Apakah Aku Termasuk Orang yang Suka Pamer?


pameran.jpg

Pernah aku dikomentari oleh anakku sendiri, “Bapak ini suka pamer lah” celetuknya.

Dan aku tersadar apakah aku termasuk kategori orang yang suka pamer?, mungkin juga ya,,,,,, contohnya hari ini, aku renung-renungkan apa  saja yang telah kulakoni,  kuucapkan dan aktifitasku sejak pagi subuh hingga ke sore hari :

Pagi Subuh (26/11)  pukul 05.47 wibb, aku dihubungi oleh mas Sugiono, dia kukenal 2 hari yang lalu, saat itu dia datang ketempatku mau kerja sama membuat film untuk anak2 usia sekolah, dia datang kesekolah atas undanganku. Saat itulah aku tunjukkan kepadanya apa usaha-usaha yang sedang aku lakoni, disamping mengelola sekolah, kami juga ada wartel, ada klinik ada BMT, ada mini market yang menjual keperluan se-hari2 dan juga keperluan anak2 sekolah seperti alat tulis dan buku pelajaran.

Untuk memperlihatkan itu semua tentunya aku bawa mas Sugiono berkeliling, tentu saja berkeliling keliling itu kan memamerkan yang kusebutkan diatas tadi.

Siangnya masih di tanggal yang sama aku didatangi dua orang wanita, masih muda, cantik lagi,  mereka dari jakarta, buka cabang Ticketing di daerah Sungai Panas, cabang dari Redlink Jakarta, antah apa koq aku yang didatangi dan ditanyain tentang “perticketingan” di Batam, kujelaskan apa yang kutau, bagaimana rebutan 5 % komisi dari airliner, bajak membajak order diantara bos dan anakbuah. Sembari itu ……………. e  e  e  e usaha yang kujalani tanpa fasilitas dari pejabat maupun orang yang sedang “berkuasa” aku pamerkan lagi kepada kedua wanita tadi. Kelihatannya mereka tertarik dengan “pameran penjelasan” ku, aku agak senang , disampingku anakku senyum-senyum dikulum dan aku mengerti bahwa dalam benaknya pasti dah aku pameran  lagi.

Tak berapa lama setelah kedua wanita itu pulang, aku ditelepon  mas Firman dari Telkom Flexy ingin bertemu, katanya mau nawarkan produk baru, dan aku adalah orang yang pertama di Batam memakai produk itu, dengan uang hanya rp. 75,- melalui sms pertanyaan yang menyangkut konsumen katanya bisa kujawab, termasuklah polling dan lain sebagainya, ya aku mau saja, karena bisa dikenakan biaya tambahan misalnya menjadi rp. 500,- sampai rp. 1.000,- .

Aku bilang kepada anakku kenapa aku yang ditawari duluan produk ini, bisa jadi untuk coba-coba, tapi menurutku beberapa bulan yang lalu aku menjadi pelanggan speedy, dan usaha-usaha yang kuusahakan “kupamerkan”  kepadanya. he he he  bapak GR kata anakku.     

Sorenya aku buka blog ku ya ampun……….. tulisanku tentang Narkoba lumayan banyak yang mengunjunginya, padahal Orang-orang di Batam Pos, (media lokal di Batam)terutama bang Ade begitu biasa aku memanggilnya, bosnya Pos Metro (masih group Batam Pos, atau Jawa Pos sama sajalah), tak sudi memuat di media mereka yang ada tulisan mencantumkan kata Imbalo, he he he he   (semoga aja tulisan ini dibaca bg Ade Syahlan yang bininya marga Nasution itu).

Aku juga pamer kepada anakku yang punya blog ribuan pengunjungya, kalau tulisanku pun bisa masuk lintas berita, he he he dia senyum-senyum dikulum lagi.

Tak apa- apa lah pikir ku aku berpamer ria untuk itu karena aku tak pandai menulis, aku bisa nulis e e e e ngetik tulisan, karena dipaksa keadaan sebagaimana yang kukisahkan di IMBALO NAMAKU.

Dan hatiku senang sekali rasanya, tulisan ku ada yang ngomentari dan banyak yang membaca, kalau wartawan yang nulis ya pantas lah tersusun bagus paragrapnya. Kalau aku kata anakku tulisannya lari-lari.  he he he              

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: