Ziarah ke Kamboja -1 (Muhammad Faiz Othman)


dsc000571.jpg

Perkampungan melayu Champa di Kamboja

Muhammad Faiz Othman namanya, warga negara Malaysia,  aku memanggilnya Pais dengan dialek Indonesia, Othman nama bapaknya, Othman itu dibaca menjadi Usman…. anakku yang ketiga namanya Usman Zailani, sekarang lagi (“menuntut” orang Malaysia cakap) sekolah di Jogjakarta, Mualimin Muhammadiyah….. Kira-kira begitu antara lain pengucapan dan penulisan antara Indonesia dengan Malaysia yang aku tahu.      

Aku kenal Faiz saat kunjungan ke Malaysia, Thailand dan Myanmar beberapa bulan yang lalu, masih muda, usianya sekitar 32 tahun, punya usaha Tour & Travel juga penjualan tiket pesawat terbang maupun ferry… Jadi di dalam perjalanan kami, Faiz lah yang mengatur transportasi dalam hal ini dia ahlinya.

Karena sering berkunjung ke Malaysia dan bahasa melayu Batam pun tak jauh beza dengan Johor Bahru, sedikit sebanyak akupun dapat mengerti dialek dan bahasa Melayu. Aku diminta Faiz menulis dilaman web ku tentang rencana kunjungan kami di bulan Februari 2008 mendatang ke Kamboja (Phnom Penh)  dan Laos tapi kalau bisa dengan logat Malaysia,

 “Kalau pak dapat olah di dalam laman web bapak yang mana teman2 saya telah mengenali dan membacanya setiap hari, terlebih baik. Cuma gaya bahasanya kalau boleh Malaysia sedikit”. itulah harapan Faiz.

Desember 2007 yang lalu bertepatan dengan Idul Qurban 1428 Hijriah, kami, sekitar 20 orang berkunjung ke Thailand Utara, mengunjungi komunitas muslim di kampung-kampung perbukitan Provinsi Chiang Rai, Chiang Mai, Pha Yao dan kami juga ke Provinsi Shan di Myanmar (Burma) yang berbatasan dengan Thailand Utara

“INI ADALAH EMAIL FAIZ KEPADAKU”

Salam

Pak saya tidak pandai menulis sebenarnya terdapat satu lagi kampung yang jarak masanya 12 jam dari Phnom Penh dimana saya tidak sampai di situ menurut ustaz Shaari yang pak akan jumpa nanti.

Terdapat ribuan mungkin puluhan ribu orang melayu Champa yang telah jauh dari ugama Islam dan mereka telah bentuk jemaah dan dai’ untuk di hantar secara giliran di situ, sehingga sekarang ini masih lagi terdapat dai yang di tempatkan di situ.

Ada saya cadangkan kepada ustaz Wahab agar melawat tempat itu di mana mereka ini baru kembali bersyahadah dan mereka ini sangat patuh akan Islam yang di bawa baru- baru ini, semasa lepas program korban di adakan terdapat 20 keluarga yang mengucap kalimah syahadah kembali.

kalau pak dapat olah cerita di dalam laman web bapak yang mana teman2 saya telah mengenali dan membacanya setiap hari. terlebih baik . cuma gaya bahasanya kalau boleh malaysia sedikit.

Pak doakan saya terus berusaha untuk berdakwah ………………………………………………….. 

Thanking You In Advance

Muhammad Faiz Othman

TEL : 09-5492132

HP   : 012-9080225   


 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: