Yang Buat Nama Allah Itu Siapa Ya Pak?

“Ass….pak nama saya edo? Saya ingin bertanya , yang buat nama aku kan ortu aku dan yang buat nama (ALLAH) itu siapa ya pak, atas bantuan dan jawabannya saya ucapkan terima kasih”  dari hp no. +6285760074833, itu lah bunyi sms yang masuk ke hp ku pada tanggal 11 Juni 2008 pukul 00:17:19 tengah malam, saat itu aku mau berbaring di tempat tidur karena sudah tengah malam.

Karena sudah tengah malam, sms itu, yang kukira ada hal yang penting, tidak kubalas, lagian aku tak kenal orang yang mengaku bernama edo, dan no hp +6285760074833 itu pun tak ada dalam memori hp ku.

Pagi hari keesokkanya kuberitahu isi sms itu kepada Aries Kurniawan Kepala Sekolah Islam Hang Tuah, tentang sms dari yang mengaku bernama edo tadi, dan sms itu di balas , dengan balasan “Menurut mu siapa?”  itu si edo malah bilang “Maaf ya aku gak kenal no ini, sebutkan nama kamu dong, kalau menurut aku yang buat nama ALLAH itu kamu” jawab edo dalam sms nya

Lha kalau nggak kenal dan enggak tahu nomor siapa yang dikirimin sms tentang pertanyaan siapa yang memberi nama ALLAH tadi, maksudnya apa?, si edo bukannya ngejawab tahu dari mana nomor hp ku malah kirim sms lagi “Maaf pakjadi gimana bisa enggak jawabnya” kalau tadi manggil aku kamu sekarang si edo manggil pak.

Kemudian si edo ngaku kalau dianya orang Islam ” Aku Islam karena aku tahu mula2 agama Islam itu, kalau kamu agamanya apa?” tulis si edo lagi……….kali ini si edo enggak panggil aku pak tapi panggil kamu.

Isi sms ini aku beritahukan kepada beberapa orang kepala sekola di Batam, kebetulan saat itu (11/6/2008) siang,  ada rapat Koordinasi Dinas Pendidikan Batam dengan seluruh kepala sekolah se Batam  lebih kurang 309 kepala sekolah hadir. Si edo kirim sms lagi yang berbunyi “Oke kita seri tolong kasih tahu nama kamu tinggal dimana entar aku kasih tahu tentang Islam dan jawabanku oke?”

Aku enggak tahu apa yang dimaksudnya seri, karena enggak kujawab, si edo kirim sms lagi “Kalau enggak payah ya enggak apa-apa lah , setahu aku Islam itu 73 golongan , 1 yang diterima ALLAH masuk surga,  yang satu itu sedangkan sembahyang saja kita enggak tahu siapa yang kita sembah kita tahu ALLAh sedangkan itu namanya dan juga hurup berarti kita nyembah hurup. tulisan atau namanya aja” tulis si edo………..

Karena aku diamin terus rupanya si edo penasaran dia tulis lagi ” Apa kamu enggak punya nama sedangkan yang ciptakan kamu aja ada nama……..kenapa nyerah ya kalau mau tau cari orang yang belajar tasawuf, fikih dan usuludin” tulis si edo lagi…………..

Tak berapa lama si edo kirim sms lagi ” Apa lagi masalah nabi muhammad coba jawab4 ini apa awal muhammad, apa akhir mhmd, Apa Jahir mhmd. apa batin mhmd jika kamu gak tau apa kamu punya nabi” tulis si edo penasaran……………….

Karena didiamkan terus si edo tambah penasaran dia kirim sms lagi yang berbunyi ” Seperti kita Sekolah contoh di dunia aja kita harus kenal hurup juga angka baru kita membaca jadi kita kenalin tuhan kita baru kita sembahyang. kita kenalin yang 4 itu baru kita bernabi. kita kenal asal usul kita ortu kita baru kita sebut ortu kita”………… tambah semangat si edo menjelaskan.

Para pembaca blog ini silahkan berkomunikasi dengan yang mengaku bernama edo……….. no hp nya ada di atas ………………….. karena memang aku tak tahu apa maksud si edo mengirimi aku sms seperti itu……………….   lagian untuk memuaskan rasa penasaran si edo.

8 Tanggapan

  1. gk ush di reken pak .. biarkan saja dia krm sms sperti itu. TOh dia yg gk Gentle dg menyembunyikan identitasnya. Paling cmn modal bl perdana trus mau menghabiskan pulsa. Yah, inilah efek dari tarif sms murah .. he3x

  2. ai si edo..sok makrifat, sok tasawuf, padahal orang yang udah ditingkatan makrifat tidak akan seperti si edo itu. betul gak pak Imbalo?

  3. @ norjik..

    Salam……….kalau norjik sih maklum…… ulah si edo.
    kalau yang lain gimana?

    @ esont…
    kayak nya si edo bukan orang muslim dah…………. karena gak berapa lama dia kirim lagi sms yang lain……..nah ini karena no hp nya di ekspos kemarin di pos metro he he he ……….

  4. sebenarnya jawabnya itu gampang, kalo ke saya di nanya, sy pasti jawab…yang kasih nama itu orang arab coba kalo yang kasi nama itu orang batak pasti bukan itu mrk kasih…saya yakin mereka pasti bilang NA MULA JADI NA BOLON………ok

  5. salam pak.. sudah lama kita tak chat. Masih ingat saya. Hari ini saya berkesempatan membaca blog pak.
    Komen saya mengenai edo tu…
    Dia sengaja cuba untuk mempermainkan agama.. dan cuba jugak untuk menguji pakcik.
    Mendiamkan diri bukan bererti lemah.. Pakcik tak perlu nak melawan dengan dia.. tapi kalau pakcik ada idea yg bernas bagus juga kenakan edo ni..
    Edo orgnye mempunyai agama yg kuat.. tapi saya tak pasti beliau beragama islam atau tidak… Die cuba memutar belitkan fakta yang ada…
    berhati2 dengan insan ini..

  6. hahaha…edo itu orang yang kebanyakan mikir. pantesnya idup di jaman plato. betul kata mas juni, nama Allah itu karena yang ngasi orang arab. sebenarnya yang kita sembah itu pan bukan kata Allah nya. klo saya sih yang saya sembah adalah ke-besaran-Nya, kekuasaan-Nya, bagi saya Tuhan itu cuman satu (Esa) maw dikasi nama, Tuhan, God, ato apalah, itu kan cuman keterbatasan manusia untuk mengenal Tuhannya. Sekalian menggampangkan manusia kalo maw doa. Bayangkan kalo Tuhan ga bernama, repot pan doa-nya.

  7. gak sah direken…paling yo kepingin gelut lewat cyber, ra wani adep-adepan koyok wong lanang……trus ra apik ngelek-ngelekno agamane wong liyo…..mung nambah dosa wae…… dadi ra sah direken…lah… ya tah..ya… tah… tapi lek jik ngeyel…yoh iso dijawab sing nggawe jeneng Allah yoiku hallA…cobak waliken… yo …tah…yo…tah…

  8. Saya mencoba memberi ulasan dalam tataran speech processing. Nama Allah dan nama-nama nabinya memiliki rahasia tersendiri dalam menghasilkan frekuensi tertentu. Seperti halnya ayat-ayat Al-Quran yang memiliki susunan kata (termasuk nama nabi disebut-sebut didalamnya) memiliki makna tersendiri.
    Jadi kesimpulan saya adalah yang memberi nama Allah adalah sang Maha Mengetahui itu sendiri yang dipaketkan dalam bundle Al-Quran. Coba bandingkan dengan pengucapan nama nabi pada kitab samawi sebelumnya, ada beberapa perbedaan.
    Memang belum ada penelitian digital signal processing yang mengarah ke sana. Siapa tahu ada yang berminat mendanai …. saya mau untuk turut meneliti.

Tinggalkan Balasan