utara pada musim gugur tahun 1975, dengan jatuhnya ibukota Vietnam Selatan, Saigon (sekarang bernama Ho Chi Minh City), tanggal 30 April 1975. Tanggal tersebut yang kemudian setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Pembebasan (Liberation Day). Setelah bersatunya Vietnam Utara dan Selatan, pada tanggal 2 Juli 1976, Vietnam diproklamirkan menjadi Republik Sosialis Vietnam hingga sekarang.

HANOI

Hanoi adalah ibu kota Republik Sosialis Vietnam

Luas wilayah   : 927.39 Km2

Penduduk        : 2.736.400

Temperature  : 080 – 360

Kota Hanoi dibangun tahun 1010 pada masa Raja Ly Cong Van, nama kota Hanoi sebelumnya Thang Long Dong Co.

Tempat-tempat wisata dan lainnya :

1.   Mausoleum Ho Chi Minh

Mausoleum Ho Chi Minh berada di Ba Dinh Square dekat istana Presiden Vietnam. Di dalam Mausoleum tersebut terdapat ruangan tidur beton yang besar terletak tubuh Ho Chi Minh yang dibalsem dan dijaga oleh tentara berseragam putih – putih.  Masyarakat Vietnam sering mengunjungi Ho Chi Minh Mausoleum dan sangat hormat kepada Paman Ho Chi Minh yang telah membebaskan Vietnam dari kolonialisme.

Dekat dengan Mausoleum Ho Chi Minh dan tepatnya berada di halaman belakang Istana Presiden Vietnam, terdapat rumah panggung dimana mendiang Presiden Ho Chi Minh tinggal pada tahun 1958 – 1969.  Rumah panggung tersebut dibangun dengan gaya bangunan suku minoritas Vietnam.  Seluruhnya dijaga keasliannya, termasuk ruangan kecil yang biasa digunakan oleh Presiden Ho Chi Minh.

2.   Army Museum

Alamat : 28A Dien Bien Phu Street,

Army Museum didirikan pada tanggal 22 Desember 1959 di pusat kota Hanoi, sekitar 600 meter dari sebelah Timur Mousoleum Ho Chi Minh, luasnya sekitar 10.000 meter persegi.

Didalam komplek museum tersebut terdapat monumen kuno yang dinamakan Menara Bendera yang diklasifikasikan sebagai sebuah Monumen Budaya Nasional bersejarah.  Monumen tersebut mulai dibangun pada tahun 1805 dan selesai pada tahun 1812, dengan tinggi hampir 31 meter dan luas keseluruhan mencapai 130 meter. Museum Tentara ini menggambarkan kisah dan sejarah yang menarik tentang Tentara Rakyat Vietnam dibawah kepemimpinan Partai Komunis dan Presiden Ho Chi Minh. Museum ini memamerkan ribuan photo dan peta serta berbagai kisah perjuangan.

3.   History Museum

Alamat ; 1 Trang Tien  Street

History Museum dibangun oleh Perancis pada tahun 1962 dan sebelumnya digunakan sebagai Museum Arkeologi Timur Jauh. Dalam museum ini mengisahkan tentang peradaban Vietnam dari Zaman Neolitik dan Zaman Perunggu hingga saat ini, masa kerajaan Hung dan antara lain memamerkan berbagai macam drum perunggu dan kepala panah yang ditemukan di Co Loa Citadel.

4.   Ngoc Son Temple

Ngoc Son Temple terletak di area Danau Hoan Kiem (disebut the Lake of the Sword), ditengah kota Hanoi.  Untuk memasuki pagoda melalui jembatan kayu berwarna cat merah berbentuk melengkung menyerupai pelangi dengan sebutan Jembatan Huc (cahaya matahari).  Didalam pagoda terdapat kura – kura besar yang hidup di danau Hoan Kiem yang mati pada tahun 1968.  Kura Kura dengan panjang 2,1 meter dan berat 250 Kg ini diperkirakan hidup pada usia antara 400 – 500 tahun.   Kura – kura ini merupakan salah satu diantara sejumlah jenis kura – kura yang masih hidup di Danau Hoan Kiem yang memiliki hubungan dengan legenda Jenius Kim Quy (Kura Kura Emas).

5.   Temple of Literature – Imperial College

Alamat :  Antara Quoc Tu Giam Street, Van Mieu Street, Nguyen Thai Hoc Street dan Ton Duc Thang Street.

6. The Vietnam Women’s Museum

Museum Wanita diresmikan pada tanggal 20 Oktober 1995. Bangunan museum ini merupakan bangunan berarsitektur modern yang berlokasi di jalan Ly Thuong Kiet No. 36 dan memiliki luas area 4.500 m2. Museum tersebut selain merupakan pusat penelitian tentang wanita juga merupakan tempat pelestarian serta penyimpanan dokumen dan benda-benda yang berhubungan dengan keberadaan wanita dalam proses pembangunan Vietnam. Disamping itu juga berfungsi sebagai pusat informasi dan aktivitas budaya yang menggambarkan perubahan pengetahuan/wawasan dalam masalah keluarga dan sosial. Museum ini juga berperan sebagai pusat hubungan budaya antara wanita Vietnam dengan wanita dari belahan negara di dunia yang berjuang bersama untuk persamaan hak/emansipasi, pembangunan dan perdamaian.

7. Vietnam Fine Arts Museum

Museum Fine Arts terletak di jalan 66 Nguyen Thai Hoc. Bangunan museum ini  berbentuk L dan berdekatan dengan Temple of Literature . Lantai dasar Museum ini digunakan khusus untuk memamerkan hasil karya terbaru para pelukis Vietnam dan pelukis asing. Selain itu juga terdapat toko yang menjual koran, majalah yang berhubungan dengan seni, souvenir dan lukisan. Di lantai dua  dipamerkan lukisan dan patung hasil karya artis kontemporer Vietnam. Sedangkan di lantai tiga bangunan museum ini dipamerkan obyek-obyek budaya, lukisan, patung, pakaian, alat musik tradisional Vietnam dan suku minoritas.

8. Vietnam Museum of Ethnology

Museum ini terletak di jalan Nguyen Van Huyen dan memamerkan berbagai macam alat rumah tangga tradisional, pakaian, adat istiadat, budaya dan tempat tinggal dari  suku-suku yang ada di Vietnam.Adat istiadat dari suku etnis Vietnam tersebut ditampilkan baik di layar televisi yang ada di ruang pamer maupun dalam bentuk  display patung.

Temple of Literature dibangun pada tahun 1070 oleh dinasti Le Thanh Tong dan dipersembahkan sebagai tempat ibadah Konfucu dan bagi para sarjana terkenal, serta digunakan sebagai tempat belajar Putra Mahkota.  Enam tahun kemudian dibelakang Temple of Literature dibangun Universitas kekaisaran untuk belajar / mengajar bagi anak anak bangsawan dan para pelajar terpandai di Vietnam.   Universitas ini merupakan universitas pertama dan tertua di Vietnam.

9. Danau Ho Tay (West Lake)

Danau Ho Tay merupakan danau terbesar dari beberapa danau yang ada di kota Hanoi dengan luas area lebih dari 400 hektar, terletak sekitar 300 meter dari Istana Presiden.  Danau ini disebut Ho Tay sejak abad ke -15.

10. Hanoi Municipal Theater (Opera House)

Alamat :  Trang Tien Street,

Hanoi Municipal Theatre yang juga dikenal sebagai Opera House dibangun oleh Perancis pada tahun 1911 dengan gaya arsitektur Paris Opera House.  Gedung ini digunakan sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan seni dan budaya.

11. Thang Long Water Puppet Theatre

Water Puppet  Theatre ini terletak di Hoan Kiem Lake dan merupakan kesenian tradisional Vietnam sejak abad kesepuluh. Kesenian ini menggambarkan kegiatan sehari-hari masyarakat pedesaan di Vietnam bagian Utara. Para artis water puppet bersembunyi di belakang tirai dengan sebagian tubuh terbenam di air dan memainkan puppet melalui peralatan tersembunyi di dalam air dan menggunakan permukaan air sebagai panggungnya.

12. Hang Gai

Alamat : Hang Gai Street,

Hang Gai merupakan pusat tempat belanja bagi para turis terutama turis asing, dimana di sepanjang jalan terdapat toko toko yang menjual berbagai souvenir dari Vietnam mulai dari bahan–bahan sutera, embroidery, kaos – kaos berlogo khas Vietnam, batu permata dan emas serta barang – barang souvenir lainnya.

KOSA KATA KECIL BAHASA VIETNAM

XIN CHAO                               =  SELAMAT PAGI, SIANG, MALAM

TOI                                           =  SAYA

ANH                                          =  KAMU, ANDA (KAKAK)

EM                                            =  KAMU, ANDA (ADIK)

VANG, DA                                =  YA

KHONG                                    =  TIDAK

CAM ON                                  =  TERIMA KASIH

ANH/EM CO KHOE KHONG =  APA KABAR

TIEN                                         =  UANG

DOI                                           =  TUKAR

KHONG BIET, KHONG HIEU        =  TIDAK TAHU

ANH/EM TEN LA GI                =  SIAPA NAMA ANDA ?

TOI TEN LA …                                =  NAMA SAYA

MUON                                      =  INGIN

ICH                                      =  SUKA

KHACH SAN                           =  HOTEL

1        =  MOT           60              = SAU MOUI

2        =  HAI              70              = BAY MOUI

3        =  BA               80              = TAM MOUI

4        =  BON            90              = CHIN MOUI

5        =  NAM           100            = MOT TRAM

6        =  SAU            1.000        =  MOT NGHIN

7        =  BAY             10.000      =  MOUI NGHIN

8        =  TAM            100.000    =  MOT TRAM NGHIN

9        =  CHIN          1.000.000 =  MOT TRIEU

10     =  MOUI

20     =  HAI MOUI

30     =  BA MOUI

40     =  BON MOUI

50     =  NAM MOUI

9 Tanggapan

  1. Pak Imbalo, ngursus bahasa Vietnam ya..& selamat atas peningkatan kelulusan SMA Hang Tuah nya, bravo. Kata temen,” From Zero to Hero.”

    Suka

  2. @esont

    Salam ………. terimakasih ya………… aku bangga dengan kepala sekolah nya yang nota bene adalah abangmu juga……… juga guru-guru yang lain, terutama guru bahasa Indonesianya.

    Iya ada teman kemarin di Hanoi, tau kalau aku dari YLKMuslim dan disana susah sekali dapat makanan halal, mereka masakin aku bekal untuk perjalanan dari Hanoi ke Laos . di bekalain untuk perjalanan 2 hari………….

    Kapan – kapan kita ke Vietnam………. mau ikut?

    Suka

  3. Artikel di blog Anda sangat menarik dan berguna sekali. Anda bisa lebih mempopulerkannya lagi di infoGue.com dan promosikan Artikel Anda menjadi topik yang terbaik bagi semua pembaca di seluruh Indonesia. Tersedia plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!

    http://berita-dunia.infogue.com
    http://berita-dunia.infogue.com/surat_dari_hanoi_vietnam_sejarah_vietnam_

    Suka

  4. Trims udah mampir diblog saya kang..blognya bagus kang..keep update ya kang🙂

    Suka

  5. @gundala

    Trims kembali iya blog mu pun bagus lho…….. kalau dekat malah mau belajar…………akunya.

    kenapa pakai gundala………..?????

    Suka

  6. i love hanoi … very nice city. aq ud pernah ke hanoi utk jalan2 dan kotanya kecil, tertib, kebanyakan cewe2nya suka naek motor kynya mayoritas org vietnam sk naek motor dan mobil nya kurang byk😀
    aq sk bgt yg nm nya NEM, khas makanan vietnam dan 1 lgi pho yammmiii dehhhh :-*, kepengen bgt aq bisa bahasa vietnam sampai aq beli buku n kasetnya utk blajar tp karna susah dan gk ad guru pendamping jd gk pernah blajar2 lg ehhehehhee
    i miss hanoi

    Suka

  7. Kereenn banget…

    V, da g’ gambar rmah adat Vietnam..

    Pengen lhat nih..

    Suka

  8. Kalo mau belajar bahasa vietnam itu di mana sih

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: