Siapa, Dimana, HMI Batam


Dah lama tak terdengar nama HMI Batam disebut, entah memang aku yang tak pernah tahu apa kegiatan mereka, aku pun tak tahu apa memang masih ada HMI di Batam.

Ternyata HMI Batam masih ada?……………… pertama, petang tanggal 22 April 2008 ,seorang yang mengaku anggota HMI meneleponku, menanyakan tentang vietnam dan menyangkut pariwisata…………. saat itu aku sih senang-senang saja , karena aku baru pulang dari Vietnam, dan di Batam ada kemp ex pengungsi vietnam.

Janjian akan bertemu dengan Ibrahim demikian nama yang disebutkan diseberang telpon kepadaku dari HMI pak katanya menjelaskan….. sungguh aku pun sudah lupa siapa Ibrahim. Hingga hari ini tanggal 9 Mei 2008 Ibrahim tak kunjung datang berkunjung.

Akupun sudah lupa lagi dengan HMI, lupa pulak dengan yang namanya Ibrahim……….. tiba di petang tanggal 8 Mei 2008 ada sms masuk ke hp ku………. PAK KALAU MENDAKWA HARUS NIAT DAN HATI YANG TULUS TANPA EMBEL 2D BELAKANGNYA DARI HMI KOTA BATAM .  dari  +6281372916679 , karena tak tahu maksudnya isi sms dari yang mengatasnakan HMI itu aku hubungi no hp diatas ………….

Diangkat sebentar tidak dijawab langsung dimatikan……. aku hubungi lagi ……… jawaban nomor yang anda tuju tidak aktif. Besoknya selepas Jumat 9 Mei 2008 aku coba hubungi lagi ……. ada sahutan……… aku tanya dengan siapa, jawabaan agak kurang jelas pak… saya lagi di bus nanti saya hubungi lagi kata suara dari seberang.

Aku agak penasaran siapa pulak yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Batam ini menulis sms seperti itu, sedang aku terpikir-pikir mana dakwa yang dimaksud sms yang mengatas namakan HMI tadi, kalau lah dah mengatasnamakan HMI membuat komentar seperti itu tentulah mereka dah rapat ..eeee ada pulak sms masuk dari bang Ade Syahlan , bang Ade ni adalah pemimpin Perusahaan dan juga wartawan Pos Metro (Jawa Pos group) . “ada sms dari bang Ade pak” kata Aries Kurniawan ……….. aku baca  berbunyi sbb : “apa sudah ada respon setelah saya pasang iklan di posmetro untuk sedekah di pulau? hari ini iklannya di hal 23”.  

Mungkin ini yang dimaksud oleh HMI Batam tadi………….. kenapa berdakwa harus diembel dengan 2D kata Aries Kurniawan lagi…………… bang Ade memang ikut saat kami tanggal 1 Mei 2008 pergi ke beberapa pulau mengunjungi suku laut muslim, ada 60 an orang kami ke pulau-pulau tu…… ada dari Tribun Batam, ada dari Batam Pos, ada dari Pos Metro, ada dari Lembaga Amil Zakat (LAZ) Masjid Raya Batam, ada dari Persatuan Mubaligh Batam, ada dari Kantor Departemen Agama Batam , Ka KUA Nongsa hadir, Lurah Ngenang pun ikut, dari Pemuda Muhammadiyah hadir, dari Aisyiah Batam pun ikut, Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)  Batam, dari Polyteknik pun ikut tapi tidak mengatasnamakan polyteknik tapi dia dosen disana. Wartawan Pos Metro mengirim anggotanya 3 orang……… dari HMI tak ada yang ikut.

Nah ……..masing-masing mereka ini melihat on the spot ………. dan masing memikirkan apa yang bisa dibuat untuk membantu suku laut muslim yang tertinggal dan terpinggirkan itu……….. mungkin bang Ade berpikir alangkah baiknya dibuat iklan untuk mengetuk hati orang-orang  untuk bersedakah……. mungkin itu menurutnya bentuk dakwa bil hal yang bisa dibuatnya.

Terus dimana embel harus ikhlas dan 2D tadi………….. seorang sajana pertanian yang ikut dengan rombongan kami ziarah ke suku laut muslim yang sekarang sedang gencar “diserang” aqidahnya itu……… berniat akan membuat satu proyek yang dapat menambah income mereka……. karena laut Batam tak menjanjikan lagi………. banyak ide-ide bermunculan setelah melihat saudara se Iman yang sedang goyang aqiadahnya ini…………… lha HMI entah kemana koq tiba-tiba ada yang mengatasnamakan HMI Batam sewot………. menyuruh orang niat tulus segala………….. atau ada orang yang menyaru sebagai HMI………………….. kata Aries lagi….    mungkin juga ya………

  

 

 

 

Iklan

4 Tanggapan

  1. HMI Batam tetap eksis sebagai salah satu organisasi mahasiswa namun saat ini lebih terfokus kepada peningkatan intelektualitas kader dan pembinaan masyarakat. mungkin kami kurang koordinasi dengan organisasi Islam lainnya sehingga kami sering ketinggalan informasi dan tidak terlibat dalam kegiatan yang dilaksanakan. Sebagai anak kami mohon dibimbing untuk itu.

    Suka

  2. Salam .
    Selamat LK II nya…………….. anaknda Fuliza Lubis…………. selamat juga………… kira-kira “EMBEL-EMBEL” mengadakan LK II tingkat nasional itu apa ya.?

    Suka

  3. pasal apa HMI Batam macam nak sekarat, pasal digembosin HTI, siapa tu lubis?? budak kemaren sore yang baru ngaji dengan HTI…sibok bicara khilafah, anti demokrasi, tapi tak tau menahu dg sedarenya nun jauh disana (suku laut) pandainya mencerca sistem yang ada sahaja, tanpa punya action yg jelas dan konkrit…
    macam bang Imbalo, salut… tak perlu bicara banyak, tapi aksinya dirasakan sedare muslim lainnya.
    salut pada abang….

    moga HMI pusat sadar, kalau sedang digembosin HTI..
    sebenarnya aneh jugak, org HTI masuk HMI, kenapa tak bikin gema pembebasan Batam?????
    dah berkelamin ganda agaknya??
    rupanya banyak orang tak sadar, kalo HMI Batam dah digembosi oleh HTI?? bisa2 masbuq macam NU Jatim, kadernya pada lari ke HTI…wah..bakal makin rame.. HTI bkn hanya dicurigai NU, tap HMI dan KAHMI, padahal dah makan duit senior…
    semoga ada jalan keluar…

    Suka

    • “Jike hendak mencerca cerminkanlah muke sendiri”
      HMI Batam memang masih dalam tahap pembelajaran. Masih memandang sesuatu dari berbagai persepsi dan berusaha mencapai mufakat tanpa mengebiri pendapat yang lain. Kalaulah bicara khilafah salah menurut saudari bisa dimaklumi karena itulah perbedaan yang harus dimaklumi bukan untuk dipertentangkan. Menurut saudara fuliza mungkin adalah sebuah kemenangan akan diperoleh melalui khilafah juga tidak salah. jika kita terus mencerca tanpa ada maksud untuk menyamakan persepsi takkan bisa kita saling mengerti. Islam rahmatan lil ‘alamin, jadi dari manapun dia berasal selama masih berpegang kepada sendi-sendi agama maka mereka adalah saudara dan HMI memandang perbedaan yang ada dalam tubuhnya adalah sebuah kekayaan yang dapat memberikan semangat pencarian kebenaran yang hanif. Diibaratkan lima pemikiran yang bergabung di dalam HMI maka keluar satu, dua, tiga atau lebih namun satu persepsi dalam memandang sesuatu. jika sudah selesai di HMI kader HMI bebas menentukan sikap politiknya apakah ke HT atau kemanapun silahkan.
      Perkara makan uang senior…..tak lepas satupun manusia yang tidak melakukannya jika ia bergabung didalam sebuah organisasi perkaderan, politik, mahasiswa maupun sejenisnya. Bahkan di HMI adalah sebuah kebanggaan bisa membaktikan diri kepada himpunan walaupun hanya sebatas sumbang saran.
      Bukankah kita hidup untuk menggapai ridha-NYa dengan berbagai jalan????

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: