Benarkah Mas Selamat Kastari Sudah dimatikan?


 

Siapa yang mau peduli dengan nasib mas Selamat Kastari masih selamat hidup atau pun sudah mati?. Yang jelas saat keluarganya akan menjenguk ke penjara, dikabarkan bahwa tiba-tiba mas Selamat sudah kabur dari penjara, bukan main.

Sama dengan tahanan teroris lainnya, diberi kesempatan kabur, terus di dor. Sudah, habis perkara, dari pada merepotkan, apalah artinya seorang Selamat Kastari, bagi Singapura, apalagi bagi Indonesia.

Enggak percaya lihat saja tahanan lainnya baik di Amerika maupun di Philipina, diberikan kesempatan lari dari kurungan. “Melawan saat ditangkap kembali setelah lari dari penjara, melawan petugas terpaksa dilumpuhkan” itu adalah jawaban jitu.

PENGEMPLANG BLBI   

 

Kemarin aku melihat tayangan berita di AnTV  (24/3) malam, itu pak Samadikun tammatan SMP pemilik Modern Photo yang ngemplang dana talangan BLBI, enak sekali tinggal di Singapura koq enggak bisa kesentuh ya…… kan pasport nya sudah habis…….. pemilik BDNI yang bikin bang Buyung kelimpungan di Singapura, enak enakan di Singapura….. aku tanya teman ku Aries Kurniawan koq enggak dibikin seperti Mas Selamat Kastari aja ya…..

Aries yang Master Hukum dari UGM ini bilang beda la pak…….. wong pejabat nya ikut menikmati…… beda sama petrus dulu malah bikin susah pejabat. “Lha kalau gitu pengemplang BLBI ini bikin senang pejabat” bukan menyenangkan pejabat saja juga menyenangkan pengacara.. he he he he , kan banyak pengacara jadi kaya karena mereka.

Jadi bang Arman ke Singapura dalam rangka apa sebenarnya…… ya ….. termasuk itu mungkin katanya…….

Kasihan Mas Selamat Kastari …………… tak ada orang yang peduli…  

 ANTARA CINA PERANTAU DAN JI (JAWA INTERNASIONAL)

Katanya Mas Selamat Kastari itu JI , JI  bukan Jamaah Islamiyah tetapi Jawa Internasional, beda dengan Cina Perantau. Dalam salah satu artikel tentang Cina Perantau (CP) ,  disebutkan hampir 40 juta CP dimerata dunia termasuk mereka yang lahir diluar Cina, terbesar dari CP itu berada di Indonesia, tak usah diceritakan disini siapa saja mereka yang berjaya di Indonesia.

CP tetap diakui oleh negara Cina meskipun lahir di perantauan , begitulah hebatnya. Di Singapura, CP menjadi Perdana Menteri, di Malaysia banyak Menteri yang berkuasa, di Philipina Presidennya asal CP, di Thailand pun demikian.

Begitu berjayanya CP ini, bila di bandingkan dengan Jawa Internasional (JI),  meskipun populasi Jawa di dunia banyak, tetapi belum seberjaya CP, di Suriname baru setingkat menteri.

Jadi kalau Samadikun Hartono dan isterinya, Syamsul Nursalim dan lain lain obligator BLBI yang ngemplang duit rakyat Indonesia itu berada di Singapura biar sudah habis visanya , tetap saja di terima dengan baik disana oleh CP yang ada di Singapura, lain halnya dengan Mas Selamat Kastari yang JI alias Jawa Internasional itu. Apa iya demikian?????????  Terussss koq enggak malu ya Singapura itu ngumpulin orang-orang yang buat sengsara orang.

%d blogger menyukai ini: