Catatan kecil dari Batam di awal Tahun 2008


Kapoltabes marah besar terkait penarikan uang masuk jembatan Barelang. Jika ada masyarakat yang merasa dirugikan silahkan lapor ke Kapolsek terdekat” ujar Selamet Riyanto Kombes Polisi…… Diberitahu ada 25 anggota Pemuda Pancasila yang diterjunkan bersama-sama dengan Persatuan Pemuda Pesisir, 2 hari (31/12 s/d 01/01)  mereka meraup 20 juta rupiah tulis Sijori Mandiri… Kenderaan roda 4 ditarik rp. 5.000,- sementara kenderaan roda 2 sebesar rp. 2.000,-  ayo silahkan mengadu…………

Lain lagi kutipan di Bandara Hang Nadim dari semula rp. 13.000,- perpenumpang kini menjadi rp. 30.000,-  sementara tax pelabuhan laut dari 3 dollar menjadi 7 dollar….. berkaitan dengan kenaikan seaport dan airport tax ini DPRD Batam merasa ditinggalkan oleh Otorita Batam dan Pemko Batam . “Seharusnya menyangkut hal-hal yang berhubungan dengan hajat hidup orang, seperti keputusan OB dan Pemko menaikkan seaport dan airport tax perlu berkoordinasi dengan DPRD Kota Batam” kata ketua DPRD Soerya Respationo.  Tapi ada satu pelabuhan yang tidak menaikkan taxnya yaitu Harbour Bay…… eeee malah banyak Pejabat Batam dan pengusaha yang memilih pelabuhan itu…..

Bagaimana dengan kenaikan air  ATB yang 300 % ?  ………………. bukankah sebelumnya sudah dikoordinasikan dengan DPRD Batam? …… malah ada pansus air segala koq… tapi tetap naik…. meskipun kami sudah melayangkan surat dengan penjelasan-penjelasan tidak ada dasarnya naik….. air melenggang naik hanya disetujui oleh Otorita Batam saja….. karena yang naik adalah rumah tangga saja pengusaha tidak harga untuk pengusaha sudah cukup tinggi antara lain alasannya kenapa tidak naik sebagaimana ditulis Harian Tribun Batam (02/01)  ………………..

Lain air lain Listrik….. ada kepentingan Pengusaha????….    Pajak Penerangan Jalan (PPJ) pun naik dari 3% menjadi 5%, naik nya 2 % saja….. tapi   kalau sebelumnya dengan tagihan rp 100.000,- kita dikenakan PPj sebesar 3% adalah rp. rp. 3.000,- dengan kenaikan 2% tadi kita harus membayar rp. 5.000,- alias kenaikannya itu hampir 66 % loh…….   sekarang anggota Dewan yang terhormat di Batam sedang membahas nya walaupun sudah disetujui kini mereka membahas pembatalan kenaikan PPJ tadi….. yahk kalau dari 3.000 menjadi 5.000 mah gak terasa tapi dari 300 juta menjadi 500 juta gimana itulah yang akan ditanggung pengusaha yang memang banyak memakai Daya listrik………………  jadi mungkin pantas kalau antara air dan listrik agak berbeda respon dari anggota dewan kita yang terhormat…. walaupun keduanya itu menyangkut hajat hidup orang bayak……..

Saat wartawan Tribun mewawancarai saya……………….. tentang kenaikan-kenaikan itu tadi ….. “saya sudah kehabisan kata-kata”     ………….. begitulah Batam di awal tahun 2008 ini…….

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: