
“Kita shalat di masjid Muhajirin Tiban BTN saja” saran Aries, kami sering shalat di masjid itu bila pulang dari arah Sekupang bila kebetulan masuk waktu shalat, hari Ahad (04/01) kemarin siang pun kami jadi shalat Juhur disitu. Tak susah parkir kenderaan, tempat wuduk nya bersih dan masjidnya lapang, lagi pula memang arah mau pulang ke Batu Ampar.
Di pelataran parkir ada seorang anak membawa buku yang di bagikan kepada jamaah, kepada ku pun diberikan satu explar, saat kubaca judulnya “Batam Bandar Dunia Madani” penulis nya Syamsul Bahrum.

“Wah kalau ada buku gini (free) minta 12 explar boleh enggak” tanya ku pada si anak yang tubuh nya rada bongsor itu. Dia tersenyum dan mengangguk, sembari menyerahkan hanya 8 explar saja. “Awak anak nya pak Syamsul iya” tanyaku lagi kepada sia anak yang memberi ku buku tadi, karena kulihat wajah nya mirip dengan bapak nya, dia mengangguk lagi, ooo jadi ini anak yang sering dan acap diceritakan di beberapa pertemuan kalau dia nya lahir dan menjadi warga Australia itu, si anak itu pun tersenyum lagi.
Masuk ke dalam masjid, ada puluhan jamaah duduk lesehan, di depan menghadap jamaah moderator sedang mengenalkan para pembicara, Ketua MUI Batam berhalangan datang karena hujan lebat, di samping kiri ada Nyat Kadir Mantan Walikota Batam di sebelah tepi sekali adalah Syamsul Bahrum.
Selesai shalat Juhur, aku duduk sebentar tak enak rasanya langsung meninggalkan masjid, karena tak begitu banyak jamaah yang hadir, mungkin karena hujan, Dialog Peradaban menyambut Tahun Baru Hijriah 1430 H , diawali pembicara Nyat Kadir, saat itu ku minta Aries Kurniawan untuk menemui Syamsul Bahrum agar menanda tangani buku2 yang diberikan anak nya tadi.
Disamping ku duduk bung Kris Winasan, dia nyeletuk untuk apa pak buku sebanyak itu, “sebenarnya tadi minta nya 12 pcs kalau ada, tapi cuma dikasih 8, ya enggak apa-apa, untuk perpustakaan Hang Tuah” jawab ku.
Kami segera pulang tak sempat menunggu selesai acara bedah buku Syamsul Bahrum Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Kota Batam ini , besok hari senin (05/01) di sekolah kami adalah hari pembagian raport murid Sekolah Hang Tuah.
Saat pembagian raport berlangsung , aku membuka buka beberapa harian lokal Batam , di Galeri photo terpampang gambar Aries Kurniawan dan Syamsul Bahrum sedang menanda tangani buku soft Launching buku yang berjudul Batam Bandar Dunia Madani.
he he he hemmmm terima kasih atas buku nya, menjadi koleksi perpustakaan kami di Hang Tuah.
DIarsipkan di bawah: Dunia Islam, Lain-Lain, Sosial, agama, berita, catatan harian, etika, indonesia, islam, opini, pemerintah, pemko batam, perpustakaan, prilaku, umum











Selamat Pagi..
Batam Bandar Dunia Madani, seperti sangat menarik untuk dibaca, Saya pernah lihat buku tersebut sudah di jual di gramedia BCS Mall. saya mengurungkan niat untuk membeli, karena masih banyak buku koleksi saya yang belum terbaca, Kalau boleh bila bapak sudah membaca tolong di kupas dan ditulis di blog ya. Biar orang batam pada tahu.. apa sech misi batam ke depan??. salam sukses. Rian
@indonesia007
Salam …….he he he he …sama aku pun banyak juga buku yang belum di baca………..sabar lah yaoooo