Achmad Zaini Suparta : Aku Mau Pinjam Uang Untuk Pasang Pipa Gas ke Batam


Yang terhormat, kang Achmad Zaini, aku panggil kang karena beliau orang Tasikmalaya, sudah hampir dua bulan listrik di tempat kami di Batam daerah yang berbatasan dengan Singapura yang katanya dulu Batam mau menyaingi Singapura,  listriknya biyar pet, di gilir gilir hidup dan matinya oleh PLN yang bukan Perusahaan Listrik Negara tetapi Pelayanan Listrik Nasional.

Listrik di Batam, sebagian besar pembangkitnya menggunakan gas, gas nya dipasok oleh PGN alias Perusahaan Gas Negara, tapi bukan Negara Indonesia yang mengelola, sudah dikuasai oleh negara asing dari negeri Belanda sana, Philips.  Oleh perusahaan asing itu  Singapura lebih diutamakan disalurkan gasnya ketimbang pada rakyat Batam, karena dulu yang pasang pipa dari Plaju sampai ke Singapura itu adalah bukan orang Batam. Kata Direktur Pemasaran Gas Batam dengan congkaknya.

Terdiam lah direktur PLN swasta Batam ini mendengar alasan si PGN itu, jadi lah sekarang di Batam bergilir-gilir padam tiga jam sekali, dan terhitung tanggal 29/5 ini tidak tiga jam lagi padam nya sudah naik kelas menjadi 6 jam, kalau padam 6 jam ikan di dalam kulkas sudah busuk, obat untuk imunisasi pun bisa rusak kata pemilik apotik, es krim cair. Jadi jangan langsung 6 jam, biarlah 3 jam aja kata bu tindo, jadi satu hari bisa tiga kali bergilir padam.  

Pak Gubernur kami Ismeth Abdullah sudah bingung, mana mikirin anak buahnya dan daerah nya lagi dibidik KPK , daerah yang baru jadi FTZ ini, dia adalah ketua Dewan Kawasan nya bisa hancur dah gara-gara listrik tak dipasok gas nya.

Wouuuuuuouuu menteri ESDM gak tahu kalau di Batam yang daerah terbesar ke tiga tujuan pariwisata ini lagi krisi listrik, pengusaha besar apalagi menengah dan kecil sudah enggak tahu mau buat apa.

Genset buatan cina laris manis di Batam, bukan warung internet saja yang omset nya turun, kantor Notaris pun harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli bensin genset cina yang terpaksa di belinya , lha kalau tidak bagaimana mau ngetik akte.

Jadi itu lah alasan ku mengajukan pinjaman sama kang Achmad Zaini Suparta SH si triliuner dari Tasikmalaya, karena katanya pinjaman harus untuk kepentingan orang banyak.

Kalau sudah dapat pinjaman dan kupasang pipa itu segera………….. pipa yang melewati Batam untuk memasok gas ke Singapura kusuruh bongkar enggak boleh lewat dari daerah ku. Ku kerahkan seluruh anak negeri terutama orang yang dizalimi oleh Perusahaan Gas Negara “asing” Philip itu. 

Mudah-mudahan saja kang Achmad Zaini Suparta SH tidak lagi mimpi punya uang ribu triliunan, aku agak percaya koq, karena dia orang Tasikmalaya, bukan kah pipa minyak dari Cilacap yang mau ke Padalarang Bandung melalui Tasikmalaya , sudah berapa tahun pipa di dalam tanah itu berada di perut bumi Tasikmalaya, enggak susah koq buat tap nya. Seperti kasus kapal tanker di Kalimantan tempohari.

Agar lebih kuat permohonan pinjaman ku ini aku minta rekomendasi dari pak Ismeth Abdullah. Pasti dia mau kalau dia tak mau, aku usulkan dia ke SBY tak usah jadi ketua dewan kawasan, karena dia tak bisa mengatasi pengadaan gas untuk Batam. Kalau perlu jadi Gubernur pun sampai disini saja.  

   

Iklan

13 Tanggapan

  1. saya dukung pak!
    😀

    Suka

  2. sing di dukung opone ………. winsolu…………………motong pipa gas..ee…………….

    Suka

  3. Emm, you’re not serious, rite ?

    Suka

  4. Mbok jangan suka pinjam. Orang sekaya Kang Parta pasti malu kalo uangnya dipinjam orang lain. Bilang aja minta, toh sama-sama gak ada uangnya.

    Suka

  5. Pak AZ Mr Triliyun saya mo pinjam untuk dikucurkan kepada para karyawan perusahaan swasta di tasikmalaya ya pak ya… please kasih donk

    Suka

  6. @blackenedwing……………..

    Emmmm…… depend on the condition………..why not he he he

    Suka

  7. Kalo gitu saya mau pinjam juga ah… buat beli rokok,sembako ama minyak tanah. Kali2 aja dipinjamin ya om.

    Suka

  8. Pak kalo ngomongin masalah negara ini sekarang saya suka mules mules terus ujungnya mencret murus murus…kenapa ya pak ?

    dulu saya juga nggak ngerti tentang gas di batam, saya baru tahu setelah temen purchasing di kantor menjelaskan kenapa supply gas di pabrik tempat saya jadi buruh jadi mampet. Ealah ternyata yang nikmati gas di indonesia itu cuma sak ipet..udah gitu dari natuna dibelokin ke singapura dulu.

    Aduh…mules lagi pak… sik pak..

    Suka

  9. iya ya…….. kemarin pun pak mules , dah terus mau ke kamar mandi lampu mati …………… air gak jalan lagi………..nungkin negara kita kebesaran jadi perlu dibagi 17 …………. jadi ada 17 presiden yang bisa ngurusi cepat kalaau ada permasalahnnya…………..

    kata-katanya diprediksi gak lama lagi indonesia jadi 17 bagian, ………………. asyik nya mas praboto bisa kemungkinan jadi menteri pertambangan yang ngurusin gas ……….. karena kesempatan jadi enteri pertambangan kan ada 17 kesempatan pula………..

    aku mau lho mas punya [presiden 17 ……… gak kayak sekarang……………

    Suka

  10. Tertarik juga ne pak dengan kan AZ, kemarin pas presentasinya datang gak.. ? udah ngajukan proposalnya pak 🙂

    Suka

  11. he 17 bagian? jadi Indonesia Serikat dong??

    Suka

  12. iya.17 negara bagian .kan enak.banyak presidennya

    Suka

  13. asslamaualaikum..
    saya candra oktavian, saya sedang terlilit hutang yang sangat banyak, usaha saya gagal dan harus mengembalikan uang konsumen. saya ingin meminta tolong kepada bapak ahmad zaini suparta agar berkenan meminjamkan uang kepada saya. hutang saya 45 juta, saya mohon bapak bersedia menyisihkan uang anda untuk membantu saya. beri saya waktu 1 tahun, insyaallah akan saya kembalikan uang bapak sepenuhnya. atas perhatian dan bantuan bapak saya ucapkan terima kasih. anda bisa menghubungi saya di 0838 671 550 46 atau via email vianhelsing@gmail.com.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: